NovelToon NovelToon
Beri Aku Kesempatan Untuk Menebus Semuanya

Beri Aku Kesempatan Untuk Menebus Semuanya

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Saat kita baru tau jika kita memiliki seorang anak, bagaimana perasaan kita?,

Reynaldi, seorang pria yang baru saja bebas dari penjara harus memulai hidup baru lagi karena dia sadar telah membuat kesalahan yang bikin semua kelurganya malu. Delapan tahun Reynaldi harus hidup di penjara atas kesalahannya di masa lalu. Namun tak pernah ia duga ia harus bertemu dengan wanita yang dulu sempat jadi kekasihnya dan seorang anak perempuan yang baru berusia tujuh tahun. setelah di selidiki ternyata anak itu merupakan ank kandungnya yang tidak pernah ia ketahui.
Bagaimana cara Reynaldi menebus semua kesalahannya terhadap mantan kekasihnya dan anaknya?...
yu baca ceritanya!!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tentang mama.

Aldi dapat kabar jika sang papa sudah melewati masa kritisnya dan sekarang sudah di pindahkan di ruang perawatan. Aldi saat ini sedang berada di kantor di ruangan Diki karena selama ini dia bekerja di ruangan tersembunyi di ruangan Diki karena sampai saat ini Aldi masih belum mau menampakan dirinya.

"Bang, " panggil Diki dan Aldi pun langsung membuka pintunya.

"Ada apa? " tanya Aldi.

"Lo mau ke rumah sakit sekarang atau nanti pas pulang? " tanya Diki.

"Sekarang aja, " jawab Aldi hendak keluar namun di tahan Diki.

"Ada apa? " tanya Aldi berbalik.

"Lo yakin mau keluar sekarang? " tanya balik Diki karena tidak yakin.

"Gue tau, di luar banyak orang tapi saat ini yang terpenting g lihat kondisi papa, " jawab Aldi lalu melangkah ke depan pintu dan langsung keluar.

Aldi tidak menghiraukan tatapan mata dari karyawan kantor itu bahkan Aldi tau mereka saling berbisik. Aldi pun fokus keluar dari kantor menuju parkiran lalu masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobilnya. Tak butuh waktu lama dia pun tiba di rumah sakit lalu melangkah masuk menuju ruangan sang papa. Tibanya di depan pintu Aldi langsung membuka pintu itu dan dia langsung kaget saat melihat kondisi sang papa sudah sadar.

"Pa, " panggil Aldi setelah mendekat.

"Mana istri dan anak mu? " tanya sang papa ya g sudah bisa bicara lagi.

"Kinan sama Lia masih di jalan pa, bentar lagi mereka sampai, " jawab Aldi sambil menghapus air matanya.

"Papa pengen ketemu Lia lagi, karena duku saat ketemu dia papa gak bisa bicara apa-apa, " ujar sang papa.

Namun tiba-tiba pintu terbuka dan ternyata itu sang kakak yang masuk dan dia baru datang menjenguk sang papa.

"Ngapain kamu kemari? " tanya sang mama sinis.

"Ma, " tegur Aldi.

"Toh dia lebih mementingkan kerjaan di banding kan jenguk papa kamu, " ucap sang mama.

"Ma, aku tau aku salah, tapi aku gak bisa berbuat apa-apa, " balas Jihan.

"Sudah kak, sekarang ikut aku, " ajak Aldi pada Jihan dan mereka langsung ke luar.

Saat di luar tiba-tiba Kinan dan Lia datang.

"Bang, mbak kalian ngapain di sini? " tanya Kinan karena heran melihat Aldi dan Jihan di luar bahkan Jihan menangis.

"Gak ada apa-apa, sekarang kamu ajak Lia masuk papa ingin ketemu Lia, " jawab Aldi lalu membukakan pintu untuk Kinan dan Lia.

setelah Lia dan Kinan masuk Aldi menghampiri lagi sang kakak yaitu Jihan.

"Lo harus sabar dan lo juga tau sikap mama seperti apa, " ucap Aldi.

"Gue ngerti mama marah tapi jujur apa yang di ucapkan sang mama memang benar, " balas Jihan.

"Sekarang anak sama bang Bagas mana? " tanya Aldi.

"Gue gak izin sama dia, " lirih Jihan membuat Aldi kaget.

"Sebenarnya ada apa?, lo cerita sama gue, " tanya Aldi.

"Bagas dia larang aku buat temui mama dan papa karena dia sakit hati atas ucapan mama sebelum pulang ke sini, " jawab Jihan membuat Aldi kaget.

"Mama ngomong apa? " tanya Aldi penasaran.

"Mama bilangnya sama gue tapi ternyata bang Bagas denger, " beritahu Jihan.

"Ya apa yang membuat dia sampai marah seperti itu? " tanya Aldi lagi.

"Mama bilang, bang Bagas gajinya sedikit dan dia gak bakal bisa buat gue bahagia karena dari awal mama gak pernah setuju sama dia, " jawab Jihan.

"Kalau itu gue ngerti dan bang Bagas pasti bakal gak Terima karena mama ngomong seperti itu seolah-olah merendahkan dirinya. Padahal selama ini bang Bagas baik banget sama kami, " balas Aldi.

Tiba-tiba ponsel Jihan berdering dan saat di lihat ternyata itu panggilan dari Bagas. Jihan pun langsung mengangkat panggilan itu dan dia hanya diam saja mendengarkan Bagas bicara. Aldi langsung meminta ponsel itu dan Jihan memberitahu Bagas jika Aldi ingin bicara. Ponsel Jihan langsung di serahkan pada Aldi dan Aldi bicara dengan Bagas sedikit menjauh dari Jihan. Saat Jihan sedang memperhatikan Aldi tiba-tiba Kinan menghampiri.

"Ada apa? " tanya Kinan sambil duduk di samping Jihan.

"Biasa ada masalah sedikit, " jawab Jihan.

"Tadi di dalam mama bilang kalau dia kesal sama mbak karena baru datang, " ucap Kinan.

"Bukan itu, " ujar Jihan.

Kinan pun tidak membalas lagi ucapan Jihan karena dia gak mau di anggap pengen tau.

"Ni, " ucap Aldi yang sudah neleponnya.

"Apa yang di bilang bang Bagas? " tanya Jihan.

"Dia tetap ingin kakak cepat pulang, jawab Aldi.

" Em, kalau gitu aku masuk dulu, "ucap Jihan lalu melangkah masuk lagi ke ruangan sang papa dan aldi dia hanya bisa membuang nafas kasar.

" Lia masih di dalam? "tanya Aldi pada Kinan.

" Masih, papa masih ingin bersama Lia, "jawab Kinan lalu duduk.

Aldi ikut duduk di samping Kinan dan Kinan bisa lihat dari raut wajah Aldi sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu.

" Ada apa bang? "tanya Kinan.

Aldi melirik Kinan lalu berkata, " apa yang membuat kamu bisa memaafkan mama? setelah apa yang telah dia lakukan sama kamu? ".

Kinan tersenyum lalu menjawab pertanyaan Aldi.

"Intinya kita ikhlas toh setiap orang pasti pernah punya salah dan selama mereka mau minta maaf dan berubah. Apa lagi mama kan orang tua kita, " penjelasan Kinan.

"Aku tau banget mama kaya gimana, sekarang Bagas lagi marah sama mama karena ucapannya membuat Jihan harus menanggungnya, " beritahu Aldi dan sekarang Kinan mengerti kenapa mama marah sama Jihan.

Tak lama Jihan keluar dan matanya merah sepertinya habis nangis.

"Aku pulang, aku titip mama sama papa kalau ada apa-apa langsung kabari aja, " pesan Jihan sebelum pergi.

"Baik mbak, " jawab Kinan.

Setelah Jihan pergi Aldi dan Kinan masuk ke ruangan sang papa dan mereka bisa lihat kalau sang papa sedang asyik bicara dengan Lia.

"Mama boleh marah sama Jihan, tapi mama juga harus tau alasan Jihan kenapa dia bisa telat datangnya, " ucap Aldi membuat sang mama bingung.

"Coba mama ingat-ingat mama pernah berkata apa tentang Bagas pada Jihan dan itu terdengar oleh Bagas, " lanjut Aldi lalu pergi keluar lagi membuat sang mama terdiam.

Kinan melihat sang mama terdiam dan Kinan pun duduk di samping sang mama.

"Kalau mama gak ingat, sudah jangan di paksakan nanti sakit, " ucap Kinan membuat sang mama melirik Kinan.

"Mama tau selama ini sudah buat kamu atau pun Bagas benci sama mama karena selama ini mama selalu memaksakan kehendak mama tanpa memikirkan perasaan kalian, " balas sang mama membuat Kinan kaget.

"Kinan sudah maafkan mama, sekarang mama coba minta maaf sama bang Bagas takutnya mama pernah singgung dia dan itu membuat mbak Jihan sulit untuk memilih, " beritahu Kinan dan sang mama langsung mengangguk.

1
vitrienoor99
ayo Kinan buktikan ke mama mertua kalau kamu pantas jadi menantunya
falea sezi
lanjutt
falea sezi
g di jelasin jd nikah gk aldi ma tunangan nya.. trs di penjara kasus apa
falea sezi
rey di penjara knp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!