NovelToon NovelToon
Ketos Dingin VS Gadis Manja

Ketos Dingin VS Gadis Manja

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:857.9k
Nilai: 5
Nama Author: fithry fifhy

Raffi & Syila💙

Kisah cinta rumit yang di jalani dua orang remaja SMA.

Awal nya kisah mereka hanya di landasi oeh perjodohan dari orang tua mereka.

Namun siapa sangka karena perjodohan tersebut, timbul rasa cinta di hati ke dua nya.

Namun sikap dingin dan cuek Rafi mampu menutupi Rasa cinta nya kepada Syila.

bagaimana kelanjutan kisah mereka?
Apa saja halangan dan ritangan yang di hadapi dalam mempertahankan hubungan mereka?
dan bagaimana Akhir dari kisah cinta mereka?

silahkan baca:👇
🄺🄴🅃🄾🅂 🄳🄸🄽🄶🄸🄽 🅅🅂 🄶🄰🄳🄸🅂 🄼🄰🄽🄹🄰

pemanis cerita ada di part 44 (possessive rich man 7) yah...

*Semoga kalian suka yaa...
kalau ada salah koment nya jangan pedes pedes yah😅
babay😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fithry fifhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 30

"Kalau misalnya Rafi minta yang aneh aneh jangan kamu ladenin ya! tu anak suka ke bablasan!" peringat sanjaya yang membuat Syila hanya mengangguk setuju.

Kata papah Rafi memang benar adanya. walaupun Rafi terkenal dengan sikap dingin dan cuek, namun jangan salah. di balik sikap nya itu ada banyak yang tidak tau dengan sikap pria itu yang lain nya. masih ingat di benak nya bagai mana Rafi yang mulai kehilangan kendali saat peristiwa ulang tahun Alin, sejak itulah ia tau sikap pria itu.

"Jadi kamu jangan sungkan sungkan buat bicara sama om. kasih tau aja semuanya, jika sikap Rafi ke kamu di luar batasan! biar om yang ngasih pelajaran tu anak!" ucap sanjaya kembali.

"Hehehe... iya om, makasih! sejauh ini ka Rafi emang ga pernah macem macem sih!"

"Bagus deh om takut nya kalau Rafi...."

"Ngapain bawa bawa Rafi?"

Ucapan datar itu membuat kedua orang ini teralihkan. mereka mendongak dan menemukan pria tampan dengan baju santai nya.

"Ikut ikutan aja kamu! papah lagi ngobrol sama calon mantu juga!" celetuk sanjaya yang membuat Rafi memutar bola matanya malas. tidak mamah nya tidak papah nya sama saja.

"Mantu?"

"calon menantu?"

"inikan baru di jodohin..."

"siapa tau nanti batal, iya ngga?"

"Yaudah... kalau gitu papah ke atas dulu!" ucap sanjaya yang kini bangkit dari duduk nya.

Sanjaya menatap Syila dan tersenyum.

"om ke atas dulu ya...."

"Iya om." ucap Syila dengan senyuman termanis nya.

"Biar calon papa mertua tambah sayang!" ucap Syila membatin

Sedangkan Rafi,

pria itu hanya berdecih dalam hati.

"caper!" bathin nya.

Setelah kepergian papah nya, Rafi pun mendudukan dirinya di samping kekasih nya.

dan menatap gadis itu, "papah ngomong apa sama lo?"

Syila menoleh dan menggeleng pelan.

"ngga ngomong apa apa!" ucap nya

Rafi memicingkan matanya menatap gadis itu curiga, "gue ga percaya!"

"Ya, kalau ga percaya ya udah... bukan urusan aku juga!" jawab Syila dan kemudian ia pun kembali pokus ke iphone nya.

"Ck"

Syila berdecak kesal saat Rafi merampas iphone nya, "sini in ih!"

"Ngga!"

"Kebiasaan banget sih ngambil hp orang!"

"Salah lo sendiri gue lagi ngomong lo malah main hp!"

"Ga nyadar diri!" bathin Syila.

dan kemudian ia pun mengalihkan pandangan nya ke depan dengan wajah yang di tekuk,

Bodo amat lah, dia ga peduli

Sedangkan Rafi pria itu hanya diam menatap Syila yg terlihat kesal. dan tanpa merasa bersalah ia pun menyenderkan punggung nya di sandaran Sofa dengan tangan yang mengotak ngatik hp kekasih nya.

Syila gadis itu menoleh menatap Rafi dan kemudian ia pun menyenderkan kepala nya.

*****

Seorang pria dengan wajah bule, rahang kokoh dan tubuh tinggi nya ini, begitu terlihat sangat sempurna. pria ini berdiri dengan tangan yang di silang di dada. tatapan nya pun sangat pokus ke arah depan, memperhatikan gerak gerik para anggota osis yang melakukan persiapan acara akan mereka gelar.

Sedangkan di sisi lapangan pula terlihat seorang gadis dengan rambut di kepang satu nya tengah duduk santai di bawah pohon yang rindang. tatapan nya pun tidak pernah luput dari pria tampan di tengah lapangan yang panas dan terik itu. gadis ini sesekali terkekeh kecil saat para siswa perempuan yang berbaris di samping pria itu yang tersenyum senyum tidak jelas. tatapan mereka pun sesekali mencuri curi pandang dan saling berbisik bisik.

oh.,. tentu saja siapa yang tidak senang coba, bisa berdiri di samping sang most wanted terhits di sekolahan mereka.

Namun seketika gadis ini, Syila, menatap ke depan dengan tidak suka saat seorang gadis dengan rambut tergerai nya maju ke depan dan menyuruh siswa perempuan yang berdiri di samping pria itu untuk berganti posisi. dan akhir nya siswa itu pun yang tak lain adalah calon anggota osis berlalu pergi ke belakang dengan wajah kesal nya.

Syila membuang muka nya asal, saat gadis yang ia kenal baru seminggu itu mencolek bahu si pria. yang membuat pria itu menoleh dan kemudian terjadilah tatap tatap an di antara mereka.

"Ck apaan sih ka Riri!" decak gadis ini kesal saat gadis di depan sana yang tak lain adalah Riri menyenderkan kepala nya di bahu pria itu yang berpangkat KETOS.

tentu saja kalian sudah tau siapa si ketos itu bukan?

dan yang membuat Syila lebih kesal lagi adalah Rafi, pria itu malah terdiam dan membiarkan nya.

Syila mengepalkan tangan nya. kini hatinya terasa terbakar. ia menatap ke depan sana dengan sangat sangat tidak suka.

"Awas aja nanti kamu ka,"

"Panas banget ya, Fi!" Rafi pria itu menoleh ke arah gadis di sebelahnya ini berucap. namun seketika ia kembali menatap ke depan. tidak menggubris per tanyaaan gadis yang bernotaben teman kecil nya.

"ADUH PANAS BANGET YA?"

"IYA NIH SANGKING PANAS NYA ADA YANG MODUS!"

"PAKE SENDER SENDER AN LAGI!"

"KALAU MAU ADEM MAH DI RUMAH ATUH. SAMBIL REBAHAN PAN ENAK!"

"NAMANYA JUGA LAPANGAN, TERUS SIANG HARI LAGI, PASTI PANAS LAH!"

"ISENG ISENG KALI GUYS!"

"TUNGU... TUNGGU... KO GUE MENCIUM CIUM BAU PHO YA?"

"JIAHAHAHA ROY KIYOSHI KALI, AH!"

"BISA AE LU PADA!"

"KAYANYA ADA YANG TERIKAT FRIENDZONE NIH."

"KIYA... KIYA... MALANG AMAT YA!"

"LABRAK NENG!"

"JAMBAK JAMBAK KAN BIAR SERU!"

"IYA NIH KALI AJA VIRAL!"

"PENGEN NYINDIR GUE!"

"INGIN KU BERKATA KASAR!"

"MUNGKIN DIA LELAH!"

"BACOT LU PADA!"

"TU KETOS DAH ADA DOI KALI!"

"MAU DI EMBAT YA NENG?"

"TAU NIH... DOI NYA TUH NGELIATIN DI BAWAH POHON!"

"JDAARRR"

Seketika Syila membulat kan matanya, saat sindiran itu begitu terdengar jelas di telinga nya. ia menatap para anggota osis yang menyindir nyindir tadi. dan kemudian ia beralih menatap ke depan.

'JELEDUG'

Kini tatapan teduh nya bertemu tatap dengan mata elang nan tajam itu. Syila mengalihkan pandangan nya kembali, ia menyentuh dada nya. kini jantung nya berdetak 2 kali lebih cepat.

Sedangkan Rafi, pria itu kembali menatap lurus ke depan saat kekasih nya itu memutus kan kontak mata di antara mereka, ia menatap para anggota osis dengan datar.

"Ga usah sindir sindiran, CUPU!"

seketika para anggota osis menunduk takut saat Rafi berucap dengan dingin dan tatapan tajam nya.

"Mulai acara nya!" ucap Rafi kembali yang membuat para anggota osis mendongak dan mengangguk patuh.

Kini tatapan Rafi pun beralih ke gadis di sebelahnya,. ia mendorong kepala gadis itu yang berada di bahu nya, dan menatap gadis itu datar.

"ga usah bikin yang aneh aneh!" ucap nya dan kemudian melangkah pergi bergabung dengan para anggota osis yang lain.

"Dasar pada sirik!" ucap Riri dengan menatap para anggota osis yang menyindir nya tadi.

"Eh itu ka Riri ngapain ikutan daptar osis sih?"

Syila gadis ini menoleh saat Ajeng yang berada di sebelahnya berucap. bahkan tatapan gadis itu pun pokus menatap ke depan.

"Tau nih... padahal udah kelas 12!" ucap Diva.

"Biarin aja! pusing pusing dia nanti!" timpal Alin.

"Nyari sensasi dia mah!" kali ini Naya yang berucap.

"Udah ga usah ngegibah, DOSA!" seketika tatatpan ke 4 gadis itu beralih menatap Salsa yang berucap seperti itu.

mereka tersenyum paksa, dan mengangguk.

"Iya ustazah Salsa!" ucap mereka yang membuat Salsa tersenyum senang.

Beda dengan Syila, gadis ini hanya diam. matanya beralih menatap kaka kelas nya itu.

Riri, sebenar nya ia juga aneh. kenapa Riri malah mendaftarkan kan diri untuk ikut masuk osis? padahal dia sudah kelas 12. apalagi organisasi OSIS hanya merekrut calon anggota dari kelas 10 dan 11 karena para anggota osis kelas 12 akan segera lengser. namun kali ini sepertinya Riri sangat beruntung. karena kali ini osis memang sangat membutuhkan anggota yang aktif dan kreatif. dan kebetulan Riri sangat berpengalaman karena ia juga adalah anggota osis di sekolah nya yang lama.

"SIANG SEMUANYA!"

"SIANG KA!"

"MASIH SEMANGAT?"

"MASIH!"

"BAGUS!" abun pria ini tersenyum kecil saat melihat antusias dan semangat para calon anggota osis

"kalian udah pada tau nama gue kan?"

"UDAH KA!"

"OKEY.... kali ini gue akan ngasih arahan ke kalian. di tahap ini gue dan para anggota osis yang lain nya, ingin kalian melakukan suatu hal. yaitu ngumpulin tanda tangan para anak kelas 12 sebanyak 30 biji. KALIAN BISA?"

"BISA KA!"

"bagus... dan jika kalian ga bisa ngumpulin tanda tangan dengan jumlah yang gue suruh tadi, atau tanda tangan yang kalian kumpulkan kurang, maka kalian akan di eliminasi dan ga bisa masuk ke tahap berikut nya. dan otomatis kalian ga bisa masuk osis, MENGERTI?"

"MENGERTI KA!"

"OKEY GUE ITUNG MUNDUR DARI 3, DAN SAAT ITU KALIAN MULAI NYEBAR DAN NGELAKUIN PERINTAH KITA, SETUJU?"

"SETUJU!"

"GUE HITUNG DARI SEKARANG!"

"3... 2... 1...."

"NYEBAR!"

BLURRR

seketika para kumpuln calon anggota osis yang berjumlah sekitar 60 orang an itu bubar dengan buyar. mereka menyebar ke segala penjuru sekolah. untuk melakukan tugas yang di berikan kaka osis mereka.

Setelah bubar nya para calon anggota osis, pria ini, Abun, kemudian melangkah menuju sisi lapangan yang tedapat para teman dan geng nya yang sudah berkumpuldisana!

"Kenapa lo?"

Pria tampan yang terduduk di kursi lapangan itu mendongak saat di rasa teman nya ini berbicara kepada nya, pria itu menatap abun dengan tatapan khas nya.

"maksud?"

"Tumben gue yang ngebuka acara. biasanya juga lo atau ngga si Syila? padahal kan lo sama Syila yang paling berpengaruh di osis?"

"Males!"

"Kenapa?"

Rafi menaikan satu alis nya. kenapa teman nya ini banyak bertanya.

"Mungkin si bos sariawan!" ucap Alvin.

"Bukan sari awan dia mah... kebiasaan, pan irit kalau ngomong, si Rafi mah!" celetuk Putra

"Maklum guys namanya juga patung idup!" timpal Kenath.

.

"Woy jangan gitu dong! gitu gitu si bos kembaran gue!" ucap Aldo yang mendapat tatapan datar dari teman teman nya.

"Kembaran dari mana nya satm? ga mirip sama sekali!"

"Tau nih... bagai kan langit dan bumi!"

"Biasalah halu mulu si Aldo mah!"

"Ck siriq aja lu pada!" balas Aldo.

"Terserah lo, Do. gue ga peduli!"

"Gue juga!"

"Gue ngikut!"

"Nebeng... nebeng..."

"Kampret!"

"Kaga jelas lu pada!"

"Tau nih dasar ngalur ngidul!"

"Bacot njing?"

"Diam bangsat."

"Anjir gue di bilang bangsat."

"Temen edan, dasar!"

"DIAM ATAU GUE PATAHIN LEHER KALIAN!"

'GLEK'

seketika para pria bobroq dan edan ini terdiam saat mendengar ancaman tajam Rafi. mereka menunduk dan saling tukar pandang.

.

.

.

.

"Hahaha payah lu pada! di gertak Rafi aja takut!" ucap abun dengan tawa remeh nya. membuat Rafi menatap sang empu tajam.

"Hehehe pis... canda doang Raf!" ucap abun cengengesan dengan tangan yang di angkat dan jari nya membentuk huruf V, saat tatapan teman nya itu mengarah ke arah diri nya.

*****

"Minta tanda tangan ka!"

Para kumpulan siswa laki laki kelas 12 ini menoleh saat ada yang mengganggu mereka. mereka menoleh dan mendapati pria dengan tubuh yang lebih pendek dari mereka.

"Kelas berapa lo?" Tanya salah satu di antara mereka.

"Kelas 10 kak."

"Calon anggota osis ya?" Tanya dari kumpulan mereka kembali, yaitu Dito.

"Iya kak"

"Mau tanda tangan kita?" Tanya Bagas, yang juga kumpulan anak kelas 12 itu.

"Bener, boleh ngga?" Ucap adik kelas itu dengan menyodorkan buku dan pulpen.

"Boleh boleh," ucap pria berseragam acak acak kan yang bername tag, 'Julio pangestu'

Adek kelas yang di duga bernama Dava itu tersenyum senang saat para kaka kelas nya ini akan memberikan tanda tangan milik mereka.

"Tapi ga gratis ya!" seketika Dava melunturkan senyum nya saat Dito berucap seperti itu.

"Maksud nya ka?"

"Sini sini!" suruh bagas.

yg membuat adek kelas itu sedikit maju.

Bagas merangkul pundak Adik kelas nya dan kemudian menatap ke arah lapangan.

"lo lihat cewe cantik yang wajah nya bule itu?" ucap bagas sembari menunjuk seorang gadis cantik yang tengah berdiri di sisi lapangan.

terlihat gadis itu sedang berbincang dengan siswa yang mungkin adik kelas nya.

"Iya kak. emang kenapa?" Tanya Dava

Bagas beralih menatap Dava dan kemudian tersenyum miring, "tembak dia!"

'HAH?'

**************************************************

Aku usahain 2 part per hari...

gak ada niatan tinggalkan like atau pun komen?

Ku menangissssss......😭

eh ini Noveltoon bukan indosiar😅

kakak readers....

like nya dong....

Koment,...

Krisan...

Kalau boleh Vote juga gpp...

makasih sudah mau mampir🙏🙏🙏🖤😘

1
nrlyy348
buat juga cerita ver. Sisy nya dong thor
Vik vik
duh min jngn menye² dong syilanya
Yarpian duru Duru
cerita nya gk nyambung. bingung
Mahmudah Mahmudah178
lanjok thor mampek Rafi punyak anak
Mahmudah Mahmudah178
visual ya mana thor
Sri Rizky Ananda
noveltoon sekarang jele bangett padahal jaringan ku bagus tapi buka bab susah bangett
Iffa Naila
semoga syila dapet cowo yg bnran trima dia apanya aamiin haha ngrep guys
Iffa Naila
tinggal lin tinggalin syila ah egois bgt itu rafii amat gedeg gw
Iffa Naila
tinggal lin tinggalin syila ah egois bgt itu rafii amat
Iffa Naila
seharusnya shila namanya nagita thor persis bgt sabarnya 😃
Eka Aphalah Aphalah
sejauh ini aq menyimpulkan emang bnr apa yang di katakan rapi'ah cewek ny begok,, udah d bully, d cuekin, di kata katain tp masih bertahan hny krn takut,, aq heran kox pada suka bacanya dgn karakter model begini ckckckck
nia mirna
Lanjut atuh thor
liana
anjayy sumpah 🤣🤣
liana
ccertitanya putus2 kak
Sri Wulandari
lah lanjutannya thor
Sri Wulandari
eit udah 2026
Sri Wulandari
Thor panggilan utk Rafi tolong di ubah ..pake sayang mas atau apa gitu ...jgn pnggl nama...ga sopan
Sri Wulandari
kesal bnr Ama sila ne...jd bini kok ga ad hormat2 Ama suami
Sri Wulandari
anjai kena prank....sia sia nangis Bombay aku nya tadi
Sri Wulandari
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!