NovelToon NovelToon
Dosen Posesif

Dosen Posesif

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Dosen / One Night Stand / Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

{Area khusus dewasa}
"Saya mohon tolong lepaskan saya, saya mohon." Permintaan wanita itu dengan suara lirih memohon pada pria itu.

 "Tidak bisa,hanya kamu yang bisa melakukannya, sampai kapanpun kamu tak akan bisa pergi."ucap pria itu dengan nada serius.

  "Tapi kenapa harus saya, masih banyak wanita lain yang mau dengan Anda."

 Wanita itu semakin ketakutan, setelah Apa yang dilakukan oleh pria itu.Berharap mampu bisa menghindarinya, tapi tetap saja tak bisa dia hindari ketika ambisi dari pria itu begitu besar terhadap dirinya.

  Apakah nantinya dirinya akan menerima kehadiran pria itu atau dirinya lebih memilih untuk pergi dari kehidupannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Lamaran ~

 "Baiklah,besok akan kesana." Jawab Dio yang langsung memutuskan sambungan teleponnya, Dio tak menyadari jika Malia sudah tidak ada disamping.

 Dio sempat melirik kanan dan kiri mencari keberadaan wanita itu.Ternyata ada suara dari arah kamar mandi.

 Dio langsung memakai bajunya kembali,Malia baru saja keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap.

 "Buka kuncinya." Ucap Malia yang terlihat begitu kesal setelah apa yang pria itu lakukan.

 "Jangan marah begitu sayang." Kata Dio yang santai menghadapi calon istrinya itu.

 Dio langsung membuka pintu lain yang dimana pintu itu terhubung dengan pintu kamar Malia.

 "Pintu i-itu."

 "Iya sayang,ini pintu yang terhubung ke kamar kamu." Dio langsung masuk kedalam kamar milik Malia.

 Malia langsung terdiam tak percaya jika pintu kamar itu bisa terhubung dikamar miliknya,"Gawat jika dia bebas leluasa masuk kedalam kamarku."Malia mulai ketakutan jika sewaktu-waktu dia bebas masuk kedalam kamarnya, apalagi disaat posisi dia tidur bisa-bisa dia menyelinap ke kamarnya.

 "Sayang." Tiba-tiba namanya dipanggil.

 "Bisa tidak jangan berdiri didepan pintu." Dio langsung minggir ,Malia pun langsung masuk kedalam kamarnya dan tidak lupa dia mengunci pintu kamarku.

 Reaksi Dio terkejut yang secara langsung Malia menutup dan mengunci pintu kamar itu.

 "Sepertinya dia mulai was-was denganku, setelah dia tahu pintu rahasiaku." Gumam Dio yang tersenyum sinis, Dio pun tak kehabisan akal untuk memakai cara lain.

 Diposisi Malia saat ini,dia duduk dilantai dengan bantal menutupi wajahnya.

 "Kenapa hidupku seperti ini,aku yang tak pernah berurusan dengan seorang pria kini nasib hidupku harus berhadapan dengan pria gila itu." Batin Malia yang frustasi dengan hidupnya kini. Malia tak menyangka jika hidupnya akan seperti ini, apalagi pria itu terus memaksa dirinya untuk menjadikan istrinya.

 Diposisi Dio saat ini,Ia berada diruang kerja mengecek beberapa tugas dari asistennya mengenai berkas yang harus dia tanda tangani.

 Tiba-tiba saja terdengar suara dering dari handphone miliknya.Dio dibuat terkejut dengan panggilan dari Papanya.

 "Halo."

 "Ini Papa."terdengar suara tegas dari panggilan itu.

 "Ada apa Pa?" Tanya Dio yang langsung fokus pada panggilan.

 "Ada sesuatu yang penting yang ingin Papa sampaikan padamu." Tuan Fahril langsung menjelaskan semuanya pada putranya.

 "Lamaran?"

 "Iya lamaran, semuanya sudah dipersiapkan oleh Mamamu." Dio mengerti apa keinginan dari Mamanya itu.

 "Diam-diam Mamamu sudah menyelidiki calon istrimu,2 hari lagi kamu harus siap." Pesan tuan Fahril pada putranya.

 "Baik Pa,Dio akan usahakan segera mempersiapkan diri." Jawab Dio yang merasa di untungkan semuanya sudah diatur oleh kedua orangtuanya.

 "Sepertinya Mamamu begitu menyambut baik calon istrimu" kata tuan Fahril yang melihat secara langsung begitu antusiasnya istrinya dengan wanita yang bernama Malia itu.

 "Sedari awal Mama pun sudah langsung tertarik, apalagi Mama diam-diam sudah bergerak dibelakang Dio."Tuan Fahril pun mengakui istrinya mulai bergerak untuk mencari kebenaran itu.

 "Apa yang Mama kamu lakukan itu hanya untukmu, Mama kamu selalu saja menjodohkan mu dengan seorang wanita dan sampai sekarang kamu masih menolaknya."jawab Tuan Fahril yang mengatakan apa adanya tentang istrinya yang selalu memaksa putranya untuk segera menikah.

 "Karena aku sudah memilih Malia bukan wanita lain Pa." Jawab Dio yang sudah menentukan pilihannya untuk menjadikan Malia menjadi istrinya.

 "Baiklah Papa mengerti,jangan pernah sia-siakan kesempatan itu."Tuan Fahril mengingatkan pada putranya.

 "Iya pa,Dio mengerti." Jawab Dio yang akhirnya sambungan telepon itu putus,

 Setelah itu Dio mengirim pesan pada Asistennya, ternyata diam-diam dia memerintahkan untuk mempersiapkan beberapa baju untuk calon istrinya.

 Malam hari

 Malia baru saja keluar dari kamarnya, setelah mendengarkan suara berisik dari luar.Yang ternyata ada beberapa orang yang berlalu lalang melewati ruang tamu.

 Malia tampak kebingungan ada apa dirumah ini ramai dengan orang.

 "Sayang." Sapa Dio yang saat itu berdiri didepan pintu.

 "Mereka siapa?" Tanya Malia yang sedari tadi melihat ada seseorang yang berjalan membawa sesuatu.

 "Mereka pelayan yang akan mempersiapkan makan malam kita." Tangan Malia langsung ditarik oleh Dio sampai akhirnya mereka menuju ruang meja makan yang sudah tertata rapi dengan makanan mewah .

 "Ayo kita makan malam."Ajak Dio yang sengaja mempersiapkan itu semuanya.

 Tiba-tiba saja suasana menjadi berubah, dengan hiasan lilin dengan ornamen cantik menghiasi meja makan mereka.

 "Apa ada yang ulangtahun." Batin Malia yang melihat meja makannya di hiasi bunga dan lilin Yang ada ditengah meja makan mereka.

 "Ayo sayang." Ucap Dio yang semakin menunjukkan sikap romantisnya,dan sifat dingin dan sifat kerasnya seketika menghilangkan berubah menjadi super perhatian pada dirinya.

 "Apa seperti ini kamu makan dikelilingi lilin dan bunga?" Tanya Malia yang terlihat bingung dengan cara makan pria itu.

 "Aku sengaja ingin menyambut mu seperti ini, sayang." Malia seolah tak mengerti juga.

 "menyambut ku, ulang tahunku masih lama untuk apa kamu siapkan lilin seperti ini." Dio hanya menghela nafas mendengar jawaban dari Malia seperti itu.

 "Sayang,ini bukan lilin ulangtahun, hanya sekedar hiasan seperti makan malam romantis." Ucap Dio yang diam-diam hanya bisa menahan tawa atas apa yang diucapkan oleh wanita itu.

 "Mau makan malah repot begini, kenapa juga harus dihias seperti ini."ucap Malia yang merasa aneh makan saja harus dihias lilin dan bunga dimeja mereka.

 "Kamu tidak suka?"

 "Apa kau kira aku mau makan bunga juga,dasar aneh." Jawab Malia yang secara gamblang berbicara seperti itu.

 "Sepertinya dia tidak suka." Batin Dio yang sengaja ingin memberikan suasana romantis tapi Malia menangapi hal berbeda.

 Akhirnya mereka selesai makan malam,Dio diam-diam melirik kearah Malia.

 "Sayang."Seketika Malia menoleh kearah depan tanpa membalas perkataan pria itu.

 "Besok berangkat ke kampus aku antar." Seketika Malia langsung melotot dan menggelengkan kepala.

 "Tidak mau." Secara langsung Malia menolaknya.

 "Harus mau,jangan menolak apa perintahku." Mulailah Dio berkata dengan tegas pada Malia.

 "Kenapa kamu selalu memaksaku." Malia mulai protes.

 "Aku hanya ingin menjagamu,Jangan pernah menolak apa perintahku."ucap Dio yang tak ingin dibantah.

 Malia makin kesal dengan ulah pria itu,dia semakin menjadi bahkan mengatur-atur hidupnya.

Malia langsung pergi meninggalkan Dio sendiri,Dio memahami jika dia marah pada dirinya.

 Posisi Malia berada di kamarnya,Ia nampak begitu kesal dengan apa yang pria itu lakukan padanya.

 "Kenapa dia menambah masalah hidupku." Malia merasa kesal sendiri dengan pria itu.

 "Andai saja kejadian itu tidak terjadi mungkin hidupku tak akan seperti ini."Batin Malia yang frustasi dengan permasalahan hidupnya.

1
Blueberry Solenne
enaknya jadi Dosen tinggal tunjuk aja bawain tugas muridnya😁
Blueberry Solenne
Lokal banget namanya tapi bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!