NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Gadis Bermata Biru

Terjerat Cinta Gadis Bermata Biru

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Cahaya-senja

Cinta itu ada masa kedaluwarsanya, tapi hanya Tuhan yang tahu kapan cinta itu datang dan pergi.
Satya dibuat kesal karena kalah tender pembangunan mega proyek kilang minyak baru dan surat penalti yang dilayangkan perusahaan owner akibat kecerobohan karyawan baru yang salah dalam membuat project schedule. Alih-alih menerima konsekwensi pemecatan, Aritha malah memaksa Satya tetap mempekerjakan dirinya agar dapat bertanggung jawab atas kecerobohannya.
Tantangan diterima, namun bertemu pandang dengan mata biru elektrik perempuan itu membuat hatinya bergetar.
Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Aritha berhasil menyelesaikan kasusnya atau kecerobohannya semakin membuat bosnya emosional dan bangkrut?

Session 2 :
Tentang bagaimana Ritha berjuang mempertahankan pernikahannya dengan seorang petarung bisnis yang kehidupannya sangat berbeda dengan kehidupan impiannya yang sederhana.
Sanggupkah ia bertahan dengan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahaya-senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta

Sebelum berangkat ke ruangan pesta, Satya menyerahkan sebotol kecil berukuran sekitar 300 ml dengan bentuk unik seperti botol vodka berisi cairan berwarna merah. "Nanti, tolong bantu aku tuangkan minuman ini ketika akan bersulang dengan para petinggi yang hadir." titahnya sambil tersenyum dan membenahi letak jasnya.

"Apa ini, bos?"

"Bir pletok," jawabnya dengan senyum yang makin lebar.

Ardi ingin tertawa tapi tertahan karena Satya hanya tersenyum lebar, maka Ardi pun tersenyum. Ardi harus menjaga sikap jangan sampai membuat mood bosnya memburuk. Ikuti saja apa yang dilakukan Satya agar tak menuai prasangka apapun.

Lucu. Ardi ingin tertawa karena baru kali ini ia mengetahui Satya membawa bir pletok dalam kemasan botol khusus seperti botol minuman beralkohol yang berdisain mewah dan berkelas. Kamuflase demi pencitraan yang sempurna. Rupanya Satya mengadopsi solusi orang Betawi yang pada jaman dahulu tergoda untuk mencoba meminum bir seperti yang banyak dilakukan oleh bangsa barat. Bila ditilik dari sejarah bir pletok, orang Betawi meracik minuman yang dapat menghangatkan tubuh namun tidak memabukan ini dengan mempertimbangkan efek buruk alkohol dan ketaatan pada ajaran agama islam. Akhirnya terciptalah bir pletok yang rasanya nikmat, berwarna merah seperti wine, berkhasiat menghangatkan badan dan memiliki khasiat-khasiat lainnya yang menyehatkan tubuh. Satya menambah kesan mewah dengan memasukan minuman tradisional itu ke dalam botol unik yang sepertinya dipesan khusus berbeda dengan botol kebanyakan dari segi desain maupun materialnya.

"Soal minumanku di setiap pesta, kamu harus bantu meneliti seperti yang sebelumnya pernah dilakukan Dave. Aku hanya minum air mineral yang botolnya tersegel dan telah diteliti tak ada setitik pun cacat apalagi lubang bekas jarum di botolnya. Mengenai makanan, aku hanya akan mencicipi sedikit makanan yang kalau bisa fresh from the oven dan dimakan banyak orang." ujar Satya menjelaskan protokoler urusan makanan dan minumannya dalam pesta untuk menghindari upaya orang yang berusaha meracuninya melalui makanan dan minuman pesta.

"Siap, bos. Insya Allah saya berusaha seteliti mungkin,"

Satya menepuk bahunya dan tersenyum tipis. Ia melangkah ke ruang pesta dengan langkah percaya diri.

"Saya bangga bos tidak terpengaruh mereka yang minum alkohol,"

"Siapa bilang?"

Ardi mendongak kaget mendengar kalimat yang mematahkan prasangka baiknya. Apalagu melihat senyum satire Satya yang sulit diartikan maknanya.

"Aku tidak sebaik sangkamu, Ardi. Aku pernah kok minum sedikit wine tapi tak pernah sampai mabuk." ucapnya santai. "Kita hanya perlu berhati-hati." tambahnya sambil kembali menepuk bahu Ardi yang masih kebingungan dengan sikap ambigunya.

Ardi jadi gagal paham. Dia kira Satya selalu membawa bir pletok karena taat ajaran agama seperti para pendahulu orang Betawi. Ternyata sangkanya dipatahkan dengan kalimat ambigu yang sulit diterjemahkan apa maknanya. Tidak jelas, apa maksudnya membawa bir pletok kalau dia masih menyatakan bersedia minum minuman beralkohol yang diharamkan. Bos yang satu ini sering sulit ditebak apa maunya.

Satya menyapa semua orang yang ditemuinya dengan sangat ramah tanpa kecuali. Ardi ikut tersenyum dan menyalami mereka satu per satu seperti apa yang dilakukan Satya. Di pesta ini ia harus belajar menjadi aktor peran, karena sebenarnya Ardi tak suka pesta dan ini adalah momen pertamanya menemani Satya di pesta kaum jetset. Sebelumnya, Satya selalu ditemani Dave, Rusdhi atau Dion sekretarisnya. Kebetulan hari ini Rusdhi dan Dion berhalangan, makanya Ardi memaksakan diri menemani Satya karena khawatir keselamatan bosnya itu.

Ardi merasa canggung berada di dalam ruangan dengan lampu utama yang redup namun sorot lampu warna warni memantulkan sinar seperti garis-garis lurus yang membentang dari berbagai arah berganti-ganti membentuk lukisan sinar dengan bentuk yang berubah-ubah tiap detiknya. Matanya agak sulit menyesuaikan diri dengan kilatan cahaya lampu warna-warni yang kadang membuatnya kaget. Ia hanya bisa mencoba tersenyum meski hatinya miris.

Dipanggung yang berbentuk busur itu Ardi melihat seorang Disk Jockey perempuan yang tengah memainkan alat musik dengan headphone di kepala dan pakaian yang super seksi. DJ cantik itu tengah konsentrasi mengolah musik yang terdengar menghentak dengan mengatur cakram serta berbagai tombol yang ada didepannya. Setiap gerakan cepatnya mengatur cakram dan tombol itu terlihat ajaib. Bukan hanya menghasilkan irama musik yang memanjakan telinga pendengarnya, setiap gerakannya juga mengandung unsur erotis yang membuat dada lelaki bergetar melihatnya. Ardi memalingkan pandangannya sambil menelan ludah. Astagfirullahal adzim, rasanya percuma ilmu yang diperolehnya selama di pesantren kalau ia tetap menikmati pemandangan indah yang begini tanpa menundukan pandangan.

Pada sisi ruangan yang lain, terlihat koki yang sedang memperagakan atraksi membuat makanan dengan berbagai gaya, menatanya sampai terlihat cantik menggiurkan lalu langsung menawarkan makanan cantik yang masih fresh tersebut ke pengunjung yang menyaksikan atraksinya. Sementara di meja bartender terlihat atraksi sang bartender mencampurkan berbagai jenis minuman beralkohol dengan teknik-teknik unik agar menjadi minuman jenis baru yang lebih menakjubkan dan dianggap fenomenal. Bartender itu pun menawarkan hasil oplosannya pada pengunjung di sekitarnya.

Berbalik ke posisi lain di samping panggung berbentuk busur itu ada panggung lain dimana sebagian sorot lampu warna-warni itu tertuju. Di sana ada 5 penari perempuan dan 2 penari lelaki yang menggunakan pakaian ala kadarnya. Mereka menyuguhkan gerakan koreografi apik seirama alunan musik yang saat itu sedang diparafrasekan sang disk jockey.

Suasana ramai, kilatan cahaya, musik yang hingar bingar, para penari, atraksi koki dan berbagai hiburan yang disuguhkan malah membuat kepala Ardi berdenyut- denyut. Belum lagi ditambah aroma wangi parfum para pengunjung yang telah bercampur dengan bau alkohol membuat kepalanya semakin pusing. Rasanya Ardi ingin segera ke luar dari tempat itu. Ia benar-benar tak merasa nyaman.

Sebagian pengunjung melihat atraksi koki dan bartender. Sebagian duduk menikmati makanan sambil bercengkrama dengan teman-temannya yang duduk di kursi-kursi yang mengelilingi meja bulat yang ditutup taplak panjang berwarna putih susu. Sementara sebagian pengunjung lain menari di dekat panggung sambil membawa gelas minuman beralkohol. Dalam pesta itu sebagian pengunjung membawa pasangan dan saling mengenal satu sama lain. Hanya Ardi yang merasa asing dengan situasi dan orang-orang sekitarnya. Hanya ada beberapa rekan bisnis yang tadi datang di pertemuan di gedung bank M yang Ardi kenal namanya saja.

Ardi terus mengikuti langkah Satya menyapa orang-orang yang dikenalnya sampai bosnya itu memutuskan untuk duduk di kursi kosong agak jauh dari panggung. "Saya ambil air mineral dulu ya, bos. Mau diambilkan yang lain?"

"Perhatikan dengan teliti koki yang sedang atraksi. Kalau makanan yang dimasaknya aman dan dibagikan untuk banyak orang mintakan satu untukku." bisik Satya dekat telinganya

"Baiklah, bos."

Ardi melangkah menuju showcase minuman dingin dekat meja bartender. Ia memperhatikan dengan teliti botol minuman itu jangan sampai ada cacat atau bocor jarum. Ia mengelap seluruh permukaan botol minuman itu dengan sapu tangannya menghilangkan embun yang melingkupi botol air mineral dingin yang dipegangnya. Setelah bersih dari embun, ia memperhatikan lagi dengan seksama memastikan botol yang masih bersegel itu tidak ada bocor jarum.

Setelah menyerahkan botol air mineral pada Satya, Ardi kembali memperhatikan koki yang sekarang sedang atraksi membuat kebab. Ia berdiri santai memperhatikan bagaimana lihainya sang koki menggunakan pisau zirh untuk mengiris daging sambil menari. Daging tersebut kemudian digiling lalu dipanggang setelah dicampurkan dengan berbagai bumbu. Daging yang berbentuk gulungan panjang itu ditaruh ke atas lembaran roti dan ditata cantik bersama irisan paprika serta aneka sayuran di atas piring ceper berbentuk persegi. Tak lama setelah itu, 5 piring mardin Kebabi yang sedikit berlemak dengan campuran paprika warna hijau, kuning dan merah telah tersaji. Sang koki menawarkannya pada pengunjung. Ardi maju dan mengulurkan tangannya. Satu piring mardin kebabi yang masih hangat dan segar pun diperolehnya untuk Satya.

1
Aprila santi
asik
Aprila santi
suka ..author
Ali Tell
gk bahaya ta???
Titien Muliasari
Luar biasa
Rhyna e Krebo
aku pernah di posisi Satya,di musuhi bahkan di fitnah gara" warisan.bahkan hakku di minta paksa.karena orang luar yg benci padaku dan ikut campur urusan keluarga kami.tapi aku mencoba ikhlas dan legowo dan tak menaruh dendam.
Rhyna e Krebo
😂😂😂😂ngakak sama tingkah Satya
Rhyna e Krebo
padahal aku lama jadi reader di NT,tapi kenapa baru sekarang Nemu novel ini.dan pas moment skrg anak gadisku sekolah di jurusan dpib.bismillah semoga anakku masa depannya kayak aritha😂😂😂ngayal dikit boleh lah ya🤭🤭🤭
Kurnianingsih Sa'ud
ceritanya apik, temanya gak melulu soal percintaan...pembaca malah seperti di giring u memgetàhui seluk beluk bisnis,naik turunnya kemajuan perusahaan...pokoknya mantab lah...👍👍👍
Katherina Ajawaila
Bas mmg ngk jelas dr dulu bikn apes aja, mskin aja Sat k hotel Rodeo biar belajar utk menghargai Saudara. sifat serakah ngk pernah hilang dr otaknya. ngk tau sayang nya saudara bagaimana kalau lg susah hanya Satya yg perduli🙃🙃🙃
Katherina Ajawaila
belah duren aman terkendali tinggal ngebuahin ja, semoga cepat ada Satya yunior. tks Thour
Katherina Ajawaila
bagus bahasa nya, jadi dibacanya senyum2 sendiri. 🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
udh thour Satya biar sekalian ngelamar
Katherina Ajawaila
lucu juga Satya, bisa ngebanyol
Katherina Ajawaila
thour semoga Satya langsung ngelamar Ritha y
Katherina Ajawaila
Satya lucu juga untung badan gede, tapi hati hello kitty, 😁😁😁
Katherina Ajawaila
bagus banget thour,
Katherina Ajawaila
keren Thour, biar Satya ngk kaki🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
maka nya thour biar Satya nembak Ritha aja skng
Katherina Ajawaila
thour ceritanya keren tau, 😁🥰🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
thour ceritanya keren tau, 😁🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!