NovelToon NovelToon
Stalker Girl Dan Si Kembar Nakal

Stalker Girl Dan Si Kembar Nakal

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:437.8k
Nilai: 5
Nama Author: Reni Juli

Bagaikan seorang Cinderella, Belinda Caleste yang memiliki tubuh gemuk dan penampilan tidak menarik tiba-tiba saja dilamar oleh sang idola yang dia puja selama ini. Semua itu berawal dari aksinya yang mengintip sang idola saat mendengar suara anak-anak. Belinda kepergok dan karena aksi nekatnya, dia justru dilamar oleh sang idola, Evan Barack. Belinda tentu saja menerima meski pernikahan mereka dilakukan dengan sebuah perjanjian sebab Evan mengajaknya menikah hanya untuk memanfaatkan Belinda agar publik tidak mengetahui keberadaan si kembar yang mengaku sebagai putranya. Dia tidak ingin ada scandal yang bisa mempengaruhi kariernya dan menikahi Belinda adalah pilihan tepat apalagi mereka sepakat untuk berpisah setelah dia menemukan ibu Oliver dan Xavier namun semua tidak berjalan sesuai dengan rencana dan ketika saatnya sudah tiba, di mana mereka harus berpisah setelah kebenaran akan Xavier dan Oliver terkuak, akankah Evan menceraikan Belinda seperti kesepakatan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Taman Bermain

Taman bermain, mereka sudah berada di sana. Si kembar sangat senang karena mereka diajak jalan-jalan oleh ayah mereka. Mereka sudah berjanji untuk tidak berbuat nakal kepada Evan sebelum mereka berangkat jadi mereka akan menjadi anak baik untuk hari ini tapi itu tidak bertahan lama karena mereka lupa dengan janji mereka saat melihat wahana yang sedang berputar di kejauhan.

“Jangan lari!” teriak Belinda mencegah si kembar yang mulai berlari. Belinda pun mengejar, dia takut kedua anak itu tersesat di tengah ramainya pengunjung taman bermain.

Evan menyamar agar tidak ada yang mengenali dirinya. Jangan sampai ada yang melihat dia berada di taman bermain itu bersama dengan dua anak kecil juga seorang wanita gemuk yang sudah pasti akan disangka sebagai ibu dari si kembar.

Dia tidak mau ada fansnya yang melihat sehingga mereka salah paham dan menyebarkan berita yang tak bertanggung jawab.

“Jika kalian masih berlari seperti itu maka kita akan pulang!” ancam Evan pada Oliver dan Xavier.

“Jangan Daddy, kami akan menjadi anak baik!” mereka berdua berhenti berlari lalu berjalan di sisi kanan Evan dan Belinda. Mereka sudah seperti keluarga saja yang berkunjung ke taman bermain itu tanpa mereka sadari.

“Kalian harus menuruti perkataan Belinda, jika tidak maka kalian tidak akan mendapatkan apa pun.”

“Jangan Daddy, jangan. Kami akan menjadi anak baik, kami berjanji,” ucap si kembar.

“ Apa kalian berjanji akan mendengarkan perkataan Belinda dan tak merepotkan dirinya?”

“Kami berjanji. Kami tidak akan merepotkan kakak dan akan mematuhi perkataan kakak.”

“Bagus!” ucap Evan. Entah kenapa dia merasa jika kedua anak itu harus bersekolah agar kenakalan mereka berkurang tapi apakah dia harus melakukannya?

Kedua anak itu belum jelas anak siapa sebab dia masih percaya jika dia tidak melakukan kesalahan selama melakukan cinta satu malam dengan para wanita yang pernah berkencan dengannya. Sebaiknya dia tidak mengambil langkah yang terlalu jauh terlebih dahulu sampai dia mengetahui kejelasan siapa sebenarnya kedua anak itu dan siapa ibunya.

"Lihat itu kakak!" teriak Oliver dan Xavier ketika melihat roller coaster yang berputar di atas sana. Mereka kembali menarik tangan Belinda dan mengajaknya untuk melihat wahana itu lebih dekat.

"Pelan-pelan guys!" pinta Belinda tapi mereka tetap menarik Belinda sampai mereka sudah berdiri di bawah wahana yang sedang berputar.

"Woah," Oliver dan Xavier begitu kagum melihat wahana itu.

"Kakak, apa kami boleh menaikinya?" tanya Xavier.

"Boleh, tapi yang kecil!" jawab Belinda.

"Horeee!" mereka bersorak girang.

Belinda mengajak mereka ke wahana anak-anak, sedangkan Evan mengikuti saja dan melihat apa yang mereka lakukan. kedua anak nakal itu begitu senang dan mereka pun mulai bermain di wahana roller coaster yang lebih kecil.

Hari ini mereka begitu gembira apalagi mereka belum pernah pergi ke taman bermain sebelumnya. Belinda berdiri di dekat wahana untuk memantau kedua anak itu karena dia takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

“Kakak…. kakak!” teriak mereka berdua dari atas Wahana sambil melambai ke arah Belinda.

Belinda pun melambai namun dia terkejut ketika seseorang memeluknya dari samping. Belinda berpaling, dia kembali terkejut mendapati jika Evan'lah yang sedang memeluknya. Tentunya Evan melakukan hal itu demi mendalami aktingnya sebab itulah dia mengajak mereka ke taman bermain. Tidak saja ingin membuat si kembar senang tapi dia ingin mengasah kemampuan berakting dan memanfaatkan momen itu agar semuanya terjadi secara natural.

“E-Evan?” Belinda melihat sekitar, takut ada yang melihat.

“Mau di mana pun, kedua anak itu tetap saja berteriak dan tak bisa diam!” Ucap Evan tanpa mempedulikan keadaan Belinda yang tampak gugup.

“Mereka hanya anak-anak yang memang sedang aktif jadi jangan melarang mereka untuk bermain karena itulah kesenangan mereka. Jangan terlalu keras dan memarahi mereka terlalu berlebihan tapi nasehati mereka dengan benar tanpa memperlihatkan emosi yang berlebihan. Jangan sampai mereka membencimu karena mereka membutuhkan kasih sayang dan perhatian darimu apalagi ibu mereka tidak sedang berada di sini.”

“Kau sudah seperti Ibu mereka saja, Belinda. Apa kau menyukai kedua anak nakal itu?” Evan berpaling melihat ke arah Belinda sejenak lalu dia kembali melihat ke arah si kembar yang sedang berteriak di atas wahana.

“Tentu saja aku menyukai mereka. Mereka hanya berbuat nakal saja tapi sesungguhnya mereka anak yang baik. Jika kau telah menemukan ibu mereka, aku harap kau menjaga mereka baik-baik. Mereka pasti hadiah terindah dalam hidupmu jadi jangan kau sia-siakan meskipun suatu saat nanti kau tidak menginginkan ibunya.”

Lagi-lagi Evan berpaling melihat ke arah Belinda. Apakah hubungan kepura-puraan mereka akan berakhir ketika dia menemukan kedua orang tua si kembar? Apakah ibu si kembar akan menggantikan Belinda? Dia rasa itu sudah pasti akan terjadi karena si kembar pasti akan lebih memilih Ibu mereka tapi kenapa dia merasa tidak rela? Aneh, seharusnya perasaan itu tidak boleh ada karena dia hanya berniat memanfaatkan Belinda saja.

Tangan Evan yang semula sedang memeluk pinggang Belinda kini berpindah. Tangan Belinda diraih dan hal itu membuat Belinda kembali terkejut. Belinda berpaling dengan wajah yang merona, meski hubungan mereka hanya didasari dengan kepura-puraan karena Evan memanfaatkan dirinya tapi jujur saja dia sangat senang karena saat ini mereka benar-benar sudah seperti pasangan kekasih.

Reaksi yang ditunjukkan oleh Belinda membuat Evan merasa jika Belinda terlihat manis. Selama ini dia selalu berkencan dengan wanita yang sudah memiliki pengalaman jadi dia tidak pernah melihat reaksi seperti itu dari wanita yang sudah pernah dia kencani. Evan buru-buru menyangkal dan mengumpat dalam hati. Apa dia sudah gila merasa si gemuk jelek itu terlihat manis?

Sepertinya otaknya sudah bergeser. Jangan sampai dia justru terjebak dengan permainannya sendiri apalagi dia sedang memanfaatkan Belinda untuk mengasah kemampuan aktingnya saat ini.

“Ck, tanganmu benar-benar gemuk dan sulit digenggam!” ucap Evan mengalihkan perhatian.

“A-apa?” Belinda menarik tangannya dengan cepat dan melangkah mundur. Wajahnya masih merona karena dia malu Evan menganggap tangannya gemuk tapi memang itu kenyataannya lalu untuk apa dia malu?

“Kakak, kami sudah selesai!” teriakan si kembar mengalikan perhatian Belinda. Belinda buru-buru melangkah pergi untuk menghampiri kedua anak-anak itu yang sudah selesai bermain wahana roller coaster.

“Kakak, kenapa dengan wajahmu?” tanya Oliver pada Belinda karena wajah Belinda yang memerah.

“Kakak seperti udang rebus!” teriak Xavier pula lalu mereka berdua tertawa.

“Tidak, cuaca begitu panas jadi aku tidak tahan. Wahana apa lagi yang ingin kalian mainkan, Ayo cepat lakukan!” Belinda buru-buru mengajak si kembar pergi meninggalkan Evan yang berdiri di tempat dan memperhatikan telapak tangannya. Apa dia sudah salah bicara sehingga membuat Belinda lari? Jujur saja dia tidak tahu harus bagaimana memperlakukan wanita gemuk.

Ck, dia merasa ada yang salah pada dirimu apalagi dia baru saja menganggap Belinda manis. Lama-lama dia bisa gila tapi dia masih harus melakukan banyak hal demi akting.

“Daddy, cepat!” teriak si kembar sambil melambai ke arahnya. Evan bergegas menyusul, lupakan pikiran gilanya karena dia pasti sedang terbawa suasana.

Sebelum melanjutkan bermain Oliver dan kakaknya meminta es cream pada Belinda. Karena hari ini mereka sudah menjadi anak baik jadi Belinda mengabulkan permintaan mereka dan meminta Evan untuk menjaga mereka berdua karena dia akan pergi membeli es krim.

Belinda melangkah menuju kedai es Cream tanpa menyadari jika sekelompok anak muda yang mengenali dirinya juga pernah menghina dirinya tanpa sengaja melihat Belinda. Mereka sangat terkejut melihat perubahan pada diri Belinda yang sangat luar biasa.

1
Sylvia Violetta
sukaaaa ...
Sylvia Violetta
makanya buruan diet dan olganya bel
Sylvia Violetta
dengan masalah yg seabreg-abreg seperti itu ... belinda teteup ngga kurus-kurus ... klo aku udah pasti susah makan 🤔
Sylvia Violetta
lagian si belinda ngga fitnes2 buat nurunin berat badannya dari awal cuma wacana doang
Sylvia Violetta
belinda buruan atuch turunin berat badanmu
Sylvia Violetta
evan once klo nurutin keinginan sarah ...
Sylvia Violetta
ada perempuan murahan seperti sarah ini ... ngga punya harga diri ... 🤔
Nona_Bell
Cerita Othor Reni selalu menarik dan selalu aku tunggu, tapi aku kalau baca nunggu end karena aku tidak bisa sabar menunggu
Nona_Bell
Mudah²an Jimmy jatuh cinta sama cewek yang segede gorila
Sylvia Violetta: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Nona_Bell
Nah loh 🤣
Nona_Bell
Nanti pasti ketemu kalau Belinda sudah kurus dan cantik, pasti Evan juga belum ngurus surat cerai nya
Nona_Bell
Apa mungkin ibunya kembar penggemar berat Evan, dan sudah meninggal. Terus kembar di asuh paman bibinya. Ibunya Pernah foto bareng Evan terus dikira kembar itu ayah nya..
Nona_Bell
Dari cerita yang lain, cerita ini yang paling lucu tapi aku tetap penggemar berat cerita keluarga Smiths 🥰
sinh
/Smile/
Aidul Putra
KOQ BODOH... SITU ARTIS NY KNP HRS TAKUT DGN MANAGER DOANK....!!??? HANCURKAN TUH MANAGER....!!??
Aidul Putra
KLO ANJING Y BGTU BISA NY GONGGONG DOANK... GAK PNY OTAK.... JIKA ORG PINTAR HRS NY MIKIR ANAK SEKECIL ITU KNP BISA LARI DR RUMAH..!!?? KARAKTER BODOH JANGAN D BUAT THOR..... INGAT ILMU PSIKOLOGIS ANAK..... DMN STIAP ANAK 2 ITU PASTI AKAN MENUNJUKAN EXPRESI NY YG SEBENAR NYA APA PUN ITU.. SO PLEASE JGN D BUAT BODOH....
Mboke Oco
gigiku sampe garing tor 😆😆
Aidul Putra
tcih KOQ BODOH ANDA BUAT THOR.... EMANK GAK DA CCTV Y DRMH YG BISA MEREKAM KEJADIAN ITU, ATAU DIA TDK PNY HP UNTUK MEREKAM PEMBICARA AN ITU..!!??? PASTI PNY DONK.... JIKA DIA MEMBEBERKAN TINGGAL SEBARKAN SAJA APA MAU WANITA ITU, LIAT SIAPA YG HANCUR..... GTU AJA KOQ BODOH....
Maimunah Anjarang
kasiiiaann bnget si evan /Grin//Grin//Grin//Grin/
im3ld4
ad rt🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!