NovelToon NovelToon
The Secret Of My Secretary

The Secret Of My Secretary

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying di Tempat Kerja / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan tentang Davidson Mahendra seorang pria dengan sikap dingin dan perfeksionis yang tak sengaja di hadapkan dengan Nindi, gadis biasa yang pernah menjadi bagian dari masalalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 : Rahasia nindi

David berada di mejanya, ia merasa seperti orang bodoh, tak lagi bisa fokus bekerja dan hanya memikirkan nindi saja.

Tentang raka, sebenarnya ia hanya berbohong pada nindi, ia tak mungkin memecat seseorang tanpa alasan yang jelas, ayahnya pasti akan marah, David hanya ingin melihat respon yang di berikan nindi, jika teringat kembali bagaimana nindi merasa sangat marah ketika mendengar ia memecat raka ia semakin merasa kesal, nindi terlihat sangat peduli pada managernya itu.

"Dave?" panggil ivan saat membuka pintu.

David mengalingkan wajahnya, ia tak ingin ivan melihat sisi rapuhnya, ia tak ingin ivan menganggap dirinya sangat mencintai nindi, walaupun kenyataan nya begitu

"Kok lo baru dateng jam 12?" Tanya ivan.

"Lo mau apa?" Tanya David datar.

"Lo inget kita ada janji sama devan?" Tanyanya

Ah sial, kenapa harus di saat seperti ini, ia tidak mungkin bertemu dengan teman lamanya dalam keadaan berantakan.

"Gue gak ikut" Balas David.

"Lo yakin? dia udah nungguin kita loh" Ungkapnya.

"Lo duluan aja bilang kalo gue sibuk"

"Dave? gue tau lo masih patah hati sama nindi, tapi siapa tau ketemu temen lama bisa sedikit ngurangin beban pikiran lo, lagian devan bakalan ke Eropa minggu depan, kita belum tentu bisa ketemu lagi Tahunan" kata ivan.

David tampak menghela napas beratnya, "Lo tunggu di mobil, gue mau siap siap dulu" Finalnya.

"Oke!"

...****************...

Setelah sampai di restoran yang di janjikan oleh teman nya David dan ivan mengedarkan pandangan nya mencari seseorang yang ingin mereka temui.

Tampak di meja ujung restoran sepasang lelaki dan perempuan tampak berdiri melambaikan tangan, David dan ivan pun mendatanginya.

"Apa kabar?!" Laki laki yang tengah bersama seorang wanita itu menyapanya lebih dahulu.

"Baik baik! lo gimana?!" Tanya ivan membalas.

"Baik alhamdulillah" Balas devan.

"Dave lo gimana?" Tanya devan pada David.

"Baik, makasih ya udah nyempetin buat ketemu" Ujar David dengan senyum seadanya.

"Hai kalian inget aku kan?" Seorang wanita dengan perut yang buncit menyadarkan ivan dan David.

"Inget lah tari kan?" Ivan menyahut.

Wanita itu tersenyum lebar dan menjabat tangan David juga ivan.

"Gue gak nyangka nih orang se sibuk David mau nyempetin ketemu gue" Canda devan.

"Ck! yang sibuk itu lo kali, bisnisnya sampek ke luar negeri" Balas David.

"Kalian berdua emang sibuk gue doang nih yang jadi bawahan!" Ivan menimpali.

Ketiganya tertawa ringan dengan candaan yang mereka lontarkan.

"Ngomong ngomong gimana kabar kalian baik?" David bertanya.

"Baik dong! yang keliatan gak baik itu lo Dave, masa jadi direktur dasinya keliatan berantakan gitu" cibir devan.

"Dia lagi galau, emang cuma nindi doang yang boleh benerin dasinya, tapi sekarang mereka lagi ada masalah gitu" kata ivan.

"Ck! ember banget mulut lo!" Kata David.

"Nindi?" Tari bertanya penasaran.

"Iya nindi, lo masih inget kan nindi saputri?" Tanya ivan pada tari.

"Jadi nindi sama David pacaran?" Tanya tari seolah tak percaya.

"Ya gitu deh" Balas ivan.

"Kayanya kalian berdua emang di takdirin buat bareng bareng ya? nindi sama David emang bener bener definisi jodoh!" Tari menimpal.

David semakin malas dengan arah pembicaraan mereka ketika membahas nindi, tujuannya kesini adalah agar ia bisa melupakan pujaan hatinya itu.

"Nindi tuh emang baik banget dave, kamu beruntung punya dia" puji tari.

"Biasa aja, dia gak sebaik itu kok" Sangkal David.

"Apanya yang gak baik, dia rela ngorbanin perasaan nya demi sahabat nya, dia baik lah" Kata tari.

"Maksud nya apa?" Ivan penasaran.

"Kalian masih ingat Indah kan? sahabatnya nindi dulu" Kata tari.

"Iya inget inget! mereka kan dulu kemana mana bareng" sahut ivan.

"Indah tuh suka banget sama kamu Dave" Ungkap tari.

"Si david kan emang primadona kampus dulu" Canda devan.

"Tapi nindi juga suka banget sama kamu, dia sendiri yang cerita, tapi ya karna kenapa gue bilang dia itu punya hati malaikat ya karena nindi rela ngorbanin perasaan dia buat kamu, itu semua dia lakuin buat indah, kalo inget gue sih kasian banget sama dia, hujan hujan nangis sesegukan kaya di film India, padahal itu kan hari kelulusan ya? harusnya bahagia eh malah dia jadi merana" Ungkap tari dengan nadanya yang penuh canda.

David membeku, begitu pun ivan yang tahu apa alasan mereka berdua bertengkar.

"Gue masih inget sih pas dia nangis terus ngadu ke gue 'G-gue kehilangan cinta pertama gue tar' Katanya" Tari tertawa kecil saat menirukan gaya berbicara nindi.

"Hari kelulusan?" Tanya David.

"Iya, hari itu kan kita resmi pada pisah ya? abis itu kita udah gak tau kabar masing masing, gue masih sempet kontekan sih sama nindi, tapi nindi bilang dia hilang kontak sama lo, dia nyesel banget pas dia denger ternyata indah jadian sama gery, gue kasian sih ke nindi udah bela belain nolak lo buat indah eh taunya indah malah pacaran sama cowok lain, mana kalian udah gak ketemu lagi setelah itu, hadeh untungnya kalian masih ketemu ya" Tari terlihat bernapas lega.

"Aku cinta sama kamu Dave! dari dulu"

David merenung, tiba tiba saja ucapan nindi terngiang di telinganya, detik berikutnya pria itu berdiri dengan tergesa.

"Eh lo kenapa?" Kaget devan

"G-gue pamit dulu! ada urusan" Pamit david, David berlari meninggalkan restoran di susul ivan yang juga mengejarnya.

"Bentar!" Teriak ivan.

"Mereka kenapa yang?" Tanya tari heran.

"Gak tau deh"

Di sisi lain....

"Dave David?!" Ivan berteriak memanggil dan menghentikan David.

"Apa?! gue buru buru" Katanya.

"Ini!" Ivan menyerahkan sebuah kotak biru tua padanya.

"Gue nemu di paper bag coklat yang ada di ruangan lo" Kata ivan.

"Apa ini?"

"Lo buka aja"

David membuka kotak kecil tersebut dan menemukan sepasang cincin di sana.

"Ada ukiran nama lo sama nindi, gue yakin nindi mau ngasih ini" Katanya.

David mengusap rambutnya frustasi, ia semakin merasa bersalah pada nindi, laki laki itu segera masuk ke dalam mobilnya dan memacu kendaraan tersebut keluar dari area restoran.

"Nindi maafin aku sayang"

David beberapa kali memukul stir mobilnya, ia merasa sangat frustasi dan menyesal, ia sudah membuat nindi terlampau kecewa padanya.

Kenapa jalanan terasa sangat lama, ia ingin segera bertemu dengan nindinya.

20 menit kemudian...

"Nindi?!" Teriaknya memanggil.

Tok tok tok...

Pintu rumah terbuka setelah beberapa saat ia menunggu, ayah nindi di sana.

"Dave? ada apa?" Tanyanya.

"Nindi dimana ayah?"

"Lagi ke toko buku Sudarsana" ungkapnya.

"David susul nindi dulu!" David berpamitan tergesa dan kembali masuk ke dalam mobilnya.

Ia melajukan mobilnya cepat dan sampai di seberang toko buku yang di maksud ayah nindi, keadaan jalan raya yang ramai membuat David terpaksa turun dan akan menyebrang jalan kaki, namun dari seberang ia menemukan nindi yang juga akan menyebrang ke arahnya.

"Nindi?!" David melambai heboh.

Nindi melihat David saat berada di tengah zebra cross, ia beralih akan pergi ke arah lain, namun tak sadar sebuah mobil melaju kencang dan....

"AWAS!"

Brakkk...

1
Rian Moontero
lanjooot👍😍
Yourbee Lebah
Ayo baca
falea sezi
David keterlaluan sih ini
falea sezi
cinta di tolak. kok dendam. laki cemen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!