NovelToon NovelToon
Cinta Untuk CINDERELLA

Cinta Untuk CINDERELLA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:853.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: El Viena2106

Tak pernah mendapatkan cinta dari siapapun termasuk ibu kandungnya, Cinderella Anesya seorang gadis yang biasa di sapa Ella itu berharap ada setitik cinta dari tunangannya.

Sayangnya pria yang menjadi tunangannya itu tak pernah menganggapnya ada dan lebih cenderung pada adik tirinya yang selama ini selalu di sayang oleh keluarganya.

Merasa ketulusannya di khianati, Ella akhirnya menerima pinangan pria yang selama ini diam-diam mencintainya..

Akankah hidupnya berubah setelah bersama pria itu? Atau justru sebaliknya??
•••••
"Berjanjilah untuk selalu mencintaiku.." Cinderella Anesya

"Aku akan selalu mencintaimu, Baik sekarang, Nanti dan selamanya.." Davin Anggara Sanjaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Isi Hati Cinderella

"Ini ada hubungannya sama papa kamu Ell...

"APA!?

Tentu saja Ella merasa kaget dengan apa yang di katakan Wulan. Temannya itu tiba-tiba saja menghubunginya lalu berkata bahwa semua ini ada hubungannya dengan Papanya.

"Lan? Maksud kamu apa?" Tanya Ella dengan lirih, Dia masih belum mengerti dengan apa yang di katakan Wulan.

"Gak enak kalau kita bicara di sini.. Kita ketemu aja ya, Di cafe biasanya.."

"Ya udah, Kalo gitu aku siap-siap dulu.." Ella segera mematikan ponselnya. Ia pergi ke kamar mandi hanya untuk sekedar membersihkan diri terlebih dulu.

Setelah selesai, Ella bersiap hendak pergi. Namun sebelum itu, Ella pergi ke dapur untuk mengambil minum. Tenggorokannya mendadak kering mungkin karena terlalu lama ia menangis.

Sekarang dia sudah memutuskan untuk tak peduli lagi dengan Araka dan Lentera. Mau seperti apa mereka, Keduanya adalah seorang pengkhianat. Dan Ella akan buat mereka menyesal karena telah dengan tega melakukan semua ini terhadapnya.

Ella meraih gelas kemudian mengisinya dengan air putih. Ia menegak air tersebut hingga tandas. Saat berbalik badan.

"K.. Ka.. Kak? Kakak sedang apa di.. disini?" Lentera, Gadis itu mendadak gugup setelah melihat Ella berada di dapur.

Mata Ella tertuju pada cangkir yang gadis itu pegang. Sepertinya tadi Araka meminta gadis itu untuk membuatkan kopi. Karena Araka adalah pria yang pecinta kopi.

"Kenapa? Kau terlihat gugup sekali setelah melihat ku? Kau juga bertanya kenapa aku ada disini? Aneh sekali pertanyaanmu.." Lentera seketika terkejut dengan ucapan Kakaknya itu. Tidak biasanya Ella bicara dengan nada seperti itu.

"E..Enggak.. Aku cuma kaget aja lihat kakak ada disini.. Soalnya perasaan tadi kakak belum pulang dan tiba-tiba saja ada di dapur. Mana udah rapi lagi.." Ella tersenyum, Wajahnya begitu tenang.

"Aku sudah pulang sejak tadi.. Kau saja yang tidak tahu.. Bahkan aku melihat dan mendengar semuanya.."Lanjut Ella membatin.

"Kalau Ella sudah pulang sejak tadi, Apakah dia tahu sesuatu tentang aku dan Araka?" Lentera membatin. Dia mulai ketar ketir sekarang, Bagaimana kalau kakaknya itu sampai tahu tentang hubungan ini dan mendengar pembicaraannya Dengan pria itu. Bisa-bisa gagal rencana Kak Araka untuk mendapatkan warisan dari neneknya.

"Ee.. Kak..

Praankk!

"Aaawww... Kak Ella? Apa yang kau lakukan!!" Pekik Lentera sembari mengeluarkan air matanya. Untuk kali ini Ella benar-benar melihat sifat asli adiknya itu. Sekarang Ella sadar kalau Lentera memang tak suka atau lebih tepatnya membencinya.

Lihat, Cangkir yang gadis itu pegang jatuh sendiri tapi Lentera justru menyebut namanya. Kita lihat saja drama apalagi yang akan terjadi setelah ini.

"LENTERA!!

Sudah Ella duga, Semua orang panik melihat kaki Lentera yang terluka. Tak hanya Araka tapi juga Mama dan Ayahnya yang mungkin baru saja pulang.

"Ella!? Apalagi yang telah kau lakukan pada Lentera hah!!" Bentak Araka pada Ella. Pria itu tidak tahu apapun, Hanya dengan melihat saja langsung menyalahkan Ella.

Sayangnya Ella hanya diam. Biasanya dia akan membela diri, Tapi sekarang dia cukup diam saja.

"Ya Ampun nak.. Kok bisa sih.." Dewi, Wanita itu dengan penuh perhatian memeriksa kaki Lentera yang tangisnya semakin menjadi. Coba saja kalau Ella yang terluka, Pasti dia di marahi tidak boleh manja, Lebay atau alasan apalah itu.

"Kamu itu bisa gak sih? Jangan buat ulah? Gak puas kamu sakiti adik kamu!" Lihat? Pria yang bukan ayah kandungnya itu langsung saja menuduhnya tanpa mencari tahu lebih dulu.

"Kamu itu iri kan sama Lentera, Karena Araka lebih dekat dengan Lentera di banding kamu iya kan? Makanya kamu banting cangkir kaca ini ke kakinya. Lihat! Kakinya terluka.." Ucap Hendra dengan mata nyalang. Namun saat ini tak ada tatapan takut lagi dari anak tirinya itu. Dewi juta ikut menatap sang putri.

"Ella.. Lentera itu adik kamu.. Gak seharusnya kamu..

"CUKUUUUP!!!

PRAANKK!!

Bentak Ella di ruangan tersebut. Ella juga membanting gelas yang ia pegang itu ke lantai hingga hancur berkeping-keping

Hendra, Dewi, Lentera bahkan Araka pun terkejut dengan Ella yang sikapnya tiba-tiba berubah.

Ella tersenyum, Di tengah rasa sakitnya Ella melangkah mendekati empat orang itu lalu berdiri di depannya.

"Bisa ga sih? Tanya lebih dulu sebelum menuduh?" Tanya Ella dingin. Matanya memerah hendak mengeluarkan air mata, Akan tetapi Ella tidak akan menangis lagi. Dia akan kuat untuk melawan mereka. Ella tidak mau mengeluarkan air matanya yang berharga itu untuk mereka.

"Sebelum menuduh itu tanya lebih dulu.. Siapa yang salah dan siapa yang benar.. Aku gak mau terus-terusan di salahi dan di jadikan tersangka oleh kalian. Setiap kalian lihat dia nangis kalian selalu salahin aku. Aku juga capek di tuduh mulu.. Bukan aku yang salah tapi aku yang di paksa untuk minta maaf.. " Tatapan Ella berubah nyalang ke arah Araka.

"Kamu! Mata kamu udah buta? Kamu lihat pecahan kaca di kaki gadis kesayangan kamu ini.." Ella menunjuk Araka sebelum menunjuk pecahan kaca yang ada di sekitar kaki Lentera.

"Kamu bisa lihat kan? Kaca yang pecah itu cangkir bekas kopi. BUKA MATANYA YANG LEBAR DOONG!!" Suara Ella meninggi di akhir kalimatnya.

"Kopi itu kamu yang minta kan? Tapi kenapa kamu malah nuduh aku yang ngelempar cangkir itu ke kaki Lentera. Sementara gelas yang aku pegang baru saja aku banting .." Araka melihat pecahan kaca itu, Dan benar pecahan tersebut adalah cangkir bekas kopi.

Tatapan Ella kini beralih pada Dewi. Dewi yang di tatap pun tak menyangka kalau putrinya akan berani menatapnya dingin seperti itu.

"Dan Mama, Aku ini juga anak Mama lo.. Aku juga lahir dari rahim dimana Lentera lahir Ma.. Tapi kenapa sebagai seorang Ibu Mama pilih kasih. Lentera luka dikit,, Mama langsung panik. Dan akulah yang selalu di sangka pelaku.. Coba kalau aku yang luka, Jangankan luka kecil, Parah pun Mama selalu bilang.. Obatin aja sendiri, Gak usah manja, Gak usah lebay. Sekarang aku tanya Ma.. Memangnya kapan aku manja sama mama? Kapan? Jangankan minta manja Ma.. Di manja aja aku juga pengen rasanya gimana?" Tak ada jawaban dari wanita yang notabene nya adalah ibu kandung Ella itu. Karena yang di katakan Ella adalah kebenaran bukan?

Tatapan Ella kini beralih pada Hendra. Ella tersenyum, Senyum getir yang siapapun orang tahu kalau dia tengah terluka.

"Yah.. Sebelum ayah menikahi Mama, Ayah udah tahu kan kalau Mama punya putri dari suami yang sebelumnya.. Pastinya Ayah bilang ke Mama dan berjanji kalau ayah akan menerima Mama apa adanya dan juga aku sebagai putrinya. Tapi mana? Ayah gak pernah sayang sama aku.. Apa yang aku punya, Lentera selalu punya. Dan apa yang Lentera punya aku gak pernah punya.. Bukannya Ayah selalu adil ya? Tapi mana?

"Kak.. Kakak jangan nyalahin Papa.. Mau bagaimana pun Papa yang selama ini udah merawat Kak Ella di saat ayah kandung Kak Ella gak peduli lagi sama kakak.." Ella tertawa sumbang mendengar ucapan Lentera.

"Maka dari itu Tera.. Maka dari itu. Seharusnya Ayah juga kasih aku perhatian dan kasih sayang yang sama di saat ayah kandung aku gak peduli. Bukannya malah selalu marah-marah dan pukulin aku.. Dan kamu!.." Ella menunjuk Lentera tepat di hadapan matanya.

"Aku salut sama kamu.. Kamu menang, Selamat ya.. Selamat bahagia.." Ucap Ella, Sebelah tangan Ella terangkat mengusap kepala adik tirinya itu. Ella kembali menatap Araka, Tak ada senyum disana. Tanpa mengatakan apapun lagi, Cinderella pergi dari sana.

Kakinya pincang setelah terkena pecahan gelas tadi. Akan tetapi semua itu tak membuat langkah Ella berhenti. Langkah itu semakin mantap seiring dengan lukanya yang semakin mendalam.

TBC

..... Kemaren Othor gak bisa up karena sodara nenek meninggal.. Tapi hari ini Othor bakal Crazy up atau 3x update...Di tunggu ya..❤️

1
Mamah Dini11
mama maureen top markotop, sehat slalu mom
Mamah Dini11
du sini yg murahan atau pelacur siapa lentera, maling teriak maling, kmu pantas mendapatkan karma itu lentera karna kmu sudah bikin hati kakamu sakit hati karna ulahmu, nikmati saja buah dari hasilmu ngelacur lente, gk malu udh jual diri minta tanggung jawab lgi harusnya malu ath euyyy 🤭😄😄😄😄😄😄😄
Mamah Dini11
sekarang hidup Ella udh lbh bahagia semoga gak ada penggangu2 yg lain lgi,, kmu berhak mendapatkan semua Ella, itu buah kesabaranmu selama 20 tahun, makasih thor buat Ella bahagia.
Mamah Dini11
itu iklan yg lewat tuan Davin 🤣🤣🤣
Nurlaila Hasan
suka dgn ceritanya
Mamah Dini11
tuhhh handuknya jatuh Davin, itu kode ngerti gk sih kmu 🤣🤣🤣😄😄😄
Mamah Dini11
harusnya sadar kmu araka bkn nyalahin orang lain, itu karma buat kmu araka slalu dalam pd Ella, sadarlah dgn kesalahan sendiri 🤭
Mamah Dini11
super duber suami Ella, yg lain pd kalah semoga samawa ya kalian 👍👍👍👍👍
Mamah Dini11
aduuh bu Dewi pak Hendra yg terhormat putrimu hamil, selamat ya, sudah terpukul tertimpa beton pula 🤭🤣
Mamah Dini11
rasakan Hai orang2 berhati busuk🤭 , selamat Ella Davin kmu sudah resmi jdi pasutri, ayo Ella km7 pantas bahagia, biar orang2 dolim pdmu melihat ke benaran, di saksikan banyak orang
Mamah Dini11
semangat Ella masih banyak yg sayang dn bela kmu, tunjukan pesonamu besok, 💪💪💪 dn kmu akan hidup bahagia bersama pria yg benar2 tulus mencintaimu, dn kluarga dari mamamu akan merasakan apa yg kmu rasakan tentu dgn rasa malu yg gk habis2, tersenyumlah Ella kmu anak baik, dan akan berpasangan dgn pria baik juga, semoga lancar semuanya.
Mamah Dini11
kluarga besar Davin udh tau semuanya, bagus itu Ella biar lancar semua rencana nya, dn kmu harus bersukur ell kluarga Davin baik semua , menerimamu dgn tulus.
Mamah Dini11
mungkin hamidun tuh si lentera gantung,
Kira N
b
Mamah Dini11
oky Thor, asal Ella jgn tersakiti lgi, dn jdi perempuan yg kuat tak mudah di tindas 👍🤭🙏
Mamah Dini11
sekarang kmu bisa tegas Ella bagus itu 👍👍💪💪💪
Mamah Dini11
semoga Ella cepet ketemu dgn ayahmu, mereka orang baik semua Ella, mungkin itu balasan sm kmu yg selalu mengalah dn sabar, ayo Ella dikit lgi
Mamah Dini11
amiiin Thor, semoga perjalanan author lancar sampai tujuan 💪💪💪
Mamah Dini11
biarin Ella yg sudah mh, nanti juga bakal datang karma nya sm orang 2 yg telah menyakitimu, itu pasti, kmu sm Davin aja dia bener2 cinta sm kmu, kmu udah taukan kelakuan si araka dn tujuan ny, ayo semangat Ella jgn mau di sakiti lgi sm mereka, lanjut thor
Mamah Dini11
ya gitu Ella mantap jgn mau terus di tindas, tinggalkan aja mereka nanti juga bakal, datang waktunya buat mereka menyesal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!