NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Istri Pengganti

Mengejar Cinta Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti Konglomerat / Romansa / Konflik etika
Popularitas:28.7k
Nilai: 5
Nama Author: Veline ll

"Kau hanyalah pemeran pengganti dalam hidupku, Shena. Jangan bermimpi lebih!"

Shena berhenti bermimpi dan memilih pergi. Tapi justru saat itulah, Devan baru menyadari bahwa rumahnya terasa mati tanpa suara Shena. Sang CEO arogan itu kini rela membuang harga dirinya hanya untuk memohon satu kesempatan kedua.

Bagaimana jadinya jika sang pembenci justru berubah menjadi pemuja yang paling gila? Masih adakah tempat untuk Devan di hati Shena yang sudah beku di Hati nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veline ll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 Pasukan Pengawal Ibu Hamil

Setelah heboh perayaan ulang tahun Devan dan pengumuman "Kehamilan Shena" di rumah, Devan tidak bisa tenang sedetik pun.

Baginya, setiap langkah yang diambil Shena sekarang adalah urusan keamanan nasional.

Tanpa menunggu esok hari, Devan langsung menyeret—maksudnya memboyong—Shena ke rumah sakit terbaik untuk bertemu dokter kandungan langganan keluarga.

Di ruang tunggu, Devan tidak bisa duduk diam. Ia terus mondar-mandir sambil sesekali memelototi orang yang batuk di ujung kursi.

"Mas, duduk. Aku yang hamil, kenapa kamu yang seperti cacing kepanasan?" tegur Shena malu.

"Ini demi protokol kesehatan, Sayang. Udara di sini penuh kuman," sahut Devan protektif.

Begitu masuk ke ruang periksa, Dokter Sarah menyambut mereka dengan senyum ramah. Setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan USG, Dokter Sarah menunjukkan titik kecil di layar monitor.

"Nah, ini dia. Selamat ya, Bu Shena, Pak Devan. Janinnya sehat. Berdasarkan hasil lab, kehamilan ini sebenarnya baru berjalan sekitar satu minggu lebih beberapa hari sejak masa pembuahan. Sangat awal, tapi sudah menunjukkan tanda-tanda yang kuat," jelas Dokter Sarah.

"Satu minggu, Dok? Tapi kenapa saya sudah mual-mual dan hampir pingsan di Singapura?" tanya Devan cepat.

Dokter Sarah terkekeh. "Itu namanya Couvade Syndrome, Pak. Bapak saking cintanya sama istri, jadi ikut merasakan apa yang dirasakan janin dan ibunya. Secara medis, justru Bapak yang lebih repot daripada Ibunya."

Dokter Sarah kemudian memberikan selembar kertas berisi panduan untuk ibu hamil. "Ingat ya, Bu Shena. Tidak boleh angkat berat, hindari stres, makan makanan matang sempurna, dan istirahat cukup."

Devan langsung menyambar kertas itu. Matanya membelalak. "Hanya ini, Dok? Tidak ada larangan naik tangga? Tidak ada larangan mencium bau parfum murah? Tidak ada larangan keluar rumah saat matahari terlalu terik?"

Dokter Sarah tertawa. "Jangan berlebihan, Pak Devan. Ibu hamil bukan orang sakit. Dia butuh suasana hati yang senang, bukan dikurung."

Pulang dari rumah sakit, sifat posesif Devan naik ke level maksimal. Begitu sampai di rumah, ia melihat Shena hendak mengambil segelas air sendiri di dapur.

"STOP! Jangan bergerak!" teriak Devan seolah sedang melihat bom. "Shena, kamu dengar kata dokter? Tidak boleh angkat berat! Gelas itu berat kalau isinya penuh!"

Shena melongo. "Mas, ini cuma air putih, bukan galon!"

"Tetap saja! Biar aku yang ambilkan," Devan berlari ke dapur, mengambil air, dan menyuapi Shena seolah-olah istrinya itu sedang lumpuh.

Mama Widya, Ibu Ratna (ibunda Shena), dan Papa Surya yang sedang duduk di ruang tengah hanya bisa saling pandang. Mereka mulai merasa ada yang salah dengan saraf Devan.

"Devan, sini kamu," panggil Papa Surya.

"Duduk."

Devan duduk dengan tidak sabar. "Ada apa, Pa? Aku harus mensterilkan kamar atas untuk Shena."

"Kamu itu lebay!" semprot Mama Widya.

"Mama dulu hamil kamu tetap nyapu, tetap masak, bahkan tetap marahi Papa kamu. Shena itu baru hamil satu minggu, Devan! Bukan mau melahirkan!"

"Betul, Devan," tambah Ibu Ratna dengan lembut tapi tegas. "Shena jadi makin stres kalau kamu teriak-teriak terus setiap dia bergerak sedikit. Kasihan anak dan cucu Ibu kalo ikut setres liat kamu begini terus!!."

Puncaknya adalah saat malam hari. Devan melarang Shena tidur menggunakan bantal yang biasanya karena ia merasa bantal itu "terlalu empuk dan berisiko membuat leher Shena miring satu derajat."

"MAS DEVAN!" Shena akhirnya meledak. Ia melempar bantal itu tepat ke wajah suaminya.

"Keluar! Tidur di sofa atau aku yang pindah ke rumah Mama Ratna sekarang juga!"

"Tapi Sayang, ini demi pewaris—"

"KELUAR!"

Papa Surya yang sedang lewat di depan kamar hanya menggelengkan kepala melihat anak laki-lakinya diusir dari kamar dengan membawa guling. "Makanya, jadi orang jangan terlalu ajaib. Baru satu minggu saja sudah begini, bagaimana kalau sembilan bulan?"

Rian, yang kebetulan masih ada di rumah untuk mengantar dokumen, hanya bisa menahan tawa di sudut ruangan. "Sabar ya, Pak CEO. Nasib jadi asisten Bapak ternyata lebih enak daripada jadi bantal Bapak sekarang."

...****************...

1
Mamah Dini11
akhirnya selamat ya kev Alana semoga kalian bahagia selalu
Mamah Dini11
segerakan kevin jgn lama
Mamah Dini11
cepet resmikan kevin Alana nya jgn lama2, biar nyusul punya bayinya
Mamah Dini11
Alana sering ninggalin kmu kevin, gimana nanti kalau udh resmi nikah, apa bisa kmu terus2an di tinggal, kalau bisa Alana suruh kerjanya di jakarta aja biar kalian banyak waktu berdua, bkn seperti sekarang, stressss jadi kmu.
Mamah Dini11
tpiii hati2 kevin, takutnya Alana mata2 issabel, harus tau dulu latar belakang nya kan kluarga adiguna slalu waspada, iya kan devan, moga aja bkn ya, Alana emang perempuan beruntung kalau bener jadian sm kevin, dan di segerakan, dannn di percepat ya Thor lahiran nya shena biar seru.
Mamah Dini11
bisa gak Shen jgn ganggu dulu suamimu, lain kali aja doong kmu ikut mh
Mamah Dini11
jgn terburu buru kevin hati hati itu harus siapa tau itu penyusup
Mamah Dini11
apa mau kmu isabel msh aja cari masalah, blm puaskah kmu, kalau gitu tunggu karmamu tiba, selalu usil dgn ke hidupan orang lain
Mamah Dini11
bagus devan 👍👍👍👍👍 gercep sekali keren gitu doong, itu suami siaga penuh 🤣🤣🤣
Mamah Dini11
kenapa di rahasiakan shena, sekecil apapun itu jgn ada rahasia di antara kmu dn devan dn kluarganya, biar rumah tanggamu terlindungi, ayo jujur itu lbh baik, aku gk suka istri2 yg menyimpan rahasia.
Mamah Dini11
itu namanya main kotor Hai perempuan licik, laki2 msh banyak Isabel, kok harus devan, harga dirimu di simpen di mana nona licik, udh tau devan punya istri msh ganggu aja, jgn meremehkan kluarga adiguna Isabel, ingat itu
Mamah Dini11
ngidam orkay suka berlebihan ya kalau di dunia nyata mh jarang sekali yg ngidam berlebihan msh terkendali, kalau ada orang yg jahil di pastikan devan dn yg lain nya di viralkan, gimana reaksi media he he he
Siti Muntamah
dasar rubah betina si sarah
Siti Muntamah
ujian mu berat sekali Shena
Mamah Dini11
biasanya paling waktu pagi pagi, jgn kelamaan ngidam nya ya thor si devan kasian juga, jdi di jahilin sm orang rumahnya, bkn nya simPATI, harusnya doong
Siti Muntamah
makanya jadi pria jangan sombong masih kau kaya nggak ada gunanya kasian sekali kau Shena kalau ketemu semoga Shena sama pria lain biar kapok kau Devan
Siti Muntamah
awas nanti kalau nanti kau cari Shena kalau sudah pergi jangan mau Shena sama aja kau dibuang sama Devan
Siti Muntamah
rasain nanti kau akan tergila 2 sama Shena
Siti Muntamah
sabar Shena biar kan dia semaunya peduli amat nanti juga sadar sendiri
Mamah Dini11
aduuuhhh pak devan shena itu ha....... mil bu....... kannnnn sakit, ingat itu pak devan yg terhormat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!