ini adalah kelanjutan cerita dari Dinda dan sistem,,dimana ini tentang kehidupan akhir bahagia wanita yang bernama Dinda Kirana,,setelah banyak rintangan dalam hidupnya,, akhirnya dia menemukan cinta yang benar-benar dia harapkan.
jangan lupa mampir ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ancaman gara untuk Nathan
Sedangkan didalam kamar dinda, terlihat dia sedang mendandani wanita yang masih saja belum sadar dari pingsannya,dinda memang sengaja melakukan itu agar wanita yang ada di atas ranjangnya tidak banyak bertanya.
" aku tidak menyangka kisah cinta kak morgan begitu rumit dan selama ini dia menutupi semuanya dari keluarga ku " gumamnya sembari merapikan rambut wanita itu.
setelah melihat semua beres dia menghela nafasnya dan melihat kearah jendela kamarnya.
" sebenarnya aku sangat malas dengan drama yang akan terjadi nanti,tapi mau bagaimana lagi ini menyangkut kebahagiaan kakak ku " ucapnya, tiba-tiba pintu kamarnya diketuk membuat dinda berjalan kearah pintu dan membuka pintu kamarnya sedikit.
dia melihat adiknya yang sedang menatapnya dengan serius,
" ada apa ? kenapa kamu menatap ku seperti itu ? " tanya dinda dengan menaikkan alisnya.
gara menghela nafas dan Ingin masuk kedalam kamar kakak nya, tapi dihalangi oleh dinda.
" tunggu ! jangan masuk ! cepat katakan ada apa kamu kemari ? " ucapnya dengan serius sembari mendorong adiknya dengan lembut.
gara melihat' kakaknya dengan memicing apalagi melihat kakaknya yang menghalang nya masuk kedalam kamar.
" ayah sedang menunggu kedatangan kakak,,tapi dari tadi kakak belum juga turun,dan ayah menyuruhku memanggil mu kedalam kamar karna pesta akan segera dimulai,,,dan ada apa dengan kakak ? kenapa kakak tidak membiarkan ku masuk kedalam kamar ? apa pemuda itu ada didalam ? " tanya gara dengan serius terlihat tangannya mengepal kuat.
pletakkkkkkk
dinda mengetuk kepala adiknya dengan geram dan melototi nya dengan tajam.
" kamu jangan asal sembarang menuduhku ya,,aku bisa saja memukul mu dengan kuat karna berbicara seenaknya,,dan bilang pada ayah nanti aku akan turun ! dan juga kamu bawa mas komandan turun terlebih dahulu nanti aku akan menyusul,dia masih ada didalam kamar " ucap dinda dengan ketus dan menutup pintu kamar dengan keras.
gara tersentak dan menatap pintu kamar kakaknya yang sudah tertutup,dia meringis karna asal menuduh kakak nya sendiri.
" hampir saja aku babak belur oleh kakak ku sendiri,,dasar bodoh gara lain kali kamu harus mencari tau dulu " ucapnya sembari berjalan menuju kamar nathan.
disisi lain .sang komandan yang terlihat sedang berdiri di jendela kamar,dia melihat banyak orang yang hadir mengunakan mobil milliaran, entah kenapa dia merasa canggung jika ikut bergabung nanti dengan keluarga erlangga.
" seandainya dulu aku lahir dari keluarga kaya,mungkin aku tidak akan pernah merasakan perasaan seperti saat ini,,entah kenapa aku merasa tidak pantas bergabung dengan semua orang kaya itu " gumamnya dalam hati.
dia melihat jam tangan yang melingkar ditangannya,setelah itu dia berjalan ketempat tidur dengan wajah datarnya.
" dimana dia ? kenapa dia lama sekali,apakah berdandan harus selama itu ? apa dia sedang berusaha untuk tampil mempesona di hadapan pemuda tampan yang ada di pesta nanti " gumamnya dengan geram mengingat dinda yang terjatuh dalam pelukan pemuda itu.
tok tok tok
mendengar suara pintu kamar di ketuk,mata tajam nathan melihat kearah pintu dan dia berjalan membuka pintu kamar dengan santai.
gara yang melihat pintu kamar terbuka,yang pertama dia lihat calon kakak iparnya yang berwajah datar dan menatap nya dengan tajam.
" heyyy... bung bisakah kamu jangan menatap ku seperti itu,aku ini calon adik ipar mu " ucap gara dengan sinis.
" ada apa ? " tanya nathan yang tidak menghiraukan ucapan gara yang sudah terlihat kesal.
" aku datang menjemput mu,dan kakak juga meminta ku membawa mu turun bersama ku,jika kamu menolak pasti kakak akan memarahi kita berdua,,kamu tau kan jika dia marah,dia terlihat seperti tukang bangunan yang akan mengeluarkan kekuatannya untuk memukul kita berdua " ucap gara dengan serius.
nathan yang mendengar itu mengangguk memang benar jika melihat dinda marah dia merasa bergidik ngeri,apalagi melihat kekuatan dinda yang memang bukan kaleng-kaleng.
" baiklah,,ayo " ucap nya sembari menutup pintu dan berjalan terlebih dahulu.
sedangkan gara yang melihat kepergian nya dengan cekikikan,dia tau dari raut wajah pemuda itu yang ingin menolak ajakannya,oleh karena itu dia sengaja menakuti sang komandan yang tenyata takut juga pada kakaknya.
" dia pasti merasa takut jika melihat kakak marah, baguslah jika dia ingin berbuat macam-macam pada kakak,jadi dia bisa berfikir dua kali " ucapnya dengan senang dan berjalan mengikuti pemuda yang sudah menjauh .
*********
dilantai bawah semua tamu sedang berbincang-bincang dengan rekan bisnis masing-masing, terlihat disana yohana yang sedang tersenyum bahagia dan memeluk lengan suaminya, ngomong-ngomong mereka belum melakukan malam pertama nya.
morgan hanya terdiam dan melihat tamu yang hadir ke acara pernikahannya.
" hahahaha akhirnya aku bisa merasa tenang,,untung saja aku menemui nya tadi ,,jika tidak ? mungkin acara pesta pernikahan ku akan hancur,,,tidak apa-apa memberikan nya kepuasan toh itu yang terakhir,,dan untuk suamiku nanti aku tidak usah ambil pusing karna aku sudah memikirkan semuanya " gumam yohana dalam hatinya,
" dia terlihat sangat bahagia,,tidak seperti tadi pagi yang terlihat gelisah,haaaa aku berharap pernikahan ku akan membawa kebahagiaan untuk ku dan juga keluarga ku " gumamnya dengan tersenyum tipis.
dipojok sana terlihat pemuda sedang mencari seseorang di antara banyak orang yang hadir, sedari tadi matanya tidak pernah berhenti bergerak liar.
" dimana dia ? aku sudah mendapatkan informasi dia sudah pulang tadi sore tapi kenapa dia belum juga terlihat ? " gumam pemuda itu yang ternyata adalah dominic,dia sudah sedari tadi mencari keberadaan mantan istri nya.
haikal hanya terdiam mendengar gumaman tuannya,dia melihat kearah pengantin yang sedang menyapa para tamu.
" aku ingin jadi menikah,,tapi belum ada calon nya,,haaaa bisakah aku mendapatkan jodoh ku di pesta ini ? aku Ingin sekali merasakan bahagia nya menjadi seorang suami dan menjadi seorang ayah " gumam haikal dengan tersenyum sendiri.
tiba-tiba semua tamu yang tadinya sibuk berbincang-bincang melihat kedatangan seorang pemuda asing,,mereka merasa tertegun melihat ketampanan pemuda itu.
para wanita yang melihat pemuda yang sangat tampan sontak berbisik.
" ya ampun dia sangat tampan sekali,aku sangat terpesona melihatnya"
" aku rasa,saat ini aku jatuh cinta pada pandangan pertama "
" tapi siapa dia ? apakah dia anggota keluarga erlangga ? dia juga mengenakan seragam yang sama dengan tuan muda gara anak bungsu tuan verick "
" ayah lamar kan dia untukku,,aku sangat menyukainya dan aku merasa sangat cocok dengannya "
banyak semua tamu yang berisik dan terus memperhatikan pemuda itu yang ternyata adalah nathan mas komandan dinda si wanita yang selalu punya cara membuat kekacauan di mana-mana.
sedangkan yang di gosipkan hanya terdiam dan menampilkan wajah datarnya,gara yang mendengar dan melihat semua orang memperhatikan calon kakak iparnya langsung menghalang pandangan mereka,dia berdiri tepat dihadapan nathan yang terlihat kebingungan.
melihat raut wajah calon kakak iparnya,gara berbalik badan dan menatapnya dengan serius.
" aku hanya membantumu dengan menutup pandangan orang-orang apalagi mereka terlihat sangat menyukai ketampanan mu,,," ucap gara dengan sinis..
nathan menaikkan alisnya dan ingin mendorong gara tapi gara memajukan langkahnya dan berbisik tepat di telinga nya .
" aku takut kakak ku nanti marah padamu,apakah kamu tau dia tidak suka jika wanita lain menatap calon suaminya bisa-bisa pesta pernikahan kakak pertama' ku akan kacau jika dia sedang tidak mood " ucap gara dengan serius setelah itu dia menjauhkan dirinya..
nathan terdiam dan akhirnya mengangguk. dia tidak mau membuat dinda marah dan berakhir menghancurkan acara pesta pernikahan morgan kakaknya sendiri.