Kehidupan yang berat membuat seseorang memilih jalan yang salah untuk bertahan hidup,kehidupan naoya berubah setelah bertemu beberapa orang yang dia anggap sebagai keluarganya sampai pada akhirnya keputusannya membuatnya menyesal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pamer kemesraan
"bang...!! Bang...!! Bang...!!!
"sial...sial...sial....!!!
"aku harus membunuh mereka..!!
"sialan....!!! Sialan...!!!
Menggerutu tidak akan menghasilkan apa-apa,itu pikir naoya, dan naoya pergi untuk menggebuk samsak untuk melampiaskan amarahnya yang tidak bisa dia lampiaskan kepada pelaku.
Setelah insiden yuka terjadi,murayama memilih menutup bar terlebih dahulu. pada hari yang sama murayama menanti kabar dari satoru namun ternyata membutuhkan waktu dan untuk menyelidikan lebih dalam satoru meminta tsuki untuk mencari bukti tambahan di sekitar rumah yuka.
"kau disini rupanya...!!"
Kedatangan tsuki tidak dihiraukan oleh naoya yang berlarut larut dalam kesedihan dan amarahnya.
"hah...aku dicuekin..,,tumben sekali..,,tidak heran dia sangat sedih,dia tipe orang yang mudah bergaul dan terbawa perasaan,,bodoh..!!!"ucap tsuki lirih.
"kau bilang apa..??
Semirik lirikan naoya pada tsuki seakan-akan mendengar yang diucapkan tsuki dengan lirih.
"ahaha...tidak tidak...,,,
"kau masih bisa tertawa...??
"hah....naoya-san...!! Bukankah kau lihat sendiri tadi siang,bagaimana orang-orang dari aka itu..??
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Siang hari tsukisima berencana pergi kerumah yuka untuk mencari bukti tambahan sesaat naoya pulang kerumah untuk berganti pakaian,namun mereka berpapasan dan naoya mengikuti tsuki.
"dasar bajingan...!! Dia tidak mengajaku..,,sialan..!!!
Saat itu naoya mengendap-endap mengikuti tsuki yang sedang membaca situasi dengan beberapa orang masih berkeliaran disekitar rumah yuka,tsuki sudah sangat berhati-hati.
Namun kebodohan naoya menggagalkan persembunyian tsuki.
"hei....bajingan,,kau pikir kau pahlawan yang bisa menangani masalah sendirian ha...??
Naoya menarik baju bagian belakang tsuki yang sedang mengintip ke arah beberapa orang tersebut.
"sialan...jangan berisik bodoh kau tidak lihat mereka ada banyak orang..!!!
salah satu pria mendengar kebisingan yang dibuat tsuki dan naoya dan menghampirinya.
"oi...siapa kalian..?
"gawat...!!!
Tsuki bereaksi seakan-akan seseorang yang memiliki hutang pada naoya dan meminta kelonggaran untuk membayar.
"aku mohon beri akau waktu lagi pak...,
Dengan wajah memelas tsuki berhasil membuat naoya tambah marah padanya.
"apa kau bilang bajingan...!!! Kau seenaknya saja..!! Kau pikir aku ayahmu ..??
Naoya mencengkeram kerah tsuki dengan keras dan mendorongnya kedinding,tsuki yang mendalami peran seolah-olah kesakitan sambil melirik kearah pria yang masih mengawasi mereka.
"sialan kau...,,apa kau sedang mengejeku..!?
Naoya orang yang sangat payah membaca situasi, perhatiannya hanya tertuju pada tsuki tanpa memperhatikan orang lain.
"hei...jangan buat keributan disini, pergilah..!!!
Naoya baru menyadari kehadiran orang yang berdiri di belakang naoya dengan tatapan bengisnya.
"siapa kau ikut campur urusanku.?urus saja masalahmu sendiri..!!
"apa kau bilang..?kau dari mana hah..?berani sekali..??
Pria tersebut menarik mundur naoya dan membuka baju naoya dengan paksa untuk memeriksa tato yang ada pada tubuhnya namun nihil.
"apa-apaan kau om om mesum...!!lepaskan aku...!!
"cih...!!! Hanya orang biasa..!!
Pria tersebut melempar naoya dengan gampangnya sampai menabrak ke arah tsuki,tsuki yang terus membaca situasi di depan rumah yuka beranggapan kalau bagian tubuh lainnya masih berada disana.namun orang orang bodoh itu hanya mengandalkan ototnya bukan otaknya.
"sial...!!!
Pria tersebut kembali dengan gerombolannya dan tsuki memilih pergi dsri tempat itu.
Dan sekarang berakhir ditempat gym bersama naoya yang penuh kekesalan dengan keterbatasannya.
"kenapa kau berbuat begitu jauh untuk keadilan yuka naoya-san ? Apa secara pribadi kau menyukainya??
naoya berhenti memukul samsak dan duduk searah dengan tsuki yang bersandar pada cermin.
"nah...tsuki...kau mau dengar sesuatu..??
"aku awalnya memiliki keluarga,namun mereka membuangku karena suatu alasan,aku hanya hidup dengan nenek sampai SMA,aku tidak kuliah dan mulai bekerja saat itu,apapun aku kerjakan untuk menghasilkan uang, sampai akhirnya berakhir disini bersama kalian,aku merasakan kehangatan, kau yang sangat dingin kepadaku membuatku penasaran dan bersemangat sampai pada akhirnya kenyataan pahit kembali lagi, belum lama ini aku mengunjungi nenek dan kau tau tsuki..?ibuku telah mengambil nenek bersamanya dan bahkan mereka tidak memperdulikanku masih bernafas atau tidak...,,aahh....sial...,,setidaknya nenek sudah bersama mereka itu saja sudah cukup.
Tsuki mendengarkan naoya dengan penuh dramatis,seperti hidupnya yang bahkan tidak tau orang tuanya siapa.
"jadi kau sudah memutuskan jalanmu naoya-san..??
"em...aku akan mengikuti murayama-san dan juga kau tsuki,aku ingin membalas orang-orang jahat itu.
"hah....kau memang orang yang aneh naoya-san,"
"lalu bagaimana denganmu tsuki..??
"aku...??
Tsuki menunjuk dirinya sendiri dengan merasa bingung.
"aku memang sejak awal sudah bagian dari murayama-san jadi aku tidak bisa lepas darinya,atau dia akan membunuhku nantinya.
"apa dia bisa membunuh..??
"oiya ngomong-ngomong satoru-san apa dia memiliki mobil sekeren itu ?ah...kenapa pria pria dewasa sangat keren...,bikin iri saja..!!
"itu mobilku bodoh..!!
"haa....serius tsuki..??aaahh aku mau naik..."
Naoya merengek pada tsuki dan menggoyang-goyangkan pundaknya sampai terguncang.
"hentikan...!! Kau seperti anak kecil saja "
"drtt..drttt....
sambil terguncang-guncang tsuki memeriksa ponsel yang terdapat pesan masuk.
"maaf mas tsuki baru membalasmu, aku baru sampai dirumah.apa yang sedang kau lakukan sekarang..??"pesan dari runa.
Tsuki langsung berdiri dan naoya terhempas sampai tersungkur.
"kenapa kau membuka bajumu tsuki..??
"berisik...!!!
Tsuki melepas baju dan berdiri didepan cermin sambil memegang ponselnya.
"hei...pergilah...kau akan tertangkap kamera nanti.
Tsuki menendang naoya seakan akan seekor kucing yang sedang meminta makan.
"tsuki sialan...!!!
"aku sedang berada ditempat gym," balas tsuki pada runa.
"hueekkk.....najisnya...,,kau mengirim swafotomu pada runa..? Alay sekali kau tsuki...!!!
"berisik...!! Apa kau iri padaku..??
"hahaha.....iya....,,iya tsuki...,,,aku iri padamu,kenapa kau yang pandai dalam segala hal..."
Naoya merengek dengan menarik-narik celana tsuki.
"hah...kau merepotkan sekali naoya-san.
"tunggu...,,kau sekarang sedikit sopan kepadaku pasti kau lebih muda dariku kan..??
Wajah tsuki terlihat gugup dan cemas.
"kan...benar...kan..!! Hah...dasar berandal...!!
Naoya memukul kepala tsuki dengan lirih.
"pluk...!!!
"kau sedang jatuh cinta rupanya..."
Semirik wajah naoya sambil mengusap kepala tsuki dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"cih...jangan bersikap seperti seorang kakak,kau menjijikan...!!!
"apa kau bilang..?? Kemari kau berandalan...!!!
Tsuki mengambil bajunya dan berlari keluar tempat gym dengan diikuti naoya dibelakangnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"apa yang dilakukan mas tsuki,kenapa mengirim foto seperti ini..?? Aku jadi malu melihatnya,,aku harus membalas apa..??
Runa tersipu malu sambil menatap potret tsukisima yang memperlihatkan tubuh bidangnya yang menggoda iman.
"ah...pikiranku jadi kemana-mana...,,"
Runa menutup ponselnya dan berjalan kearah dapur untuk menyiapkan makan malam sebelum yuna pulang.
"ceklek...,
"bibi sudah pulang,aku pikir bibi akan terlambat aku baru saja mau memasak."
Yuna melihat kearah runa dengan seksama.
"apa kau runa..??
"apa yang bibi katakan..??aku jelas runa,,kenapa dengan bibi apa bibi mabuk..??
"ah..tidak...,,baiklah aku akan mandi,pastikan makanan sudah siap saat aku selesai mandi ya."
"em...."
Yuna sedikit tersenyum dengan perubahan runa yang sangat berbeda,dia sedikit lebih terbuka.,setelah selesai memasak dan mandi,yuna dan runa duduk bersama di meja makan sambil menikmati makan malam.
"bibi...sebenarnya aku sudah melamar kerja kesana kemari,dan tadi pagi aku sudah melakukan tes tahap selanjutnya,besok aku akan melakukan wawancara.
"benarkah..??bukankah itu bagus..??
Yuna merasa lega dan penuh kegembiraan diwajahnya.
"iya bi...,,maafkan aku sudah merepotkanmu selama ini,aku berjanji akan menghasilkan uang yang banyak untuk kita berdua.
"wah...kau sudah dewasa rupanya...,,baguslah..,,semoga kau beruntung runa.,,oiya...karena murayama sepertinya sakit, besok sepulang kerja aku akan merawatnya,jadi aku tidak akan pulang kerumah."
"begitu ya...,,baiklah...bi,
"jadi manager sedang sakit, lalu kenapa sampai menutup bar ?apa sakitnya parah..??"gumam runa.
Yuna mengambil kesempatan untuk memperhatikan runa yang sedikit lebih hangat dan berani berbicara cukup banyak,perubahan besar jelas terjadi setelah runa bekerja bersama murayama ,meskipun dalam hati yuna khawatir,namun selama ada yang menjaga runa, yuna sedikit tenang.