aku si gadis sederhana yang miskin, di perebutkan tiga pria tampan,,,
mampukah aku memilih salah satu diantara ketiganya....
Dia mirip seseorang
Setelah makan... barra keluar dari dapur dan berjalan menuju kamarnya yang berada di ujung ruang tamu....
tetapi saat memasuki ruang tamu dia berhenti sejenak,, karna melihat elsa yang meringkuk terlelap diatas sofa ...
"ngapain tuh anak bebek molor di sini... " batin barra sambil berjalan menghampirinya...
lalu dia melepaskan jaketnya dan menyelimutkannya pada tubuh elsa...
Dia memandang cukup lama, dan akhirnya pergi ke kamarnya...
05.00...
hoammm.....
"lho aku kok ketiduran sih... jam berapa ini.." batin elsa sambil berusaha bangun dan mengucek ucek matanya..
"lho... inii... bukankah jaket barra..." ucapnya lagi sambil memegang jaket barra,,
"barra jadi datang... kenapa gak bangunin... " ucapnya lagi lalu berjalan ke kamarnya meletakkan jaket barra dan pergi menuju dapur...
dia melihat washtafel yang berisi piring piring kotor dan meja makan yang telah bersih dari makanan yang ia masak semalam.. hatinya pun merasa senang...
"pasti ulah si bodel yang ngabisin.. ishh" batin elsa senyum senyum sambil mencuci peralatan makan yang kotor bekas makan barra semalam
Tak lama kemudian mbok sum dan pak bakrie keluar dari kamarnya dan menuju dapur..
"pagi mbokk... " sapa elsa ramah..
"lho nak elsa kok sudah beres beres dapurr... simbok saja baru bangun.. " kata mbok sum menghampiri elsa...
"he he he... iya mbok... " jawab elsa dengan senyuman...
merekapun memasak untuk sarapan.. setelah selesai memasak dan membantu membersihkan rumah ,, elsa mandi dan berganti pakaian...
lalu pergi ke kamar sagara untuk membersihkan kamar sagara.. kebetulan sagara sudah bangun dan berada didalam kamar mandinya...
Setelah selesai , dia keluar dari kamar sagara..
tak lama kemudian sagara juga keluar dari kamarnya...
"mbok.. " panggil sagara pada mbok sum ..
"iya den.. " jawab mbok sum menghampiri sagara..
"tadi malam barra pulang jam berapa mbok" tanya sagara sambil meminum air putih miliknya...
"simbok tidak tau den ... simbok sudah tidur duluan .. tapi kalau nak elsa mungkin tau, dia yang nunggu den barra semalam diruang tamu.. " jawab mbok sum..
"hmm... ya sudah.. di mana elsa mbok.. " tanyanya lagi...
"lagi mencuci baju den.. " jawab mbok sum
"oh ya sudah.. saga ke kamar barra dulu ya mbok... " kata sagara sambil berjalan menggunakan tongkatnya...
cklek..
"bar barra... bangun sudah siang... " panggil sang kakak membangunkan sang adek ..
"hoammm... apa sih kak.. barra masih ngantukk... " jawab barra sambil menutup kepalanya dengan bantal...
bugh bugh ... sagara memukul kaki barra dengan tongkat yang dia pegang...
"aw aw aw... kak saga ... iya iya barra bangun " gerutu barra sambil bangun dan membuka matanya...
"perasaan baru juga gue tidur, udah di suruh bangun sa.... " belum sempat barra menyelesaikan ucapannya... dia memelototkan matanya kaget karna melihat sagara berjalan tanpa kursi roda maupun tongkat...
"kak kak saga,, u u udah bisa jalan... " tanya barra terbata sambil turun dari ranjangnya dan berjalan ke arah kakaknya yang sedang berdiri di depan jendela...
"hmm.... " jawab sagara sambil menganggukkan kepalanya...
"sejak kapan... " tanya barra...
"tiga hari setelah elsa datang... " jawab sagara..
"j jadi selama ini kakak pura pura masih sakit dong" jawab barra penasaran..
"hmmm.... bisa jadi" jawab sagara...
"kenapa kak... " tanya barra kembali...
"supaya elsa tetap tinggal disini" jawab sagara sambil berjalan ke arah sofa dan duduk disana...
"m maksud kak saga apa" tanya barra yang mulai cemas..
"jujur saja barra.. kakak menaruh hati sama elsa sejak pertemuan pertama.. dia berbeda dari wanita wanita yang pernah kakak kenal... nanti kalau waktunya tepat.. kakak akan jujur sendiri tentang semuanya.. tapi tidak sekarang.."jawab sagara panjang lebar sambil menunduk...
dia mirip seseorang... lebih tepatnya.. cinta pertama kakak... batin sagara dalam hati..
barra pun mengepalkan tangannya.. merasa sesak di dada mendengar ungkapan sagara..
masa iya, dia dan sang kakak menyukai wanita yang sama... batin barra gelisah...
"ekhmm... kakak keluar dulu.. kakak tunggu di ruang makan ya.. ohh iya.. besuk kakak sudah mulai bekerja... " kata sagara sambil keluar dari kamar barra dan tak lupa menggunakan tongkatnya....
arghhhhh.......
sedangkan barra terduduk sambil mengacak ngacak rambutnya...
Lalu dia mandi dan menyusul kakaknya di ruang makan...
dia menoleh kesana kemari mencari sang anak bebek.. tetapi tidak menemukannya...
"ekhmm.. tumben sepi kak" tanya barra...
"iya.. mbok sum pergi kepasar.. sedangkan elsa tadi ijin mau menemui temannya... " jawab sagara...
lalu mereka sarapan bersama...