NovelToon NovelToon
Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wuna.Chanz

Jatuh cinta pada anak tiri seiring nya waktu karena istri selingkuh terus menerus?! padahal... Renzo Draja adalah pria mapan.. bagaimana konflik mereka dan cara Renzo Draja mengatasi nya?

Setelah bercerai dengan istri nya, entah bagaimana caranya Nias Wiliam yaitu mantan istri nya Renzo Draja mendapatkan uang, sedangkan Renzo Draja nyaris menguasai semua bisnis di kota.

Setelah bercerai, Renzo di perintahkan untuk kencan buta dengan para wanita pilihan Ayah Renzo Draja, yaitu Jhonson Draja.

Gaskeun mampir baca novel ku cuyy!

[Karya Official Wulan.Chanz]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wuna.Chanz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 Berbunga-bunga

Renzo menghela nafas.

"Gue bilang mungkin lagian.. gak deh kayak nya, cuman rasa sayang doang", Jawab Renzo dengan penuh kebingungan.

"Ooh mungkin ya? gue kira beneran, yakin lo sama perasaan lo?', Tanya Ayden memastikan ulang, Renzo tersenyum kecil.

"Iya, gue sayang dia kok", Jawab Renzo dengan lebih yakin, Ayden mengangguk.

* G-Gue gak tau juga sih, perasaan lo gimana Renzo? tapi dia kan anak lo Renzo, iya-iya gue tau dia anak gue *

Debat Renzo dalam hati.

...****************...

Tengah malam nya...

Seperti biasa, Zelia terbangun karena selalu bermimpi buruk setiap malam.

* Uuh.. mimpi itu lagi... *

Ucap Zelia dalam hati, merasakan takut dan rasa bersalah, bermimpi tentang Ayah nya.

* Tuan Renzo udah tidur belum ya? aku takut... *

Ucap Zelia dalam hati, tiba-tiba tangan merangkul tubuh nya Zelia membuat Zelia terkejut dan badan nya tersentak.

"Huh?!", Kejut Zelia, lalu menoleh ke arah belakang untuk melihat siapa yang memeluk nya dari belakang, ternyata Renzo.

"D-Daddy?", Bisik Zelia dengan kebingungan, Renzo membuka mata nya mendengar panggilan Zelia.

"Hmn? ya Baby?", Tanya Renzo dengan suara serak nya yang berat.

"Ngapain di kamar Baby?", Tanya Zelia dengan kebingungan.

"O-Oh ini, Ayden tidur di kamar Daddy, jadi Daddy pindah aja ke sini, Ayden tidur nya gak mau diem", Jawab Renzo.

"O-Oh..", Jawab Zelia dengan mengangguk kecil.

"Tapi masa kita berpelukan?", Tanya Zelia dengan malu-malu, Renzo menyadari kalau diri nya memeluk Zelia dengan erat, lalu segera melepas pelukan nya.

"Uh.. maaf Baby", Ucap Renzo dengan malu.

"Gak papa Daddy, kebetulan.. Baby abis mimpi buruk, lagi", Jawab Zelia, Renzo mengerutkan kening nya dengan khawatir.

"Mimpi apa Baby? kenapa setiap malam", Tanya Renzo, merangkul kembali Zelia, menarik nya ke dada nya.

"Mimpi Ayah Baby", Jawab nya, Renzo segera mengecup dahi Zelia dengan lembut.

"Gak papa Baby, Daddy di sini", Bisik Renzo, Zelia tersenyum, memeluk Renzo dengan erat.

"Daddy emang Ayah terbaik kedua Baby", Ucap Zelia.

* Ayah? Ayah terbaik? Zelia.. Sayang ku.. aku gak janji bakal jadi Ayah kamu terus *

Jawab Renzo, tetapi jawab melalui hati, Renzo memejamkan mata nya.

* Terutama, karena aku merasakan perasaan yang seharus nya jangan aku rasain Zelia *

Ujar Renzo dalam hati, perlahan-lahan, Zelia tertidur kembali, Renzo yang menyadari itu ikut tertidur juga.

...****************...

Matahari bangun dengan cahaya yang menerobos masuk ke jendela dan tirai jendela, Zelia sudah bangun lebih dulu di bandingkan Renzo.

"Daddy? bangun", Bisik Zelia dengan lembut, Ayden yang berdiri di samping Renzo tersenyum mengejek ke Zelia.

"Baby Zelia, cara kamu bangunin Renzo salah", Ucap Ayden dengan percaya diri, Zelia menoleh.

"Terus gimana dong Om? ajarin Zelia!", Ucap Zelia dengan semangat.

"Oke, perhatikan dan pelajari", Ucap Ayden dengan membanggakan diri nya sendiri, Zelia mengangguk, memerhatikan cara Ayden membangunkan Renzo, Ayden menatap ke Renzo lalu membungkuk.

"BANGUN!!!!", Teriak Ayden tepat di telinga nya Renzo membuat Renzo terkejut dengan langsung terduduk di atas ranjang.

"Sialan! Ayden!", Teriak Renzo dengan amarah, Ayden hanya tertawa.

"Hahaha!", Tawa Ayden, Zelia marah lalu menarik lengan Ayden dengan keras.

"Gak sopan!", Ucap Zelia dengan kesal, Ayden terkejut,

"Eh, ampun Baby Zelia", Ucap Ayden dengan agak takut, Renzo menghela nafas geram.

"Huh, pagi Baby", Sapa Renzo, memegangi telinga nya sendiri yang sakit, Zelia melepaskan Ayden lalu berjalan menghampiri Zelia.

"Daddy... Daddy gak papa?", Tanya Zelia dengan khawatir, Renzo hanya tersenyum, mengusap pipi Zelia dengan lembut.

"Daddy gak papa, gimana luka nya Baby? udah sembuh?", Tanya Renzo, menatap pipi Zelia yang sudah sembuh, menghela nafas lega, Zelia mendekatkan wajah nya ke pipi Renzo, membuat Renzo terdiam tegang, laku Zelia meniup pipi Renzo dengan lembut, Ayden terkejut melihat aksi nya.

* A-Apa apaan ini? perasaan itu... perasaan itu tumbuh.. jangan Renzo, jangan, Zelia mu cuman khawatir, kamu udah tau Zelia kan anggap kamu sebagai Ayah nya, gak lebih, kubur perasaan itu Renzo, sekarang! *

Ucap Renzo dengan kesal pada diri nya sendiri, memejamkan mata, merasakan hati nya lebih berbunga-bunga, laku Zelia menjauh, mengisap daun telinga Renzo dengan lembut.

"Baby boleh buat sarapan?", Tanya Zelia, Renzo membuka kembali mata nya, menoleh ke arah Zelia.

"Iya Baby, tapi... jangan pakai benda tajam, nanti kamu terluka lagi, kamu bisa minta tolong aja sama pelayan dapur buat bantu kamu yang bersangkutan sama benda tajam, paham Baby?", Tanya Renzo, Zelia mengangguk paham, lalu menjauh, menoleh ke Ayden, menepuk lengan nya dengan keras.

PLAKKK!!!

Suara pukulan bergema membuat Renzo terkejut.

"HRAGHKKK!!! BABY ZELIA!!!", Jerit Ayden dengan kesakitan, karena Zelia benar-benar memukul Ayden dengan sangat keras.

...-Bersambung-...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!