NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI: DIKIRA ISTRI BODOH, TERNYATA RATU BISNIS

TRANSMIGRASI: DIKIRA ISTRI BODOH, TERNYATA RATU BISNIS

Status: tamat
Genre:CEO / Fantasi Wanita / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

​Blurb:

​Dulu, Sora Araminta hanyalah "Istri Sampah" yang gila harta. Kini, tubuhnya diisi oleh Elena, konsultan bisnis legendaris yang lebih galak dari preman pasar.

​Saat sang suami, Kairo Diwantara, melempar cek dengan tatapan jijik agar Sora tutup mulut, dia pikir istrinya akan girang. Salah besar.

​Elena justru melempar balik surat cerai tepat ke wajah CEO sombong itu.

"Aku resign jadi istrimu. Simpan uangmu, kita bicara bisnis di pengadilan."

​Elena pikir Kairo akan senang bebas dari benalu. Namun, pria itu malah merobek surat cerainya dan menyudutkannya ke dinding dengan tatapan berbahaya.

​"Keluar dari kandangku? Jangan mimpi, Sora. Kamu masih milikku."

​Sial. Sejak kapan CEO dingin ini jadi seobsesif ini?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32: Kontrak Kosong & Aturan Main

​"Dia online?"

​"Online, Pak! Statusnya baru saja berubah hijau!"

​Kairo langsung menyambar tablet dari tangan Reza. Sejak sore, ia menunggu balasan dari EL layaknya remaja yang menunggu kabar dari gebetan. Pesan tawarannya—untuk membeli otak EL dengan harga berapa pun—masih terpampang jelas.

​Tiga titik bergerak di layar. EL mengetik.

​EL: Saya bukan barang dagangan yang bisa dibeli. Simpan uang Anda untuk amal.

​"Sombong sekali!" seru Reza. "Dia menolak tawaran kontrak kosong Diwantara Group?"

​Kairo justru tertawa kagum. "Dia bukan sombong, tapi jual mahal. Penolakan ini membuktikan dia punya prinsip."

​Sementara itu, di kamar sebelah yang hanya terpisah satu tembok, Elena berbaring santai dengan masker wajah. Laptop di pangkuannya menampilkan jendela chat yang sama.

​"Dasar buaya korporat. Dikasih hati minta jantung," gumam Elena. Ia harus membuat Kairo putus asa dulu—teknik negosiasi dasar.

​Kairo membalas, menyatakan ia mencari partner, bukan pegawai. Ia butuh otak sejahat strategi EL.

​Elena berpikir sejenak. Ia butuh dana operasional bersih yang tak terlacak untuk membangun bisnisnya sendiri. "Oke, Suamiku. Kalau kau memaksa ingin diperas, aku akan memerasmu sampai kering."

​EL: Saya hanya mau bekerja sebagai Konsultan Bayangan. Tidak ada tatap muka, telepon, atau video call. Tarif saya: 50 Juta Rupiah per jam. Bayar di muka per 10 jam.

​"Gila! Lima puluh juta per jam?!" teriak Reza. "Ini pemerasan!"

​Kairo terdiam sejenak, menghitung potensi biaya miliaran. Namun, teringat kerugian dua triliun yang dialami Gunawan, angka itu terasa kecil. "Murah," gumam Kairo. "Otaknya bernilai triliunan."

​Kairo menyetujui, namun dengan syarat tambahan: EL dilarang melayani kompetitor. Elena tersenyum lebar di balik maskernya. "Posesif sekali," komentarnya.

​EL: Sepakat. Kirimkan Retainer Fee untuk 20 jam pertama sekarang juga.

​"Satu miliar di muka," Reza menggeleng tak percaya. "Kalau dia kabur gimana?"

​"Dia tidak akan kabur," Kairo membuka aplikasi crypto banking. "Orang secerdas ini mau main panjang."

​Jantung Kairo berdegup kencang. Dengan EL di pihaknya, ia merasa tak terkalahkan. "Selamat bergabung, Hantu," bisiknya seraya menekan tombol kirim.

​Processing... SENT.

​Tepat satu detik setelah status terkirim...

​TING!

​Sebuah notifikasi nyaring terdengar dari balik tembok kamar Elena. Itu bukan bunyi biasa, melainkan suara custom denting koin emas—bunyi notifikasi aplikasi keuangan yang sama persis dengan milik Kairo.

​Kairo membeku. "Pak? Itu suara HP Ibu Sora?" tanya Reza kaget.

​Otak Kairo berputar cepat. Kenapa HP istrinya yang gaptek berbunyi tepat setelah ia mentransfer uang ke EL? Dan kenapa bunyinya spesifik aplikasi trading?

​"Kebetulan... mungkin notifikasi Shopee?" sanggah Kairo ragu.

​"Shopee bunyinya 'Shopee!', Pak. Bukan koin," koreksi Reza.

​Wajah Kairo kaku. Ia mengendap-endap menuju pintu kamar Elena dan menempelkan telinganya. Hening, lalu terdengar gumaman riang: "Asyik... masuk kandang..."

​Kecurigaan Kairo menyala. Ia mengetuk pintu. "Sora?"

​Terdengar suara grasak-grusuk panik. "Ya? Aku sudah tidur, Kairo. Jangan ganggu," sahut Elena dengan nada mengantuk yang dibuat-buat.

​"Buka pintunya. Tadi aku dengar notifikasi keras dari HP-mu. Pesan dari siapa?"

​"Itu... notifikasi game," jawab Elena. "Main Candy Crush. Dapat bonus koin."

​Alasan itu masuk akal, tapi insting Kairo berteriak ada yang salah. "Buka, atau aku ambil kunci cadangan."

​Pintu terbuka. Elena berdiri dengan wajah hijau bermasker, menyodorkan HP yang menampilkan Candy Crush. "Puas? Level 50. Baru dapat jackpot."

​"Udah sana. Nanti masker wajahku retak."

​Kairo menatap layar HP itu. Memang game. Tapi matanya yang jeli menangkap sesuatu di bilah notifikasi: ikon kunci gembok VPN, dan di sebelahnya, ikon kecil aplikasi chat terenkripsi—sama persis dengan yang ia pakai untuk menghubungi EL.

​Kairo menatap mata Elena tajam. "Sejak kapan kau pakai VPN dan aplikasi Signal untuk main Candy Crush, Sora?" tanyanya pelan, menusuk jantung kebohongan istrinya.

​Elena terdiam. Jantungnya berhenti sedetik. "Sial," batinnya. "Mata elang ini terlalu teliti."

1
Mei Saroha
selalu kagun dengan hasil riset kk othor ini 👍👏
ngga lebay, tapi pas.
Mei Saroha
sora bneran ngga muncul lagi kan Thor ?
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nyonya tan aik aik pik kah 🤣
Mei Saroha
ini baru aplikasi pelajaran ekonomi yg bnerrr
Mei Saroha
nunggu istrimu histeris trauma dulu Kai?
Mei Saroha
koq masih diladenin ya.. udh malem pulak
Mei Saroha
eyaaaa... ratu kalo sudah turun, pasti ada badai menghempas musuh nihhh
Mei Saroha
horeee... ego mulai terlindas...
Gintania nia
bagus
Anonymous
Duhh baru bab segini sdh sangat menarik😍👍aku sukaaa
Mei Saroha
ego tergores ya.. blom terbelah2 nihhh
Sunny Kwok
Luar biasa
Rut Lamrorejeki
𝐚𝐤𝐮 𝐬𝐮𝐤𝐚, 𝐚𝐤𝐮 𝐬𝐮𝐤𝐚😄😄
Mei Saroha
neng Elena ngga tau apa ada CCTV, atau sengaja ?
Mei Saroha
perang dunia ke -3 baru mulaiii... aseekkk
Mei Saroha
wedeww... terpesona atauuu... gengsinya kena
Mei Saroha
yasalaaamm... too pathetic Sora
Julia thaleb
Thor..
pinter banget lo
Julia thaleb
berasa LG nonton Thor..
Wisteria
emang dari dulu pencuri lebih pintar dari Polisi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!