NovelToon NovelToon
Hidden Baby In School

Hidden Baby In School

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Karena takut dikeluarkan dari sekolah dan dicabut beasiswanya, Dara terpaksa menyembunyikan kehamilan dan melahirkan bayinya di sekolah.

Dara tidak sendirian tapi dibantu oleh ayah sang bayi dan anggota geng motornya. Bisakah mereka menyembunyikan dan membesarkan bayi itu sampai mereka semua lulus sekolah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membagi Tugas

Adam menggelengkan kepalanya, dia tetap tidak bisa meluluhkan sifat keras hati adiknya itu. Jadi, lebih baik mengalah saja.

Lelaki itu memilih melihat Dara dan Bibu, keduanya tertidur dan Adam memperhatikan mereka.

Gadis desa dan bayi yang malang, rasanya Adam ingin menculik mereka dan membawanya ke luar negeri. Namun, hubungannya dengan Galang pasti akan semakin memburuk.

Adam hanya ingin mempunyai hubungan yang baik dengan Galang sebagai saudara.

"Jangan ganggu mereka dan pergilah dari sini!" usir Galang.

"Biarkan aku yang menguburnya, anakmu tetap bagian dari keluarga Bamantara jadi ari-arinya harus dikubur di kediaman keluarga kita," ucap Adam yang tidak mau pergi.

"Kau mau membuat Bibu ketahuan?" tolak Galang.

"Jadi namanya Bibu?" Adam terkekeh geli. "Dasar anak remaja!"

"Itu panggilan ketika masih dalam perut, sekarang aku masih memikirkan namanya," ucap Galang yang tidak mau ditertawakan.

"Pakai nama Axelle, artinya pembawa kedamaian," Adam memberi saran.

"Tidak mau, aku akan memanggilnya Gema," balas Galang menolak.

"Kalau begitu, namanya Gema Axelle Bamantara," ucap Adam yang menggabungkan nama untuk keponakannya.

Pada saat itu, Bibu menguap seperti setuju dengan nama yang disematkan untuknya.

"Anakmu butuh imunisasi, butuh akta lahir dan masih banyak lagi, apa kau memikirkan sejauh itu?" tanya Adam.

"Aku sudah memikirkan semuanya jadi jangan ikut campur," balas Galang.

"Tapi, aku tetap ingin ikut campur. Aku melakukannya demi keponakanku," Adam jadi ikut-ikut keras kepala.

Sepertinya dia harus mengikuti tingkah remaja itu supaya bisa masuk ke dalam pikiran Galang.

"Temani Dara dan Gema, aku akan mengubur ari-arinya setelah itu kembali membawa keperluan yang kalian butuhkan," ucap Adam seraya mengambil ari-ari bayi yang dimasukkan ke dalam plastik.

Adam tidak mengerti bagaimana tapi menurut yang dia baca ari-ari itu harus dibersihkan dulu.

Maka dari itu, Adam harus melakukannya sekarang karena di rumah keluarganya pasti orang tuanya belum pulang.

...***...

Dara bangun dari tidurnya dan langsung terkejut karena tidak mendapati bayinya.

"Bibu..." panggil Dara.

Gadis itu berusaha mendudukkan diri dan berjalan perlahan untuk mencari Galang.

"Gal," panggilnya lagi.

Ternyata bayinya tengah menjadi rebutan Fiona dan teman-teman Galang di basecamp. Mereka berebut untuk menggendong bayi, mereka seperti mendapat mainan baru.

"Apa yang kalian lakukan?" tanya Dara ketika melihat bayinya dioper ke sana kemari.

"Aku tidak mau ada asap rokok di sini!"

Fiona mengambil Gema lalu mendekatkan bayi itu pada Dara. "Mereka tidak akan berani merokok!"

"Bibu sekarang namanya Gema," lanjutnya.

"Gema?" gumam Dara. Dia duduk lalu menggendong bayinya. "Di mana Galang?"

"Galang sedang mencari makan, kita akan syukuran kecil-kecilan," jelas Fiona.

Benar saja Galang kembali dengan membawa banyak makanan, mereka mengadakan syukuran atas kelahiran bayi Galang dan Dara.

"Kau harus mengembalikan tenagamu, kalau tidak mau menyusui Gema, kita bisa memakai susu formula," ucap Galang memberikan makanan berprotein tinggi untuk Dara. Perhatian pemuda itu jadi bertambah kali lipat.

"Aku ingin memberi Gema asi ekslusif," balas Dara.

"Itu tidak akan mudah," Galang memberi peringatan dari awal.

"Kalau susu formula justru tidak baik untuk jangka panjang," ucap Dara.

Galang menghela nafasnya kasar, dia memandangi teman-temannya di sana. "Aku tahu kalau sudah berbuat kesalahan dan mengakibatkan bayi tak berdosa hadir jadi aku minta kalian jangan sampai mengikuti jejak kami!"

"Ini sangat tidak benar dan aku sungguh menyesal tapi bukankah aku tetap harus bertanggung jawab?"

"Kau pikir kami akan membiarkan kalian bertanggung jawab sendirian?" tanggap Satria.

"Kita harus membagi tugas mulai sekarang!" timpal Morgan.

1
Novi Yantisuherman
keren ceritanya ♥️♥️😅😂
Novi Yantisuherman
alurnya sulit di tebak,lapi ada kocak nya juga bagian akhir 😁🤣
Novi Yantisuherman
sumpah gw bacanya Dek-dekkan🤣🤣,tapi ada kocaknya juga
gyu_rin
tolong jan terlalu aneh2 ya lang kasian debay 😭
gyu_rin
bener bang sikat aja itu inge dan antek2 kampungan nya biar mamposs
esteh_panas_idn
ada yg kurang, atuk
esteh_panas_idn
semudah itukah?
jhiee
masku kurang ajar tapi aku terharu dengan sifat galang dan tanggung jawab nya
jhiee
di SMA ku banyak yang hamil luar nikah, ya rata rata perut mereka gak keliatan semua, entah gimana cara mereka menutupi nya
tau tau nya nikah seminggu baby nya lounching 😂
Kustri
apa ortu dara gk nyuruh pulang, kan lg liburan sekolah
esteh_panas_idn: kan orangtua nya ga ada ponsel
total 1 replies
Dian Soedarminto
tangisan bahagia🥰
Dian Soedarminto
🤣🤣🤣
Dian Soedarminto
anak cerdas🤣🤣🤣
Dian Soedarminto
Luar biasa
Boru Girsang
kenapa gak menikah aja
Fadilla Sarista
/Silent/
gyu_rin
sksd aja sm adam dar siapa tau di dukung buat dpt restu kan
gyu_rin
om 😭 itu calon kakak ipar mu daraaa semoga orang nya gk kesinggung yah
Nur Aqilah
Luar biasa
Nuryanti Yanti
dara daraaa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!