Dee menjadi ibu pengganti untuk seorang konglomerat tampan bernama Kane yang memiliki penyakit mysophobia. Berbagai masalah timbul yang mengharuskan Dee dengan berat hati harus menyerahkan anaknya pada pria kaya itu.
Hingga pada akhirnya Dee bertemu kembali dengan Kane di saat dia sudah menentukan pilihan hatinya, Rizky. Kekasih hatinya
Haruskah Dee kembali menuai luka dengan tetap kembali bersama Kane atau merajut pernikahan yang indah bersama Rizky?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Hutabarat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 32 Masa lalu Kane
Dee sebenarnya benci pada Kane hanya saja setelah bertemu keluarga Kane, ada rasa kasihan yang tiba-tiba muncul dalam hati Dee.
Mungkin sejatinya Kane seperti dirinya yang rindu akan cinta dan kasih sayang orang lain. Dia menyembunyikan luka itu dalam sikapnya yang dingin dan arrogant.
Dia melirik Kane yang sedang menatap kosong keluar jendela, raganya bersama dengan dia tapi pikirannya melayang entah kemana.
Pria itu menghela nafas lantas berbalik ke tempat tidur dan berbaring membelakangi Dee.
"Apa kau tahu rasanya sendiri?" tanya Kane.
"Tidak tahu karena selama ini aku hidup bersama dengan ibu dan keluarga besar panti."
Kane menghela nafas berat lagi.
"Berarti kau tahu rasanya tidak diharapkan," kata Kane membalikkan tubuh menatap ke arah Dee.
Dee balik melihatnya. Tiba-tiba tubuh Kane melengkung memeluk pinggang Dee dan mencium perutnya.
"Tapi kini aku tidak sendiri karena akan ada dua jagoan yang menemaniku dan aku pun tidak akan membuat mereka merasa tidak diharapkan."
Dee ragu untuk menyentuh rambut Kane. Menutup mata sejenak. Hatinya trenyuh menyaksikan semua ini.
Mungkin Kane bukan pria seburuk yang dia pikirkan. Dia hanya butuh teman untuk berbagi. Namun, sayangnya bukan dia karena dia tidak mencintainya.
"Aku lahir dari sebuah keegoisan," ucap Kane tiba-tiba.
Dee mendengarkan dengan seksama.
"Ayahku dan Tante Cindy adalah sepasang suami istri yang mempunyai segalanya, tapi tidak punya anak. Mereka didesak untuk mendapatkan hanya karena keluarga Yang butuh pewaris. Mereka lalu membayar salah seorang pelayan miskin untuk hamil anak Ayahku.
Pelayan itu menerimanya karena dia butuh uang. Lama kelamaan pelayan itu jatuh cinta pada Ayahku dan ayahku pun menyukainya. Ayahku memberikan semua barang berharga untuk pelayan itu. Namun, itu tidak berlangsung lama. Anak itu akhirnya diakui sebagai anak Tante Cindy dan ayahku.
Setelah anak itu lahir, pelayan itu kembali menjadi pelayan. Dia menagih janji pada ayahku untuk menjadikannya istri kedua. Ayahku tidak bingung. Tante Cindy yang tidak suka lantas menawari pelayan itu sejumlah uang untuk pergi. Pelayan itu menerimanya. dia lantas pergi.
Sedangkan aku dirawat oleh Tante Cindy dan Ayahku dengan baik pada awalnya. Hingga ketika aku berumur lima tahun, Tante Cindy tahu bahwa dia hamil David. Setelah itu dia merasa tidak membutuhkan aku lagi. Dia mengabaikan aku, bahkan membuang ku. Mengatakan pada semua orang jika aku tenggelam dan hilang di danau padahal aku dipenjara di ruang bawah tanah dengan semua keterbatasan yang ada.
Aku tidak boleh keluar ruangan itu hingga aku berumur delapan tahun. Jika aku memberontak maka aku akan disiksa oleh Tante Cindy atau Ayah. Dipukul, tidak diberi makan hingga berhari-hari, atau pun disiram air dingin di musim salju. Mereka seperti ingin aku mati sayangnya aku masih saja hidup hingga kini.
Setelah aku keluar dari penjara itu, aku bertemu dengan Pak Jhon. Dia tahunya jika aku adalah anak pelayan yang menyedihkan.
Aku kecil hanya bisa melihat bagaimana orang tuaku memanjakan David. Tidak bisa berbuat banyak karena jika aku mengatakan sebenarnya pada semua orang jika aku adalah Kane yang mereka kita telah tenggelam maka aku akan dibunuh mereka.
Hingga suatu hari Pak Jhon mendengar Ayah memarahiku dan mengatakan jika aku adalah anak tidak berguna.
Pak Jhon yang waktu itu baru kehilangan istri dan anak tidak tega melihatku diperlakukan seperti itu. Dia membawaku pergi ke negeri ini. Negeri kelahirannya.
Ayah marah dan mencari Pak Jhon hingga kemari. Pak Jhon meminta maaf. Tapi dia yang sudah mendengar ceritaku lalu membuat kesepakatan dengan ayahku. Dia akan merawatku dengan baik di sini. Jika suatu hari aku bisa menjadi orang besar, ayahku bisa mengakuiku sebagai anaknya jika tidak maka jangan ingat jika aku masih hidup."
"Lalu kau bangkit dan buktikan bahwa kau bisa melakukannya. Kau bisa menjadi orang yang membanggakan?"
"Ya, awalnya Pak Jhon menjadi petani kebun sawit dengan tanah yang diberikan ayahku seluas satu hektar. Aku membantu mengolahnya hingga bisa berkembang dan bisa membuat produksi kecil-kecilan sendiri. Setelah itu semua berubah, usaha kami pelan-pelan maju begitu pesat. Hingga akhirnya jadilah aku seperti ini."
"Hal yang paling menyakitiku adalah ketika Tante Cindy mengatakan bahwa aku bukan anaknya dengan penuh kebencian. Orang yang kau kira ibumu dan mencintaimu berubah menjadi musuhmu dalam sekejap mata. Bahkan kau yang masih kecil dipaksa untuk mengerti dengan keadaan itu. Apa kau tahu rasanya? Sakit."
Tubuh Kane bergetar. Pria yang selama ini memperlihatkan kekuatan dan keangkuhannya ternyata tidak lebih dari pria kesepian yang butuh perhatian.
Dee mulai mengusap rambut Kane dengan lembut.
klw perlu kmu kbur sja dari rmh neraka itu....