Jodoh dadakan .....
Andira harus menerima jodoh yang diberikan oleh kedua orang tua angkat nya dengan terpaksa karena alasan kedua orang tua nya yang meminta balasan untuk kehidupan yang baik yang selama ini diberikan oleh kedua orang tua angkat nya, sehingga dengan terpaksa andira menerima nya.
Mereka menjalani pernikahan dengan status saja tanpa ada cinta karena si pria juga menikahi andira dengan terpaksa ,sampai suatu hari pria yang merupakan cinta pertama andira datang . Begitu juga dengan pria itu, kekasih nya yang lama pergi kembali lagi .
Akan kah pernikahan mereka berjalan dengan lancar atau berakhir dengan perceraian? yuk disimak .....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kemungkinan
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Hadinata yang baru menyelesaikan pekerjaan nya ,memilih untuk pergi ke kota dimana sarah dan Andira berada . Dia tak perduli jarak diantara mereka yang mengharuskan nya menggunakan pesawat, apalagi dia memiliki pesawat pribadi yang bisa dia gunakan setiap saat .
Kini hadinata berada di fakultas terkenal di kota itu, dia sengaja datang untuk melihat sarah walaupun dari jauh . Tapi ternyata sarah sama sekali tak terlihat, sehingga dia memilih mengunjungi ruangan dosen .
Baru saja hadinata melangkahkan kaki nya di koridor kampus itu, para dosen sudah menyambut kedatangan nya. Dia pun mau tak mau ke ruangan dosen dengan langkah yang cukup berat ,karena sepanjang perjalanan semua mata terarah pada nya .
Mungkin dulu hal ini merupakan hal biasa dan hadinata tak pernah perduli sama sekali, tapi saat ini dia tau kalau semua mata tertuju pada nya dan pasti nya sarah juga berada di antara mereka . Dia tak ingin nanti nya Sarah salah paham ,tapi dia pun tak bisa melakukan hal apa pun saat ini dan memilih untuk berpura pura tidak tau
Setelah berbincang beberapa saat di ruangan dosen ,hadinata memilih untuk pergi dari sana . Dia sempat memperhatikan sekeliling nya dan melihat sarah yang berjalan menuju kelas nya tanpa perduli dengan nya ,wanita yang berbeda menurut nya karena kini semua wanita tersenyum dan memandang nya dengan tatapan menggoda .
"Kita pulang pak ?" tanya asisten hadinata, dia sudah tau kalau ternyata hadinata menyukai sarah dan dirinyalah yang mengantarkan hadinata setiap malam nya ke apartemen untuk menemui sarah walaupun dia tak tau apa yang terjadi didalam sana .
"Kita keluar dari sini dulu ,suruh orang bawakan mobil lain yang tidak begitu mencolok . Kita tunggu nyonya di depan kampus saja " perintah hadinata dan asisten nya pun menjalankan apa yang di katakan oleh hadinata, dia menyuruh seseorang untuk mengantarkan mobil dan bertukar di jalanan yang sepi
Kini hadinata menunggu sarah didalam mobil ,bahkan hadinata mengganti pakaian nya dengan jaket hoodie biasa agar tidak begitu di kenali oleh orang lain. Hadinata juga memakai masker di wajah nya ,dia ngak ingin membuat keributan disana hingga dia melihat sarah keluar dan berjalan menuju gedung apartemen yang tak jauh dari sana .
"Itu nyonya pak ,sebaiknya saya panggil saja nyonya dan membawa nya kesini " ucap asisten nya hadinata dan hadinata pun menahan nya
"Biar aku yang kesana ,kalian tunggu disini " ucap hadinata dan semua nya hanya bisa diam
Hadinata berjalan mendekati sarah ,dia membuka masker di wajah nya tapi memakai topi jaket nya sehingga bisa menutupi wajah nya jika dilihat dari jauh. Sarah yang disamping nya tidak curiga sama sekali, dia juga tidak perduli dengan pria disamping nya dan langsung masuk ke dalam supermarket karena ingin membeli obat mual.
Seminggu ini perut nya terasa sakit, mual dan sering pusing . Sarah yakin kalau dia hanya masuk angin saja ,mengingat dirinya tak pernah melakukan hal yang tidak tidak. Dia tak ingin mengambil pusing akan kondisi tubuh nya, kini dia masuk kedalam apotik yang ada di dalam supermarket .
"Cari apa mbak ?" tanya seorang apoteker yang berjaga disana
"Saya ingin membeli obat pusing dan mual " jawab sarah membuat tubuh hadinata menegang ,dia tak percaya dengan pendengaran nya
"Pusing karena apa ? Mual ? apa sering muntah ?" tanya apoteker itu sambil menatap wajah sarah
"Kalau pagi sering muntah, lemes juga mbak . Malahan makan juga ngak mau ,kayak nya masuk angin " jelas sarah dan wanita itu malah tersenyum dan memberikan tespek pada sarah membuat sarah melotot.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘
Kalau ngak ada cerita ninaninu nya ,aku update nya siang ya . Semoga masih suka sama cerita aku ,sehat sehat kita dalam menjalankan ibadah puasa ya say....makasih🙏
seakan pembaca salah cerita sinopsis awal