NovelToon NovelToon
Karena Sistem Ke Hidupanku Berubah

Karena Sistem Ke Hidupanku Berubah

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aprilia

Radit, seorang pemuda yang dikhianati dan dipandang rendah, mendadak mendapatkan sistem misterius yang mengubah nasibnya. Dari mahasiswa biasa, kini bangkit menjadi sosok bertopeng putih yang bengis. Seluruh kekuatan, duniah bawah, dan kejayaan diraihnya.
Di tengah puncak, ia kembali menemukan arti hidup melalui cintanya pada Rania. Namun, tragedi kampus merenggut segalanya. Amarah dan dendam bangkit kembali menghancurkan dunia.
Setelahnya pembalasan tersebut, Radit memulai hidup baru dan meninggalkan segalanya hanya demi satu hal. Dirinya yang kuat dan menemukan kembali cintanya yang hilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aprilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Di kejauhan , Radit melangkah semakin jauh, wajah nya tenang.

      Malam turun perlahan di kediaman utama keluarga Candra. Lampu lentera giok menyala lembut, memantul kan bayangan lembut di dinding aula para tetua kembali berkumpul bukan karena ancaman langsung, Melain kan karena sebuah nama.

      Indra berdiri di tengah aula. Wajah nya serius , sikap nya tegap, tak ada lagi ketakutan seperti sebelum nya.

   " Ayah.". Ucap nya tenang. " Aku bertemu kembali dengan orang yang menolong ku."

     Aula seketika sunyi tetua Agung membuka mata. "Dimana ?"

    " Di jalan dekat kampus ." Jawab Indra. " Tanpa penjaga tanpa pengawal.

    Beberapa tetua saling pandang.

" Dan?". Tanya tetua kedua.

  Indra menarik napas. " Aku menanyakan nama nya."

Satu tarikan napas terdengar dari sudut aula.

    " Dia tidak ingin di sebut .". Lanjut Indra. " Namun sebelum pergi... Dia mengatakan satu hal."

     Indra menatap semua yang hadir.

" Nama nya Radit."

         Nama itu melayang di udara ringan, namun aneh terasa berat.

   " Radit ??" Ulang tetua ke tiga . " Bukan nama dari keluarga besar mana pun."

     " Itu yang membuat nya berbahaya.". Ujar tetua wanita pelan. "Atau.... Luar biasa."

   Tetua Agung mengetuk tongkat nya satu kali.

" Apakah dia mengaku sebagai bagian dari topeng putih ?"

    " Tidak." Jawab Indra jujur.

   " Dia hanya mengatakan satu hal lagi, bahwa kami semua tidak seharus nya mencari nya."

    Keheningan semakin dalam.

" Namun.". Lanjut Indra . " Aku yakin.... Radit dan topeng putih adalah dua dunia yang bersinggungan. Aku tidak tahu bagai mana."

    Tetua ke dua menghela napas. " Orang yang mampu membuat Falcon lumpuh, lalu hidup sebagai mahasiswa biasa ."

     Tetua ke tiga menyipit kan mata. " Jika benar demi kian maka ini bukan kebetulan."

      Tetua ke tiga berdiri. " Keluarga Candra tidak akan menyelidiki Radit.". Kata nya tegas. "Tidak akan menganggu nya, tidak akan menyeret nya ke urusan keluarga."

     Ia menoleh pada Indra. " Namun kita akan mengingat nama itu ."

    Ia mengangkat tongkat nya sedikit.

     " Mulai hari ini, jika suatu hari ada konflik yang melibat kan seorang bernama Radit."

   " Keluarga Candra wajib memilih jalan damai."

    Para tetua terkejut.

       " Bahkan jika itu merugikan kita?". Tanya seseorang.

    Tetua Agung mengangguk pelan. " Utang nyawa tidak bisa di bayar dengan kekayaan."

     Indra menunduk hormat. Di luar aula, angin malam berhembus pelan membawa aroma kayu Cendana . Aula pelelangan langit hitam berdiri di jantung wilayah netral.

       Bangunan itu tidak tercatat di peta resmi mana pun, namun semua keluarga besar tahu jika sebuah harta mampu mengguncang keseimbangan wilayah, maka ia akan muncul di sini.

     Malam ini aula di penuhi dengan aura berat. Para tetua duduk terpisah menurut wilayah, masing masing membawa penjaga dan penawar rahasia . Tirai hitam bergelombang di langit-langit , sementara formasi perendam aura aktif penuh.

    Lalu.... Sebuah sosok melangkah masuk. Jubah putih, topeng putih polos tanpa ekspresi. Tak ada aura, tak ada identitas, namun seketika bisik - bisik merambat di aula.

     " Topeng putih..."

      " Dia benar-benar datang."

      " Yang dari Barat."

    Di balkon utama perwakilan keluarga kelas satu sudah hadir. Wilayah Barat keluarga Candra.

      Sikap tenang, tatapan waspada . Mereka tidak menunjuk kan reaksi apa pun saat topeng putih masuk, seolah sudah sepakat untuk tidak mengenal nya.

      Wilayah timur - Keluarga Megantara.

Aura dingin dan Ter tutup. Beberapa pasang mata mereka menyipit , namun tak satu pun berani memindai terlalu jauh.

          Wilayah Selatan - Keluarga Adiwijaya .

Keras dan agresif. Senyum mereka tajam, seperti pedang yang belum di cabut.

       Wilayah Utara - keluarga Surya Kencana.

Anggun dan misterius. Perhiasan giok berkilau lembut , menyembunyikan niat di balik keindahan.

    Topeng putih duduk di kursi tengah - wilayah abu - abu. Tidak bersekutu, tidak bermusuhan.

    Pelelang naik ke atas panggung.

" Para tamu terhormat.". Suara nya menggema. " Malam ini seperti biasa kita akan memulai dengan hidangan pembuka."

       Tirai pertama terbuka. Lukisan kuno, kalung berlian berinti energi, batu roh langka, artefak pelindung kelas tinggi . Harga melonjak cepat... Fantastis bagi dunia luar, namun hanya pemanasan bagi yang hadir .

     Topeng putih tidak mengangkat papan tawaran satu kali pun . Ia menunggu... Akhir nya. Lampu aula redup.

     " Sekarang." Ujar pelelang dengan nada berubah. "Barang utama."

     Satu peti hitam di buka.

       1. Pedang kuno

Bilah nya kusam, namun aura sejarah nya berat. Konkn pernah meminum darah Grandmaster.

     Harga awal : membuat beberapa keluarga kelas dua mundur seketika.

   Peti ke dua.

         2. Jurus seni Bela Diri.

Gulungan tulang giok. Satu jurus puncak yang mampu mematahkan bottleneck ranah.

    Beberapa napas tertahan. Megantara menggeser posisi duduk.

     Peti ke tiga.

         3. Sepasang Pedang Kembar.

Satu yin., satu yang jika dipisah kan biasa, jika di gabung memicu resonansi mematikan.

    Keluarga Adiwijaya tersenyum lebar.

   Peti ke empat.

        4. Dagger ( Belati).

Kecil sederhana, namun saat penutup nya di buka, formasi aula bergetar.

     " Belati pembunuh jiwa.,"

Ucap pelelang perlahan.

    " Sekali tusuk, Ranah sudah tidak berarti."

   Udara menjadi dingin.

 Peti terakhir.

      5. Tombak.

Panjang, hitam legam, ujung nya berkilau samar satu langkah ke depan, tekanan tak kasat mata menghantam aula.

" Senjata medan perang. " kata pelelang. " di buat untuk menantang langit.

Keheningan total.

Baru lah saat itu. .. Topeng putih mengangkat papan tawaran. Satu gerakan kecil, namun cukup membuat empat keluarga kelas satu menoleh bersamaan.

Malam pelelangan belum mencapai puncak nya. Namun semua yang hadir mengerti satu hal, ketika topeng putih mulai menawar , ini bukan lagi soal harta.

Aula pelelangan, langit hitam sunyi mencekam. Harga awal lima barang utama di pasang seragam ... 100 miliar ( seratus miliar) , angka yang cukup untuk mengguncang satu kota, namun bagi keluarga kelas satu. .. Hanya lah batu loncatan.

" Barang utama pertama. " suara pelelangan menggema.

" Pedang kuno. "

Tawaran naik cepat. Tidak liar namun mantap.

" 600 miliar ( enam ratus miliar). "

" 800 miliar ( delapan ratus miliar). "

" 1 triliun ( satu triliun). "

Perwakilan keluarga Candra ( Barat) mengangkat papan dengan tenang.

" 1.2 triliun ( satu koma dua triliun).

Tak ada lanjutan, palu jatuh !

" Pedang kuno.... Jatuh ke keluarga Candra. "

Sorot mata para tetua tidak berubah. Seolah barang itu memang di takdir kan kembali ke Barat.

"

" Barang ke dua.... Jurus Seni Bela Diri. "

Aura aula menghangat. Gulungan giok tulang berkilau.

" 1 triliun ( satu triliun). "

" 1.5 triliun ( satu koma lima triliun ) "

Perwakilan keluarga Megantara ( Timur ) menaikan tanpa ragu.

" 2.3 triliun ( dua koma tiga triliun ). "

senyap.

" jatuh kepada keluarga Megantara. "

Beberapa napas tertahan... Jurus pematah bottleneck bukan lah barang biasa.

" Barang ke tiga - Dagger pembunuh jiwa. "

Udara mendadak dingin.

Keluarga Adiwijaya ( Selatan ) bergerak cepat, agresif.

" 1.8 triliun ( satu koma delapan triliun ). "

" 2,4 triliun( dua koma empat triliun.) "

Tak ada yang berani mengejar.

" Dagger jatuh kepada keluarga Adiwijaya. "

Beberapa pandangan menghindar. Belati itu terlalu berbahaya untuk di perebut kan.

Bersambung......

1
Irfan Maulana
ayoo Radit semangat💪
Cantika Melani
komen pertama dapat apa nih kak whehehe🤭
Aprilia Agista07: dapet sesuatu hehe🙏😇
total 1 replies
Cantika Melani
enak ya jadi Radit bisa kaya mendadak:((
Aprilia Agista07: hehe iya kak... 😇
total 1 replies
Bamilayang Lahei
bagus gas
Aprilia Agista07: trimaksih sudah mampir kak🙏😇
total 1 replies
only siskaa
cmngtt KK jgn lupa mampir di karya aku jg ya
Aprilia Agista07: siap kakak , trimakasih sudah mampir ya🙏😇
total 1 replies
Irfan Maulana
Seru Thor cerita nya🔥
Cantika Melani
Cerita nya bagus kak ...
Cantika Melani: kalo boleh saran kak. Radit harus segera membuka topeng nya agar orang yang merendah kan Radit waktu dulu kena mental ehhee, semngat thor💪
total 1 replies
SE_PATU
setiap kenaikan level, memiliki tantangan yang seru. lanjut Thor. 💪 semoga suatu saat Agus tak akan menjadi penghalang yang tak berguna. 💪💪 vote+ mawar mendarat, biar author makin semangat. 🤗
Aprilia Agista07: makasih banyak ya kak🙏 untuk kakak nya semoga sehat selalu dan di mudahkan rezeki nya amin🙏🥰
total 1 replies
SE_PATU
siapa kira-kira.
lanjut kk, tetap semangat ya. saran aja sih, kalau ada waktu, sebelum lempar up, sebaiknya swasunting dulu, biar nggak terlalu banyak typo. 😊🙏🙏
Aprilia Agista07: hehehe iya kak maaf ya kal🥺🙏
total 1 replies
Aprilia Agista07
maaf tmen temen aku belum bisa updet skrng dikrenakan suami ku sedang sakit😭🙏mohon doa nya ya ke temen temen semua agar suamiku cepet sembuh amin💪🥺🙏
SE_PATU
jadi penasaran, apa yang akan dilakukan Radit pertama kali dengan sistem itu? merubah penampilan biar Silvia menyesal? atau....
ada beberapa typo ya thor, kalau sempet, ayo kita revisi. 💪
Aprilia Agista07: Hehe iya bener kak😇
total 3 replies
SE_PATU
Semangat Radit💪.

ceritanya bagus Thor, langsung subscribe, satu vote, dan dua iklan, untukmu. 😊.
ayo kita saling mendukung ya😊
Aprilia Agista07: wahh masyaallah trimaksih kak slalu mampir🙏😇
total 1 replies
SE_PATU
yang dipikirkan Radit, 😥
Aprilia Agista07: semngat untuk Radit💪😇
total 1 replies
Aprilia Agista07
bantu ramaikan teman teman🙏
Cantika Melani: Semangat Radit💪
total 1 replies
Aprilia Agista07
seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!