NovelToon NovelToon
My Ekstrovert Wife

My Ekstrovert Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Balas Dendam
Popularitas:48.5k
Nilai: 5
Nama Author: tari channel

Memiliki kepribadian yang susah untuk bergaul atau sering disebut introvert membuat Jasson lelaki tampan yang berprofesi sebagai dokter ini tidak memiliki wanita disisinya. Dikenal sebagai lelaki dingin dan acuh terhadap seluruh wanita yang mencoba mendekatinya, Entah itu memang karna tidak pernah mendekati wanita atau memang dia yang tidak tertarik kepada wanita tersebut, Hingga ada akhirnya dia datang mengunjungi pasien akibat pasien tidak mau kerumah sakit jadi terpaksa dia yang turun tangan mendatangi rumah pasien tersebut.

"Menjadi suamiku saja bagaimana?" Tiyara Watsons.

"Hah?" Jasson Drean

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tari channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa namanya?

"Tidak, Hanya bertanya saja" jawab Tiyara dengan senyumnya.

"Ah baiklah, Kau kenapa membeli dua sepeda sekaligus?" tanya Jasson dengan wajah bingungnya tanpa ingat akan salah satu sepeda tadi adalah desainnya sendiri.

"Satu untukmu satu untukku makanya aku membelinya dua" jawab Tiyara dengan senyum yang mengembang.

"Untuk apa kau membelikan sepeda untukku? Lebih baik kau membeli hal lain" ucap Jasson dengan wajah datarnya.

"Kau tidak ingat sepeda itu mirip dengan apa?" tanya Tiyara dengan dahi yang mengerut akan Jasson yang sedari tadi berbicara.

"Tidak" jawabnya langsung dengan wajah datarnya.

"Kau sendiri yang menggambarnya waktu itu, Mustahil kau lupa" teriak Tiyara.

"Hem? Kapan?" tanya Jasson.

"Waktu aku memintamu menggambar gambar sepeda, Aku menyuruhmu menggambarnya untuk membuatnya dengan sesuai keinginanmu" jawab Tiyara dengan wajah sedikit kesal.

"Sudahlah sudah larut, Aku kembali keatas untuk istirahat" ucap Tiyara dan berdiri dari duduknya. Tiyara langsung melangkahkan kakinya menaiki anak tangga dan masuk kedalam kamarnya sedangkan Jasson memperhatikan langkah wanita itu.

"Tuan jika ingin menyusul pergilah" bisik pelayan saat melihat Jasson yang nampak tidak rela akan kepergian Tiyara.

"Diam" tegas Jasson dan berdiri dari duduknya dan masuk juga kedalam kamarnya.

"Astaga tuan tuan, Sudah satu bulan perubahan semakin nampak pada anda, Anda sudah menyukai nona bukan?" tanya pelayan dengan sedikit tawanya saat Jasson yang masih jual mahal.

"Maafkan aku, Sedikit terpaksa untuk memutuskan percakapan denganmu karna aku memiliki urusan setelah kau istirahat" ucap Tiyara dan masuk kedalam ruang ganti untuk bersiap.

"Bagaimana caranya aku kabur?" guman Tiyara dan menatap keluar jendela kamarnya tersebut.

"Jikapun ingin meloncat kebawah nanti akan memerlukan waktu pula untuk naik tembok setinggi ini" ucap Tiyara saat melihat tembok yang kemungkinan susah untuknya manjat nanti.

"Jika ingin lewat didepan tunggu semuanya tidur baru bisa itupun tidak terlalu memungkinkan lolos betul, Jasson tidak boleh mengetahui tentang ini dahulu takutnya nanti jika semua ini tidak benar dia akan kecewa" ucap Tiyara dengan berjalan kesana kemari memikirkan bagaimana cara untuk kabur dari rumah.

"Jika meminta izin nanti dia pasti menawarkan diri untuk mengantarkan ku dan tidak mungkin aku menolak, Sama seperti sebelumnya" ucapnya kembali yang masih berpikir cara melarikan diri.

"Satu bulan saat aku sudah menikah dengan Tiyara sangat jarang pergi untuk mencari anak paman" ucap Jasson dan mendudukkan tubuhnya dikursi dihadapan jendela.

"Namun jika aku menemukannya apakah aku benar benar akan membalaskan dendam papa dengan nyawa anaknya itu?" tanya Jasson dengan dahi yang mengerut dan menatap salju yang perlahan turun diluar kamarnya.

"Nama Tiyara ujungnya Watsons tidak mungkin bukan jika dia adalah anak paman Watsons? Tiyara orangnya pecicilan, Suka berbicara dan setidaknya dia tidak pendiam sangat berbanding terbalik dengan anak paman Watsons, Melihatku saja dahulu dia ketakutan dan langsung pergi" ucap Jasson dengan membandingkan kedua wanita yang ia temui waktu kecil dan saat ini bersama dengannya.

"Namun apa tujuan paman membunuh papa? Bukankah mereka berdua berteman dekat? Apa karna urusan bisnis hingga berbuat seperti ini?" guman Jasson yang nampak kebingungan.

"Jika tentang urusan bisnis sudah pasti perusahaan diatas namakan nama anak paman Watsons namun perusahaan papa pun tidak nampak dan tidak terdengar, Sudah bertahun tahun aku mencarinya namun masih saja tidak ketemu" ucap Jasson kembali.

"Jika aku kembali ke kediaman lama apakah anak paman Watsons akan kesana juga? Tapi bagaimana mungkin dia kesana? Apa tujuannya kesana?" tanya Jasson dan berdiri dari duduknya.

"Sedikit ada yang menjanggal, Jika paman yang membunuh papa setidaknya paman masih hidup hingga saat ini namun dia juga ikut terbunuh pada saat ini" ucap Jasson.

"Ah terserah, Besok saja lanjutkan mencarinya, Tiyara jangan sampai tau masalah ini" ucap Jasson yang langsung menghempaskan tubuhnya diatas ranjang dan langsung tertidur.

"Sudah jam sebelas, Seharusnya semua orang sudah tidur bukan?" tanya Tiyara dan mengintip keluar kamarnya.

"Ah sudah aman sepertinya" ucap Tiyara dan membawa ponsel dan juga pistolnya dan keluar dengan perlahan dari kamarnya. Tiyara menuruni anak tangga dengan sangat perlahan agar tidak didengar oleh siapapun hingga saat ini dia berada dibawah dia membuka pintu utama dengan perlahan dan sudah tidak ada penjaga juga.

"Tuan" panggil pengawal.

Farid langsung menoleh kearahnya dengan tatapan tajamnya. "Saya sudah menemukan anak Drean, Dia sekarang sudah menikah dengan anak Watsons" ucap pengawal dengan memberikan Ferdi melihat beberapa jepretan poto yang sempat diambilnya.

Farid menerimanya dan melihatnya dengan teliti. Senyum langsung mengembang diwajahnya saat melihat hal tersebut. "Beberapa minggu ini saya mengikutinya dan ternyata anak Drean ini tengah menyelidiki tentang kasus kematian ayahnya sama dengan anak Watsons" ucap pengawal.

Farid kembali tersenyum mendengar hal tersebut. "Bagus, Dengan begini akan lebih mudah menghapus keluarga mereka, Anak kecil ini pasti dia juga sedang mencari siapa yang telah membunuh ayahnya" ucap Farid dengan senyumnya.

"Saya juga sempat mendengar jika anak Drean akan membalaskan dendam ayahnya dengan menghabisi nyawa keturunan dari Watsons, Dia juga sudah tau jika Watsonslah yang membunuh ayahnya namun dia belum mengetahui jika istrinya sendirilah anak dari Watsons Fredi Jaya" jelas pengawal.

"Dengan mengatakan kepada anak bodoh ini jika ayah istrinya lah yang membunuh papanya dia akan menghabisi istrinya sendiri, Sungguh menarik dan aku tidak perlu turun tangan tentang masalah ini" ucap Farid dengan senyumnya.

"Siapa namanya?" tanya Farid.

"Anak Drean namanya Jasson tuan sedangkan anak Watsons Tiyara" jawab pengawal.

"Baik, Pergilah" ucap Farid. Pengawal mengiyakannya dan langsung berlalu keluar dari ruangan tersebut.

"Tuhan selalu mempermudah jalanku tanpa mencemarkan nama baikku" ucap Farid dengan senyumnya.

Tiyara langsung keluar dari gerbang rumah tersebut dengan menaiki sepeda yang baru saja sampai desain miliknya dia mengayuh dengan cepat meninggalkan area perumahan Jasson yang sepi itu. "Ah ****, Coba saja sepeda ini lajunya sama seperti mobil dan tidak perlu dikayuh pasti akan cepat sampai" ucap Tiyara yang sudah ngos ngosan baru beberapa meter mengayuh sepeda itu.

"Setelah anak itu menghabisi anak Watsons barulah aku beritahu dia jika aku pembunuh ayahnya, Saat itu pasti dia akan menyesal telah membunuh istrinya sendiri dan saat itu pula ibunya dan juga dia aku bawa ketempat dimana Drean membunuh anak dan istriku dan melakukan seperti apa yang dilakukan oleh Drean waktu itu" ucap Ferdi dengan senyumnya.

"Tidak, Keluarga Watsons tidak ada hubungannya dengan ini, Tiyara tidak boleh mati karna dendam yang tidak ada sangkut pautnya dengan dia, Jasson anakku kau harus menjaga istrimu dengan baik" guman Rere dengan berdoa kepada tuhannya untuk menjaga anaknya.

"Merepotkan kau ini sepeda, Aku ini sudah kurus masih saja menyiksaku sepeda bodoh ini" ketus Tiyara dan menghempaskan sepeda tersebut ke sembarang arah saat dirinya sudah sampai dikediaman lama Jasson.

1
Ryani
ga ngehhhh bacanya
Ryani
baru baca novel yg cwenya ngebet gini🤣
Ryani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Alan Maulana
bagus
Tya Amelia Sianturi 💜🥰🥰🥰
terlalu lama up ny Thor. jdi hampir lupa alur ceritanya🤭😂.
tapi smngat ya thor
Tya Amelia Sianturi 💜🥰🥰🥰
🥰🥰mngat thor
Tya Amelia Sianturi 💜🥰🥰🥰
😭😭😭
Ellin So
salahpaham yang berkepanjangan
tiyara selalu melindungi jasson
🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳☠ᵏᵋᶜᶟEᷞmͥiͣ M⃠🏚🄷❦⃝ᶠ
aku mampir semangat berkarya ditunggu kelanjutannya...
ig. sciltriyy: mkasii loh kk udh selalu mampir dari jaman dulu² sampe skarang, sehat² y kk♥
total 1 replies
🐝⃞⃟𝕾𝕳]Feny🐧²⁴ଓε🦅ᵀᵀ°𝕽𝖈⃞⃟
mampir
🐝⃞⃟𝕾𝕳]Feny🐧²⁴ଓε🦅ᵀᵀ°𝕽𝖈⃞⃟
ngebet nikah wkwkwk
🐝⃞⃟𝕾𝕳]Feny🐧²⁴ଓε🦅ᵀᵀ°𝕽𝖈⃞⃟
wkwkwk... bar-bar
™🦅 ELANG hiatus
lewat semangat ya
🐝⃞⃟𝕾𝕳]Feny🐧²⁴ଓε🦅ᵀᵀ°𝕽𝖈⃞⃟
semangat
•nayeol•
wahhhh otornya sijeuni juga yakkk💚💚
aku mampir karna liat Poto Lucas ngupil wkwkwk🤣🤣
yakin bakal kubaca semua novel otot deh kalo gini😂
ᵃˡν͚ıňѧ𝐇𝐢𝐚𝐭𝐁𝐞𝐧𝐭𝐚𝐫
SUKAA(✿ ♥‿♥)
𝕽𝖈⃞Butirn𝕵⃟dBUᶜʙᵏⁱᵗᵃ
semangat 💪💪💪
Mei Hiat
luar biasa
lanjutkan
💙 Ɯιʅԃα 🦅™📴
Semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!