Kisah seorang wanita yang ambisius terhadap sesuatu dan membuatnya terjebak dalam dilema.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam yang panjang 18+
"kenapa....kenapa maxime mengatakan perasaannya ?? Sejak kapan ??
Elena merapikan setelan yang dia jual di sebuah patung yang tinggi sambil memikirkan maxime.
"hei bos...kau melamun..??apa yang kau pikirkan ? Tuan brian sudah sembuh kan ??tanya krista.
"eem....tidak..aku hanya sedang memikirkan seragam,akan cepat selesai atau tidak ya ??
"begitu ya....
"palingan dia sedang memikirkan pacarnya....sudah lama dia tidak kemari kan ??gumam sasha pada krista.
"sstt....jangan keras-keras nanti bos dengar....
"halo semua.....
"tiffani....selamat datang....
Sasha dan krista memberi salam dan membungkukan badan.
Dibelakang tiffani yang berjalan terlihat sepasang sepatu yang melangkah masuk dengan berat,setelah sasha dan krista melihat wajah pria itu mereka terkejut.
"baru kita singgung dia sudah datang....
"benar....,,tapi kenapa bersama tiffani ?
"mungkin kebetulan....cepat buatkan mereka sesuatu....
"kak...kau sedang apa ??kenapa naik ke atas ??tanya tiffani pada elena yang sedang memanjat manekin.
elena berpikir tiffani datang sendiri karena hanya suaranya yang dia dengar tanpa melihat kedatangannya.
"sraaakk.....
elena terpeleset dan hampir terjatuh saat melihat robert datang bersama tiffani.
"apa kau tidak papa ?? Tanya robert.
"tidak terimakasih....silahkan duduk...." kata elena memasang wajah biasa saja.
"begini kak...sesuai yang kau katakan padaku..aku kemari akan mencari gaun pernikahan untuk kami....
"kemprang....." sasha memecahkan cangkir yang sedang dia bawa untuk tiffani.
"ya ampun maafkan aku...aku akan membersihkannya...."kata sasha.
"apa kau tidak terluka ?? Kata elena menghampiri sasha...
"tidak bos...maafkan aku...
"tidak masalah....
krista membantu sasha membersihkan kekacauan itu dan membuat ulang minuman untuk mereka.
"kau dengar itu krista ??
"iya...bagaimana bisa terjadi seperti ini ??
"bisa saja mereka pasti keluarga berpengaruh,sedangkan robert jelas dari keluarga terkenal juga....sialan...kasihan nona elena...
"diam....jangan keras-keras...
"aku merasa kesal krista...aku ikut sakit hati rasanya...."jelas sasha.
"tenanglah....
tiffani menunjukan beberapa setelan pada robert dengan ceria,robert hanya memasang wajah yang kecut pada sikap tiffani itu.
Elena berdiri seperti patung dan memperhatikan mereka berdua yang sibuk mencari-cari pakaian.
"cobalah robert....aku ingin melihatnya....
Tiffani membawa beberapa setelan kedalam ruang ganti dan menarik robert bersamanya.
"cepat cobalah...aku akan mencari gaunku...ayo kak antar aku ke koleksi gaunmu..." tiffani menggandeng elena pergi dari ruang ganti meninggalkan robert.
"kau mau yang seperti apa ?? Kau bisa mencobanya semua...."kata elena dengan senyumannya yang palsu.
"benarkah....ini sangat banyak dan cantik...."tiffani sangat senang.
"bisa tolong aku...??? Kata robert sedikit berteriak....
"kenapa dia...?? Merepotkan...,,kak bisa kau urus robert ??aku akan mencoba gaun gaun ini..."kata tiffani.
"pergilah bos...kami akan menemani nona tiffani...." kata sasha yang berada di wilayah gaun wanita.
Elena melangkahkan kakinya menuju keberadaan robert dengan wajah yang ragu dan perasaan yang kacau.
"ada yang bisa saya bantu ?? Kata elena diluar ruang ganti...
"sepertinya ini menyangkut,bisa kau periksa,,,
"keluarlah....,,"kata elena.
"tidak...banyak mata yang melihat..."kata robert yang tau kalau yang datang adalah elena.
"baiklah...saya akan masuk....
Elena masuk dengan perlahan dengan wajah yang menunduk.
"kau tidak bisa melihat masalahku kalau kau menunduk...."ucap robert sambil mendekap elena.
"kenapa ??tanya elena menatap mata robert.
"maafkan aku...aku akan menjelaskannya perlahan...apa kau percaya padaku ??tanya robert berbisik.
Elena merasa luluh kembali setelah lama tidak bertemu dengan robert dan fakta bahwa robert tidak bersalah atas kematian kakaknya membuat elena tidak memiliki alasan untuk membencinya.
Elena memeluk robert dengan erat,,mereka berpelukan dengan gairah kerinduan satu sama lain.
"kau tidak seperti dirimu yang sebelumnya ??apa yang terjadi ??"tanya robert sambil mendongakan dagu elena.
Elena hanya menatap mata dan bibir robert dengan tatapan sayu.
"kau mau...??? Kata robert sambil melihat bibir elena.
Robert dan elena saling berciuman untuk sesaat didalam ruang ganti.
"tunggu aku nanti malam...."kata robert sambil mengusap bibir elena .
"srett....."robert merobek lengan jasnya.
"kenapa kau merobeknya ?tanya elena
"untuk sebuah alasan.....
"robert...apa kau belum selesai..."teriak tiffani sambil menghampiri mereka didalam ruang ganti.
"sial...aku tidak bisa menahannya lagi..
kau sedang apa bos...keluarlah..."gumam sasha mengikuti tiffani.
"sreett....."tiffani membuka tirai.
"ooh...kau datang lihatlah....
"maaf tiffani...ternyata jas ini terlalu kecil untuknya...."kata elena yang berdiri di bangku dan melepaskan jas robert.
"aku suka model ini tapi aku merusaknya...."jelas robert.
"ya ampun...kenapa bisa sampai robek begitu...??kalau kau menyukainya...kau hanya perlu memesan dengan ukuran yang berbeda kan ??jelas tiffani.
"baiklah...aku akan membayar untuk kerusakan ini juga....tolong berikan tagihannya nanti ya...?kata robert pada elena.
"baik tuan...." jawab elena.
"mereka sedang bersandiwara ya.." gumam sasha.
"ayo robert....lihat aku memakai gaun mana yang cocok..." tiffani menyeret tangan robert dan menarik pergi dari dekat elena.
Elena merapikan setelan yang berada diruang ganti.
"apa kau baik-baik saja bos ??
"ha..??memangnya aku kenapa ??
"kau tidak bisa menyembunyikan dari wajahmu bos, pantas saja dalam seminggu kau menghilang,mungkin kau sedang memulihkan dirimu dari masalah ini,kau bahkan terlihat tidak sehat waktu itu,apa masalah ini sangat mengguncang nona elena ?? Kasihan dia...memang menjalin hubungan dengan orang yang tidak selevel harus menelan rasa pahit seperti ini ya ??gumam sasha...
"hei....kenapa kau menatapku seperti melihat anak kucing yang terluka ??tanya elena.
"oohh...tidak....iya benar....kau sudah berusaha keras dengan rancanganmu,dia malah merusaknya....kasian bos..."
"biarkan saja...dia akan membayarnya nanti....kau yang urus pembayarannya ya sasha..."ucap elena dengan sedikit senyuman.
"baik bos.....
Elena membuat alasan untuk bisa pergi dari butik itu selama masih ada tiffani dan robert,robert yang menemani tiffani mulai merasa bosan dan memasang wajah yang jutek.
Setelah merasa puas mencoba gaun tiffani meminta untuk merombak sebuah gaun yang dia inginkan dan akan kembali lagi lain waktu.
"sial....dia membuat kacau semuanya..."kata sasha melihat kekacauan sari gaun-gaun yang telah dicoba tiffani.
"kau lihat wajah robert tadi ? Dia sangat kesal sepertinya...
"benar sasha...aku juga melihatnya...mungkin mereka dijodohkan,,
"sepertinya begitu....kau hubungi bos untuk kembali,
"sudah...sebentar lagi dia pasti kembali...
"kalian belum pesan makan siang kan ?aku bawakan sesuatu untuk kita....
"bos...kau selalu menjaga kami dengan baik..."jawab krista
"terimakasih bos..." kata sasha.
Setelah menyelesaikan pekerjaan ,mereka pulang lebih awal karena permintaan elena.
Elena menutup toko setelah kepergian sasha dan krista.
"selama ini aku selalu acuh terhadapnya...namun hatiku merasa cemburu dia bersama orang lain....aku bahkan tidak sanggup meminta maaf padanya...kenapa bibirku sangat berat ???
Elena membongkar seluruh isi lemari dengan penuh barang-barang pemberian dari robert.
"apa semua ini ?? Ku pikir ini hanya kebohongan...kau memberikan sesuatu dengan segala perasaanmu....
Robert memberikan barang dengan secarik kertas berisi ungkapan perasaannya.
Yang terbaru adalah sebuah kotak berisi cincin....
"dia bahkan melamarku didalam kertas ini....hahaha....sial sekali....ini salahku karena mengabaikanmu pasti, jadi kau melamar orang lain sebagai gantinya...
"hikss.....
Elena menutup wajahnya dan bersimpuh didepan barang-barang pemberian robert sambil menangis.
Karena merasa lelah menangis,elena tertidur ditumpukan barang tersebut sampai malam hari.
"glanch...."elena terkejut dan menendang sesuatu.
"ugghhtt...aku ketiduran,hidup memang sangat melelahkan....kuatkan dirimu elena..
Elena membereskan barang-barang tersebut kedalam lemari dan membawa cincin bersamanya pulang kerumah.
"grujug...grujug...grujug....
"ngung...ngung...ngung...."suara hairdryer
Elena merasa lelah dan lesu meskipun sudah membersihkan dirinya, dan ingin sesuatu yang manis,
"ceg...." wangi sekali...
Robert memeluk dan mengendus elena setelah keluar dari kamar.
"ughhhh...kapan kau datang ??
"belum lama ini....,,kenapa kau murung ??
"aku lelah...aku ingin memakan sesuatu.." kata elena melepaskan robert dan berjalan ke dapur.
"aku bawa kesukaanmu....
Robert mengambil sesuatu dan membukanya di meja dapur.
"ooh....creme brulee....bagaimana kau tau ?? Elena menjadi bersemangat.
"kau suka ??
"iya....uummpp....."elena langsung memakannya.
"Meskipun kau tidak pernah mengatakan sesuatu padaku,tapi aku selalu memperhatikanmu,hubungan kita memang sangat aneh elena,tapi aku benar-benar tulus mencintaimu dan hanya dirimu...tidak untuk orang lain." gumam robert sambil melihat elena makan dengan lahap.
Robert mengambil gelas dan anggur yang berada di dapur elena.
"apa kau mau juga ??
"boleh....
"apa kau tidak ingin menanyakan sesuatu padaku ? Tanya robert.
Elena menghentikan aktifitas makannya dan meletakan sendok dimeja tanda dia sudah selesai makan.
Elena berdiri dan berjalan sambil meminum anggur yang dituangkan oleh robert ke depan jendela melihat ke luar.
"sepertinya aku tidak berhak menanyakan apa yang terjadi dalam hidupmu robert..
"kenapa...??
"aku sudah terlalu banyak menyakitimu selama ini, jadi mungkin ini adalah hukuman untuku...
"maksudmu ???
"aku telah salah menilaimu selama ini,,,aku sudah salah menuduhmu selama ini...aku bahkan berbuat kasar kepadamu dan ingin membunuhmu....maafkan aku..." kata elena sambil menunduk didepan jendela.
"aahh...dasar pengecut...aku hanya bisa mengatakan maaf tanpa menatap wajahnya...aku benar-benar pengecut..!!!" gumam elena.
"jadi kau sudah tau bahwa aku tidak bersalah ??lalu...apa yang sebenarnya terjadi ??tanya robert sambil melihat elena yang membelakangi dirinya.
"aku tidak tau yang pasti kau tidak bersalah dalam hal itu robert"
"aku tidak mungkin mengatakan kalau kakaku yang menjebakmu robert,,dan sisanya aku juga belum tahu...hanya itu yang ku tau dan yang pasti kau tidak bersalah dalam hal itu" gumam elena.
Robert menghampiri elena dan memeluknya dari belakang.
"lupakan semua itu, kau tidak perlu memikirkannya lagi....
"tapi aku....
"sssttt.....kau mungkin merasa bersalah,tapi aku merasa senang bisa melihatmu dengan karakter yang berbeda dan tidak membosankan....
"apa maksudmu...??
"maksudku saat seperti ini.....
"aaahhh....
Robert meraba dada elena sambil mengendus lehernya.
"hentikan itu...kau akan segera menikah robert.
Seketika robert berhenti dan kembali duduk di dapur.
"haahh....bukankah aku terlihat seperti pengecut elena ??
"aku tidak berani mengatakan yang sebenarnya kepadamu, aku banyak menyembunyikan sesuatu darimu dan hanya membual tentang cinta kepadamu dan akhirnya aku akan menikahi orang lain...maafkan aku elena...aku tidak punya cukup kekuatan untuk melawan ayahku sendiri...
"apa yang kau katakan robert ??kenapa kau harus melawan orang tuamu ??
"ini hanyalah pernikahan bisnis elena,mereka akan semakin serakah kalau menyangkut uang dan kekuasaan, bahkan mereka bisa saja menjual putra dan putri mereka untuk menjadi lebih kaya lagi....
"apa itu yang sedang kau alami sekarang robert ?? Tanya elena.
robert hanya menyeringai.
"kasihan...ternyata dia juga terlibat masalah dalam keluarganya...selama ini aku terlalu tidak peduli padanya...."
Elena memeluk robert yang duduk tertunduk.
"maafkan aku robert...aku pasti membuatmu semakin kesulitan dalam menjalani hidupmu...aku tidak pernah memahamimu sedikitpun...
"kau tidak perlu memahamiku elena,kau cukup bersamaku saja dan jangan pernah tinggalkan aku...aku sangat membutuhkanmu...hanya kau yang membuatku tenang...."kata robert memeluk elena dengan erat.
"apa kau sudah tenang sekarang ?? Pulanglah...ini sudah larut...
elena berdiri dari pangkuan robert dan membereskan meja.
"aku akan semalaman bersamamu elena...
Robert mencium elena dengan bergairah.
"hngh....
"kenapa tubuhmu sangat panas..."tanya elena
"kau yang membuatnya....
Mereka kembali berciuman dan robert melepaskan kemejanya.
"apa yang akan kau lakukan robert?? Sudah cukup....
Robert mengangkat elena ke atas meja dan meraba tubuhnya dengan lembut.

"haah.....
"kau suka....
"mmppp....
Robert mulai menciumi leher elena dan meremas dada elena sambil sesekali mengulumnya.
Elena meremas rambut robert beberapa kali dan membuat robert semakin bersemangat melihat elena yang sudah terangsang.
"lebarkan kakimu elena.....
Robert menciumi paha elena sambil melihat ekspresi yang dibuat oleh elena,
Elena sudah kehilangan fokusnya saat robert mencapai bagian bawahnya,
Nafas yang tidak beraturan membuatnya semakin tidak terkendali...
robert membuka resletingnya dan menarik elena ke tepian meja dan memasukanya secara perlahan.
"kau tidak memakai lagi ??
"tidak....
"baik lah tidak masalah....engghh....
"kau terlihat tenang....apa karena kau sudah tidak membenciku lagi ??
"eemmpp....
"lepaskan bajumu elena....
elena melepaskan dress yang ia pakai dan tubuh mereka saling menempel dengan suhu tubuh yang panas dan suara yang lembut.
"apa kau akan melakukan ini dengan tiffani ??
"kenapa kau merusak suasana kita ??
"heuukk....
"kenapa kau jadi kasar robert,lakukan secara perlahan...
"kau membuatku marah elena,jangan pikirkan apapun dan jangan pikirkan siapapun saat bersamaku....kau tidak pernah melakukan ini dengan orang lain kan ??
"tidak....
"bagus....kau hanya miliku elena,seluruh tubuhmu hanya boleh disentuh olehku...."
Robert mengendus leher elena dan mencium telinga elena dengan lembut,
"haahh....
"floopp..floopp..floopp....
Semakin cepat gerakan robert dia akan segera mengeluarkan cairannya dan guncangan tubuh elena semakin tidak beraturan,buah dada yang besar saling bertabrakan dan berhenti setelah robert menggenggamnya dan meremasnya.
"uugghhh....haah...hahh....
"kenapa kau keluarkan didalam robert,??
"haahh....haahh ....apa kau keberatan.....??
Robert menggendong elena kedalam kamar dan memulainya lagi, malam masih panjang, robert akan menghabiskan seluruh tenaganya untuk membuat anak bersama elena.
Robert berpikir kalau elena hamil,maka pernikahan robert dan tiffani akan gagal,