NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Gadis Bermata Biru

Terjerat Cinta Gadis Bermata Biru

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Cahaya-senja

Cinta itu ada masa kedaluwarsanya, tapi hanya Tuhan yang tahu kapan cinta itu datang dan pergi.
Satya dibuat kesal karena kalah tender pembangunan mega proyek kilang minyak baru dan surat penalti yang dilayangkan perusahaan owner akibat kecerobohan karyawan baru yang salah dalam membuat project schedule. Alih-alih menerima konsekwensi pemecatan, Aritha malah memaksa Satya tetap mempekerjakan dirinya agar dapat bertanggung jawab atas kecerobohannya.
Tantangan diterima, namun bertemu pandang dengan mata biru elektrik perempuan itu membuat hatinya bergetar.
Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Aritha berhasil menyelesaikan kasusnya atau kecerobohannya semakin membuat bosnya emosional dan bangkrut?

Session 2 :
Tentang bagaimana Ritha berjuang mempertahankan pernikahannya dengan seorang petarung bisnis yang kehidupannya sangat berbeda dengan kehidupan impiannya yang sederhana.
Sanggupkah ia bertahan dengan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahaya-senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bintang Di Kegelapan

Tak makan waktu lama, mereka telah sampai di sebuah hotel bintang lima di kawasan Gadog, Puncak. Menurut informasi pihak hotel, penyelenggara telah menyewa special room khusus untuk pertemuan informal malam itu. Ruangan itu telah ditata menjadi arena pesta terbatas dengan suguhan aneka makanan, tarian timur tengah dan live music. Khawatir selesai pesta terlalu malam, agar waktunya efektif Ardi dan Satya memutuskan untuk membuka kamar suite room di hotel tersebut. Lebih baik menginap agar dapat istirahat cukup dan besok pagi akan berangkat ke kantor dengan tubuh dan pikiran yang segar. Lagipula pesta baru akan dimulai jam 9 malam, masih ada waktu untuk mandi, beristirahat dan berganti pakaian sebelum bergabung di acara tersebut.

"Bagaimana peluang dapat proyek ini, Bos?"

"Entahlah. Kerja dengan partner swasta internasional itu enaknya fair dan penilaiannya profesional. Tendernya nggak harus pakai biaya pengawalan, uang pelicin atau gratifikasi khusus lainnya. Tapi sulitnya, persaingan tidak sehat justru akan terjadi di kalangan kita sendiri yang suka main hantam dan bersaing dengan cara kotor di belakang proses resmi."

"Kita jalani aja prosesnya, kalau sudah rejeki kita mah nggak akan lari kemana-mana." ucap Ardi optimis.

Satya tersenyum tipis. Hari ini terasa melelahkan. Ia sengaja duduk leyeh-leyeh di sofa sambil memandang kerlap-kerlip lampu di balik jendela kamar hotel yang dibuka lebar-lebar. Langit tampak hitam dengan sedikit menyisakan mega merah yang telah pudar. "Besok kamu temui notaris ya buat pendirian perusahaan baru itu."

"Tapi kalau buat PT kan tidak bisa hanya 1 orang pemegang saham, bos."

"Sementara 90:10 dulu sama aku. Selanjutnya kita mesti ngobrol dengan Dave."

"Dave?"

"Aku merasa bersalah sudah ikut nuduh Dave sebagai pengkhianat. Padahal yang membuat kekacauan ini adalah Bas dan teman-teman mafianya. Makanya perusahaan baru ini akan aku tawarkan pada Dave supaya tetap berkongsi dengannya diluar GNC, jadi nggak ada hubungannya dengan bisnis keluarga. Aku ingin perusahaan ini pure professional."

Ardi garuk-garuk kepala. Heran, kenapa intuisi Ritha sering benar. Dave tak bersalah. Tapi, bagaimana mungkin Bas bisa bertindak sekejam itu menyerang adik dan merugikan perusahaan keluarganya sendiri? Dimana otaknya? Apa dia sudah gila? Ardi tak menyangka sama sekali kenyataannya justru Bas yang mengkhianati keluarganya dan membuat kerugian besar yang berimbas pada buruknya kondisi keuangan perusahaan keluarganya sendiri.

"Apa info itu valid, Bos?" tanya Ardi yang masih meragukan pendengarannya sendiri.

"Hasil penyelidikan timnya Teguh seperti itu. Aku makin yakin karena diperkuat dengan pengakuan orang yang kutemui tadi. Dave sempat koma dan dirawat lama di rumah sakit gara-gara dianiaya orang suruhan Bas. Keluarganya membayar polisi dan menyewa detektif buat menyelidiki kasus ini.Tapi kasus ini sudah berhasil ditutup papa. Bram sudah bayar ganti rugi pada keluarganya dan bayar seluruh biaya rumah sakit atas nama belasungkawa dari Goldlight. Selain itu, ada orang yang kami jadikan tumbal untuk mengaku sebagai pelaku penganiayaan yang semula berniat merampok."

Ardi bergidik ngeri mendengarnya. Ia baru tahu keluarga Wirajaya ternyata juga menumbalkan orang untuk melindungi anggota keluarganya yang jelas- jelas merupakan otak dari tindak pidana kekerasan.

"Kalau sudah tahu Dave tidak bersalah, kenapa Bos tetap menutup semua akses Dave buat ketemu Lily?"

"Belum saatnya. Kami tak ingin Dave menikah dengan Lily. Bagaimanapun juga, kebenaran kasus ini tidak boleh 100% diketahui Dave maupun Lily."

"Kamu jahat, Bos. Kenapa tega memisahkan orang yang saling mencintai?"

"Ini demi kebaikan Lily sendiri. Aku tidak menyangka dia kuat dan cepat move on dari Dave. Ada calon lain yang lebih pas buat Lily, hanya aku belum berkesempatan bertemu orangnya dan mengajaknya bicara serius."

"Kamu itu gila, Bos. Kamu mau jodohkan adik kamu dengan orang lain lagi? Jangan bilang kamu mau jual adikmu demi bisnis ya!"

Satya tertawa satir. "Tentu saja tidak. Sebagai kakak, aku tulus ingin melindungi adik perempuanku satu-satunya. Sebaiknya kamu dengar saja ceritaku, Bro. Kamu itu siapa? Jangan protes dan ikut mengatur urusan keluarga kami."

Ardi langsung menutup mulutnya. Ia lupa Satya tidak boleh disalahkan. Dalam hati ia mengeluh dan ingin berteriak lantang, "Ibu, tolong jangan jerumuskan anakmu ke dalam neraka yang diciptakan keluarga majikan sekaligus saudara sepupumu ini. Anakmu tak mungkin sanggup."

Satya tertawa sinis melihat bibir Ardi bergetar. "Baru tahu secuil kisah nyata keluargaku saja kamu sudah ketar-ketir. Bagaimana kalau kamu tahu semuanya dan benar-benar jadi orang kepercayaanku? Kamu harus rela mati untuk menjadi tamengku, seperti ayahmu yang juga telah menjadi tameng bagi ayahku," ujar Satya ringan seperti menyemburkan butiran kapas. Padahal isi kalimatnya dalam dan mengerikan bagi Ardi.

Inikah alasan Satya tidak ingin punya asisten yang dipercaya penuh menyangkut urusan pribadinya? Atau dia memang sudah tahu Ardi akan setengah hati menjalankan baktinya.

Konyol sekali, bagaimana ibu percaya falsafah tentang bakti dan balas budi yang mengharuskan anak satu-satunya bersedia menyerahkan diri, rela mati sebagai martir bagi keluarga Wirajaya. Sedangkan Ardi punya pilihan kehidupan yang lebih baik di luar sana. Menurutnya, balas budi atas kebaikan Wirajaya memberinya pekerjaan selepas meninggalnya ayah tidak harus rela mati sebagai martir. Sungguh jika diibaratkan sebuah pertukaran, ini sangat tidak adil. Pinjaman koin perak tak haras dikembalikan dengan koin emas. Lagipula nyatanya kebaikannya pun bukan pemberian gratis atau cuma-cuma. Selama kuliah, Ardi tetap harus bekerja keras dan jujur sebagai supervisor gudang di Goldlight. Ardi juga harus pintar-pintar mengatur waktunya antara kerja, kuliah dan istirahat. Bagi Ardi kerja keras dan kejujurannya saja sudah cukup buat balas budi, tak harus sampai membuatnya jadi budak keluarga itu.

Ardi masih belum mengerti jalan pikiran ibu dan kenapa ibu terlalu peduli pada Satya sehingga rela mengorbankan anaknya kandungnya sendiri. Padahal ibu juga tahu bagaimana kerja keras Ardi dan kehidupannya yang pontang-panting selama ini hingga ia harus kehilangan waktu untuk bersenang-senang di masa mudanya. Ardi tak habis pikir, kehidupan seperti apa yang diinginkan ibu atas dirinya.

"Tenanglah, Ardi. Aku tetap akan membebaskanmu dari tanggung jawab yang diinginkan ibu terhadapku. Kamu tak harus menjadi martir untukku. Kamu berhak bahagia dengan kehidupan yang kamu inginkan sendiri. Aku menyayangi ibu sebagaimana aku sayang mamaku sendiri. Aku menghargai falsafah hidupnya. Meski begitu, aku hanya menyerahkan kepercayaanku padamu atas perusahaan yang baru ini saja. Kita harus mengembalikan kerugian yang dialami GNC karena kasus besar yang lalu dari keuntungan perusahaan ini. Setelah lunas, kamu dan Dave bebas melakukan apapun untuk kalian sendiri. Aku janji tidak akan turut campur sedikitpun."

Ardi memandang Satya yang pandangannya lurus jauh ke arah bintang yang bertebaran di langit yang hitam. Dari lantai 5 sebuah bangunan hotel berbintang, langit telah tampak berwarna hitam tanpa menyisakan percik mega merah lagi. Langit memang telah gelap. Sinar bintang-bintanglah yang menyemarakan suasana kegelapan menjadi indah. Bagi Ardi, Satya adalah salah satu bintang dalam kegelapan itu. Dia tetap bersinar, meski hidupnya berada dalam lingkungan kegelapan.

"Aku akan tetap membantumu sebagai seorang sahabat, bos. Bukan sebagai budak, jongos atau abdi dalem jaman kerajaan. Aku hanya mau menjadi martir jika yang kita perjuangkan adalah kebenaran yang hakiki karena aku perlu yakin kematianku diridhai Allah. Kita perlu menjamin kehidupan bukan hanya di dunia, tapi di akhirat. Maaf, tadi sebenarnya aku hanya tidak setuju dengan cara penyelesaian kasus Bas dan Dave."

Satya menghela nafas, "Aku juga tidak setuju. Ini adalah keputusan papa yang terlalu sayang pada anaknya. Tapi aku mencoba memahami bahwa papa juga harus menjaga citra perusahaan dan keluarganya. Beliau tetap menyelesaikan kasus Bas secara kekeluargaan dan menghukum dengan caranya sendiri. Kau perlu tahu, Ardi. Walaupun Bas akhirnya mengaku dan meminta maaf di hadapan papa, tapi itu tetap tak mengurangi kedengkiannya yang telah mendarah daging padaku. Suatu saat mungkin dia akan mengulangi kesalahan yang sama."

Ardi tahu. Penyebab kedengkian itu karena sejak kecil Bas telah menyadari kharisma, kecerdasan dan bakatmu yang terlalu istimewa, Satya. Kalian berdua bersaing sejak kecil dan Bas selalu ada di pihak yang kalah. Mungkin ia tak mau selamanya hanya jadi pecundang sehingga membuatnya gelap mata lalu bertindak sebodoh dan sekejam itu.

HAPPY READING😘 Jangan lupa dukungan like, hadiah dan Vote ya.

Terima kasih. Semoga tetap sehat dan bahagia di tengah pandemi🙏

1
Aprila santi
asik
Aprila santi
suka ..author
Ali Tell
gk bahaya ta???
Titien Muliasari
Luar biasa
Rhyna e Krebo
aku pernah di posisi Satya,di musuhi bahkan di fitnah gara" warisan.bahkan hakku di minta paksa.karena orang luar yg benci padaku dan ikut campur urusan keluarga kami.tapi aku mencoba ikhlas dan legowo dan tak menaruh dendam.
Rhyna e Krebo
😂😂😂😂ngakak sama tingkah Satya
Rhyna e Krebo
padahal aku lama jadi reader di NT,tapi kenapa baru sekarang Nemu novel ini.dan pas moment skrg anak gadisku sekolah di jurusan dpib.bismillah semoga anakku masa depannya kayak aritha😂😂😂ngayal dikit boleh lah ya🤭🤭🤭
Kurnianingsih Sa'ud
ceritanya apik, temanya gak melulu soal percintaan...pembaca malah seperti di giring u memgetàhui seluk beluk bisnis,naik turunnya kemajuan perusahaan...pokoknya mantab lah...👍👍👍
Katherina Ajawaila
Bas mmg ngk jelas dr dulu bikn apes aja, mskin aja Sat k hotel Rodeo biar belajar utk menghargai Saudara. sifat serakah ngk pernah hilang dr otaknya. ngk tau sayang nya saudara bagaimana kalau lg susah hanya Satya yg perduli🙃🙃🙃
Katherina Ajawaila
belah duren aman terkendali tinggal ngebuahin ja, semoga cepat ada Satya yunior. tks Thour
Katherina Ajawaila
bagus bahasa nya, jadi dibacanya senyum2 sendiri. 🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
udh thour Satya biar sekalian ngelamar
Katherina Ajawaila
lucu juga Satya, bisa ngebanyol
Katherina Ajawaila
thour semoga Satya langsung ngelamar Ritha y
Katherina Ajawaila
Satya lucu juga untung badan gede, tapi hati hello kitty, 😁😁😁
Katherina Ajawaila
bagus banget thour,
Katherina Ajawaila
keren Thour, biar Satya ngk kaki🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
maka nya thour biar Satya nembak Ritha aja skng
Katherina Ajawaila
thour ceritanya keren tau, 😁🥰🥰🥰🥰
Katherina Ajawaila
thour ceritanya keren tau, 😁🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!