"Entah ini awal baik atau awal yang buruk, aku tak tau, tapi hati ini telah memilihnya menjadi pedampingku, baik atau buruknya adalah konsekuensi ku yang mencintainya."Rara
Menurut Rara pernikahan adalah awal yang baik, awal yang akan membuatnya bahagia, tak di sangka awal yang menurutnya bahagia berubah menjadi kehancuran, kesalahan di masa lalunya yang tidak bisa di maafkan membuat rumah tangganya hancur .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggi Septianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 31
Rara hanya terdiam menatap kekosongan di kamar miliknya, hati merasakan hal yang seperti dahulu kembali curiga pada suami, hatinya kali ini benar benar merasakan sesak, mengapa Adam melakukan ini? berbohong pada dirinya ? mengapa Adam terus memaksa dirinya kembali jika Adam kembali melakukan kesalahan yang sama.
Rara pun merebahkan badan di kasur sambil mengelus perutnya yang buncit itu, mengapa kebahagian hanya sebentar ? mengapa pernikahan harus hancur ? seseorang yang di anggap sebagai malaikat telah berubah menjadi sosok Devils yang membuatnya merasakan sakitnya mencintai
" Ra " ucap Mama Lita masuk ke Kamar anaknya itu, terlihat Rara yang sedang rebahan di rajang nya , Mama Lita pun menghampiri putrinya lalu mengelus rambut Rara dengan lembut " kamu ada masalah? " tanya Mama Lita
Rara menggeleng lalu memeluk Mamanya dengan erat " Rara cuma kangen sama Mama "
" kamu kalo ada masalah cerita ya jangan di pedem sendiri, kamu punya Mama yang akan selalu mendukung semua keputusan kamu "
" Iya Mama " Rara dengan senyuman palsu
" Iya udah ayo makan, dari tadi Mama liat kamu cuma bengong aja "
" Rara masih kenyang Ma "
" oh, kamu mau nginep? " tanya Mama Lita lagi
" iya Mas, soalnya Mas Adam juga lagi di Singapura " jawab Rara
" urusan kerjaan? "
Rara mengangguk " dari pada Rara ngerepotin Mama Eni mending Rara di sini sama Mama "
" kamu udah bilang kan sama mertua kamu "
" udah koh Ma, tadi di Wa "
" oh iya udah, Mama mau kebawah dulu kamu istirahat aja dulu " Mama Lita Sambil mencium kening Rara
" Iya Ma, Makasih "
Mama Lita tersenyum lalu pergi meninggalkan Rara yang sendiri di Kamar, setelah kepergian Mama Lita Rara pun kembali merebahkan tubuhnya di kasur, berusaha untuk memejamkan matanya. Rara berharap setelah dia terbangun dari tidurnya, resah di dalam hatinya akan hilang
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○
seminggu telah berlalu, semenjak kepergian Adam ke Singapura, Adam jarang sekali memberikan kabar kepada Rara, ataupun menanyakan kabarnya dan kadunganya, Rara hanya terdiam mengetahui perubahan Adam saat ini, dirinya tahu bahwa ada yang sembunyikan oleh Adam .
siapa wanita yang berada di sana dengan Adam ? mengapa semua terasa menyakitkan, dirinya harus berjuang demi anaknya, sedangkan suaminya sedang bermesraan dengan orang lain, apakah ini adil ? apakah memang dirinya sebodoh ini mempercayai seseorang yang jelas jelas berkhianat.
" Ra " ucap Mama Lita Sambil menerobos masuk ke Kamar Rara
" Ma kalo masuk ketuk dulu kek " kesal Rara
" he he he, itu ada yang nyari kamu "
" siapa ? " tanya Rara
" liat aja di ruang tamu " ucap Mama Lita dan langsung pergi dari kamar Rara
dengan malas Rara pun langsung pergi dari kamarnya, menuruni tangga dengan malas, saat sampai di depan ruang Tamu terlihat Alvi yang sedang duduk di sofa
" ada apa Vi ? " tanya Rara sambil duduk di depan Alvi
" aku mau ngomong sama kamu boleh " Alvi dengan serius sambil menatap Rara
Rara mengangguk " Iya udah ngomong aja " ucap Rara dengan malas
" jangan di sini, boleh ngomong di luar, di Cafe gitu " Alvi
" kenapa gak di sini " Rara bingung
" pliss " ucap Alvi memohon
Rara pun mengangguk " gua mau nganti baju dulu " ucap Rara di sertai anggukan oleh Alvi
Rara pun kembali ke Kamarnya untuk mengganti bajunya, setelah nganti baju Rara pun kembali ke Ruang tamu untuk bertemu Alvi
" kamu mau kemana ? " tanya Mama Lita
" mau pergi dulu sama Alvi " jawab Rara
" Iya udah hati hati pulang jangan malam malam "
" oke Ma " ucap Rara sambil mencium tangan Mamanya
" saya pergi dulu ya Tante " ucap Alvi pada Mama Lita
Mama Lita hanya mengangguk, Rara dan Alvi pun melangkah pergi meninggalkan Mama Lita, setelah sampai Parkiran Rara pun langsung masuk ke mobil Alvi yang berwarna merah. Tak lama Mobil Alvi pun berhenti di sebuah Cafe yang bernuansa ping, setelah memarkirkan mobilnya Rara dan Alvi pun turun dari Mobil muji Cafe itu, setelah menemukan kursi Rara dan Alvi pun langsung duduk , tak lama sekarang Waiters datang menanyakan pesan Rara dan Alvi
" aku mocito Stroberi " ucap Rara
" avdcado choco aja " Alvi
pelayan itu pun mencatat pesana Alvi dan Rara setelah itu pergi untuk menyiapkan pesanan Rara dan Alvi
" ada apa ? " tanya Rara pada Alvi
" gua mau jujur sama lu, gak sanggup untuk medem ini semua, gua kasian sama lu, lu itu terlalu baik Ra untuk lelaki seperti Adam, gua udah muak, gua gak tega sama lu yang selalu di bodohi dan di bohongi Adam " ucap Alvi sambil menatap Rara
Rara hanya terdiam, hatinya sudah tau apa maksud dari tujuan Alvi berbicara pada dirinya
" Ra, Adam selingkuh sama sepupu gua Alena " ucap Alvi " gua gak tahu harus gimana, gua bingung "
Rara hanya menuduk hatinya benar benar hancur dengan ucapan Rara " stop Vi stop, jangan buat rumah tangga gua sama Adam hancur " Rara menahan tangis
" Ra, gua sama sekali gak bohong, maafin gua yang udah nutupin ini, gua terlalu bingung karena mau gimana pun Alena sepupu gua "
Rara hanya diam dia tahan untuk menahan tangisnya, hatinya benar benar merakana perih
" gua gak tau setan apa yang membuat Adam berpaling sama lu, lu itu sempurna Ra cantik dan baik, tapi kenapa Adam sejahat itu sama lu " Alvi dengan nada sedih
" gua bener bener minta maaf, gua udah salah ngenalin Adam dengan sepupu gua, gua nyesel Ra, kalo akhirnya kaya gini gua gak akan ngenalin mereka, gua sebagai sepupunya Alena gua bener minta maaf Ra "
" sejak kapan Alena dan Adam menjalin hubungan ? " tanya Rara
" udah sekitar 8 bulan "
Rara terdiam merasakan sakit, Adam dan Alena berselingkuh dari awal pernikahannya, mengapa Adam setega ini ? mengapa Adam meminta kesempatan kedua jika dirinya akan melakukan kesalahan yang sama
" Ra lu baik baik aja kan " tanya Alvi sambil menatap Rara yang menahan tangisnya
Rara hanya terdiam tak bisa menjawab kata kata Alvi, hatinya terlalu sakit untuk menjawab pertanyaan Alvi, mulut benar benar terkunci
" gua tau sepupu gua salah, tapi plis jangan nyalahin Alena, Alena gak salah, yang salah gua, udah ngenalin Adam sama dia, gua bener nyesel " Alvi menahan tangisnya, hatinya merasakan kasihan dengan Rara, mau gimana pun Dirinya juga perempuan bisa merasakan apa yang Rara rasakan, apalagi saat ini Rara sedang mengandung
" apa bener cewe yang bersama Mas Adam di Singapura adalah Alena ? " tanya Rara
Alvi mengangguk " tapi saat ini mereka udah pulang "
" di mana sekarang mereka sekarang ? " tanya Rara lagi
" mereka di Apartemen "
" plis anterin gua kesana, gua pengen liat dengan mata kepala gua sendiri " ucap Rara menahan tangis
Alvi hanya terdiam sambil berpikir dan tak lama Alvi mengangguk
♡
♡
♡
mama sma papa Adit yg anter seserahan
sehingga sering mmbuat aku salfok🤣🤣🤣
tapi aku suka bgt Thor SMA cerita kmu👍
siapa lgi ni
apa jgn2 mamanya Adit yaaaaa
sakit aku bacay thor
jahat Skali si Adam
koq Rara resain dari restoran koq gak ada kabar ya Thor .dan gimna cerita Adit yg bos restoran tpt Rara bekerja
gak lembut bilg lembur smpai pulg MLM segala katay
ngapain lagi dikasih kesempatan
tuk dimaafin
bodoh kmu Rara👎
rumh tangga pun hancur
siapa laki2 yg mmberikn Rara pekerjaan yaaa 🤔