NovelToon NovelToon
WARISAN GALAXY: Pangeran Bintang

WARISAN GALAXY: Pangeran Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Murid Genius / Identitas Tersembunyi / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah sejarah / Peradaban Antar Bintang
Popularitas:25.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

(NOVEL INI LANJUTAN DARI LEGENDA SEMESTA XUANLONG)

Tiga belas tahun telah berlalu sejak Dewa Bintang Tian Feng mendirikan Kekaisaran Langit, menciptakan era kedamaian di dua alam semesta. Namun, di Puncak Menara Bintang, Ye Xing, putra dari Ye Chen dan Long Yin, serta Cucu kesayangan Tian Feng merasa terpenjara dalam sangkar emas.
Terlahir dengan bakat yang menentang surga, Ye Xing tumbuh menjadi remaja jenius namun arogan yang belum pernah merasakan darah dan keputusasaan yang sesungguhnya.

Menyadari bahaya dari bakat yang tak ditempa, Tian Feng mengambil langkah drastis menyegel kultivasi Ye Xing hingga ke tingkat terendah (Qi Condensation) dan membuangnya ke Alam Bawah, ke sebuah sekte sekarat bernama Sekte Awan Rusak. Tanpa nama besar keluarga, tanpa pengawal bayangan, dan tanpa harta istana, Ye Xing harus bertahan hidup sebagai murid biasa bernama "Xing" yang diremehkan dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 21

Arena Utama Sekte Awan Rusak – Kehancuran.

"GRAAAHHH!"

Fang Que, yang kini berwujud monster berkulit abu-abu dengan tanduk retak, melolong liar. Dia tidak lagi menggunakan teknik bela diri. Dia bergerak dengan insting binatang buas murni.

WOOSH!

Dalam sekejap mata, Fang Que menghilang.

Ye Xing merasakan hawa dingin di tengkuknya.

Belakang.

Ye Xing memutar pedang besarnya ke punggung sebagai perisai.

DANG!

Cakar Fang Que menghantam permukaan pedang Tulang Naga. Kekuatannya begitu besar hingga Ye Xing terdorong maju, kakinya membelah lantai batu sepanjang lima meter.

"Lambat! Lambat! Lambat! Dagingmu milikku!"

Fang Que tidak memberi jeda. Dia memantul dari udara (menginjak partikel Void) dan menyerang dari kiri, kanan, atas, bawah.

TRANG! TRANG! TRANG!

Ye Xing hanya bisa bertahan. Setiap benturan membuat tulang lengannya bergetar nyeri. Celah kekuatan kultivasi terlalu jauh. Qi Condensation melawan Foundation Establishment ibarat kelinci melawan serigala.

Sial. Kalau terus begini, pedangku akan bertahan, tapi tubuhku akan hancur karena getarannya, batin Ye Xing, darah segar menetes dari sudut bibirnya.

"Matilah!"

Fang Que menyatukan kedua tangannya, membentuk bola energi hitam raksasa.

[Bola Kehancuran Void!]

Dia melemparkannya ke arah Ye Xing.

Ye Xing tidak bisa menghindar karena Fang Que telah mengunci ruang geraknya dengan tekanan aura.

"Baiklah. Kalau kau ingin menghancurkan, ayo kita hancurkan semuanya!"

Ye Xing tidak menangkis bola itu. Dia justru melompat tinggi ke udara, membiarkan bola itu menghantam lantai tempat dia berdiri tadi.

KABOOM!

Lantai arena meledak. Panggung batu setebal dua meter itu hancur berkeping-keping.

Di udara, Ye Xing memutar tubuhnya. Matanya bersinar gila.

"Panggung ini terlalu sempit untuk kita!"

Ye Xing mengarahkan pedang besarnya ke bawah, ke arah pilar utama yang menyangga seluruh struktur arena di atas danau buatan sekte.

[Seni Pedang Berat: Runtuhnya Pilar Langit!]

Ye Xing menjatuhkan diri bersama pedangnya, bukan ke arah Fang Que, tapi ke arah fondasi arena.

BRAAAKKK!

Pedang seberat 250kg + Gravitasi 20x menghantam pilar induk.

Retakan merambat seketika.

"Apa yang kau lakukan?!" Fang Que yang melayang di sisi lain terkejut.

RUMBLE...

Seluruh arena seluas 100 meter persegi itu runtuh. Ribuan ton batu jatuh ke danau di bawahnya. Debu membumbung tinggi menutupi langit.

Penonton di tribun menjerit panik, mundur menjauh agar tidak ikut jatuh.

"Gila! Dia meruntuhkan arena!" teriak Tetua Han.

Di tengah hujan batu yang jatuh itu, dua sosok masih bertarung.

Ye Xing melompat dari satu bongkahan batu jatuh ke batu lainnya. Bagi orang lain, ini bunuh diri. Bagi Ye Xing yang menguasai gravitasi, ini adalah taman bermainnya.

Dia menjadikan puing-puing batu yang melayang jatuh itu sebagai pijakan.

"Sekarang, kecepatannmu tidak berguna jika kau tidak punya tanah untuk berpijak!" teriak Ye Xing.

Fang Que, yang tidak bisa terbang (Foundation Establishment baru bisa terbang terbatas), panik mencari pijakan. Dia mencakar batu yang sedang jatuh, tapi batu itu ikut jatuh bersamanya.

"Kesempatan!"

Ye Xing melihat Fang Que kehilangan keseimbangan di udara.

Ye Xing mendarat di sebuah bongkahan batu besar yang berada di posisi lebih tinggi dari Fang Que. Dia menekuk lututnya, lalu melompat turun menerjang Fang Que.

Kali ini, Ye Xing membakar Darah Jantung-nya. Sedikit aura Phoenix dan Bintang menyatu di bilah pedang hitamnya.

Pedang itu membara dengan api biru yang indah namun mematikan.

[Teknik Terlarang: Meteor Biru!]

Ye Xing menjadi komet manusia.

Fang Que mendongak. Dia melihat kematian datang dari atas. Dia mencoba menangkis dengan tangan Void-nya.

CRASH!

Pedang Ye Xing menghantam silang lengan Fang Que.

Panasnya api biru membakar energi Void. Beratnya gravitasi menghancurkan pertahanan fisik.

"GYAAAHHH!"

Lengan Fang Que patah. Pedang Ye Xing terus meluncur, menghantam dada Fang Que.

Mereka berdua jatuh menghantam permukaan air danau bersamaan dengan ribuan ton reruntuhan arena.

BYUUUUURRR!!!

Ombak raksasa setinggi sepuluh meter menyapu pinggiran danau.

Hening.

Seluruh sekte menahan napas. Mata mereka terpaku pada permukaan danau yang bergolak dan penuh puing.

Satu menit berlalu. Dua menit.

Tidak ada yang muncul.

"Apakah... mereka berdua mati?" bisik seorang murid.

"Sayang sekali..." Tetua Han mengepalkan tangan.

Tiba-tiba.

Puuah!

Sebuah tangan muncul dari permukaan air, mencengkeram sisa kayu yang mengapung.

Sosok itu menarik dirinya naik. Rambut hitam basah, jubah robek, napas tersengal hebat.

Itu Ye Xing.

Di tangan kirinya, dia menyeret sesuatu. Bukan tubuh Fang Que, tapi... Tanduk Fang Que yang patah.

Ye Xing batuk air, lalu mengangkat tanduk itu tinggi-tinggi ke arah podium Tetua.

"Dia... masih hidup," seru Ye Xing dengan suara parau. "Tapi dia lari seperti anjing yang kehilangan taringnya."

Di sisi lain danau, jauh di dalam bayang-bayang gorong-gorong air, Fang Que yang terluka parah dan kehilangan satu tanduk sedang merangkak pergi dalam kegelapan. Matanya penuh dendam kesumat.

Ye Xing... Ye Xing... Aku akan kembali... dengan pasukan Void...

Tetua Han melompat turun ke atas puing terapung di dekat Ye Xing. Dia menatap Ye Xing dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Pemenang Turnamen Wilayah..." suara Tetua Han bergetar sedikit. "YE XING!"

Sorak sorai meledak. Kali ini bukan ejekan, tapi kekaguman murni. Mereka baru saja menyaksikan legenda lahir dari reruntuhan.

Ye Xing tersenyum tipis, lalu matanya memutih. Dia pingsan karena kehabisan tenaga, jatuh ke pelukan Tetua Han yang sigap menangkapnya.

Di saku Ye Xing yang basah, Kristal Void berkedip pelan, seolah memberi peringatan: Satu musuh tumbang, ribuan lainnya mendekat.

1
Nanik S
Ye Xing... otaknya hanya harta... padahal mau perang 😍😍😍
Nanik S
Lanjutkan Tor 👍👍👍
Nanik S
Lanjut
Nanik S
Ye Xing... bicara bisnis... kejam sekali... ngeri amat 🤣🤣🤣
Nanik S
Mantap Tor 💪💪💪
Nanik S
Dua Preman siap beraksi.. 👍👍👍
MyOne
Ⓜ️🔜🆙🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🆗🆗🆗Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🙎‍♂️🙎‍♂️🙎‍♂️Ⓜ️
Mamat Stone
😈🔥🐲🔥😈
Mamat Stone
💨⚡💨⚡💨
Mamat Stone
/Smirk//Smirk//Smirk/
Mamat Stone
/Joyful//Joyful//Joyful/
MyOne
Ⓜ️😡😡😡Ⓜ️
Nanik S
Keren beneran keren aksi sepasang Preman 🤣🤣🤣
Mamat Stone
/Cleaver//Cleaver//Cleaver/
Mamat Stone
/Hammer//Hammer//Hammer/
Mamat Stone
/Determined/
Mamat Stone
/Angry/
Nanik S
Maaantaaaap 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!