NovelToon NovelToon
Sumpah Cinta Matiku

Sumpah Cinta Matiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Duda / Nikah Kontrak
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: dtf_firiya

Destia Ayu Gantari wanita cantik cerdas dan penuh pesona yang hobinya memanah. Tanpa sengaja saat liburan di Jogja dia bertemu pria yang menarik menurutnya yaitu Idrissa Pramudya yang merupakan dosen di kampus yang sama dengan ayahnya.

Idris tak sengaja akan menabrak Tia, saat Tia sedang berjalan di area stasiun. Akhirnya mereka bertemu kembali saat berada di sebuah warung saat sedang sarapan. Mereka semakin dekat seiring waktu sampai akhirnya menikah.

Idris sendiripun merupakan Duda tanpa anak yang sudah bercerai karena dikhianati mantan istirnya tapi Tia belum mengetahui semua itu bahkan sampai mereka menikah.

Saat Idris bertemu wanita masa lalunya Tia mengetahui hal tersebut dari Anggun karyawannya.

Bagaimanakah respon Tia? Apakah akan marah, sedih, kecewa? Atau kepo mungkin? dan ingin cari tahu lebih tentang masa lalu suaminya tersebut dengan hal-hal yang tidak biasa?

Jika ingin tahu terus ikuti kelanjutannya ya guys. Don't forget to keep reading until the end💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtf_firiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Activities as Usual

Tadi malam mereka sudah sampai di Jakarta tepat waktu. Mereka lebih memilih pulang karena memang ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal terlalu lama.

Idris yang mengajar di kampus sedangkan Tia mengelola toko Crumbs and Clouds.

Tia bangun terlebih dahulu lalu berjalan menuju dapur untuk menyiapkan sarapan. By the way Tia sudah tau letak rumah Idris karena kemarin malam sebelum tidur Idris memberitahu dimana letak-letak dapur, meja makan, kamar utama, kamar tamu, kamar mandi dll.

Tia menyiapkan sarapan dan juga bekal makan siang untuk Idris.

Sebelum memasak, Tia sudah memastikan semua bahan masakan tersedia.

Kali ini ia akan membuat nasi goreng untuk sarapan sedangkan bekal Idris adalah sebuah tumis sayuran, ayam goreng dan buah buahan.

Karena stock udang masih banyak, Tia memakai udang tersebut untuk dimasak bersama nasi, dan jadilah nasi goreng udang.

Lalu dia menumis sayuran dan menggoreng ayam goreng.

Setelah di rasa semua rasa masakan pas dia mematikan kompornya dan menaruh di tempat makan.

Saat akan menata makanan tersebut di kotak bekal, seseorang menghampirinya dan mengecup pipinya "Selamat pagi sayang".

"Kamu mending mandi dulu nanti baru kita sarapan sama-sama" ujar Tia.

Pria itu mengangguk lalu dengan sengaja mengecup bibir Tia dan tersenyum manis setelah melakukannya.

Tia tersenyum "Dasar masih pagi suka cium-cium padahal belum mandi juga".

Ia berlari menaiki tangga untuk pergi mandi sebelum digeplak oleh Tia.

Tia meletakkan tumis sayur, nasi, dan ayam goreng di kotak bekal pertama. Lalu ia menaruh buah-buahan seperti apel, dan mangga.

Setelahnya ia meraih dua piring untuk diisi nasi goreng udang yang telah dibuat tadi. Ia membawanya ke meja makan.

Idris datang begitu selesai mandi. Ia perlahan menuruni anak tangga, mendekat ke arah meja makan lalu duduk.

Disana sudah tertata dua piring nasi goreng, kotak bekal miliknya dan juga dua gelas air putih.

"Kenapa nggak buat kopi?" tanya Idris

"Jangan keseringan minum kopi lebih baik minum air putih yang banyak" jawab Tia dengan sedikit garang.

"Baiklah apapun yang menurut istriku baik aku akan melakukannya. By the way nanti aku antar kamu dulu ke toko".

"Aku bisa naik taksi mas, takut kamu telat soalnya apalagi bolak-balik kan?"

"Nope nggak akan telat aku bakal anterin kamu dulu lalu setelah itu baru ke kampus"

"Besok kita ambil mobil di lobi apartemen aku ya sekalian barang-barang yang lain"

"Kenapa harus nunggu besok? Aku bis anterin kamu setelah aku pulang nanti"

"Emang pulang jam berapa nanti?" Idris berpikir dalam diam sambil menikmati nasi goreng udang di depannya yang sangat enak.

"Sekitar jam 3 mungkin karena aku cuma punya dua jadwal hari ini"

"Oh" Tia bergumam "Yaudah nanti jemput aku sekalian dari toko habis itu langsung ke apartemen buat ambil mobil".

Idris mengangguk lalu melanjutkan sarapannya begitupun dengan Tia.

Idris mengambil air minum yang berada di gelas di samping piring nasi goreng yang telah kosong. Ia meneguknya hingga tanggas.

Tenggorokannya serasa lebih segar. Air mengalir dari mulut ke tenggorokannya. Terasa lebih sejuk segar dan dingin.

Tia kembali ke kamar untuk bersiap setelah mencuci piring, ia menggunakan heels dengan hak 5cm berwarna cream.

Ia juga menggunakan pakaian simpel yaitu rok panjang span dan kaos press body berwarna biru.

Tia menghampiri Idris di meja makan, lalu memberikan kotak bekal berwarna pink.

Tia menyodorkan kotak bekal tersebut "Ini bekalnya ya mas jangan lupa dimakan", Idris menerimanya "Kenapa warnanya pink?" tanya Idris.

"Soalnya hanya ada ini, yang warna biru udah aku pakai buat bekal aku. Jadi gapapa ya warna pink buat kamu dulu"

"Hmm okay lah walaupun nanti di ceng-cengin sama mahasiswa tapi gapapa demi istriku tercinta apa sih yang nggak"

"Idih gombal mulu. Udah ayo berangkat nanti kamu telat".

Idris berjalan menggandeng tangan Tia. Idris tersenyum dengan manis lalu setelah tiba di garasi ia membuka pintu mobil untuk Tia terlebih dahulu lalu masuk ke dalam mobil setelahnya.

Ia menyetir sambil menggenggam tangan Tia.

"Kok bisa ya ada manusia secantik kamu mana sekarang jadi istri aku lagi"

"Semua wanita mah cantik mas kalau ganteng kan pria"

"Bukan gitu maksudnya sayang" Tia terkekeh pelan "Haha iya aku ngerti kok".

Idris fokus mengemudi melihat kedepan, masih dengan satu tangan yang menggenggam jemari Tia. Ia menciumnya berkali-kali, "Janji sama aku ya kalau nanti ada apa-apa kamu harus cerita. Kamu harus kasih tahu aku dulu sebelum sedih atau marah-marah. Kita bakal cari jalan keluarnya sama-sama dengan hati dan kepala yang dingin".

"Tenang aja mas nggak bakal ada apa-apa kok but I trust you. Jangan buat aku merasa sedih ya kamu kalau ada masalah harus cerita sama aku semuanya karena komunikasi itu penting!"

Tia menghadapkan jari kelingking di delan Idris "Promise?" Idris menautkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Tia "I promise sayang".

Setelah sekitar 20 menit mereka berdua sampai di toko. Idris keluar terlebih dahulu lalu membuka pintu mobil untuk Tia.

Tia keluar setelahnya lalu memeluk Idris "Sampai jumpa nanti"

Idris mengangguk mengelus pelan kepala Tia "See you sayang aku kerja dulu ya" Tia mengangguk lalu Idris menarik tangan Tia sebelum masuk kedalam dan kembali memeluknya dengan erat.

Ia mencium kening Tia lalu berjalan masuk kedalam mobil.

Tia melambaikan tangannya ke arah Idris yang baru saja akan pergi melajukan mobilnya.

Idris membuka jendela mobil "I love you sayang" ucapnya sedikit berteriak.

"I love you too" senyuman manis terlihat dibibirnya kala itu.

1
partini
hah belum siap ,, aneh kali ya kalau masih pacaran ok lah kan dah nikah pasangan yg aneh
partini
salah kamu dris harusnya istrimu di ajak bertemu aihhh malah peluk segala pula ,,semoga sebelum pulang tuh video udah yampe biar berantem salah salah sendiri ga jujur
partini
hemmm so sweet
apa nanti ga ada kata akan prettt pada waktunya 🤭
partini
sinopsisnya di rubah ya Thor
mantan ga ada
dtf_firiya: yes thank you sebentar ya I'll look for a fitting description
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!