Seorang gadis manis bernama Hazel, berumur 21 tahun, harus menggantikan posisi saudara kembarnya yang bernama Hazely. Untuk menjadi kekasih dari seorang tuan muda bernama Mark Harold Sebenarnya dia tidak mau melakukan itu, tapi di karenakan keadaan Mark yang begitu memprihatinkan ia terpaksa melakukannya.
Bagaimana jika sang tuan muda tau, jika yang menjadi kekasihnya saat ini bukanlah kekasihnya?...
Penasaran? Yuk, ikuti selengkapnya di cerita ini.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JUNGNANA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TIGA PULUH
Johan menemui Adik kesayangannya yang terlihat sedang melamun di ruang tengah, entah apa yang sedang pemuda itu fikirkan. Hari ini Johan bermaksud memberitau semua keburukan Adira kepada Jovin.
"ehem... apa aku mengganggu mu?," tanya Johan, mengalihkan atensi Adiknya.
Jovin hanya diam tanpa menyahut, ia kembali melihat keluar jendela, pandangan itu menyiratkan sebuah kesedihan dan kesepian.
"kau sedang memikirkan sesuatu?," tanya nya lagi.
Jovin hanya menggeleng pelan sebagai jawaban.
"lalu kenapa kau diam? ah.. aku tahu, pasti kau memikirkan Adira," tebak Johan.
Jovin menyunggingkan senyum nya, terlihat begitu di paksa kan.
"sudah berapa bulan ini semenjak pertemuan ku di hotel itu, dia belum juga kembali menemui ku," cicitnya gelisah.
"lalu apa kau tidak memikirkan Abila? gadis yang selama ini selalu merawat mu dan mengisi hari-harimu?," pancing Johan, mengalihkan pembicaraan.
Jovin berdecih malas.
"kenapa kau menanyakan nya? apa kau merindukan tubuhnya?," cerca Jovin, membuat telinga Johan terasa memanas, namun ia mencoba tenang.
"apa yang kau ucapkan jangan mengada-ada," kekeh Johan.
"berapa kali kau tidur dengan nya," tanya Jovin , ketara sekali bahwa pemuda itu tidak suka.
"jika aku menjawab nya dengan jujur, apa kau akan percaya?," tanya Johan.
"mungkin, apa yang ingin kau katakan pada ku?,"
"aku tidak pernah meniduri gadis itu," sahut Johan.
Jovin terkekeh tak percaya.
"jangan omong kosong, jelas-jelas dia ja**ng. Untuk apa kau membayarnya jika tidak untuk mengajaknya memuaskan nafsu mu,"
Sungguh demi Tuhan, Johan sudah hilang kesabaran. Ia berdiri dan dengan cepat ia menghantam rahang Jovin dengan pukulan tangan nya. Hingga pemuda tersebut jatuh tersungkur dengan darah segar mengalir di sudut bibirnya.
"BUAGGG....
"sialan kau Jovin, beraninya kau merendahkan Abila," bentak Johan emosi.
Jovin hanya tertawa nista.
"begitu berharga kah ja**ng itu untuk mu Kak? hingga kau sampai menyakiti Adikmu sendiri?," ucap Jovin dengan mata berkaca-kaca.
"jika aku di suruh memilih, aku lebih memilih Abila di banding Adik ba**ngan seperti mu,"
"sebenarnya apa yang telah ja**ng itu berikan kepada mu Kak, hingga kau begitu memuja nya," jengah Jovin.
"dia memberikan segalanya untuk mu, berkat Abila kau bisa kembali seperti ini , sadarlah Jo,"
"jika aku tau dia seorang ja**ng , aku juga tidak mau," sahut Jovin begitu enteng nya.
"cukup, jangan sekali-kali kau menyebut nya seorang ja**ng,"
"lalu aku harus menyebutnya sebagai apa ha? gadis murahan?,"
"jaga mulut mu Jo.... Abila bukan gadis murahan, dia gadis baik-baik. Dia memang bekerja di club malam, tapi dia berbeda dengan gadis-gadis lain. Dia tidak melayani lelaki dalam hal intim," lirih Johan, persetan jika Jovin tidak percaya pada nya.
Jovin mengernyitkan dahi nya,. sedikit tertarik dengan cerita Johan.
"maksud mu Kak?,"
"dia bekerja di club malam untuk mencari uang, dia terhimpit ekonomi. Dan kau tau siapa penyebab nya? Adira! gadis itu yang menyebabkan Abila terbelit hutang yang begitu besar. Adira berhutang kepada rentenir atas nama Abila, Namun gadis itu tidak pernah mengeluh, dia tidak pernah menyimpan dendam kepada saudara nya." cerita Johan.
"apa kau mencoba mengelabuhi ku ," tanya Jovin datar.
"aku tidak pernah mengelabuhi mu, aku menyayangi mu. Justru kekasih mu lah yang selama ini selalu membohongimu," Johan menyodorkan setumpuk foto-foto Adira bersama dengan para pria , bahkan ada juga yang sedang bersama om-om.
Jovin membolakan kedua matanya, ia syok. Begitu tak percaya dengan apa yang dilakukan gadis kesayangan nya di belakang nya selama ini.
"kenapa.... kenapa Adira melakukan ini padaku?," lirihnya, hatinya terasa berdenyut nyeri.
"karena kau terlalu di butakan oleh cinta, hingga tak bisa melihat mana cinta sungguhan dan mana cinta palsu. Bahkan kau tidak bisa membedakan mana iblis dan mana malaikat."
"apa maksudmu Kak?,"
"Abila, gadis itu mencintaimu begitu tulus, merawatmu dengan sepenuh hati nya, awal nya dia menolak tawaran ku. Padahal aku sudah menawarkan gaji yang cukup besar, tapi dia tetap tidak mau mengganti kan posisi Adira, hingga aku menceritakan tentang keadaan mu padanya. Akhirnya dia memutuskan untuk membantuku, kau tau dia gadis yang luar biasa. Aku memberi nya fasilitas mewah, tapi dia selalu menolak. Dia bilang hanya ingin membantu mu sembuh, setelah Adira kembali dia akan pergi terbebas dari pekerjaan nya, begitulah kontrak perjanjianku dengan nya. Aku tanya pada mu, dimana letak kesalahan Abila hm? apa dia merugikan mu? dia pernah meminta apa padamu? Jawab pertanyaan ku!,"
Jovin terdiam, otaknya kembali berputar mengenang masa lalu bersama Abila.
Kakak benar , Abila tidak pernah meminta sesuatu pada ku. Dia selalu marah jika aku menghamburkan banyak uang untuk sesuatu yang tidak penting. Dia gadis yang sederhana, dia baik, tapi apa yang aku lakukan kepada nya?.
"kau benar Kak, dia begitu berbeda dengan Adira. Apa yang telah aku lakukan padanya aku begitu jahat." sesalnya.
"kau tahu.... kau adalah pria pertama yang menyentuhnya, dengan sikap mu yang seperti itu kau sudah menunjukkan bahwa kau benar-benar seorang ba**ngan sejati, aku membencimu. Aku tidak pernah mengajarkan mu untuk meleceh kan seorang wanita."
Jovin gemetar, kedua matanya terasa memanas.
Aku telah menghancurkan nya, aku telah merenggut kesucianya. Jadi darah itu, ya Tuhan, aku benar-benar seorang ba**ngan, aku begitu kejam melukai gadis yang sudah berbaik hati menolongku.
"Kak...tolong bantu aku mencari Abila. Aku bersalah padanya, katakan dimana dia Kak," mohon Jovin.
Johan menggeleng kan kepalanya pertanda tidak tahu, kalau pun tau ia juga tak akan memberitahu nya.
hilang terus
tapi menarik alurne
semangat thor💪💪
klo hilang kmn coba
cm bisa tau dr komen2 org2
gmna mau baca