NovelToon NovelToon
Jodoh Yang Tertunda

Jodoh Yang Tertunda

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Bunda RH

Riky harus merelakan cintanya yang diam-diam ia pendam hanya karena kesalahpahaman yang terjadi. Ia harus menikahi seorang wanita yang sama sekali tidak ia kenali.

Aisyah wanita malang, korban tabrak lari yang berhasil disekamatkan oleh Riky pada malam itu. Riky terpaksa menikahi Aisyah dan mengubur cintanya kepada Tita, gadis yang selama ini ia kagumi dan ia cintai secara diam-diam.

Tita pun menerima pinangan Raja. Mereka sama-sama memiliki pasangan. Namun jodoh tidak ada yang tahu. Tuhan mempersatukan mereka, saat keduanya sudah sama-sama tidak memiliki pasangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda RH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah baju

Di pertengahan malam, Tita terbangun karena haus. Tita pun bangun dan pergi ke dapur untuk minum. Ia merasa perutnya sudah tidak sakit lagi. Setelah minum ia kembali ke kamarnya.

Saat akan tidur kembali, ia terkejut melihat sarung suaminya. Ada yang bergerak di balik sarungnya.

"Astagfirullah... kok bisa gitu ya." Tita bergidik geli.

Keesokan harinya.

Perut Tita sudah normal. Ia masak lagi untuk sarapan pagi ini. Kali ini ia memasak capcai dan telur mata sapi.

"Hem... harum. Jadi nggak sabar pingin makan."

"Kamu makan sayur kan Mas?"

"Ia, kecuali kacang panjang aku nggak suka."

Tita menyendokkan nasi dan telur ke piring Ricky. Ia juga menambahkan capcai.

"Maaf kalau tidak enak ya Mas."

"Enak kok."

Saat Tita memakan capcainya, ternyata rasanya keasinan. Padahal Ricky makan dengan lahap.

"Mas kamu bohong nih! Capcaynya asin ternyata. Perasaan tadi aku ngasih garamnya pas."

"Rasanya tetap enak kalau dimakan sama nasi dan telurnya sayang. Nggak pa-pa asin dikit. Nanti lain kali kamu bisa memperbaikinya. Sudah ayo makan!"Ricky mengelus puncak kepala istrinya dengan sayang.

"Ah kamu bikin aku meleleh Mas!" Batin Tita.

"Sayang, nanti pulang dari kampus aku akan ke rumah sakit lagi. Hari ini Aisyah dan Mustafa akan menemui Kak Hana."

"Mas, apa kamu tidak ingin mengajakku?"

"Kamu mau ikut ke rumah sakit?"

"Hem.. itu pun kalau kamu nggak keberatan."

"Tentu tidak Sayang. Nanti biar sekalian kamu kenalan dengan Aisyah. Aku akan jemput kamu setelah dari kampus."

"Oke Mas."

Setelah sarapan Ricky bersikap-siap untuk berangkat. Ibra sudah menjemputnya di bawah karena semalam mobilnya memang dibawa Ibra. Tita mengantar suaminya sampai di pintu. Setelah kepergian Ricky, ia mengunci pintu apartemen.

"Sendiri lagi deh." Monolog Tita. Ia pun masuk ke dalam kamar untuk membereskan tempat tidur.

Sementara Mustafa dan Aisyah sedang di perjalanan menuju kota. Usia kandungan Aisyah yang sudah menginjak 7 bulan, membuatnya cepat lelah. Sehingga tak jarang ia mengeluh kepada suaminya.

Di rumah sakit.

Hana mendapatkan perawatan intensif. Bahkan ia akan menjalani kemo hari ini. Karena menurut dokter kankernya masih stadium dua, dan kemungkin besar bisa disembuhkan. Aqil tidak bekerja hari ini. Ia menunggu istrinya di rumah sakit. Sementara anaknya ia titipkan di rumah tetangga.

Setelah mengikuti perkuliahan, Ricky langsung menuju pulang ke apartemen. Karena tidak ada orang di rumah, Tita sengaja memakai celana pendek sepaha berbahan kain, dan memakai tanktop yang cukup ketat. Ia juga biasa memakai itu di kamarnya dulu sebelum menikah.

Saat ini Tita sedang memasak untuk makan siangnya. Di tengah asyiknya memasak, bel berbunyi. Ia segera mematikan kompor dan berjalan mendekati pintu dan mengintip dari lubang kecil pintunya. Saat ia tahu suaminya yang datang, ia pun langsung membuka pintu.

"As-salamu'alaikum." Ricky melongo melihat istrinya.

"Wa'alaikum salam Mas." Tita mencium punggung tangan suaminya dan segera menutup kembali pintunya.

"Mas kok bengong?"

Ricky melihat penampilan istrinya dari bawah sampai atas.

"Paha yang mulus itu, buah dada yang sintal itu... oh tidak apa kamu sengaja mau menggodaku?" Batin Ricky.

Melihat pandangan suaminya terhadap dirinya, ia baru sadar dengan pakaian yang dipakainya.

"O-ow.. Sepertinya aku salah baju!" Ujar Tita seraya berbalik hendak berlari ke kamarnya. Namun tangannya ditahan oleh suaminya.

"Mau ke mana, hem?"

"Mau... mau itu... e pakai daster."

"Aku suka dengan pakaianmu ini! Sering-seringlah pakai saat kita berdua di rumah." Ucap Ricky sambil mengelus pipi istrinya yang saat ini memerah menahan malu.

Tanpa aba-aba Ricky menggendong istrinya di depan seperti anak koala. Sontak Tita mengalungkan tangannya ke leher Ricky karena takut jatuh. Ricky membawa Tita ke sofa. Ia membuang tas ranselnya ke sembarang tempat. Saat ini Tita berada di atas pangkuan suaminya. Ricky pun membaca do'a.

Kreeekk...

Ricky merobek tanktop yang dipakai istrinya, hingga nampak gunung indah yang menjulang tinggi.

"Mas... kok dirobek sih?"

"Nanti aku belikan yang banyak."

Ricky pun mencumbu bagian dada,Tita. Memberi banyak stempel di sana. Membuat Tita tak tahan dan menggigit bibir bawahnya. Hal tersebut membuat Ricky semakin bergairah. Ia membuka pengait bra Tita. Mengulum lembut sumber mata air di gunung kembar Tita. Ia melahap dengan rakus seperti bayi yang sedang kehausan. Tita pun melenguh merasakan kenikmatan. Kini Tita sudah berbaring di sofa dan Ricky menindih tubuh Tita. Kemudian terjadilah apa yang harus terjadi.

Usai bercinta mereka mandi bersama. Setelah itu mereka shalat dhuhur.

"Sayang, tadi kamu masak apa?"

"Oh iya, aku masak pasta. Tadi masih bikin topingnya."

"Ya sudah sana lanjut dulu! Habis makan nanti kita berangkat ke rumah sakit."

"Kalau saja kamu tidak menyerangku tadi, mungkin kita sudah makan Mas. Untung cinta ." Batin Tita.

Akhirnya mereka makan siang bersama. Setelah itu Tita bersiap-siap. Ia memakai rok plisket warna hitam dan tunik motif dipadu dengan pashmina hitam.

"Aku sudah siap Mas."

Melihat bibir Tita yang pink kemerahan, Ricky tak segan memagutnya.

"Ih... Mas, aku sudah siap kok direcoki? Belepotan kan jadinya?"

"Itu adalah vitamin sebelum berangkat. Nggak belepotan kok."

Ricky mengusap bibir Tita.

"Sudah, tetap cantik."

Ricky dan Tita turun ke bawah. Ricky mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.

"Apa Aisyah dan suaminya sudah sampai Mas?"

"Belum Sayang, sepertinya masih di jalan. Setelah naik bus mereka masih harus naik taxi."

Tita dan Ricky masuk ke rumah sakit. Sebelumnya mereka sudah berhenti di jalan untuk membeli buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk dan lemon. Karena buah tersebut sangat bagus untuk menderita kanker. Ricky menggandeng tangan Tita untuk masuk ke kamar Hana.

"Assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam."

Aqil membukakan pintu.

"Ricky..."

"Iya Bang, aku datang bersama istriku."

"Masuklah! Hana baru selesai dikemo."

Terlihat Hana sedang terlelap.

"Aisyah sudah di jalan. Mungkin sebentar lagi akan sampai."

"Silahkan duduk."

"Iya bang."

Tita meletakkan bingkisan yang ia bawa di atas meja.

"Apa istrimu sedang hamil?"

"Belum bang, do'akan saja! Kami baru menikah beberapa hari yang lalu."

"Iya, semoga kalian segera memiliki momongan."

"Amin." ucap Ricky dan Tita bersamaan.

"Ricky tolong ceritakan apa yang sebenarnya terjadi antara kamu, Aisyah, dan Mustafa. Itu pun kalau kamu tidak keberatan

Tita hanya menyimak obrolan mereka meski ia tidak mengerti.

Akhirnya Ricky pun menceritakan penyebab perpisahannya dengan Aisyah. Dan kronologi kehamilan Aisyah.

"Jadi sebelum masuk rumah sakit, Aisyah... ah aku tidak bisa membayangkan betapa hancur hatinya. Betapa bodohnya aku! Aku tidak pernah memperhatikannya. Aku Kakak yang tidak bertanggung jawab. Padahal orang tuaku sudah menitipkan Aisyah kepadaku."

"Semua telah terjadi bang. Mungkin ini sudah jalannya. Tinggal kita berusaha menjadi yang lebih baik lagi."

Bersambung...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Atze Atze
Thor jangan terlalu detail di ceritakan adegan panasnya.... singkat cerita gitu aja Thor
Atze Atze
ilmu agama saja tidak cukup.. pelajari juga ilmu beladiri.. silat.. taekwondo... ilmu ini penting untuk menjaga diri...
Atze Atze
lawan.. makanya jadi cewek itu jangan begooo dan lemah....lawan.. belajar ilmu beladiri...
Atze Atze
aku saja yang bekerja di rumah sakit... takut jarum suntik Thor..
Atze Atze
begoooo Banget...peka ..pake otak.. Ricky...
Atze Atze
ceritakan saja yang sebenarnya tita..
Atze Atze
biasanya perasaan wanita tajam...kok si tita begooo...bisa di lihat dari gerak gerik suaminya..
Lastoyo Titik
wowwww
Bunda RH: 😍😍🙏 makasih kak
total 1 replies
Sri Supriatin
Setuju, Raisya n Harris jadi beranak pinak 🙏🙏
Bunda RH: makasih kak 🙏
total 1 replies
Zahra Putri
selamat ya ayuni
Ranita Rani
kak MW tanya,emang boleh ya,adek kandung nikah ma ad3k ipar?
Meylan Basiru
ngga pernah bosan deh baca ceritanya wali sdh tamat di bacanya tetap saja ngga bisa moveon..
Ratu Rana Ranii
suka ceritanya
sakura
..
Ana
hahah raka gerogi
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novelku berjudul Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih. /Joyful/
total 1 replies
Ana
gemes aku sma riky dan tita
Bunda RH: jangan dicubit ya kak 😁
total 1 replies
Dwi Setyaningrum
thor typonya bertebaran nih
Dwi Setyaningrum
maaf nih thor ga kasian nih sama tita othornya masak anak org kaya titanya ga kuliah paling tdk pinter lah baca2 apa kek gt yg bisa menunjang pengetahuannya tentang ilmu walau ga kuliah hanya lulusan SMA jd kalau buat sharing sm pasangan sedikit bnyk bisa membantu suami dong thor
Anaknya Baba: coba baca novel Poppen kak, siapa tahu sesuai selera kakak.
total 1 replies
Dwi Setyaningrum
aku yg blm baca critanya bundanya Salwa thor..hbs dr ini pasti cuss kesana..mampir disini juga hbs baca kisahnya Salwa d Tristan thor..semangat berkarya terus thor 💪
Dwi Setyaningrum
kyk nya raja lemah syahwat deh ya..atau mgkn raja bisa on nya sm lain jenis🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!