NovelToon NovelToon
Bad Wedding

Bad Wedding

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Cintapertama / Patahhati / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:70.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: mommy tree

Alena Ricardo sangat mencintai seorang Abian Atmajaya, tidak peduli bahwa pria itu kekasih saudara kembarnya sendiri. Hingga rela memberikan kehormatannya hanya demi memiliki pria itu.

Setelah semua dia lepaskan bahkan dibuang oleh keluarga besarnya, Alena justru harus menghadapi kemarahan Abian. kehidupan rumah tangganya bagaikan di neraka, karena pria itu sangat membencinya.

Akankah Alena menemukan kebahagiaannya? Dan akankah Abian menyesali apa yang selama ini diperbuatnya, setelah mengetahui rahasia yang selama ini Alena simpan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 31

"Mulai hari ini Sekar akan tinggal bersama kita," ucap Abian pada Alena yang tampak terkejut dengan kedatangan mereka, sembari menarik pinggang Sekar dengan lembut. "Aku ingin kau bersihkan kamar tamu sekarang juga! Karena kamar itu akan ditempati Sekar."

"Aku tidak mau!" sahut Alena dengan datar, wajah yang semula terkejut kini berubah dingin dengan tatapan yang tajam. "Kalau kau ingin membawanya tinggal di sini, kau saja yang membersihkan kamar tamu. Karena aku akan pergi dari rumah ini sekarang juga!" Alena yang hendak berlalu dari ruangan tersebut, begitu terkejut saat tangannya ditarik paksa hingga dirinya hampir saja terjatuh.

"Siapa yang mengijinkan mu pergi?" Abian mencengkeram tangan Alena dengan kuat. "Sudah aku katakan berapa kali, kau boleh pergi jika aku sudah puas menyisakmu!" bisiknya dengan penuh penekanan di setiap katanya, lalu menghempaskan tangan Alena dengan kasar. "Jadi sekarang cepat bersihkan kamarnya!"

"Aku bilang tidak mau, kau boleh menyuruhku apa pun tapi tidak dengan membersihkan kamar untuk ****** sialan ini!" tunjuk Alena tepat di depan wajah Sekar.

"Dia bukan ******!" Abian menarik dan memutar tangan Alena kebelakang hingga membuat wanita itu berteriak kesaktian. "Wanita yang kau sebut ****** itu calon istriku, makanya dia akan tinggal di sini bersama kita."

Deg.

Teriakan kesakitan yang keluar dari bibirnya, seketika itu juga ia tahan saat mendengar Abian akan menikahi wanita itu. Jadi rencana suaminya menikahi ****** itu benar-benar akan dilakukan walaupun tanpa ijin darinya.

"Kau benar-benar keterlaluan Abian Atmajaya! kau brengsek!" bentak Alena dengan penuh amarah.

"Aku memang brengsek, siapa suruh kau mencintaiku?" ucap Abian dengan sinis. "Jadi sekarang bersihkan kamarnya, atau tanganmu ini akan aku patahkan!" dia meremas tangan Alena dengan kuat.

"Patahkan saja! Lebih baik tanganku patah dari pada harga diriku kau injak-injak!" sahut Alena dengan menahan rasa sakit di tangannya. Dia tidak sudi menyiapkan kamar untuk wanita yang jelas-jelas sengaja masuk ke dalam rumah tangga mereka.

"Kau...!"

"Sudah Abian," Sekar yang sejak tadi diam menyaksikan perdebatan suami istri tersebut, mengusap lengan pria itu. "Biar aku sendiri yang membersihkan kamarnya."

"Tidak bisa, wanita ini yang harus membersihkannya!" Abian semakin keras menyakiti tangan Alena, meskipun di sudut hatinya yang terdalam merasa tidak tega. Tapi amarah yang membakarnya sejak kemarin malam saat Alena memanggilnya dengan Bian. Mampu membuat Abian melakukan apa pun, termasuk membawa Sekar ke dalam rumahnya hanya untuk menyakiti wanita itu. "Tidak ada yang boleh memanggilku Bian selain Alana," gumamnya dalam hati sambil terus menyakiti tangan Alena.

"Abian kau menyakitinya," Sekar yang tidak tega melihat semua itu memilih mengalihkan tatapannya.

"Aku tanya sekali lagi, kau mau membersihkan kamar tamu itu atau tanganmu ku buat patah?"

"Sudah aku bilang, lebih baik kau patahkan saja tanganku ini!" ucap Alena dengan menggigit bibir bawahnya agar tidak berteriak kesakitan. Di tahannya air mata yang sudah menggenang di kedua pelupuk matanya, karena tidak mau terlihat lemah di hadapan Abian maupun Sekar.

"Kau benar-benar keras kepala!"

"Tuan jangan!" Bi Yanti yang sudah datang sejak beberapa menit yang lalu, bahkan melihat dan mendengar perbuatan tuan Abian pada Nona Alena, berjalan mendekati majikannya. "Biar Bibi yang membersihkan kamar tamunya," ucap Bi Yanti memberanikan diri.

1
⏤͟͟͞͞Rl𝖎𝖓𝖆𒈒⃟ʟʙᴄ
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
⏤͟͟͞͞Rl𝖎𝖓𝖆𒈒⃟ʟʙᴄ
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
⏤͟͟͞͞Rl𝖎𝖓𝖆𒈒⃟ʟʙᴄ
kangen edgarrr
lia rahma
mantap mom
Evi Nopianti
i love it 😘😘😘😘
⏤͟͟͞͞Rl𝖎𝖓𝖆𒈒⃟ʟʙᴄ
up lgi donk mom
retno❤️
Alhamdulillah hampir semua karya mommy sdh kubaca... tinggal sedikit lg. Ditunggu novel terbarunya ya mommy. Semangat trs berkarya dan sukses selalu 🙏🏻👍🏻🤗
CiCi Sila Syawal
egois
Anjani
aku suka semangatnya
Anjani
wkwkwkkk
Anjani
cinta buta
Anjani
betul
Anjani
pasti lelah banget jadi alena
Anjani
masih nanya lagi, tentu saja untuk disakiti alena
Anjani
awal baca cerita ini kesel sama alena, jadi intip bab akhir. sekarang jadi kasian
Ima Kristina
Memang cinta dan benci beda tipis .... awalnya benci tapi seiring berjalannya waktu cinta tumbuh dihati Bian karena keberadaan Alena tiap hari
Ima Kristina
Bian gelap mata ...aku gak suka sama pria yang arogan begitu....
Ima Kristina
Karena Alena keturunan Arbeto pasti akan mencari cara bagaimana tidak akan direndahkan lagi
Ima Kristina
Alena dari dulu memang arogan
Ima Kristina
Sudah tahu jika hanya mencintai itu sakit ngapain nekat memisahkan Abian dan Alana saudara kembarnya sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!