NovelToon NovelToon
Gianna

Gianna

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: the devvu

Sebuah cerita yang tertulis merupakan bagian dari kehidupan gadis multitalenta dengan karir yang cemerlang dan persahabatan yang setia, kehidupan yang diwarnai dengan sorotan media serta penggemar yang cukup fanatik menjadikan Gianna Pionad Aaron tidak semata-mata semuanya terasa sempurna.
Ada Luka, Trauma dan Cinta, bagaimana Gianna bertahan? Baca selengkapnya dalam sebuah cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon the devvu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jasiman dan Hans

Suara ketukan langkah dari heels terdengar mengisi ruangan yang sepi, hal itu juga dapat di dengar oleh Emili yang ada dimeja kerjanya, Emili yang melihat kehadiran Gianna yang perlahan mendekati jarak dirinya otomatis membuat Email berdiri memberikan penghormatan serta senyuman untuk melepas kepergian Gianna.

Serasa Gianna sudah hilang dari pandangan karena pintu lift tertutup manik matanya berputar menujukan sikap malas "Cantik siiiii tapi jadi Ani-aniii.." ujar Emili merasa geli.

Pak Jasiman sudah menunggu di samping mobil Hitam, melihat kedatangan Gianna dia segera datang membukan pintu "Sudah selesai Non?" Tanya pak Jasiman yang melihat Gianna masuk Mobil. "sudah pak, kita langsung ke studio aja takut macet" perintah Anna mengingat bulan ini memasuki musim hujan, kelemahan tinggal di ibukota Gianna akan terjebak macet dimana-mana.

Selama dalam perjalanan hanya ada suara lagu dari Ariana Grande penyanyi Amerika yang menjadi favoritnya. "Non bagaimana kabar bapak?" tanya pak Jasiman disana, Gianna menghela nafas mengingat Pak Jasiman adalah supir pertama keluarganya kemudian setelah Gianna dewasa dan mulai berkarir dia sudah bisa perkerjakan beberapa orang untuk membantu dia, lalu disuatu hari dia bertemu lagi dengan pak Jasiman yang mengaku sudah tidak bekerja dengan Robby Tan karena di pecat oleh Istri mudanya sejak saat itu Pak Jasiman menjadi Driver Gianna yang siap membawa Gianna kemanapun pergi "masih seperti biasa," Jawab Anna. Gianna terdiam seketika mengingat "Pak bagaimana perkembangan rumah?" pertanyaan itu membuat pak Jasmina menyeringai senang "Proses nya sudah aman dan lancar tinggal pasang genteng Non, Terimakasih berkat kerja di Nona Anna saya bisa bangun rumah dan beli sawah di kampung," Ujar pak Jasiman bersemangat Gianna yang melihat itu hanya menyeringai.

Gianna melihat Pak Jasiman orang yang tulus, baik dan bakti kepada majikannya, Gianna sudah mengenal Pak Jasiman sejak dia masih muda belum menikah bahkan di pernikahannya dulu keluarga turut hadir dalam acara. Sama seperti Hans, Beliau salah satu orang yang mengabdi pada keluarga Gianna.

pandangan Gianna menengok kearah kaca melihat suasana jalanan yang ramai, namun pandangan itu sama sekali tidak menutup ingatan Gianna kurang lebih tujuh belas tahun lalu dimana dia diusir ayahnya karena Ayahnya lebih percaya pada ucapan berbisa ibu tirinya, Lalu Hans menolong dan membawa Gianna pergi dari sana menuju rumah pribadinya bertemu istri dan anaknya.

Kejadian itu terus berputar di ingatan dia, membuat reaksi tubuh Anna seketika bergetar, Anna mengambil tumbler yang tepat di depan dan langsung menenggak air untuk penenang, Itulah kejadian yang berkesan bagi Anna dari Hans.

waktu menujukan pukul sembilan malam, Gianna dan Ambar berjalan menuju back stage setelah menyelesaikan acara talk show, keduanya adalah host.

"Tolong ambilkan baju, aku mau ganti". Perintah Gianna pada Febrian(Assisten Pribadi) Gianna memiliki dua assisten (Febrian dan Lisa) Lisa adalah atlet lari nasional bahkan dia pernah menjadi seorang coach sebelum dia menjadi assisten Gianna.

Sembari menunggu, Ambar mendekat menuju Anna, "Habis ini kemana?" Tanya Ambar "tidak ada pulang aja ke apartemen,". "Ketempat biasa?" tawar Ambar "Jam sebelas aku nyusul" Ambar yang percaya dia pergi untuk pulang lebih dulu di bandingkan yang lain.

Malam semakin larut menuju pagi, Gianna enggan beranjak dari sofa panjang dengan Ambar yang sudah setengah sadar karena Alkohol yang di minum berkali-kali Gianna hanya menyeringai melihatnya.

Gianna melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya menujukan Brand ternama di kelasnya. "Pukul tiga" Ucap Anna, Gianna berdiri dengan sedikit sempoyongan menarik tangan Ambar disana "Pulang dulu yaaa" Ucap Anna keras. Ambar yang tidak dengar itu lebih keras "APAAAAA?!" "PULANG DULUAN" kalimat yang saling sahut justru lebih keras karena suara musik mengisi ruangan. "YAAAA" ujar Ambar memberikan isyarat setuju dengan jempol.

Febrian sudah menunggu di parkiran menantikan majikannya itu datang, tidak lama Febrian melihat Anna ada disana. Dia segera keluar untuk menggapai tubuh wanita yang kehilangan kesadaran nya itu "I'm ok" ujar Gianna lirih, Namun Febrian tetap menompang tubuh Anna untuk menuju mobil.

Mobil itu melesat meninggalkan basement club dimana menjadi tempat main para selebritis serta sosialita di kota itu.

1
Amiera Syaqilla
hello author🤗
the devvu: hallo Amiera Syaqilla ❤️
total 1 replies
the devvu
stay tune up halaman terbaru😍
devvuholic
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!