NovelToon NovelToon
ISTRI KEENAM

ISTRI KEENAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Office Romance
Popularitas:116k
Nilai: 5
Nama Author: Melon Milk

Sisi Caldwell dipaksa keluarganya mengikuti pesta kencan buta demi menyelamatkan perusahaan, hingga terpilih menjadi istri keenam Lucien Alastor, miliarder dingin yang tak percaya pada cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melon Milk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4

Lucien melangkah keluar lebih dulu. Begitu pintu tertutup di belakang pria itu, Sisi menghembuskan napas panjang, lega. Ia berterima kasih pada keberuntungannya yang, untuk pertama kalinya, berpihak padanya.

Sisi bangkit dan mengikuti Lucien dari belakang.

Saat mereka muncul bersama, seluruh perhatian langsung tertuju pada keduanya.

Penanggung jawab perjamuan segera menghampiri, wajahnya tampak bingung melihat mereka keluar dari ruang resepsi bersamaan.

“Apakah Anda sudah mengambil keputusan, Tuan?” tanyanya hati-hati.

“Ya,” jawab Lucien singkat. Ia mengangkat dagunya sedikit, menunjuk Sisi tanpa ragu. “Dia orangnya.”

Ruangan itu seketika riuh.

Tatapan para wanita mengarah pada Sisi, ada yang terkejut, iri, marah, bahkan tidak percaya. Bisik-bisik memenuhi udara, bercampur keluhan dan kecemburuan yang tidak ditutupi.

Sisi bisa merasakan gelombang emosi mereka menghantam dirinya.

Namun ia hanya membalikkan rambutnya dengan anggun dan menyeringai kecil.

Maaf, tapi akulah yang terpilih.

Ia hampir tertawa, namun menahannya saat telinganya menangkap bisikan-bisikan tajam.

“Kemampuan apa yang dia punya sampai dipilih oleh Lucien?”

“Bukankah dia Sisi Caldwell? Kenapa dia bisa lebih baik dariku?”

“Benar. Bagaimana bisa dia--”

Belum sempat kalimat itu selesai, seorang pria muncul entah dari mana.

“Pilihan Tuan seharusnya tidak dipertanyakan,” ucapnya tegas, memotong gosip dengan satu kalimat dingin.

Sisi tersenyum tipis ke arahnya, diam-diam berterima kasih. Mendengar ucapan para wanita itu benar-benar menyakitkan telinga.

“Semua silakan masuk ke aula perjamuan,” umumkan petugas dengan suara lantang.

Lalu ia menoleh pada Lucien dan Sisi.

“Tuan, Nyonya berkata jika Anda sudah memilih tunangan Anda, Anda dipersilakan membawanya ke aula utama untuk bertemu dengannya.”

Lucien tidak menanggapi. Ia langsung berbalik dan melangkah pergi menuju aula utama.

Sisi memutar matanya.

Pria yang tidak sopan. Meninggalkanku begitu saja? Halo, tunanganmu di sini.

Ia mengangguk pada petugas sebagai tanda terima kasih, lalu mengikuti Lucien. Langkahnya kecil dan terkontrol, napasnya ditarik dalam-dalam.

Ia tidak takut pada tantangan apa pun.

Tujuannya sudah jelas.

***

Di aula utama, seorang wanita tua yang anggun duduk di atas sofa mewah.

Aura superioritasnya terasa kuat, mirip dengan Lucien, namun senyum di wajahnya hangat dan tulus. Sisi terkejut. Sangat bertolak belakang dengan gambaran ibu Lucien yang ia baca di berbagai artikel.

“Apakah dia wanita yang kau pilih, Nak?” tanya wanita itu sambil menunjuk Sisi.

“Ya,” jawab Lucien singkat sambil duduk. “Dia orangnya.”

Lady Alastor meraih tangan Sisi dan memintanya duduk di sampingnya.

“Dari keluarga mana kau berasal?” tanyanya ramah.

“Saya putri sulung Edris Caldwell. Nama saya Sisi Caldwell,” jawab Sisi sopan.

“Berapa usiamu, sayang?” lanjut wanita itu lembut.

“Dua puluh empat tahun,” jawab Sisi sambil tersenyum kecil. Gugupnya mulai mereda.

“Apakah kau takut pada putraku?” tanya Lady sambil terkekeh ringan.

“Tidak,” jawab Sisi jujur. “Tuan Lucien tidak semenakutkan yang saya kira.”

Ia melirik Lucien sekilas, tetapi pria itu hanya menatap langit-langit dengan ekspresi kosong.

Lady tampak terkejut. Matanya membesar, pandangannya bergantian antara Sisi dan putranya.

“Aku akan menitipkan putraku padamu,” ucapnya kemudian. “Keluarga kami akan memperlakukanmu dengan baik. Itu bisa kupastikan.”

“Terima kasih, Nyonya,” balas Sisi sambil mengangguk.

“Dan besok, pernikahan kalian akan diadakan di Terrace Hotel,” lanjut wanita itu.

“Terima ka--”

“Tidak.”

Lucien memotongnya tanpa emosi.

“Aku selalu mengadakan pernikahan setiap kali menikah. Terlalu merepotkan.”

“Apa maksudmu merepotkan?” Lady langsung memarahinya. “Ini pernikahan pertama Sisi. Kita wajib memberinya pernikahan yang layak.”

Jika dipikir-pikir, Sisi sebenarnya tidak keberatan dengan keinginan Lucien. Pernikahan besar hanya akan mengundang perhatian yang tidak ia inginkan.

Lucien meliriknya sebentar sebelum pergi begitu saja.

Sisi menghela napas pelan.

Betapa kasarnya pria ini.

Lady duduk kembali dan menepuk tangan Sisi dengan lembut.

“Maafkan sikapnya. Temperamennya memang buruk, tapi dia sebenarnya orang baik. Jangan hiraukan dia,” ujarnya menenangkan.

Sisi mengangguk dan tersenyum setengah hati.

Wanita itu kemudian menjelaskan rencana pernikahan besok. Namun Sisi dengan halus menyarankan agar mengikuti keinginan Lucien saja.

Menikah dengan seorang miliarder bukan perkara mudah, terutama jika publik ikut campur.

Ia tidak ingin hidupnya berubah menjadi sorotan kamera.

Bagaimana dengan privasinya, jika setiap langkahnya selalu diawasi wartawan?

1
Mira Hastati
bagus
Enong Nuraini
iyaa kenapa buka selvar sja yg di jodohkan dneg. lucien🤭
Enong Nuraini
kasian sisi
cutriara
seru
Surmanti Surmanti
kenapa gambar novelnya diubah? padahal gambar awal lebih cocok dengan karakter Lucien yg datar, dingin 🤭
Ana Akhwat
Miris juga seorang perempuan berstatus istri tapi kelakuannya pada laki-laki lain seperti perempuan murahan
Ana Akhwat
🤣🤣🤣astage sisi sungguh luar biasa usilmu
Ana Akhwat
Bagus Sisil tingkat kan sifat tengilmu biar si Lucian yang sombong itu bertekuk lutut padamu
Ana Akhwat
Saya suka sikap sisi yang berani😁
kalea rizuky
emang kayak lacur
kalea rizuky
sisi kayak lacur
kalea rizuky
MC sok kuat tp ngemis ngemis males ddh
Nesysila_088
/Drool/
fau.syifa20
seruu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!