NovelToon NovelToon
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

Status: tamat
Genre:Misteri / Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Perperangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:844k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

( Musim Ke 2 : Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat )

Setelah menepati janjinya yang tersisa pada Sekte Langit Baru dan Tetua Huo, Tian Feng tidak lagi bersembunyi. Didorong oleh sumpah pembalasannya, ia memulai perburuan sistematis terhadap Aula Jiwa Bayangan. Bersama Han Xue dan Ying sebagai mata-mata utamanya, mereka membongkar satu per satu markas rahasia Aula Jiwa Bayangan, bergerak seperti dua hantu pembalas dendam melintasi Benua Tengah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 300

Di Aula Utama Sekte Langit Baru, Tian Feng menyimpan gulungan intelijen terakhir ke dalam Cincin Ruang Semesta miliknya. Ia telah mendapatkan semua yang ia butuhkan. Setelah mengucapkan perpisahan terakhir yang singkat namun penuh makna kepada Master Sekte Wu Tian dan Tetua Huo, ia tidak lagi membuang waktu.

Dengan satu langkah, ia merobek ruang di depannya. Sosoknya lenyap dari Wilayah Barat, meninggalkan para tetua Dou Zong yang menatap takjub pada fluktuasi ruang yang ditinggalkannya.

Hanya butuh beberapa tarikan napas baginya untuk melintasi benua. Ia muncul kembali, bukan di Paviliun Naga Tersembunyi, melainkan langsung di puncak tertinggi akademi, di dalam Taman Bambu yang diselimuti kabut abadi.

Lin Hao dan Xu Zhao sedang duduk berhadapan di meja batu giok, papan catur kuno terbentang di antara mereka, seolah-olah tidak ada waktu yang berlalu.

Tian Feng mendarat tanpa suara di depan mereka.

Lin Hao mendongak dari papan catur, senyum tipis di wajahnya. "Ziarahmu selesai. Ikatan fanamu telah dijernihkan."

Xu Zhao, dalam wujud Dou Sheng Bintang Satu barunya, meletakkan bidak naga hitam dengan keras. "Hmph. Cukup cepat. Aku baru saja akan bosan bermain dengan kura-kura tua ini." Ia berdiri, tubuhnya yang kekar memancarkan aura perang yang terpendam. "Jadi. Kapan kita berangkat?"

Ia dengan sengaja menekankan kata "kita".

Tian Feng menatap gurunya. "Aku sudah mendapatkan jejaknya. Pegunungan Api Penyucian Hitam di Tanah Tandus Iblis. Tempat itu dijaga ketat, kemungkinan besar oleh Dou Sheng Puncak yang lolos dari akademi."

"Bagus!" Xu Zhao menyeringai buas. "Sudah lama aku tidak meregangkan otot-otot baru ini. Melawan seorang Dou Sheng Puncak... kedengarannya seperti pemanasan yang bagus."

"Kau yakin mau ikut?" tanya Tian Feng, meskipun ia sudah tahu jawabannya. "Aku bisa..."

"Omong kosong!" potong Xu Zhao, suaranya kini dipenuhi oleh otoritas Jenderal Naga. "Aku, Jenderal Naga Hitam, tidak akan pernah membiarkan Kaisarku Tuan Muda-ku—berburu musuh selevel itu sendirian! Aku ikut. Ini bukan permintaan, ini adalah fakta."

Lin Hao terkekeh pelan. "Biarkan dia ikut, Tian Feng. Naga tua ini sudah gatal ingin bertarung sejak dia mendapatkan tubuh barunya. Selain itu, menghadapi Tetua Pertama Aula Jiwa Bayangan dan Gu Yao... kau memang membutuhkan bantuan."

Tian Feng mengangguk, senyum tipis yang langka muncul di bibirnya. Ia tahu ia tidak bisa (dan tidak mau) menolak perlindungan dari seorang Jenderal Dou Sheng. "Baiklah. Tapi kita butuh mata. Aku tidak bisa melacak Gu Yao sendirian di wilayah yang begitu luas."

"Serahkan itu padaku," sebuah suara dingin terdengar dari bayang-bayang bambu.

Han Xue (Dou Zong 4) muncul tanpa suara, didampingi oleh Ying yang kini seukuran kuda poni. Ia telah merasakan kedatangan Tian Feng melalui Jaring Bayangan dan langsung melapor. "Jaringku sudah memiliki mata-mata di perbatasan Tanah Tandus Iblis sejak kau pergi. Aku tahu di mana harus mencari."

Tian Feng menatapnya. Ia tidak berniat membawa Han Xue ke dalam pertempuran Dou Sheng yang berbahaya. Tapi Han Xue menatapnya kembali, matanya yang sedingin es tidak menunjukkan keraguan. "Kau adalah palu godam. Kau adalah pedangnya. Aku adalah bayangannya. Kau membutuhkan kami."

Sebelum Tian Feng bisa berdebat, Xu Zhao tertawa. "Gadis kecil ini benar! Sebuah tim pemburu yang sempurna! Sang Kaisar (kekuatan fisik), Sang Jenderal (kekuatan hukum Dao), dan Sang Pembunuh Bayangan (mata-mata). Aku suka ini!"

Tian Feng menghela napas, menyerah pada antusiasme kedua rekannya yang keras kepala. "Baiklah," katanya. "Han Xue, kau hanya mengintai. Jangan libatkan diri dalam pertarungan. Itu perintah."

Han Xue hanya mengangguk singkat, yang bisa berarti apa saja.

Tian Feng berbalik menghadap Lin Hao. "Kami berangkat. Jaga Paviliun Naga Tersembunyi."

"Pergilah," kata Lin Hao, matanya kini serius. "Tuntaskan balas dendammu. Dan bersihkan racun Aula Jiwa Bayangan dari benua ini."

Tian Feng mengangguk. Ia melangkah maju, meletakkan satu tangan di bahu Xu Zhao dan satu lagi di bahu Han Xue. Dengan kekuatan Ban Sheng Puncak dan Fisik Dou Di miliknya, ia mengaktifkan kekuatan ruangnya.

"Pegang erat-erat."

Dengan satu tarikan napas, ketiga sosok itu—Sang Kaisar Naga, Sang Jenderal Naga, dan Sang Hantu Es lenyap dari Akademi Qing Yun, merobek ruang.

1
Indah Hidayat
momen yg manis...malah lebih manis drpd si mc.
Indah Hidayat
wahduh poligami
Indah Hidayat
wnt2 nya setengah tdk waras
Indah Hidayat
lga kok marah dia yg mati dulu, mau nyalahin si mc.
Indah Hidayat
kadang heran dgn si mc kenapa tdk sekalian dibunuh.
Indah Hidayat
wah unik.bayinya
Cui Lan Seng
wkwkw...kanibal😄🤭
Cui Lan Seng
kesempatan kultivasi ganda lagi Tho
Indah Hidayat
ini baru 1 jendral iblis sdh kuat buat si mc kewalahan...keren ya si long mo bisa punya anak buah kuat, lha si long yuan malah kalah anak buahnya lemah
Indah Hidayat
peran teman2 si mc sangat menghibur...unik lucu
Cui Lan Seng
wkwkkw gampang banget naik gradenya tinggal nelen pil
Cui Lan Seng
cat rambut ga laku berarti ya
Cui Lan Seng
inti kristalnya tetua aula bayangan kan belum habis diserap kan?
Cui Lan Seng
hm kalo kultivasi ganda bisa naikin kelas lagi ga ya
Cui Lan Seng
waduh gigit jari para kontraktor dari Konoha yg bisa makan pasir, semen dan besi, ga kebagian proyek
Wonk Kis
hehe usul yg bagus,nanti diputar ulang
Indah Hidayat
sikap si mc thd guru2nya mengharukan
Sang M
matamu. The End
Edi Sopian
Luar biasa
Inara Cantik
keren dan mantap
Inara Cantik: /Good/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!