NovelToon NovelToon
Tabib Terhebat Sepanjang Masa

Tabib Terhebat Sepanjang Masa

Status: tamat
Genre:Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Identitas Tersembunyi / Budidaya dan Peningkatan / Dokter Ajaib / Menjadi Pengusaha / Tamat
Popularitas:608.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: To Raja

Linda adalah seorang pengembara dengan ilmu medis dan keterampilan beladiri yang sangat hebat.

Mengalami hilang ingatan membuatnya diperbudak oleh sebuah keluarga yang membutuhkan seorang perawat gratis untuk putra mereka yang sedang sakit.

Sebuah kecelakaan membuat Linda kembali mengingat ingatannya dan kemudian bertemu seorang pria bernama Alaska yang memberinya sebidang tanah.

Dari tanah itu Linda mendapat kesuksesan sebagai seorang perempuan pengusaha tanaman herbal terbaik di desa tersebut.

Kalau kamu sakit, jangan lupa datang ke kebunnya meminta obat herbal, dijamin sembuh!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4. Ingin menelannya bulat-bulat

Begitu Alaska dan Linda tiba di meja makan, para pelayan sudah selesai menyiapkan semua makan malam untuk 2 orang itu. 

Linda duduk di kursi yang tepat berada di depan Alaska dan melihat sekelilingnya Di mana para pelayan tidak berniat untuk pergi dari sana. 

"Apa kau tidak nyaman dengan mereka?" Tanya Alaska. 

Linda tersenyum menggelengkan kepalanya, "aku baik-baik saja," jawab Linda. 

"Kalau begitu nikmati makananmu," ucap Alaska. 

Linda mengangguk dengan pelan lalu dia meraih alat makan yang ada di hadapannya dan mulai makan dengan tenang. 

Sudah sangat lama dia tidak makan makanan enak, selama 2 tahun hanya makan bubur jagung hambar atau kadang-kadang ubi yang telah dikeringkan dan dimasak menjadi bubur. 

Hal itu membuat Linda merasakan kenikmatan yang luar biasa setelah mencicipi makanan enak untuk pertama kalinya dalam 2 tahun terakhir. 

Meski begitu, Linda tetap menjaga sopan santunnya di meja makan sebab bagaimanapun Dia sangat mengerti tata krama di meja makan hingga mengejutkan semua orang yang ada di sana. 

Bukan hanya cantik, perempuan ini ternyata mengerti tata krama di meja makan. 

"Sepertinya seseorang telah membuang berlian, dan Aku adalah orang beruntung yang bertemu dengan berlian itu," ucap Alaska memecah keheningan di ruang makan tersebut. 

Linda mengangkat kepalanya menatap pria di depannya, ia mengukir sebuah senyuman indah di bibirnya membuat dua lesung pipi yang menghiasi pipinya langsung terbentuk dan membuat alas kah seketika diam terpesona. 

"Pujian anda terlalu berlebihan," kata Linda.

"Itu tidak berlebihan, aku mengatakannya dengan tulus," ucap Alaska. 

"Terima kasih banyak," ucap Linda kembali melanjutkan makan malamnya. 

"Orang-orang ku sudah mencari tahu mengenai tiga bahan yang sebelumnya kau siapkan itu, dan hanya ada di toko obat besar di ibukota. Aku telah menyuruh mereka mendapatkan ketiga bahan tersebut dan membawanya ke mari segera setelah mendapatkannya, kemungkinan besar besok pagi mereka akan segera tiba," ucap Alaska. 

"Kalau begitu pengobatan menggunakan bahan-bahan itu bisa kita mulai besok siang. Sementara untuk malam ini saya akan memberikan terapi terlebih dahulu, namun sebelum itu saya sarankan anda mandi menggunakan air hangat tanpa campuran apapun. Berendamlah di bak berendam sampai airnya menjadi dingin," ucap Linda. 

Alaska langsung menatap asisten pribadinya, sehingga sang asisten dengan cepat pergi dari sana untuk menyiapkan apa yang telah dikatakan oleh Linda. 

"Aku akan mempercayakan penyembuhanku padamu, tapi sebelum itu, aku ingin bertanya apa saja yang kau butuhkan sebagai imbalanmu. Apakah itu hanya sebidang tanah milikku di tempat ini?" Tanya Alaska. 

"Itu saja sudah cukup," jawab Linda. 

Alaska tersenyum, dia tak menyangka kalau perempuan yang pandai di hadapannya ini tidak akan meminta sesuatu yang berlebihan, padahal biasanya orang-orang tidak akan segan meminta banyak hal sebagai imbalan atas jasa yang besar, namun perempuan ini hanya menginginkan sebidang tanah di desa kecil? 

Bahkan jika tanah di tempatnya dijual, itu tidak akan bisa membiayai makanan 100 orang selama 3 bulan. 

"Baiklah kalau begitu," Alaska mengangguk. 

Maka setelah makan malam, Linda menghabiskan waktunya berjalan-jalan di tanah yang akan menjadi miliknya. 

Perempuan itu melihat sekelilingnya dan bisa merasakan di bawah kakinya benar-benar ada tanah yang subur yang akan menumbuhkan segala jenis obat herbal yang sudah ia pikirkan untuk ditanam. 

Dua orang pelayan berjalan mengikutinya dari belakang sampai akhirnya mereka tiba di depan sebuah pohon apel yang tumbuh subur di tengah-tengah tanah tersebut. 

"Besok pagi-pagi sekali, petik semua apel-apel ini dan rebus dalam kuali sampai airnya tersisa seperempatnya saja lalu ambil airnya dan bawakan pada tuan mudamu," ucap Linda. 

"Baik Nona muda," dua pelayan menjawab secara serentak. 

Setelah itu Linda melanjutkan perjalanannya menyusuri tempat itu dengan hanya diterangi oleh lampu yang dibawa oleh kedua pelayan, sampai akhirnya dia kembali ke paviliun dan melihat pelayan pribadi Alaska telah menunggunya di depan pintu. 

"Tuan muda sudah siap dan menunggu Anda di kamarnya," ucap pelayan pribadi Alaska. 

"Antarkan aku ke sana," kata Linda membuat sang pelayan dengan cepat menunjukkan jalan pada Linda hingga mereka tiba di sebuah kamar yang cukup luas dan pelayan pribadi Alaska membiarkan Linda masuk sendirian ke kamar itu. 

Seorang pria sudah duduk di tepi ranjang dengan kaki menjuntai ke lantai menyentuh lantai yang dingin. 

Pria itu masih menggunakan jubah mandi sehingga sebagian dadanya terlihat karena tidak tertutup dengan rapi membuat Linda sedikit canggung. 

Mereka berduaan saja di dalam kamar seorang pria yang hanya menggunakan jubah mandi, yang ada pakaian lainnya di bagian bawah pria itu atau tidak, tidak ada yang tahu kecuali pria itu sendiri! 

"Bagaimana posisiku seharusnya?" Tanya Alaska. 

"Aku akan membantu Anda berbaring," ucap Linda menghampiri Alaska dan segera membantu pria itu berbaring tengkurap. 

Setelah pria itu berbaring, Linda pun mengulurkan tangannya melepaskan jubah mandi Alaska sampai ke pinggang pria itu. 

Kedua tangan Linda kemudian diletakkan di punggung kiri dan kanan Alaska dan merasakan pergerakan energi di dalam tubuh Alaska. 

Setelah beberapa saat, Linda menarik kedua tangannya menyapu punggung Alaska sampai ke bagian pinggangnya dan menggunakan gerakan yang teratur Dia memberikan pijatan yang lembut pada punggung pria itu dan perlahan-lahan menjadi lebih bertenaga sampai membuat Alaska mengerutkan keningnya menahan rasa sakit. 

Bulir-bulir keringat menghiasi kening Alaska yang masih terus berbaring dengan nafas yang mulai terasa berat. 

"Penyakit anda sudah sangat parah, seandainya ini masih dibiarkan dalam waktu 1 bulan lagi, maka kemungkinan besar kelumpuhan akan mulai menjalar ke bagian punggung anda dan hanya bisa menghabiskan waktu di tempat tidur selama sisa hidup," ucap Linda menyudahi pijatannya di punggung Alaska dan beralih memegang lengan Alaska. 

Perlahan-lahan pijatan yang berirama dan dengan gerakan yang belum pernah dirasakan Alaska selama dia mendapat pengobatan dari berbagai tabib hebat membuat pria itu merasakan sakit yang luar biasa semakin menggerogoti seluruh tubuhnya kecuali bagian kakinya yang mati rasa dan lumpuh. 

Setelah selesai memijat kedua tangan Alaska, Linda pun berkata, "berbaliklah."

Alaska tanpa ragu mengikuti ucapan Linda sehingga dada bidangnya yang terlihat kekar langsung terpampang di mata Linda. 

Linda mengerutkan keningnya, Bagaimana bisa pria lumpuh memiliki dada yang begitu bagus?

Apakah otot-otot itu asli?

Alaska memperhatikan wajah Linda, untuk melihat apakah perempuan itu akan mengambil kesempatan, namun dia hanya melihat ketenangan pada mata Linda yang dengan pelan kemudian meletakkan kedua tanganmya di dada Alaska. 

'Ototnya asli,' ucap Linda dalam hati berusaha untuk tetap tenang.

Sebuah energi disalurkan Linda ke tubuh Alaska dan dengan gerakan yang menyentak dia menekan dada Alaska dengan seluruh kekuatan yang ia miliki. 

Kratak!

Suara tulang Alaska langsung terdengar membuat Alaska menahan rasa sakit yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya dan entah kenapa kakinya yang sebelumnya selalu mati rasa tiba-tiba terasa panas. 

Alaska menggigit Bibir bawahnya, berusaha menahan rasa sakit itu dan membiarkan Linda terus bekerja sampai akhirnya Linda menarik kedua tangannya. 

"Bagaimana perasaan Anda sekarang?" Tanya Linda sambil membasuh tangannya di sebuah wadah yang telah diisi menggunakan air bersih. 

"Aku merasa lebih baik namun kakiku terasa panas, Apakah itu efek pengobatannya?" Tanya Alaska. 

"Itu benar, ke depannya akan jauh lebih sakit lagi, jadi persiapkan diri Anda," ucap Linda sambil menyeka tangannya menggunakan kain bersih yang disiapkan di sebelah wadah berisi air. 

Alaska penduduk, ia memperbaiki jubah mandinya dan melihat perempuan cantik yang tampak serius menyeka jari-jari tangannya. 

Di bawah pencahayaan rembulan yang menembus masuk ke dalam rumah, Linda terlihat begitu cantik bagai seorang Dewi bulan yang turun ke bumi. 

Hal itu sangat menarik perhatian Alaska dan dia mengakui bahwa perempuan di hadapannya ini adalah perempuan paling cantik yang pernah ia lihat seumur hidupnya, sebuah perasaan hangat menjalar di hatinya ingin memiliki dan ingin melindungi Linda. 

Tetapi dia tidak berani memperlihatkan keinginannya itu, karena dia sendiri bisa melihat bahwa Linda bukan perempuan sembarangan yang dengan mudah akan terpesona oleh seorang pria. Sementara dia hanyalah seorang pria lumpuh yang telah menghabiskan seluruh waktunya berada di atas kursi roda. 

"Malam ini sampai di sini, sampai jumpa besok siang," ucap Linda sambil menundukkan kepalanya memberi salam pada Alaska sebelum keluar dari kamar Alaska. 

Begitu Linda keluar, pelayan pribadi Alaska menggantikan Linda memasuki kamar dan segera menemui Tuan mudanya yang tatapannya terpaku pada pintu yang telah dilalui oleh Linda. 

"Bagaimana hasilnya? Ada kemajuan?" Tanya pelayan pribadi Alaska sambil memperhatikan Alaska. 

"Perempuan itu, aku merasakan keinginan untuk menelannya bulat-bulat dan menyimpannya untuk diriku sendiri," ucap Alaska masih dengan mata terpaku pada pintu. 

"Eh?" Sang pelayan terkejut, "sepertinya itulah yang dikatakan anak muda sebagai cinta. Syukur kepada Dewi, Ternyata anda masih bisa jatuh cinta juga, kalau begitu saya akan membantu anda untuk merebut hati Nona Linda," ucap asisten pribadi merasa begitu bersyukur bahwa pria di hadapannya Ternyata masih bisa memiliki perasaan hangat terhadap orang lain, padahal sebelumnya dia selalu khawatir pada Tuan mudanya hanya bisa bersikap dingin pada orang lain. 

"Aku tidak butuh bantuan orang lain untuk sesuatu yang kuinginkan," ucap Alaska dengan dingin membuat sang pelayan menampar mulutnya dua kali. 

'Dasar mulut bodoh!' gerutu sang pelayan pada dirinya sendiri.

![](contribute/fiction/9260263/markdown/18920892/1727957314231.png)

1
Ika Yanti Unyil
ceritanya bagus.cm tentang tabibnya hanya fokus di awal selanjutnya masalah keluarga dan kehidupan sehari2 yang diungkapkan.jadi tentang tabib hebatnya masih kurang thor....
terus semangat berkarya thor ❤️❤️❤️
Enna
suka
Bunda Cica
Luar biasa
Memyr 67
𝖺𝗑𝖾𝗅 𝖽𝖺𝗁 𝗇𝗒𝖾𝗌𝖾𝗅 𝖻𝖾𝗅𝗎𝗆? 𝗆𝖾𝗅𝖾𝗉𝖺𝗌 𝖻𝖾𝗋𝗅𝗂𝖺𝗇 𝖽𝖾𝗆𝗂 𝖻𝖺𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗋𝗂𝗄𝗂𝗅
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺 𝗌𝗂𝖺 𝗂𝖻𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗋𝗃𝗎𝖺𝗇𝗀 𝗌𝗎𝗉𝖺𝗒𝖺 𝖻𝗎𝗇𝗀𝖺 𝖽𝖺𝗉𝖺𝗍 𝗐𝖺𝗋𝗂𝗌𝖺𝗇 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗀𝗂𝗇𝗍𝖺𝗋𝖺, 𝖻𝗎𝗇𝗀𝖺 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌𝗂𝗋 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗀𝗂𝗇𝗍𝖺𝗋𝖺.
Memyr 67
𝗇𝖺𝗁 𝗄𝖺𝗇? 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖻𝖺𝗉𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗅𝗂𝗇𝖽𝖺, 𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗇 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗇𝗀𝗀𝖺𝗋𝖺, 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗀𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺. 𝖻𝖾𝗅𝗎𝗆 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗅𝗂𝗇𝖽𝖺 𝗄𝖺𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖺𝖽𝖺𝗇𝗀 𝖽𝗂𝗍𝗎𝗅𝗂𝗌 𝖽𝗂𝗇𝖽𝖺 𝗁𝖺𝖽𝗎𝗁 𝗁𝖺𝖽𝗎𝗁
Memyr 67
𝗍𝗒𝗉𝗈 𝖻𝖾𝗋𝗍𝖾𝖻𝖺𝗋𝖺𝗇
Memyr 67
𝗉𝖺𝗇𝗍𝖺𝗌 𝗅𝗂𝗇𝖽𝖺 𝗄𝖺𝖻𝗎𝗋 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁. 𝖽𝗂 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝖺𝖽𝖺 𝖺𝖽𝗂𝗄 𝗍𝗂𝗋𝗂 𝗅𝗂𝖼𝗂𝗄 𝖽𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗎 𝗍𝗂𝗋𝗂. 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗉𝖾𝗆𝖻𝖺𝗇𝗍𝗎 𝖽𝗂 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀
Memyr 67
𝗄𝖺𝗍𝖺 𝗂𝗇𝖽𝗂𝗋𝖺 𝗁𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗂𝗇𝗀𝗂𝗇𝗅𝖺𝗇 𝗌𝖺𝗎𝖽𝖺𝗋𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖺𝗍𝗂. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗇𝗀𝖺 𝖺𝖽𝖺𝗅𝖺𝗁 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁.
Memyr 67
o𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗌𝖺 𝗄𝗈𝗇𝗈𝗁𝖺 𝗆𝗂𝗄𝗂𝗋𝗇𝗒𝖺, 𝖺𝗉𝖺𝗉𝗎𝗇 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗎𝖺𝗇𝗀
Memyr 67
𝗄𝗁𝖺𝗌𝗇𝗒𝖺 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗍𝗈 𝗋𝖺𝗃𝖺. 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗋𝗂𝗄 𝖻𝖾𝗋𝗍𝖺𝖻𝗎𝗋𝖺𝗇 𝗍𝗒𝗉𝗈
Memyr 67
𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝗄𝗈𝗄 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗂𝗇𝗀𝖺𝗍𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗄𝗎 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗉𝗆 𝗇𝖾𝗀𝗋𝗂 𝗍𝖾𝗍𝖺𝗇𝗀𝗀𝖺 𝗒𝖺? 𝗇𝖾𝗀𝖺𝗋𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗁𝗂𝗇𝖺 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗋𝖺𝗁 𝗆𝖺𝗋𝖺𝗁 𝖻𝖺𝗐𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗌𝖾𝖺𝗇. 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝗒𝗀 𝗃𝖾𝗇𝗀𝗄𝖾𝗅 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖻𝖺𝗐𝖺 𝖻𝖺𝗐𝖺 𝗌𝖾𝗅𝗎𝗋𝗎𝗁 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗈𝗅𝖺𝗁 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗃𝖾𝗇𝗀𝗄𝖾𝗅𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖽𝗂𝖺.
Memyr 67
𝗀𝖺𝗃𝗂? 𝗀𝖺𝗃𝗂 𝗉𝖾𝗅𝖺𝗒𝖺𝗇 𝗉𝖺𝗄𝖾 𝖺𝗉𝖺? 𝖽𝗎𝗂𝗍𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗁 𝗁𝖺𝖻𝗂𝗌 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗄𝖾 𝖻𝖾𝗅𝖺𝗇𝗃𝖺
Memyr 67
𝗉𝗎𝖺𝗌𝗒. 𝖽𝗂𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗃𝖺𝖻𝖺𝗍𝖺𝗇, 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗁 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗄𝖺𝗂 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗇𝖽𝖺𝗌. 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗋𝖺𝗌𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗃𝖺𝖽i 𝗒𝗀 𝗍𝖾𝗋𝗍𝗂𝗇𝖽𝖺𝗌?
Memyr 67
𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗆𝖺𝗇𝗍𝖺𝗇 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗅𝗂𝗇𝖽𝖺? 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝖺𝗍𝗎𝗋 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺
Memyr 67
𝗉𝖾𝗇𝗀𝖾𝗇 𝗍𝖺𝗎, 𝖺𝗉𝖺 𝗈𝗍𝗁𝗂𝗋 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗂𝖺𝗋𝗄𝖺𝗇 𝖾𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗂𝗍𝗎 𝖻𝖾𝗋𝗌𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀 𝗌𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀?
Memyr 67
𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖺𝗋𝗍𝗂𝗄𝖺 𝗒𝗀 𝗉𝖾𝗋𝖾𝗆𝗉𝗎𝖺𝗇, 𝖾𝗌𝗆𝗂𝗋𝖺𝗅𝖽𝖺 𝗌𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗂𝗍𝗎, 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗅𝖺𝗄𝗂 𝗅𝖺𝗄𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝗋𝖻𝖺𝗍𝗋𝗇𝗀? 𝗆𝗂𝗆𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗎 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗉𝖾𝗆𝗂𝗆𝗉𝗂𝗇 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺.
Memyr 67
𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗋𝗂𝗄
Efa Arfa
sedih dan bahagia jd satu... 😍
Nana Nana
ngolok banget kamu thor🤣🤣 pake kata Konoha. Konoha gak tuhh🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!