Beby gadis berumur 21th yang bekerja sebagai OB disebuah perusahaan besar,banyak orang yang ingin bekerja di perusahaan tersebut meskipun hanya sebatas OB.
Dan sial nya Beby yang sedang mengendarai motornya ia hampir saja menabrak seorang anak laki-laki berumur 4thn,yang entah datang dari mana anak itu tiba-tiba ada didepan motor Beby.Membuat Beby mengerem mendadak dan ia jatuh,untung saja tidak menabrak bocah itu.
" Aauww " Pekik Beby yang merasakan kakinya sakit
" Siapa anak itu,kenapa bisa berkeliaran di jalan " Ucap Beby bangkit dan menghampiri bocah itu
" Sayang kamu tidak apa-apa" Tanya Beby dengan lembut ia berjongkok di depan bocah itu
" Momy " Ucap bocah itu membuat beby kaget karena dipanggil momy oleh bocah itu
Bagaimana tidak kaget Beby baru umur 21th dan ia belom menikah bahkan pacar pun tak punya, bagaimana Beby bisa mempunyai anak yang berumur 4thn.Dan herannya kenapa bocah itu memanggil nya dengan kata momy??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#04
Jam sudah menunjukkan waktu pulang kerja semua karyawan sudah mulai berhambur keluar dari perusahaan.
Sebelum pulang Baby akan merapikan alat-alat kebersihan dan meletakan ke tempatnya,karena sudah peraturan perusahaan jika sudah selesai menggunakan harus diletakkan digudang peralatan kebersihan.
Baby akan pulang jika suasana sudah mulai sepi apalagi jika ia menggunakan lift Baby akan menunggu samapi tidak ada orang yang menggunakan lift,bukan karena Baby minder tapi ia lebih memilih menjauh karyawan yang bukan seprofesinya.
Kebetulan saat Baby akan turun lift kosong jadi Baby bisa leluasa masuk tanpa khawatir ada orang lain didalamnya,saat Baby akan keluar dari lift ia tidak memperhatikan kedepan dan berakhir Baby menabrak punggung seseorang.
Bug....
" Auu..." Pekik Beby sembari menyentuh jidatnya yang terasa nyeri.
Saga membalikan badannya karena seseorang telah menabrak punggungnya dari belakang.
" Maafkan saya Tuan saya tidak sengaja menabrak anda " Ucap Beby menuduk ia tidak berani menatap orang yang ia tabrak
"Hmm " Jawab Saga dengan deheman
" Sekali lagi saya minta maaf Tuan" Ucap Beby ia langsung pergi setelah meminta maaf tanpa menunggu jawaban darinya
" Dasar wanita aneh " Guman Saga melihat punggung Baby yang pergi begitu saja
Saga melanjutkan langkah menuju ke parkiran dengan diikuti Bram dari belakang hari ini Saga pulang lebih awal dari biasanya karena memang tidak ada kerjaan lagi.
Sudah hampir satu Minggu Saga tidak makan malam dirumah bersama Sean,jadi kali ini Saga akan meluangkan waktunya untuk makan malam bersama Sean.
Entah itu kebetulan atau memang berjodoh Saga dan Baby bertemu lagi saat di lampu merah sat lampu sudah berubah hijau,Beby membelok motornya ke arah kiri dan kebetulan mobil yang di kendari Saga juga berbelok ke kiri .
Baby yang tidak menyadari jika dibelakangnya ada mobil yang akan berbelok juga dan menyalip seketika motor Baby oleng dan ia terjatuh ke trotoar karena Baby tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya.
Sudah dua kali Baby jatuh dihari yang sama bahkan pulang pergi Baby terjatuh di trotoar,Baby tidak tau saja jika yang menyebabkan ia terjatuh dua kali hari ini Bapak dan anak.
" Mobil sialan mentang-mentang pakai mobil seenaknya aja main nyalip apa dia tidak tau kalau ada motor,,argh hari ini aku begitu sial sudah dua kali jatuh dari motor " Gerutu Beby memukul sepeda motor dengan kesal
" Tuan seperti kita telah menabrak seseorang " Ucap Bram saat menyadari jika ia menyenggol seseorang dan benar saja saat Bram melihat ke kaca spion ada seorang wanita yang terjatuh dari motornya.
" Turun dan berikan kompensasi untuknya " Ucap Saga yang masih fokus dengan tablet nya
" Baik Tuan " Ucap Bram ia pun turun dari mobil dan menghampiri Baby
" Apa anda baik-baik saja Nona " Tanya Bram
" Apa kau buta, jelas-jelas aku terjatuh masih tanya baik-baik saja apa tidak" Ucap Baby sangat kesal bisa bisanya dia bertanya seperti itu padahal sudah jelas ia terjatuh
" Ini ada beberapa uang untuk pengobatan dan memperbaiki motor anda Nona " Ucap Bram memberikan beberapa lembar uang kepada Baby
" Aku tidak tubuh uang mu " Ucap Beby menatap Bram dengan kesal bukanya minta maaf justru ia memberikan uang
" Ambil saja uang ini Nona,sebagai kompensasi anda " Ucap Bram memberikan uang tersebut ke tangan Baby dengan sedikit memaksa
" Sudah ku bilang aku tidak butuh uang mu itu,dasar orang kaya tak tau sopan santun" Ucap Beby cukup keras dengan gerakan kasar ia mengembalikan uang itu ke dada Bram.
Baby pun bangkit dan ia menjalankan motornya dan pergi begitu saja meninggalkan Bram yang masih mematung di dalam mobil Saga memperhatikan Bram dan wanita itu,Saga rasa ia pernah melihat wanita itu tapi dimana.
" Bukanya dia yang tadi menabrak ku" Guman Saga saat melihat wajah Baby
Bram memilih untuk masuk ke dalam mobil,Bram takut jika Saga akan menunggu terlalu lama.
" Apa ada masalah " Tanya Saga saat Bram sudah masuk ke dalam mobil
" Tidak ada Tuan hanya saja wanita itu tidak mau menerima uang kompensasi" Ucap Bram tanpa ada yang terlewatkan
" Kenapa " Tanya Saga
" Saya tidak tau Taun,saat saya memberikan uang kompensasi tiba-tiba wanita itu marah dan menolaknya " Ucap Bram
" Hmm biarkan saja " Jawab Saga
" Memang wanita aneh siapapun jika diberikan uang pasti akan senang sedangkan dia menolaknya dasar aneh " Ucap Saga dalam hati
Mobil yang di kendarai Saga telah sampai di pekarangan rumah baru saja Saga keluar dari mobil ia langsung di sambut oleh Sean dengan suara cemprengnya.
" Daddy....." Suara Sean melengking membuat orang yang mendengarnya mungkin akan merasakan sakit telinga.
" Hay Son " Ucap Saga merentangkan kedua tangan menyambut Sean
Hap....
Saga menangkap tubuh kecil Sean dengan mudah ke dalam gendongannya Saga mencium pipi gembul Sean dengan gemas.
" Tumben Daddy sudah pulang jam segini " Tanya Sean dalam gendongan Saga
" Iya hari ini Daddy akan makan malam dengan mu " Ucap Saga
" Hore...apa paman Bram juga akan ikut makan malem bersama Sean " Tanya Sean menatap Bram yang ada di belakang Saga
Saga memberi isyarat dengan anggukan kepala Bram pun menjawab pertanyaan bos kecilnya itu.
" Iya... Paman Bram akan makan malam dengan Den Sean "Jawab Bram dengan senyuman tipis di bibir
" Asik....Sean sangat senang makan malam kali ini rame idak sendirian lagi " Ucap Sean dengan wajah gembira
" Apa kamu senang Son " Tanya Saga
" Tentu saja sangat senang Daddy " Ucap Sean
" Sean ke Bi Imah dulu ya Daddy sama Paman Bram ada urusan sebentar " Ucap Saga menurunkan Sean
" Siap Daddy " Ucap Sean memberi hormat
Sean menghampiri Bi Ima yang sedang membereskan mainan Sean ,Saga dan Bram menuju ke ruangan kerja karena ada yang harus ia kerjakan.
Beby tidak langsung pulang ia memilih untuk pergi ke supermarket karena ia harus belanja sayuran ,kontrakan sudah tidak ada stok bahan makanan Beby belanja satu minggu sekali terkadang Zea yang belanja.
Karena hari ini Baby yang membawa motor jadi Baby yang akan belanja kebutuhan dapur hari ini Zea pulang malam maka dari itu Baby yang belanja.
Kali ini belanjaan Baby cukup banyak ia kewalahan membawa ke atas motor karena cukup banyak yang harus ia beli,belum pulang Baby mampir ke warung pecel Lele untuk makan malam kali ini.
Baby memilih warung pecel lele langganannya menurut mereka berdua hanya warung pecel lele ini yang masuk dilidah mereka berdua.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE,INI KARYA TERBARU DARI AUTHOR YAH SAYANG.KALAU BISA KASIH HADIAH UNTUK AUTHOR🤭
slalu menunggumu
😍
😍
up banyak2 kak
😍