NovelToon NovelToon
Tuan CEO, I LOVE YOU

Tuan CEO, I LOVE YOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / CEO / Romantis / Cintamanis / Fantasi Wanita / Cintapertama
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: moms F

"Perpisahan kita bukan salah siapa2. Bukan sepenuhnya salahmu, salah ku , salah dia ataupun salah waktu. Kita adalah dua orang yg tepat, tapi tepat disini bukan sebagai pasangan melainkan sebagai pembelajaran untuk kita menjadi lebih dewasa"

Nada Ageta Putri

"Jika kesalahan ini sebagai pembelajaran. Bisakah aku tetap belajar bersama mu sehingga kita bisa dewasa bersama"

Juna Genio Lin

"Apakah perasaan cinta sebuah kesalahan? Jika memang iya, aku tak ingin perasaan ini. Perasaan ini terus menggerogoti kewarasan ku dan membuat ku menjadi jahat yang menyakiti orang di sekeliling ku"

Senar Anggriani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moms F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Nada kecil

Zero tak pernah bertemu lagi dengan gadis kecil itu. Zero kembali kerumah dalam kesepian. Mommy nya yang terbaring di rumah sakit. Daddy nya yang terus menerus pergi entah kemana. Dan dia hanya mendengar suara Daddy nya saat berbicara pada kakek. Bahwasanya daddy-nya akan mengejar dan membalas mereka yang telah menyakiti istri nya.

Zero hidup bersama kakeknya. Kakeknya mengajarkan dia hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan sekolah. Disiplin, gerakan bela diri, ketahan.

Zero di latih dengan keras dan tekun. Bisikan kakeknya terus terngiang di otaknya. Jadilah hebat, lindungi orang-orang yang berharga bagimu. Jagan biarkan orang lain menyakiti mereka yang kamu sayangi.

Zero seperti robot tanpa emosi. Suatu hari, Mommy nya yang terbaring lemah sudah tak bernafas. Tubuhnya kaku, dingin tak bergerak. Dan tak lama menyusul daddy-nya yang tak bernyawa di dalam jurang.

Tak ada air mata, tak ada raut sedih yang tampak dari ekspresi wajahnya. Dia hanya menatap kosong kearah mereka yang melakukan proses pemakaman orang tuanya. Bisik-bisikan dari sekeliling nya tidak lagi ia hiraukan.

Hanya kehampaan yang terpatri dalam hatinya.

Sampai ia bertemu kembali dengan gadis kecilnya. Gadis kecil yang menjadi satu-satunya cahaya di dalam gelap hidupnya. Gadis kecil yang menjadi semangat nya untuk hidup.

Disebuah taman bermain, seorang lelaki usia dua belas tahun dengan wajah datar yang tampak sulit didekati menatap kosong kedepan.

Bisa dilihat seluruh anak-anak bermain dengan dijaga kedua orangtuanya. Ada juga yang bertamasya . Dan di penuhi dengan tawa.

 Tapi tidak dengan lelaki berwajah tampan ini. Ia hanya di dampingi dua pria berbadan besar memakai baju hitam yang berdiri kokoh sepuluh langkah di belakangnya.

Banyak yang menatap nya aneh, bahkan banyak orang tua yang membawa anaknya untuk menghindari lelaki tersebut.

Lelaki itu menggunakan pakaian hitam yang terlihat masih dalam suasana duka. Ia baru saja dari pemakaman orangtuanya. Dan memilih menyendiri di taman ini.

Ia merasa sedih atas kepergian Orangtuanya . Mommy nya pergi karena menyelamatkan nya dari musuh keluarga nya. Sedangkan Daddy nya pergi saat perjalanan membalaskan dendam untuk mereka.

Setahun lalu tepatnya, Ia dan Mommy nya di culik bersamaan. Mommy nya sebisa mungkin melindungi nya walau tubuh nya menerima siksaan secara tak manusiawi di depan matanya. Teriakan Mommy nya yang penuh kesakitan membuatnya marah, benci tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa.

Bahkan ia pun tidak jauh menerima pelecehan dan siksaan dari mereka. Karena hal itu membuat nya trauma sehingga sekarang ia merasa jijik saat tubuhnya disentuh.

Dengan tekat yang kuat. Ia berhasil melarikan diri bersama Mommy nya. Dan didalam pelarian, ia di tolong oleh gadis kecil dengan mata indah dan senyum manis yang tak bisa ia lupakan.

Keluarga gadis itu menolong nya, membawa nya kerumah sakit dan menghubungi keluarganya. Tapi Mommy nya yang di rawat langsung kritis dan koma. Setahun lamanya Mommy nya koma dalam bantuan selang dan alat-alat yang tertempel ditubuh rapuh nya dan ia juga mengalami trauma setelah kejadian itu juga menjalani terapi.

Di saat Mommy nya sedang dalam perawatan. Daddy nya pergi entah kemana, tapi sebelum pergi Daddy nya hanya berpesan untuk menjaga Mommy nya dan mereka yang menyakiti harus mati.

Sejak sata itu ia tak pernah bertemu dengan Daddy nya.

Dua tahun telah berlalu, tidak ada perkembangan yang berarti untuk Mommy nya. Dan bertepatan Dua tahun kejadian itu Mommy nya menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang dalam komanya. Dan saat itu juga ia mendapatkan kabar Daddy nya. Dimana Daddy nya mengalami kecelakaan dan mayatnya di temukan di jurang tak jauh dimana ia dan Mommy nya ditemukan.

Walau Kedua orang tuanya sibuk dengan pekerjaan mereka. Mereka masih perduli padanya. Mereka masih meluangkan waktu untuk menemani tumbuh kembangnya.

Walau ia di besarkan dengan ketegasan. Tapi ia tahu mereka sangat menyayangi nya. Mommy memiliki tutur kata lembut selalu menjadi penyemangat nya atas latihan dan pelajaran yang ia terima dari Daddy nya.

 Sedangkan sang Daddy nya sendiri sosok yang tegas akan didikan yang ia berikan kepada anaknya. Ia mengharuskan dirinya belajar bisnis dari umur lima tahun dan belajar bela diri. Sebab ia pewaris tunggal yang dituntut sempurna. Tidak ada cela untuk pewaris seperti nya. Yang ada kesempurnaan yang harus ia tampilkan di depan umum. Tapi ia tak mengeluh karena dengan dukungan Mommy nya . Ia dapat menjalani semuanya.

Semenjak Mommy nya koma, Ia selalu melatih tubuh nya atas bimbingan kakeknya. Di tempat kakeknya ia di hadapkan banyak lelaki dewasa terlatih untuk berurusan dengannya.

Tidak ada kata istirahat dan ucapan penyemangat yang ia terima. Hanya ketegasan seperti seorang pemimpin kepada anak buahnya. Ia tahu Kekek ny ingin ia lebih kuat dan mampu menghadapi musuh-musuhnya. Maka dari itu ia sama sekali tidak menyalahkan apa yang di lakukan pada dirinya.

Brukk

"Aduhhh sshhh"

Lamunan pria itu terganggu dengan melihat seorang gadis kecil dengan dress pink terjatuh di hadapannya. Ia menatap datar gadis kecil itu tanpa sedikitpun niat membantu.

Gadis kecil itu berusaha berdiri, dress pink yang ia gunakan tampak sedikit kotor dengan noda tanah. Saat berdiri ia sedikit meringis melihat tangannya memiliki sedikit luka.

Mata indahnya tampak berkaca-kaca melihat tangannya. Tapi ia menahannya agar airmata nya tidak jatuh.

"ngak sakit,ngak sakit. Ayo jangan nangis Nada. Ini ngak sakit" ucapnya menyemangati dirinya.

Ya gadis kecil itu tak lain Nada. Gadis berusia tujuh tahun.

Nada kecil merasa ada yang sedang menatapnya. Ia pun langsung menoleh kesamping. Nada melihat pria itu terus menatap nya dan seakan lupa dengan sakit di tangan nya. Nada memiringkan kepalanya bingung dan kemudian tersenyum manis.

Rambut hitam panjang dengan gelombang ikal di bawahnya dengan hiasan pita putih. Mata indah yang tadinya berkaca-kaca tampak indah dengan kepolosan. Dengan senyum manis dengan lesung pipi di kedua pipinya menambah daya pikatnya.

Pria itu tersentak kaget, ia mengingat bahwasanya gadis kecil ini beberapa tahun lalu yang sempat menolong nya. Ia tak akan pernah lupa mata indah dan senyuman manis yang selalu menemaninya saat ia berada dirumah sakit sebelum keluarga nya memindahkan nya.

Gadis kecil ini selalu memberikan semangat kepadanya dan entah kenapa ia merasa tidak jijik dengan gadis kecil ini. Sebab selama dirumah sakit. Beberapa perawat wanita bahkan pasien wanita baik tua maupun muda selalu dekat dengannya. Ia merasakan emosi yang meledak-ledak.

Gadis kecil ini terus menemaninya dan bahakan ikut menangis saat perawat sedang merawat lukanya.

Kini ia bertemu lagi dengan gadis kecil yang beberapa tahun ini ia cari. Dengan tatapan indah Nada kecil mendatangi pria itu tanpa rasa takut sedikitpun.

"Kakak siapa" Tanya Nada kecil yang sudah sampai didepan pria tersebut.

Pria itu terdiam tidak menjawab pertanyaan Nada kecil. Ia memandangi Nada kecil, entah kenapa ia merasa tenang dan semua rasa sakit dan lelah yang ia terima belakang ini terasa lenyap. Kegelapan dan rasa dendam yang menggerogoti dirinya beberapa tahun ini hilang entah kemana. Gadis kecil ini bagai cahaya yang menyinari gelapnya kehidupanya beberapa tahun ini.

"kakak ngak main-main sama teman kakak. Seperti bang Varo" tanya Nada kecil beruntun

"ohh,, atau kakak ngak punya teman ya kayak Nada"

"Kalau gitu Nada nemani kakak disini biar kakak ngak bosan" Ucap Nada, tanpa menunggu jawaban pria itu. Nada mendudukkan dirinya di samping lelaki itu.

Kedua pria di bekang pria remaja itu mencoba untuk maju menghentikan Nada kecil supaya tidak menggangu tuan muda mereka. Tapi di hentikan oleh lelaki kecil tersebut.

"kakak mau jadi teman Nada ngak. Nada bosan ngak ada teman. Nada main keluar ngak di kasih sama bang Enzo dan bang Varo.

 Tapi mereka berdua asik sendiri. Bang Enzo asik sama buku nya dan latihan dengan ayah. Terus Abang Varo asik main sama temannya.

 Nada di cuekin Nada marah sama mereka. Makannya Nada pergi diam-diam ketaman" jelas Nada

"Bahaya" ucap pria remaja tersebut

"maksud kakak apa? Bahaya apa? Nada ngak ngerti" bingung Nada, sampai Nada kecil memegang dagunya seakan-akan sedang memikirkan sesuatu. Beberapa saat kemudian matanya berbinar ketiak mengerti ucapan kakak di depannya.

"Nada ngerti! Maksud kakak bahaya Nada pergi sendiri kan? "tanya nya semangat

Remaja itu melihat raut wajah menggemaskan spontan mengangguk pelan.

"Tenang aja kak, Nada ngak sendiri kok. Nada di temani sama bibi. Tapi bibinya masih beli es krim. Nada yang minta, hihi" cekikikan

"kakak kenapa pakai baju hitam begini. Kayak Ayah pergi kerumah duka saat temannya ada yang meninggal. Soalnya waktu ayah sama mama pakai baju begini Nada tanya. Begitu katanya"

Nada bingung dan di angguki oleh remaja tersebut yang tak pernah lepas dari tingkah menggemaskan gadis kecil di depannya.

"maksud kakak, kakak juga lagi melihat orang yang meninggal ya? Siapa yang meninggal kak. Teman kakak?", Tanya Nada penasaran

"bukan, orangtua" ucap singkat remaja tersebut. Nada memiringkan kepalanya tanda berfikir

"Maksudnya ayah sama mama kakak" seru Nada dan di angguki oleh remaja tersebut

"Ya ampun" teriak Nada spontan menutup mulutnya merasa sedih

"hikss..hiks.. Maafin Nada ya kak. Pasti kakak sedih ya" Iba Nada terisak pelan merasa kasihan dengan kakak di sampingnya.

Lelaki itu hanya diam melihat tingkah Nada. Setelah Nada tenang, ia menarik tangan remaja tersebut dan menggenggam nya.

 Remaja itu tersentak dan membiarkan apa yang dilakukan gadis kecil didepannya.

"Kakak jangan sedih ya. Pasti ayah sama Mama kakak sudah bahagia di atas sana. Kata mama, orang yang meninggal akan bahagia di atas sana"

"lagi pula walau mereka tidak ada di samping kakak. Tapi mereka selalu ada disini" ucap Nada menunjuk dada remaja itu.

"Ayah sama mama kakak selalu ada di hati kakak. Mereka akan sedih jika melihat kakak sedih " ucap Nada kecil dengan senyum manisnya hingga matanya menyipit

#tBC

1
Shinta Teja
moms,,,, tolong dong up nya yang banyak... penasaran tau!!!🫰🙏🙏🙏
Shinta Teja
jangan lama2 ya moms up nya....🙏🙏🙏🙏
Shinta Teja
2 hari ga update, kemana nih moms F nya.... penasaran tau,moms...😓
Shinta Teja
suka,,,, meskipun aku ga pernah mengalami yang dialami nada tapi aku begitu merasakan emosinya menjadi nada.....😪😤
semangat nada!!!💪💪💪
ini othor nya yang keren nih bisa memainkan emosi para pembaca nya.... good job,Thor ...🫰🫰🫰🫰
Shinta Teja
dasar senar.....caramu mendapatkan nya saja sudah salah. malah berharap lebih.....
Shinta Teja
jangan mau, nada.... kamu bukan Inara yang mau masuk jadi orang ketiga.....
Shinta Teja
ya Allah,,,,,aku juga merasakan sakit mu,nad... seolah Tuhan ga adil hanya memberikan rasa sakit untuk kita aja sedang mereka malah tertawa bahagia.....😓
Shinta Teja
run nad,,,, run.....
lari lah sejauh mungkin.... tinggalkan sumber rasa sakit itu & cari kebahagiaan mu ditempat yang baru...
Shinta Teja
serin?! senar kali,thor
Shinta Teja
semangat,nada .... aku bakal temani kamu🤗🤭
Shinta Teja
aku juga ikut menahan sesak di dadaku membayangkan hancur & kecewa nya kamu,nad... dikhianati orang terdekat itu amat sangat menyakitkan & mungkin waktu seumur hidup tak akan mampu menyembuhkan luka mu....😓
Shinta Teja
lho,,,kenapa?! bukannya Alvaro juga babak belur,Thor?! sekarang malah si Juna juga...
Shinta Teja
masih hangat!!!k kek nya baru Mateng & baru keluar dari oven deh🤗🤭
Zeepree 1994
hadir Thor..
semoga setelah patah hati karena tiga orang ini, nada bisa bangkit lagi melupakan kesakitannya, bila mungkin jauhkan nada dari orang2 yang kejam ini Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!