NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM

BALAS DENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Bullying dan Balas Dendam / Dendam Kesumat
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.

Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.

Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.

Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.

Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.

Trimakasih, jangan lupa like, coment***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.17. SELAMAT TINGGAL

Berat rasanya meninggalkan Aluna, tapi mau gimana lagi papanya menyuruhnya segera pulang. Aluna juga tidak mau pergi alasannya mau tinggal sama kerabatnya.

"Beb, jangan pergi terlalu lama aku takut kalau ada apa-apa." ucap Aluna me-m*luk Darren.

"Makanya ikut aku ke Jakarta sekalian mengurus surat-surat.." kata Darren membelai rambut Aluna.

Malam ini Darren dan Aluna betul-betul terseret dalam kemesraan mendalam. Tak ada penolakan berarti saat Darren mulai men*ndih tubuh Aluna.

"Love you honey.." bisik Darren ketika Aluna meringis saat mahk*tanya tert*suk, kini ia tern*da. Air matanya bergulir jatuh merasakan irisan tipis yang sangat menyakitkan.

"Adeww....hiks..hiks..." teriaknya tanpa sadar.

Aluna tidak bisa mengontrol dirinya yang terombang ambing oleh hentakan dasyat dari kekasihnya. Darren tidak peduli, ia terus berpacu dalam melodi mengikuti h*srat yang lama terpendam.

Mereka baru sadar nikmatnya sorga dunia. Seorang penyair pun akan bingung melukiskan dengan kata-kata keadaan ini. Sangat menyakitkan tapi nikmat, jauh dari penyesalan.

"Kau puas?" suara lirih itu terdengar saat tubuh Darren terguling kesamping. Peluh bercucuran membasahi seluruh tubuhnya ia cepat memeluk kekasihnya.

"Terimakasih sayank, kau telah membuat ku menggelepar. Aku mencintaimu dan aku berjanji tak akan pernah membuatmu sengsara.

"Tapi aku kesakitan..hiks..hiks..."

"Tidak seharusnya aku berbuat terlalu jauh, maafkan aku sayank." Darren bangun dan membopong Aluna ke kamar mandi.

"Aku cuma takut kau meninggalkan ku. Jangan berpikiran pergi dari sisiku, aku sangat mencintaimu."

"Kau adalah calon ibu anakku, aku bukan tipe laki-laki habis manis sepah dibuang. Percaya padaku."

Aluna merasa jiwanya telah menyatu dengan Darren, ia ingin terus terang siapa dirinya sebenarnya, tapi ia tahan. Balik dari Jakarta ia akan terus terang dan akan mengajak Darren ke rumahnya.

Akan ada perlawanan dari orang tuanya atau dari keluarga Blossom, tapi ia tidak peduli. Cintanya kepada Darren tidak bisa diganggu gugat.

Keesokan harinya Darren meninggalkan Aluna ke Jakarta. Sangat sedih seolah ia tidak bisa bertemu lagi. Perjalanan yang hanya satu jam terasa lama, ia beberapa kali melihat jarum jamnya.

Perasaannya sangat berbeda saat kakinya menginjak Bandara Soekarno–Hatta. Dinamis, agresif, semua terasa berlari mencari kepastian.

Darren mengikuti anak buahnya menuju mobil Rubicon yang menjemputnya. Ia kangen kepada Aluna, belum ada sehari dadanya sudah perih ingat dengan calon istrinya.

"Semoga kau baik-baik saja." bisiknya dalam hati.

Dulu dengan Dewi dia tidak sebegitunya, biasa saja, apa karena Dewi agresif dan terkesan murahan jadi tak istimewa atau Dewi bukan jodohnya?

Tak terasa Darren sudah sampai di kantor XpostOne. Mata Jhon Meyer yang tajam seperti elang seolah menusuk ke jantung.

"Paa..love you." sapa Darren seraya duduk dihadapan Jhon Meyer.

"Kamu meninggalkannya?"

"Ia tidak mau ikut, alasannya takut dengan orang tuanya yang akan menjodohkannya. Harusnya aku mengantarkan sampai ke rumahnya dan menyerahkan kepada orang tuanya."

"Kenapa tidak jadi mengantar?"

"Dia tidak mau dipaksa, tidak mungkin bisa ke Jakarta. KTP juga tidak punya, semua hilang di desa Beduwi. Tapi bisa saja kalau ikut privat jet, tapi aku tidak ingin ketahuan identitasnya."

"Waktu di kub*ran ada manusia normal, maksudnya bukan Leak."

"Ada, Agung dan ketiga gadis itu, aku setengah Le-ak. Untung ilmu Le-ak ku sudah hilang..." ucapnya ragu.

"Berarti tidak ada orang yang benama Yudi? atau Intan?"

"Yudi, siapa itu. Walaupun saat itu gelap gulita, tapi aku melihat karena memakai infra merah. Aku tidak melihat manusia selain mereka berempat. Sebenarnya ada apa paa?"

"Ada yang bernama Yudi datang kepada Mr.x, dia mengaku menyelamatkan Intan. Menurut Intan, Yudi menggendongnya dari desa Beduwi sampai ke desa Loloan."

"Paa...pada saat pertempuran antara aku dan ratusan Leak, tidak ada yang selamat. Hanya Ratu Leak yang selamat, waktu aku ketempat gadis yang digantung mereka sudah hilang dan jasad Le-ak juga hilang semua. Ntah siapa yang membawanya. Jika Yudi mengatakan dia menyelamatkan Intan berarti ilmunya sudah tinggi."

"Benar juga, tidak mungkin orang biasa berani ke kuburan kecuali Le-ak. Apa kamu masih punya ilmu Le-ak?"

"Kata du-kun ilmu ku sudah hilang, tapi aku ragu. Du-kun itu banyak ngi-bulnya aku kadang kesal."

"Semoga sudah hilang, ngeri kalau ilmu itu tak mau pergi. Ya sudah, kamu boleh ke ruangan monitor, papa mau menelpon seseorang."

"Baik paa..."

Darren beranjak dari hadapan Jhon Meyer dia menuju ruangan monitor. Sebelum masuk ia menanggalkan semua peralatan komunikasi atau senjata agen. Dari sini ia akan melihat agen yang sedang tugas.

Jadi ketika Aluna menelpon atau SMS ia tidak mendengar. Saking asyiknya berada di ruang monitor dia sampai lupa waktu. Apalagi kalau ada anak buahnya minta di bimbing saat melawan musuh, Darren akan menuntunnya.

HOTEL BLOSSOM JAKARTA

Intan menemani Yunita Blossom ke Hotel keluarga. Hotel ini rencananya akan di hibahkan kepada Aluna, putri semata wayangnya. Nyonya Yunita mengajak Intan ke ruang Jenderal Manager untuk membahas keberadaan Intan sebagai dokter disini.

Sayang sekali JM masih berada di luar negeri, ia lupa bertanya kepada suaminya dan langsung ke hotel. Akhirnya mereka duduk berdua menunggu Yudi yang akan menjemput mereka.

Nyonya Yunita ngobrol seputar hotel dan tata cara pengelolaannya. Ia juga banyak mengarahkan Intan supaya menjadi gadis yang anggun dan bisa di terima keluarga besar Blossom.

"Nasibku memang sengsara, punya anak satu dalam ketidak tahuan. Bagaimana nasibnya sekarang." ucap nyonya Yunita berkeluh kesah.

"Tante..aku sedih melihat tante begini, ingat ada intan, aku juga putrimu yang hampir menin66al gara-gara mengikuti perintah Aluna. Waktu itu aku menolak tapi Aluna mengancam mencelakaiku." bohong Intan.

Nyonya Yunita memeluknya, ia merasa bersalah atas ke egoisan putrinya. Aluna sangat dimanja sehingga menjadi liar.

"Maafkan tante, Aluna memang bersalah, seandainya dia mengikuti saranmu dan tidak pergi ke Bali, pasti sampai saat ini Aluna selamat." ucap nyonya Yunita sambil menghapus air matanya.

"Tante aku sangat menyayangimu, tante seperti mamiku, baik hati dan pengasih." ucap Intan berusaha mengambil hati nyonya Yunita.

Selama berada di samping nyonya Yunita Blossom, Intan berusaha menjadi gadis yang baik, yang pintar, tulus, penuh kasih sayang. Nyonya Yunita juga terhibur dengan keberadaan Intan.

Dengan kekayaannya yang melimpah, ia bisa menghadiahkan BMW kepada Intan dan Yudi. Ia juga memberi kartu hitam dengan deposit sepuluh miliar dan Yudi lima belas miliar karena Yudi berjanji akan mencari Aluna.

Tentu saja Intan dan Yudi mendadak kaya, mereka berlomba mencari perhatian dan menghibur nyonya Yunita dengan segala cara. Kebetulan Intan seorang dokter, jadi nyonya Yunita yang punya penyakit gula dan kolestrol sangat tergantung kepada perawatan Intan.

Baru beberapa hari di rumah kluarga Blossom dandanan Yudi dan Intan sudah berkelas. Rupiah terus mengalir ke saku Yudi jika ia berdrama tentang keadaan Aluna

*****

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
aku puisikan namamu di dalam rindu di kala senduuuuuu gitu tahh??
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
kabur gung 🤣🤣 itu juga kalo kamu masih ada tenaga buat kabur...
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
serasa mau ke pesta Halloween👻🍬
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
saking penasarannya plus tegangnya si Agung nungguin itu ilmu yg dibeli di olshop beneran ngepek apa ga 😅
❤️⃟Wᵃf Nesia
Aluna cepat cari bantuan untuk temanmu
❤️⃟Wᵃf Nesia
ratunya masa bisa salah si 🤣
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
kasian sekali hidupmu aluna terasa tertekan smaa dua org itu
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
segala ada add on nya ilmu leak 🤣🤣 blm lagi ada diskonan juga... dukun jaman now 😅
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
waduh Darren ini masuk golongan yang mn ya 🤔
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
udah keburu nyebur ya sekalian aja nyelem ya😅
❤️⃟Wᵃf Nesia
kok makin penasaran yah ceritanya menarik
❤️⃟Wᵃf Nesia
ternyata sudah ada larangan keras dari polisi
❤️⃟Wᵃf Nesia
Prustaii ditinggal Pacar
❤️⃟Wᵃf Nesia
ceritanya mbah dukun
Anonymous71
mata-mata agensi
Anonymous70
lanjut thor semangat
Anonymous69
sakit banget pasti
Anonymous68
keren banget novelnya
Anonymous67
mantap daren
Anonymous66
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!