NovelToon NovelToon
Semakin Aku Membencimu Semakin Aku Mencintaimu

Semakin Aku Membencimu Semakin Aku Mencintaimu

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand
Popularitas:173
Nilai: 5
Nama Author: Mom IRSA83

Karena suatu kesalah pahaman Rangga sangat membenci Rastiaj, yang dulunya sangat ia sayang entah sebagai adik atau lebih dari sekedar adik, sampai menyiksanya hingga memasukkannya kedalam penjara

Hingga suatu malam karena di jebak oleh seseorang terjadilah cinta satu malam yang mana Rastia Melahirkan seorang putra di penjara.

Rangga menyangka kalau Rastialah yang menyebabkan tunangannya kecelakaan hingga koma bertahun-tahun.

ikuti kisahnya jangan lupa di vote ya 🤝🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom IRSA83, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.20. Terungkap satu Rahasia

Keadaan Tia mulai membaik dan infus sudah lepas ditangan Tia, Ia berniat keruangan Regina, ia belum tau kalau Tia telah sadar dari komanya. Setelah membersihkan diri dan ganti pakaian, ia segera menuju kesana. Tapi sebelum masuk ia mendengar pembicaraan dan tawa regina di balik pintu tempat ia berdiri. Sementara di dalam ruangan Ibu Regina dan Regina menceritakan mengingat bagaimana kejadian yang lalu, yang telah menjebak Tia agar bisa menjauhkan dari Rangga. Tia mengurungkan niatnya masuk dan terus mendengar pembicaraan anak dan Ibu itu. Ternyata selama ini Regina akrab dengan kakak angkatnya Tina dan merekalah pelaku yang sebenarnya dan yang rela menanggung semua dosa mereka adalah Tia dengan menjalani hukuman penjara. Tia mengepalkan ke dua Tangannya sampai kukunya mencengkram telapak tangannya hingga merah . Selama ini dia terlalu bodoh hingga mudah di manfaatkan dengan orang-orang yang membencinya.

Tia kembali ke kamarnya dan mempunyai rencana untuk membalas Tia, karena malam itu ibu Regina pamit pulang, jadi tinggallah regina sendiri, Setelah memastikan tidak ada orang yang melihatnya Tia kembali ke dalam kamar Regina, Regina baru mulai menutup mata tapi dikagetkan dengan kedatangan Tia, Tia lalu mematikan lampu dalam ruangan itu setelah itu berjalan ke arah Regina, Regina jadi panik melihat Tia, dengan gerakan cepat Tia mengambil air dan memasukkan paksa botol air minum itu kedalam mulut Regina sampai ia tersedak sementara tangan Tia yang satunya menekan leher regina.

Jadi selama ini kau hanya menipu semua orang, dengan segala kepura-puraan mu, dan menjebloskan ku kedalam penjara. Tia menampar muka Regina bergantian, Tia jadi lupa diri tidak bisa menahan emosinya dan hampir saja membunuh Regina. Dia tersadar saat Regina tersedak dan melepaskan cengkraman tangannya di leher Tia. Ternyata kamu dan ular betina si Tina itu bersekongkol untuk menjatuhkan ku di depan semua orang terutama Kak Rangga, kalian tidak pantas di sebut manusia karena perbuatanmu melebihi iblis. Regina menghempaskan Tangan Tia dan berusaha Duduk bersandar.

Tia Tia kamu itu hanya wanita bodoh yang tak punya akal dan mudah di bodohi, bukannya merasa bersalah Regina justru memaki kembali Tia. Kamu tau sendiri apa tujuanku melakukan itu, kamu ingat waktu itu, aku sudah peringatkan untuk menjauhi Kak Rangga kamu itu cuma anak ingusan dan tak berhak atas apapun dan siapapun, cuma aku yang bisa memiliki Kak Rangga bukan kamu atau wanita lain. Aku sudah berulang memberimu kesempatan secara baik-baik untuk meninggalkannya tapi kamu hanya menganggap lelucon saja, aku akan melakukan apapun untuk memiliki Rangga, dan kebetulan ada orang yang gila harta yang mau membantuku. Ingat Tia kamu tidak bisa membunuhku atau berbuat apa-apa karena semua telah terjadi dan kamu hanya perempuan bekas narapidana di mata kak Rangga. Sambil Regina tertawa, ia tau kelemahan Tia dengan memukul..mentalnya maka dia akan down, tapi kali ini dia salah besar karena Tia sudah bertekad akan mengungkap semua kebenaran dan membalas semua perbuatan mereka.

Lihat saja, siapa yang akan jatuh terlebih dahulu dan maju sekali lagi mencekik leher Regina, kamu itu cuman perempuan jalan dan hanya mengincar harta Kak Rangga bersama Ibu tapi ingat meski aku tak bisa bersama kak Rangga seperti dulu lagi, tapi aku akan membersihkan namaku ingat itu sambil mengacungkan jari telunjuknya di muka Regina dan menghempaskan Regina setelah itu ia keluar dari Ruangan itu. Regina jadi ragu dan takut ternyata Tia bukanlah Tia yang dia kenal dulu gadis polos yang lemah. Tia lalu meraih ponselnya dan menghubungi Tina lalu memberitahukan semua apa yang Tia lakukan padanya, sementara di luar hujan keras dengan petir yang saling bersahutan seolah mendukung dan memberi kekuatan kepada Tia.

Regina, benar ini kamu?? Kamu sudah sadar dari koma!! Ia ini berkat darah narapidana, sehingga aku tertolong!

Tunggu dulu jangan bilang Tia yang jadi pendonor mu, bagaimana ceritanya,, Akhirnya Regina menceritakan semuanya apa yang pernah di infokan dari Ibunya tentang semua hal yang terjadi selama koma kepada Tina, termasuk kejadian yang barusan terjadi, bagaimana Tia membuatnya sedikit khawatir dengan tindakannya barusan, Ia menelpon Tina bertujuan untuk bekerjasama kembali untuk membuat rencana busuk untuk membuat Tia menghilang selamanya, Dia sudah bertekad akan melakukan apa saja untuk menyingkirkan Tia.

Sekarang kamu buat rencana untuk menculik dia, kalau perlu kau lenyapkan saja, aku akan membayar mu berapapun yang kamu minta asal kamu bisa menjauhkan dia Rangga, aku tidak mau semua rencana pertunanganku dan pernikahanku gagal karena perempuan itu.

""Oke Regina aku laksanakan perintahmu tapi beri aku sedikit waktu aku tidak mau bertindak gegabah,, aku Takut nanti Rangga bisa mengetahui rencana kita,, maka kita semua bisa Tamat termasuk kamu. Apalagi Tia pernah menemui ku dia bukan lagi gadis polos seperti dulu. Dia sekarang sudah dewasa dan cerdik.

Tenang saja selama Kak Rangga masih di pihakku masih bisa aku kendalikan kau tinggal membuat rencana, pokoknya apapun caranya lakukan saja aku mau dia menghilang selamanya. Dengan mata yang penuh ambisi Regina tidak memikirkan akibat dari perbuatannya nanti.

Sementara Tina menelpon seseorang, mengajaknya untuk bertemu, ia akan melaksanakan perintah Regina semua demi uang tanpa tau akibatnya juga. Karena sementara Ini Asisten Sion mulai bergerak menyelidiki masalah-masalah yang lalu, karena Rangga mulai Ragu.

Sementara Tia menemui Ayahnya, disana dia selalu mencurahkan perasaannya, karena hanya sang Ayah lah yang jadi kekuatan dan harapannya,, Ya Allah semoga Ayah cepat sadar, sementara di luar kamar ada seseorang yang memandanginya hanya kaca yang jadi pembatas terselip di dalam hatinya, rasa resah sedih melihat wanita itu yang begitu rapuh. Saat ingin berniat masuk tanpa ia sadari ada Dokter Arka sedang menuju ke tempatnya berdiri, Dokter Arka menyapanya,"" Ternyata pak Rangga masih berada di sini, ya Laki-laki itu adalah Rangga."" Ia saya baru saja mau pulang, Rangga mengurungkan Niatnya untuk masuk ke dalam. Bagaimana perkembangan kesehatan Pak Anggara?? Rangga menepuk bahu Dokter Arka?

Kesehatan Pak Anggara mengalami kemajuan yang bagus semenjak ada Tia, mungkin dalam waktu dekat dia akan sadar dari komanya. Aku juga berharap dia segera bangun, Saya sungguh kasian melihat gadis kecil itu.

Kasihan?? Kamu tidak usah terlalu kasihan Bro, terlihat di mata Rangga rasa cemburu kala dokter itu ingin mencurahkan perhatian untuk Tia. Dokter itu mengerti kalau saat ini Rangga sebenarnya sudah jatuh hati pada Tia, tapi dia di butakan oleh kebencian. Sebelum Rangga berlalu pergi Dokter Arka berkata kepadanya"" Kalau aku punya saran sebaiknya kamu jangan terlalu benci sama Tia, ingat nanti suatu saat kamu menyesalinya, saat ini kamu sedang mencari ibu untuk Austyn dan seingat ku dulu di penjara Tia pernah melahirkan!! Rangga berhenti dan menoleh ke Dokter Arka, terlihat dia merasa kaget dengan perkataan dokter itu, karena sebelumnya dia tidak pernah mendengar Tia hamil apalagi melahirkan, dalam benaknya apa mungkin itu sebabnya pada saat HB dengan Tia ia sudah tidak perawan, dan menganggap kalau Tia hamil karena dia mempunyai pacar dulu dan Rangga berpikir bagaimana bisa dia tidak tau semua hal itu. Tapi karena efek gengsi ketahuan kalau dia sebenarnya tidak suka dengan semua perkataan Dokter itu maka dia menepis semua perasaannya.

Maaf Dokter itu semua bukan urusan saya, kemudian. Dia berlalu pergi. Dokter Arka hanya menggelengkan kepala"" Suatu saat kamu akan menyesali semuanya Rangga dan aku harap Tia bisa memaafkan mu. Lalu dokter Arka pun berlalu masuk ke dalam ruangannya, karena kebetulan malam ini gilirannya yang jaga malam.

Kata orang Kurma itu tak semanis karma...Apa ke balik yaaa🤭🤣 Jangan lupa tinggalkan jejak ya 🤝

1
Dian Fitriana
up LG
Dian Fitriana
update
Sweety
jangan lupa ya tinggalkan jejak jempolnya👍 Makasih 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!