NovelToon NovelToon
Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Cerai Dengan Istri Move On Pada Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wuna.Chanz

Jatuh cinta pada anak tiri seiring nya waktu karena istri selingkuh terus menerus?! padahal... Renzo Draja adalah pria mapan.. bagaimana konflik mereka dan cara Renzo Draja mengatasi nya?

Setelah bercerai dengan istri nya, entah bagaimana caranya Nias Wiliam yaitu mantan istri nya Renzo Draja mendapatkan uang, sedangkan Renzo Draja nyaris menguasai semua bisnis di kota.

Setelah bercerai, Renzo di perintahkan untuk kencan buta dengan para wanita pilihan Ayah Renzo Draja, yaitu Jhonson Draja.

Gaskeun mampir baca novel ku cuyy!

[Karya Official Wulan.Chanz]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wuna.Chanz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Perasaan Ini Cinta ?

Nias segera meraih kedua pergelangan tangan Renzo.

"Kumohon jangan, aku... aku sungguh menyesali ini, tolong jangan cerai dari aku Renzo...", Ucap Nias dengan suara gemetar dan air mata mulai turun, Renzo mengerutkan kening nya.

"Gak, tanda tangan sekarang juga", Ucap Renzo dengan kesal, Nias menggelengkan kepala nya.

"Nias, kamu buat aku malu di depan semua orang sekarang, tanda tangan, cepat", Ucap Renzo dengan amarah yang jelas, Nias menggelengkan kepala nya lagi, Renzo menggeram, Zelia memperhatikan sekitar, yang mulai seperti sedang bergosip, Zelia mulai kesal.

* Gak bisa, Daddy ku gak boleh di permalukan, aku harus bertindak *

Ucap Zelia dalam hati, laku Zelia maju, meraih keras baju nya Nias.

"Tanda tangan sekarang, atau aku gak segan buat tampar wajah kamu", Ucap Zelia dengan serius.

"Ooh makasih Baby Zelia, aku sama Daddy mu ini pria sejati yang gak berhak menghajar wanita, terutama wanita yang lagi lemah karena habis melahirkan katak Nias ini", Ucap Ayden dengan seringai, sembari merangkul bahu Renzo, Nias menatap tajam ke Zelia.

"Anak... kurang ajar", Lalu Nias menampar Zelia dengan keras, membuat Zelia sedikit tersandung dan menatap ke arah Nias dengan senyuman licik.

"SEMUA SALAH KAMU!!!", Teriak Nias dengan amarah.

"Kamu?!", Ucap Renzo dengan geram, mau menolong Zelia tetapi Ayden menahan Renzo.

"Biar Zelia buat drama nya, Renzo, lihat aja", Bisik Ayden, membuat Renzo kebingungan lalu menghela nafas, memperhatikan dengan kebingungan.

"Karena kamu! semua karena kamu! aku terpaksa hamil anak orang lain! dasar!", Nias menarik rambut nya Zelia, menatap dengan kesal.

"Anak kamu pirang huh?", Bisik Zelia dengan senyuman licik.

* Ayo marahin aku lagi, ayo, ayo Nias... *

Ucap Zelia dalam hati.

"YA! ANAK GUE YANG PIRANG ITU! MASALAH?!", Tanya Nias dengan keras.

"Ampun! Nyonya... kamu tega sekali menampar anak yatim piatu kayak aku...", Ucap Zelia dengan lemah dan menangis, Nias mengangkat kedua alis nya dengan kebingungan.

"Apa yang kamu maksud yatim piatu? kamu kan udah jadi anak nya Renzo...", Gumam Nias dengan kebingungan, lalu Nias menyadari apa yang di kata kan nya keras-keras di tempat umum, mengangkat kepala nya untuk melihat orang-orang bergosip mengenai Nias.

"Apa? itu Nias Wiliam? dia mukul anak yatim piatu? tega...".

"Iya, terus dia selingkuh dari Renzo Draja, CEO mapan itu, anak nya pirang".

"Dia yang tukang selingkuh itu? apa dia bodoh atau tidak bersyukur udah di kasih Renzo Draja yang sebagai suami nya? kalau aku jadi dia aku gak bakal lakuin itu sih".

"Gak bersyukur banget punya suami kayak Renzo Draja, banyak wanita yang menangis karena gagal rebut hati Renzo Draja itu".

Nias terdiam, jelas sangat malu tentang desas-desus anak pirang yang udah tersebar itu, lalu Nias menatap ke Zelia dengan tatapan kesal.

"Selamat, kamu terpancing ke jebakan aku, Nias Wiliam...", Bisik Zelia dengan seringai licik.

"Lo ngerti kan Ren?", Tanya Ayden ke Renzo.

"Baby ku sungguh... licik", Ucap Renzo dengan seringai puas.

"Ya, dia sengeja buat Nias marah, karena Zelia tau Nias gak suka ke dia, terus Zelia berhasil mancing emosi Nias yang memang setipis tisu itu", Ucap Ayden dengan tertawa, Renzo hanya tersenyum tipis, lalu mendorong Ayden dengan lembut, membuat Ayden mundur.

"Wey? bisa lembut gak sih?", Tanya Ayden dengan tidak terima, tetapi tetap tersenyum, Renzo tidak menjawab pertanyaan itu, lalu menghampiri Nias.

"Udah, tanda tangan", Ucap Renzo dengan geram nya.

"Tapi Renzo...", Ucap Nias dengan lemah.

"Kamu pikir aku tetap mau jadi suami kamu saat aib memalukan kamu terungkap?", Tanya Renzo dengan geram, Nias menundukkan kepala nya dengan malu, Renzo menghampiri Zelia, membantu Zelia berdiri dengan lemah lembut, menatap kembali ke Nias.

"Mau tanda tangan atau enggak?", Tanya Renzo dengan kesal nya, Ayden menghampiri.

"Baiklah", Jawab Nias dengan pasrah, Ayden menyerahkan pena ke Nias.

"Lama tau gak?", Tanya Ayden dengan geram, Nias menerima pena lalu menandatangani surat cerai itu, lalu gantian giliran Renzo yang tanda tangan, dengan santai nya Renzo tanda tangan.

"Selesai, kita resmi cerai, Nias, sekarang, serahkan cincin pernikahan kamu", Ucap Renzo, dengan berat hati, Nias melepaskan cincin pernikahan nya yang berharga fantastis itu, Renzo dengan kasar merampas nya.

"Ayo kita pulang, Baby, Ayden", Ajak Renzo langsung berbalik membelakangi Nias.

"Ayo!", Ucap Ayden dengan semangat.

"Ayo Daddy", Jawab Zelia dengan tersenyum, Nias menatap kepergian Renzo.

* Sialan... kenapa gue harus selingkuh dari dia? gue nyesel banget, Renzo! gue nyesel banget! sialan! *

Keluh Nias dalam hati. Dalam mobil, Renzo merangkul bahu Zelia dengan erat.

"Baby, padahal kamu gak perlu lakuin itu, tapi makasih", Ucap Renzo dengan lembut.

"Gak papa Daddy, Baby gak terima Daddy di permaluin di depan umum kayak tadi, Baby gak bisa tinggal diam aja tanpa ambil tindakan", Jawab Zelia dengan senyuman.

"Baby... makasih banyak, sakit gak Baby?", Tanya Renzo dengan khawatir.

"Enggak kok Daddy, Baby kuat buat dukung Daddy", Jawab Zelia.

"Tadi Daddy mau bertindak juga, tapi om Ayden kamu ternyata peka sama aksi kamu, kamu benar-benar berotak licik", Ucap Renzo dengan geli, mengelus-elus pipi Zelia yang memerah itu, lalu mencium dahi nya.

"Ehehe, iya Daddy", Jawab Zelia dengan terkekeh gugup.

"Tapi beneran gak sakit Baby?", Tanya Renzo dengan lembut.

"Enggak Daddy", Jawab Zelia.

"Zelia kan kuat!", Ucap Zelia dengan mengangkat kedua tangan nya, menekuk nya ke arah kepala nya seolah-olah memamerkan otot lengan dengan seringai.

"Gila otot Baby Zelia gede banget!", Ucap Ayden dengan kagum, mereka bertiga tertawa hangat.

* Selain Bunda aku yang berani bertarung untuk mendukung dan melindungi ku, ternyata... Zelia juga rela berani bertarung demi lindungiin aku dan dukung aku, hanya Bunda dan Zelia wanita yang rela seperti itu *

Ujar Renzo dalam hati, sesuatu di hati nya tumbuh.

* E-Eh perasaan apa ini..? *

Tanya Renzo dalam hati dengan panik, merasakan pipi mya merona juga, membuat Renzo semakin panik.

-Bersambung-

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!