NovelToon NovelToon
Zaman Para Dewa

Zaman Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Dan budidaya abadi / Fantasi / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: B.O.B

Yang Chen berjalan di jalan yang penuh dengan bahaya dan lautan darah. meski jalan yang ia lalui penuh dengan bahaya yang bisa sewaktu-waktu merenggut nyawanya namun ia tetap teguh menghadapinya. hal ini dilakukan untuk menjadi kuat demi melindungi apa yang berharga baginya.

" aku akan menghancurkan siapapun yang berani merenggut hal-hal yang berharga bagiku, bahkan dewa sekalipun tidak akan luput dari kemarahanku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon B.O.B, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 30. bertemu kembali

Semua binatang roh itu memiliki jenis berbeda satu dengan yang lainnya tapi satu hal yang membuat mereka terlihat sama adalah petir yang terus menyelimuti tubuh mereka

" Jumlah mereka ada dua puluh, semuanya di tahap mistik tingkat 5, ditambah mereka adalah binatang roh yang bermutasi, apakah kita akan melawan mereka atau lebih baik pergi untuk menghindari pertarungan?" Tanya Chu xue ke yang lainnya.

Chu xue bertanya ke semua orang karena ia sendiri ragu melawan mereka.

Binatang roh yang bermutasi lebih kuat dari yang seharusnya sehingga ia tidak yakin apakah mereka bisa mengatasi mereka semua.

" Lebih baik kita melawan, pilihan kabur justru yang terburuk. Binatang roh memiliki tenaga yang lebih besar dan terbilang cepat sehingga sulit untuk bisa lolos dari kejaran mereka." Ucap Guan Zhen.

" Aku juga setuju, peluang keberhasilan lebih besar jika kita menghadapi mereka daripada kabur. Lagipula kultivasi kita telah meningkat sehingga aku cukup percaya diri untuk menghadapi dua dari mereka." Ucap Jian Tian.

Guo liang tidak berkata-kata apa-apa, ia hanya diam-diam setuju. Sebenarnya ia sangat ingin segera menangkap Yang Chen tapi jika ia memaksa maka selain Jian Tian yang akan menghalangi, Chu xue dan Guan Zhen akan tidak senang karena menganggap Guo Liang bertindak egois dengan mementingkan kepentingan dirinya daripadanya kepentingan bersama.

Chu xue kemudian juga ikut dengan yang lainnya untuk bertarung.

" Kalau begitu sudah diputuskan untuk bertarung." Ucap Guan Zhen bersiap bertarung.

Binatang roh yang berbentuk ular langsung melompat ke depan, dan diikuti oleh binatang roh lainnya yang juga ikut menyerang.

Guan Zhen dan lainnya juga langsung menghunuskan pedangnya mereka dan menyerang binatang roh yang berdatangan.

Akhirnya pertarungan terjadi, suara besi yang berbenturan, suara auman binatang roh juga menggema diudara.

Binatang roh yang bermutasi lebih kuat dari tingkat kultivasi yang mereka perlihatkan tapi berkat kerjasama mereka, bisa mengatasi serangan binatang roh.

Kultivasinya yang lebih rendah akan bertindak sebagai umpan atau sebagai pengalihan, sedangkan orang dengan kultivasi yang tinggi akan melakukan serangan pembunuh.

Walaupun mereka dibuat kesulitan diawalnya, tapi perlahan Guan Zhen dan lainnya berhasil menekan para binatang roh.

Seiring berjalannya waktu, satu persatu para binatang roh mati, dan akhirnya mereka berhasil membunuh binatang roh terakhir.

Mereka berhasil mengalahkan para binatang roh, tapi mereka juga tidak keluar tanpa luka.

Sebagian dari mereka terluka, terutama orang dengan kultivasi yang rendah. Tapi untung saja itu bukan luka yang fatal sehingga mereka bisa sedikit lega.

Dengan begitu mereka bisa mengalahkan binatang roh tanpa adanya korban.

" Ayo kita kumpulkan batu roh mereka dan bagikan...." Sebelum Guan Zhen menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba terdengar raungan yang sangat keras ke arah mereka.

" Aaaaaargggg!!!"

Raungan itu membuat wajah mereka semua menjadi berubah dan segera melihat ke arah suara itu dengan waspada.

Tapi begitu mereka melihat asal suara itu, mereka langsung dibuat panik.

Sosok itu adalah binatang yang menyerupai harimau dengan warna putih, tubuhnya setinggi 20 meter dengan panjang sekitar 40 meter. Ditambah gigi taring dan cakarnya yang besar membuat ia terlihat sangat menakutkan dan mengintimidasinya.

Tapi yang membuat Guan Zhen dan lainnya menjadi pucat adalah kultivasinya yang berada di tahap mistik tingkat 9.

Jumlahnya tidak hanya satu tapi dua sekaligus, hal ini membuat mereka teringat kembali saat menghadapi dua raja serigala neraka tahap mistik tingkat 9, dimana banyak dari mereka terbunuh dengan cara yang mengerikan.

" Sialan, kita akan mati. Cepat pergi dari sini." Teriak Xi Kun yang sudah berlari terlebih dahulu.

Melihat Xi Kun yang langsung kabur, membuat mereka semua juga langsung pergi dari sana.

Mereka langsung tahu, kalau mereka sama sekali tidak memiliki peluang menghadapi dua binatang roh tahap mistik tingkat 9.

Melihat Guan Zhen dan lainnya yang kabur, segera membuat dua binatang roh mengejar mereka.

Berkat tubuh mereka yang besar dan lincah membuat dua binatang roh segera menyusul Guan Zhen dan lainnya.

Orang yang berada paling belakang segera dibuat pucat melihat binatang roh yang tidak jauh darinya.

" Tidak, selamatkan aku!!" Begitu melihat binatang roh yang hendak memakannya membuat orang itu teriak panik.

Tapi tidak ada seorangpun yang berbalik menolongnya membuat orang itu akan segera menjadi makanan binatang roh itu.

Sesaat binatang roh akan memakan orang itu, sebuah bayangan bergerak dengan cepat dan melukai salah satu kaki binatang roh yang membuat binatang roh terjatuh ke tanah.

Orang lainnya juga muncul dan segera menebaskan pedangnya, tebasannya mengeluarkan api yang panas yang langsung membakar tubuh binatang roh lainnya.

Hal itu langsung menarik perhatian Guan Zhen dan lainnya hingga mereka berhenti berlari dan melihat siapa yang bisa melukai binatang roh tahap mistik tingkat 9 dengan mudah.

Dua orang kemudian keluar dari balik hutan, dua orang itu pria dan wanita muda yang tidak mereka kenal.

Tapi Yang Chen langsung terkejut karena ia mengenal dua orang itu.

Itu tidak lain adalah, Ye Tingyun yang pernah menolongnya dan Yan Yi yang pernah mengirim seorang pembunuh kepada Yang Chen.

" Siapa mereka berdua?" Tanya Guan Zhen tapi tidak ada satupun yang menjawab. Yang Chen juga hanya diam saja.

Ye Tingyun dan Yan Yi kembali bertarung dengan kedua binatang roh itu karena kedua binatang roh masih belum mati.

Terlihat Ye Tingyun dan Yan Yi berada di tahap mistik tingkat 8 tapi mereka dengan mudah menghadapi dua binatang roh tahap mistik tingkat 9, jelas hal ini membuat mereka semua dibuat takjub.

Tidak butuh waktu lama, Ye Tingyun dan Yan Yi berhasil membunuh kedua binatang roh itu.

Setelah terbunuhnya dua binatang roh itu, sepuluh orang segera keluar dari balik hutan dan menghampiri Guan Zhen. " Saudara Guan Zhen apakah kalian baik-baik saja?"

Kesepuluh orang itu tidak lain adalah orang yang dikirim oleh kaisar lu Guang sebelumnya untuk pergi bersama Ye Tingyun dan Yan Yi.

" Aku baik-baik saja, tapi siapa dua orang itu?" Tanya Guan Zhen penasaran.

" Mereka adalah tuan muda Yan Yi dan nona Ye Tingyun, mereka dibawa oleh kaisar untuk memeriksa apa yang ada didalam sini." Jawab mereka.

" Jadi mereka adalah kenalan kaisar." Ucap Guan Zhen.

Di sisi lain, dua orang bawahan Yan Yi yang juga ikut bersamanya, mengambil kedua batu roh dari kedua binatang roh tahap mistik tingkat 9 dan memberikannya pada Yan Yi dan Ye Tingyun.

" Tuan muda ini batu rohnya."

" Nona Ye Tingyun, ini batu roh milikmu."

Yan Yi langsung mengambil batu roh itu dan berkata, " saudari Ye Tingyun silahkan diambil batu roh itu, kamu berhak untuk itu." Ucapnya sambil tersenyum.

" Batu roh itu memang milikku." Ucap Ye Tingyun dengan dingin sambil mengambil batu roh itu.

Pandangan Ye Tingyun segera teralihkan oleh gunung api dan petir karena mengeluarkan aura yang luar biasa, tapi segera ia melihat orang yang dikenalnya.

" Kamu ada disini." Ucap Ye Tingyun yang melihat Yang Chen disana.

" Sungguh kebetulan bertemu lagi denganmu nona Ye Tingyun." Balas Yang Chen sopan.

Melihat Yang Chen yang mengenal Ye Tingyun segera membuat orang sekitarnya terkejut.

" Yang Chen, apakah dia temanmu?" Bisik Lin Hua pada Yang Chen.

" Aku tidak bisa disebut temannya, tapi aku berutang budi padanya karena pernah menolongku." Jawab Yang Chen.

Yan Yi juga segera mengenali Yang Chen, yang langsung membuat wajahnya berubah, " sepertinya pembunuh yang kukirim tidak berhasil membunuh anak ini, sungguh tidak berguna." Ucap Yan Yi dalam hatinya.

Yang Chen juga merasakan tatapan tajam dari Yan Yi tapi ia tetap bertindak tenang. Ia tahu kalau Yan Yi yang telah menyewa pembunuh untuk membunuhnya sehingga ia berpikir untuk membalasnya jika ada kesempatan.

Guan Zhen datang hendak mengucapkan terimakasih pada Yan Yi dan Ye Tingyun, tapi ia terhenti begitu ia mendengar raungan keras dari arah hutan.

1
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Nanik S
Lanjut dan Gas Pooool
Nanik S
Jadi Yang Chen juga tidak tau siapa orang tuanya..
Nanik S
Dibawa kemana Yang Chen
Nanik S
Lanjutkan
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 1 gift 🌹 lanjut Up Thor 💪💪
Nanik S
Yang Chen Seraplah Bola api dan petir
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Namanya juga ujian tapi menyerap bola energi Api dan Petir, bila berhasil MC nya memiliki kekuatan yang luar biasa.
Nanik S
Pria Sialan... 🤣🤣🤣 Ujian harus dijalankan agar tidak ditindas
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 1 gift ☕ dan 5 gift 🌹 ditunggu kelanjutannya Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Makin mantap 👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Nanik S
Semua tertipu dengan kondisi Yang Chen
Nanik S
Yan Chen... yang selalu diremehkan akirnya berhasil dibanding mereka para Jenius
Nanik S
Yang Chen... semoga keberuntunganmu
Nanik S
Keserakahan telah mbutak mata hati sahabat
Nanik S
Keberuntungan apalagi yang mereka dapat
Nanik S
Kalau saling mengutuk.. lalu siapa yang kena kutuk
Nanik S
Lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!