NovelToon NovelToon
Kurir Nyawa Jangan Buka Paketnya

Kurir Nyawa Jangan Buka Paketnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Horror Thriller-Horror
Popularitas:208
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

Penasaran dengan ceritanya langsung aja yuk kita baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30: KURIR TERAKHIR (END)

BAB 30: KURIR TERAKHIR (END)

Arga berdiri mematung di depan ibunya. Dunia terasa lebih sunyi daripada ruang hampa di Sektor 00. Ibunya menatapnya dengan sopan, namun tatapan itu adalah tatapan kepada orang asing. Tidak ada binar kasih sayang, tidak ada pengenalan. Arga telah berhasil menghancurkan Sistem, namun sebagai gantinya, Sistem menghapus keberadaannya dari ingatan orang yang paling ia cintai.

"Maaf, Bu. Saya... saya hanya memastikan paketnya sampai dengan selamat," suara Arga parau, menahan sesak di dadanya.

"Oh, iya Mas. Terima kasih ya. Mari," ucap ibunya sambil kembali masuk ke dalam rumah dan menutup pintu.

Arga berdiri sendirian di teras yang dulu terasa seperti rumah, namun kini terasa seperti tanah tak bertuan. Ia melihat ke telapak tangannya. Bekas luka melingkar itu benar-benar hilang. Kulitnya bersih. Tidak ada angka, tidak ada simbol. Ia bebas, namun ia hampa.

Ia berjalan menuju motornya yang terparkir di pinggir jalan. Saat ia hendak menyalakan mesin, sebuah suara familiar terdengar dari arah kegelapan gang di samping rumahnya.

"Harga yang adil untuk sebuah dunia yang tenang, bukan?"

Arga menoleh. Di sana berdiri sosok ayahnya. Namun, kali ini ayahnya tidak transparan atau penuh luka. Ia tampak sangat nyata, mengenakan jaket kurir tua miliknya.

"Ayah?"

"Aku tidak bisa membawamu kembali ke ingatannya, Arga. Itu adalah hukum alam semesta. Sesuatu yang dihancurkan harus diganti dengan sesuatu yang sama berharganya," ayahnya berjalan mendekat. "Tapi kau harus tahu satu hal. Meskipun ia tidak ingat namamu, cintanya padamu adalah yang membuatmu bisa selamat melalui semua sektor itu."

Ayahnya menyodorkan sebuah kunci motor baru dan sebuah helm hitam polos.

"Gudang sudah tidak ada. Dewan sudah musnah. Tapi paket-paket 'nyawa' yang belum sampai masih bertebaran di luar sana. Mereka tidak lagi membawa kutukan, tapi mereka membawa penyesalan dari orang-orang yang sudah pergi."

"Apa maksud Ayah?"

"Jadilah kurir yang sebenarnya, Arga. Bukan kurir nyawa yang mengambil, tapi Kurir Kedamaian. Antarkan pesan-pesan terakhir dari mereka yang sudah tiada kepada mereka yang ditinggalkan. Tanpa kontrak, tanpa paksaan, tanpa angka di tangan."

Arga menerima kunci itu. Saat jarinya menyentuh kunci, sebuah kehangatan mengalir di hatinya. Ia menyadari bahwa perjalanannya selama ini bukan untuk menghancurkan segalanya, tapi untuk memurnikan tugas seorang pengantar.

"Apakah aku akan selalu menjadi orang asing bagi Ibu?" tanya Arga pelan.

Ayahnya tersenyum misterius. "Ingatan bisa dihapus, Arga. Tapi ikatan batin tidak. Mulailah sebagai tetangga baru. Bantulah dia setiap hari. Buatlah dia jatuh cinta pada anaknya kembali, meski dengan nama yang berbeda."

Ayahnya perlahan menghilang bersama angin malam, meninggalkan sebuah aroma melati yang kini terasa harum, bukan lagi mencekam.

Arga memakai helmnya. Ia menyalakan mesin motor. Di dasbor motor itu, terdapat satu paket kecil terakhir yang harus ia antar malam ini.

Penerima: Ibu (Rumah Nomor 14).

Isi: Surat dari Ayah.

Arga turun dari motor, meletakkan surat itu di bawah pintu ibunya, lalu mengetuk pintu tiga kali. Sebelum ibunya membuka pintu, Arga sudah melaju pergi dengan motornya menuju lampu-lampu kota Jakarta.

Di jalan raya, ia melihat bayangannya di kaca gedung. Tidak ada lagi sosok Pengawas di belakangnya. Yang ada hanya Arga, seorang pria biasa dengan pekerjaan luar biasa.

Di telapak tangannya yang memegang gas motor, secara samar muncul sebuah tulisan kecil yang hanya bisa dilihatnya sendiri: PENGIRIM: HARAPAN.

Cerita Kurir Nyawa: Jangan Buka Paketnya berakhir di sini, namun perjalanan Arga sebagai pelindung kota dalam bayang-bayang baru saja dimulai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!