NovelToon NovelToon
Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)

Ketika Bos Dingin Jatuh Cinta (Devano Hanoraga)

Status: tamat
Genre:Tamat / Nikah Kontrak / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:8.9M
Nilai: 4.6
Nama Author: Isti Shaburu

Devano Hanoraga, pria dingin yang super rich, perfeksionis, berkuasa, dingin, tegas dan tak takut mati yang menjadi pengusaha hebat dan tak kenal ampun selalu menjadi incaran para wanita yang selalu ingin hidup mewah tanpa ingin bekerja keras.

Ia tak sengaja menolong gadis cantik yang bekerja di Bar milik sahabatnya sebagai pelayan untuk membiayai kuliahnya saat dirinya dijual untuk melunasi hutang judi Kakak tirinya.

Yesica Anastasya, gadis cantik yang terpaksa bekerja di Bar untuk membiayai kuliahnya dan juga untuk membiayai Ibu tirinya yang pemalas dan Kakak tirinya yang senang berjudi.

"Jadilah wanitaku maka aku akan melunasi hutang Kakakmu." Devano.

"Aku bersedia menjadi wanitamu asal kau izinkaan aku melanjutkan studyku." Yesica.

"Deal."

Bagaimana kisah mereka selanjutnya?
Apakah Devano akan jatuh hati hingga sejatuh-jatuhnya pada sugar Baby yang ia tolong dan selamatkan dari Ibu dan Kakak tirinya?

Follow:
Fb: Isti
Ig: istikomah50651

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isti Shaburu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 35

“Mas, apa yang mau kau lakukan? Ini masih dikantor.” Yesica yang digendong oleh Devano menutupi tubuh bagian atasnya dengan kedua tangannya.

“Mengobatimu, apalagi?” sahut Devano dengan santainya. “Tak perlu kau tutupi, beberapa hari ini aku sudah melihatnya, bahkan menik*atinya,” sambungnya membuat Yesica malu, wajahnya memerah karena ucapan Devano. Pria yang dulu dingin saat pertama Yesica melihatnya, kini terlihat mesum setelah beberapa hari menikah.

“Mas, sejak kapan kau menjadi mesum seperti ini?”

“Sejak menikah denganmu, sejak kapan lagi? Mesum sama istri sendiri tak ada salahnya. Buka kemejamu, aku akan mengobatinya salepnya.” Devano meletakan tubuh Yesica perlahan di atas tempat tidur.

“Anda akan mengobatinya dengan apa? Salepnya masih tertinggal di luar,” tanya Yesica penuh selidik.

“Dengan cinta,” bisik Devano lalu bibirnya memagut bibir sang istri dengan lembut, tangannya membuka kancing kemeja yang masih tersisa hingga hanya memperlihatkan bagian dalamnya saja, tangannya mulai bermain disalah satu teletubies milik Yesica, permainan ranjang pun terjadi dengan begitu berga*rahnya hingga hanya terdengar alunan nada yang mereka ciptakan dengan dadakan.

Setelah lelah dengan aktivitasnya, Yesica terlelap. Devano menyelimuti tubuh polos istri kecilnya itu. Ia kemudian menghubungi Kris memintanya untuk datang ke ruangannya.

“Apakah kau sudah tahu siapa yang melakukannya?” tanya Devano geram.

“Orang yang sama yang hampir mengusir Nona saat pertama kali datang, Tuan,” sahutnya.

“Bawa dia Green Sky. Berikan dia pada Madam Sherly agar dia menjadi pendatang barunya. Jangan biarkan dia lolos dari pria hidung belang, pastikan dia mendapat pelanggan pertamanya. Dia tak butuh kerja di sini, dia lebih cocok menjadi anak Madam Sherly,” titahnya meminta Kris membawanya ke club malam yang menyediakan kupu-kupu malam untuk memuaskan hasrat pria hidung belang.

“Baik, Tuan.” Kris langsung menjalankan tugas yang diberikan padanya.

“Jangan pernah bermain-main denganku. Berani mengusikku, siapa pun dia tak akan pernah kumaafkan,” gumamnya dengan seringai menakutkan, jika pria yang melakukan kesalahan mungkin Devano akan menyuruh Kris yang menyelesaikan, atau ia akan melemparnya pada geng Elang Imperial di aman adalah geng mafia yang ia dirikan dari masih berkuliah di Amerika.

***

Kris memanggil Febi dan mengajaknya untuk pergi, Febi yang memang matre dan menyukai pria berduit hanya bisa menurutinya saja karena ia berharap Kris akan membawanya ke suatu tempat yang bisa menguntungkan dirinya. Meski Kris hanya seorang asisten, tapi jangan salah, Kris jauh lebih berduit dari seseorang dengan jabatan manager dikantornya.

“Tutup matamu dengan ini, jangan dibuka sebelum aku menyuruhnya. Apa pun yang kau dapatkan dan rasakan, kau harus menerimanya. Jangan membantah dan menolak karena aku tak suka penolakan.” Kris memberikan kain untuk menutup mata Febi.

“Baik, Tuan Kris,” dengan wajah berbinar Febi langsung menurutinya.

Mobil berjalan membelah jalan raya untuk menuju Green Sky. Tak lama mobil sudah terparkir di area parkir sebuah cafe yang atasnya bertuliskan Green Sky.

Meski terlihat hanya sebuah cafe biasa saat memasukinya, nyatanya Green Sky adalah sebuah club malam yang menyediakan jasa plus-plus. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa memasuki club malam tersebut, jika orang biasa mungkin hanya menganggap cafe gaul pada umunya.

Kris menuntun Febi untuk berjalan karena matanya tertutup. Saat sudah masuk ke dalam Cafe, Kris menunjukkan kartu keanggotaan berwarna gold yang menandakan kalau ia adalah anggota VVIP. Tentu saja hal itu membuat sang penjaga sangat menghormatinya dan langsung mengantarnya.

“Saya ingin bertemu Madam,” bisiknya agar Febi tak mendengarnya.

“Baiklah, mari.”

Kris berjalan sambil menuntun Febi untuk menuju ruangan milik Madam Sherly.

“Silakan, Tuan. Anda sudah ditunggu,” ucapnya sambil membukakan pintu.

Kris masuk sambil meletakan jari telunjuknya di bibirnya agar Madam tak bersuara.

“Masih ori?” bisiknya dan Kris mengangguk.

“Baiklah, aku akan membawanya ke kamar seseorang yang sudah menunggunya.”

“Biar aku yang menuntunnya, aku akan melihat reaksinya saat tahu pria lain yang sedang menjamahnya,” pinta Kris.

“Baiklah, aku akan menemanimu, Sayang.” Sherly mencolek dagu Kris.

Keduanya membawa Febi menuju kamar yang sudah disediakan, ada seorang pria yang sedang menunggunya untuk menikm*ti kemolekan tubuhnya.

“Jangan bersuara sedikit pun, aku hanya perlu beberapa menit videonya saja,” titah Kris.

Pria yang siap membuat Febi terbang melayang itu hanya mengangguk menuruti perkataan Kris.

“Diam dan menurutlah,” titah Devano ditelinga Febi agar wanita itu percaya kalau yang sedang membelainya adalah dirinya, Febi hanya mengangguk dan tersenyum.

Ia hanya menikmati sentuhan yang diberikan oleh pria yang menyentuhnya. Pria itu membuka pakaian Febi satu persatu hingga hanya menyisakan bagian pakaian dalamnya saja.

Pria itu mulai menjamah tubuh molek itu dari atas hingga bawah membuat Febi tak tahan dan mengeluarkan suara yang sungguh merdu.

“Apakah nik*at?” bisik Kris dan lagi-lagi Febi mengangguk.

“Kalau begitu, lanjutkan bersenang-senangnya. Aku pergi dulu, mulai sekarang ini adalah rumah dan tempat kerjamu.”

Febi yang terkejut dengan perkataan Kris langsung membuka penutup matanya dan ia langsung histeris.

“Kenapa? Bukannya kau sangat suka menggoda pria?” tanya Kris dengan tatapan merendahkan membuat Febi terkejut.

“Aku tahu semuanya, kau selalu ingin mendekati Tuan Vano, tapi sayangnya kau tak memiliki kesempatan itu dan akhirnya menggoda pria lain yang penting menghasilkan uang. Di sini kau bisa melakukan hal itu, kau akan dapatkan pria, kepuasan, kenik*atan dan yang paling penting kau akan mendapatkan uang,” ucapnya.

“Enggak, Tuan. Jangan lakukan ini padaku, aku tak ingin menjadi wanita malam. Aku mohon padamu, Tuan. Aku ingin menjadi wanitamu saja,” mohon Febi berharap.

“Heh, siapa yang menginginkanmu. Kamu, puaskan dia, jika dia tak puas maka aku akan memot*ng burungmu.” Kris menunjuk pada pria yang siap melayani Febi, ia kemudian pergi meninggalkan kamar tersebut mengabaikan Febi yang berteriak untuk diajak pulang.

“Jangan biarkan dia kabur dari tempat ini, jangan sampai dia tahu jalan keluar dari tempat ini atau Tuan Vano akan memberikan kejutan meriah untuk Anda,” ucap Kris sebelum pulang pada Sherly.

“Baiklah, Sayang. Kamu tenang saja, aku tak akan membiarkannya keluar dari sini.” Sherly mengusap dada bidang Kris, Kris sudah biasa dengan perlakuan Sherly yang menggodanya, tapi ia tak pernah meladeninya, hatinya masih hampa dan tak bisa merasakan nik*at dari sentuhan wanita mana pun.

Di dalam mobil, pikiran Kris berkelana mengingat masa lalu saat ia masih berada di Amerika bersama dengan Devano. Kris yang seorang anak jalanan yang tak memiliki keluarga bertemu dengan Devano sungguh sangat bersyukur hingga saat ini dan berjanji akan menjadi orang paling setia dan mengabdikan hidupnya untuk Devano.

1
Andariya 💖
haredang...haredang panas² nih.. akhirnya
Evalina
Mampus tu linda chelsea tauu
Evalina
Suka banget sama karakter chelsea dia tidak seperti wanita lain yg klo tau orang yg ia cintai mencitai orang lain pasti akan mencelakan orang menjadi penghalangnya mendapatkan cintanya
Fitri riasari Riasari
Luar biasa
Evalina
Mana ni yg bela rian dan bilang yesica kejam dan memang matre mana nih nah kan kita tau sekarang klo yesika udh ngasi kesempat tpi apa riyan mlah memimil stasus sosialnya, mana jga ni bilang klo vivi jga kejam padahal vivi cuman mau sahabatnya bahagia di tangan laki" tepat yg bisa menerima sahabatnya.
Evalina
Di buat nangis baca ini, apakah di dunia ini ada lelaki yg sama dengan devano?
Evalina
Vivi sama kris bener" kekk malaikat anjrr , kris yg begitu setia pa tuanya dan vivi yg selalu mendukung sehabatnyaa
Elaephela
Teletubis ya
Nina Pajrina
bagus cerita nya
Neng Alifa
hooh
Andariya 💖
yesika, yesika kamu akan bahagia nantinya
Andariya 💖
angel ini cemburu pastinya
Hera Wati
Luar biasa
Andariya 💖
angel..angel kamuu ini kepo banget
Atma Inatun Nikhma
Luar biasa
Merry Napitupulu
Cerita yang luar biasa
Iefana Farih
ya mau anu la Thor. apa lagi?
Uni Rahayu
Luar biasa
Mama Gezkara
emang kak othor udah pernah ke kuburan di Belanda? hihi
Mama Gezkara
ya Allah...kak othor.... aku syukaaa bangeet visualnyaaaa... syeksyiihhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!