NovelToon NovelToon
Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Mengubah Takdir
Popularitas:698
Nilai: 5
Nama Author: indah Mayaddah f

Ikhtisar :

Dia bernama Ayu Purnama, anak ketiga dari empat bersaudara. Dari keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai supir bus sedangkan ibunya pedagang tas ayaman. Ayu memiliki 2 kakak laki-laki dan 1 adik laki-laki, Ayu kembar dengan kakak keduanya. Tapi sayangnya, meski pun Ayu anak kandung dari keluarga tersebut dia selalu di sisihkan oleh sang ibu. Karena sang ibu hanya ingin memiliki anak laki-laki, ibunya berpikir kalau anak perempuan tidak akan bisa mengangkat derajat keluarganya dan keluar dari keterpurukan.

Suatu hari, ada seorang laki-laki dari keluraga kaya raya yang menyukainya karena kecantikan dan kegigihannya. Tetapi Ayu masih memiliki keinginan untuk melanjutkan kuliah, dia nekat untuk kabur dari rumahnya untuk mewujudkan cita-citanya. Apakah kepergian Ayu kan membuahkan hasil dan menjadi sukses setelah meninggalkan rumahnya itu ? Silahkan simak ceritanya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah Mayaddah f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Keseruan Di Rumah Nenek

“Seseorang tidak terlahir dengan hebat, namun mereka hebat saat bangkit setelah jatuh”

\_ Ayu Purnama\_

Sesuai rencana, Ayu dan Aizam pergi ke rumah neneknya. Mereka jalan kaki, karena rumah sang nenek hanya berbeda RT. Sesampai di sana, mereka melihat sepupunya yang sedang bermain di luar.

“Cika !” Panggil Ayu

“Kak Ayu, ada apa ke sini ?” Tanya Cika

“Aku sama kak Aizam mau nginap di sini, kamu juga mau nginap di sini ?” Ujar Ayu

“Iya, kata mama lagi kangen sama nenek dan kakek” Jawab Cika

“Ayo masuk, sebentar lagi mau magrib. Kita siap-siap ke masjid, sekarang jadwalnya kan mengaji” Ajak Ayu

Mereka masuk ke rumah, di ruang tamu ada adiknya Lastri yaitu Fitri sedang berbicara dengan Rukmini dan Sukarja.

Ya Lastri, terlahir dari keluarga sederhana. Dia memiliki 6 saudara, dia anak ke 4 yang terdiri dari 3 saudara laki-laki dan 3 saudara perempuan jika dari ibu yang sama. Sedangkan 1 saudara perempuan dan 2 saudara laki-laki dari ibu yang berbeda. Karena dulu, Sukarja menikahi seorang perempuan dimana suaminya meninggal di daerah perbatasan yang sedang di tugaskan untuk menjaga di sana.

Dulu Sukarja adalah seorang prajurit TNI, dan yang sekarang sudah pensiun. Pada saat itu temannya yang bernama Rudi, gugur saat ada salah satu kelompok tantara dari negeri tetangga menerobos wilayah perbatasan dan mengakibatkan pertempuran dan takdir berkata lain Rudi gugur pada saat ini. Dan pada akhirnya, Rudi menitipkan istrinya kepada Sukarja dan dia bernama Santi.

Santi tidak memiliki anak dari Rudi saat itu karena pernikahannya baru beberapa bulan, dia hanya memiliki anak dari Sukarja. Sukarja juga di karuniai anak bersama istri pertamanya yaitu Rukmini. Diantara anak-anaknya Sukarja yaitu Tomi ; anak pertama, Bambang ; anak kedua, Desi ; anak ketiga, Lastri ; anak keempat, Ramji ; anak kelima, Fitri ; anak keenam dan Della ; anak ketujuh.

Sedangkan dari Santi, diantaranya : Rita ; anak pertama, Ardi ; anak ke dua, Agung ; anak ketiga.

Mereka saling menyayangi meski pun berbeda ibu, Rukmini memiliki hati yang luas untuk menerima Santi menjadi madunya. Meski pun awal-awal dia terpaksa untuk menerima menjadi madunya, tetapi karena wasiat dari mendiang sahabat suaminya akhirnya Rukmini menerimanya dengan lapang dada meski pun dia masih memiliki rasa iri terhadap santi.

“Assalamu’alaikum” Ucap Ayu, Aizam

“Wa’alaikumsalam” Jawab Mereka

“Loh Yu ?, kalian ke sini ?” Tanya Fitri

“Iya tante, lagi kangen sama nenek” Jawab Ayu

“Tante nginep di sini juga ?” Tanya Lanjut Ayu

“Iya, tante lagi kangen sama nenek” Jawab Fitri

“Wah seru, kita akan tidur sama-sama” Ucap Adit

“Iya, kita akan tidur berjejer di ruang tengah sambil makan singkong goreng buatan tante” Timpal Fitri

“Boleh tante” Jawab Ayu

“Aku nanti mau tidur dekat, kak Ayu” Ucap Ranti

“Boleh, oh iya kita siap-siap kan mau ke mesjid” Ujar Ayu

“Ayo kita siap-siap” Ajak Aizam

Para anak-anak bersiap untuk pergi ke masjid, tak lama adzan magrib berkumandang. Mereka berlari kearah masjid, karena takut kehabisan shaf.

Setelah melaksanakan sholat magrib, anak-anak yang berkumpul di masjid membaca Al-qur’an bersama-sama.

Ya ayyhan-nasuttaqu robbakumullazi khalaqakum min nafsiw wahidatiw wa khalaqa min ha zaujaha wa bassa min huma rijalang kasiraw wa nisa’a, wattaqullahallazi tasa aluna bihi wal-ar-ham, innallaha kana’alakum raqiba

Wa’atul yatama amwalahum wa la tatabaddalul khabisa bit-tayyabi wa la ta kulu amwalahum ila amwalikum, innahu kana hubang kabira

Mereka terus membaca Al-qur’an sampai waktu isya, setelah waktu menunjukkan pukul 19:00 adzan isya berkumandang dan mereka bergegas untuk melaksanakan sholat isya karena setelah sholat isya ada salah satu ustad yang akan mengisi tausiyah.

Tausyiyah pun di mulai …

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabaraokatuh,

Hadirin yang dirahmati Allah,

Surah An-Nisa adalah salah satu surah yang paling penting dalam Al-qur’an. Surah ini di turunkan di Madinah dan terdiri dari 176 ayat, surah An-Nisa membahas tentang berbagai aspek kehidupan termasuk tentang hak-hak wanita, hukum-hukum keluarga dan hubungan antar sesame manusia.

Dalam surah An-Nisa ayat 1 mengatakan :

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri (Adam) dan dari padanya Allah menciptakan istrinya (Hawa) dan dari pada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dna perempuan yang banyak”

Ayat ini menekan pentingnya takwa kepada Allah, dan mengingatkan kita bahwa kita semua adalah ciptaan Allah. Kita harus selalu ingat bahwa kita akan kembali kepada Allah dan harus untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita.

Surah An-Nisa juga membahas tentang hak-hak wanita seperti hak waris, hak nafkah dan hak perlindungan. Seperti yang tercantum dalam ayat 34 : “Laki-laki itu adalah pelindung bagi perempuan, oleh karena itu Allah telah melebihkan Sebagian dari mereka (Laki-laki) atas Sebagian yang lain (Perempuan) dan karena mereka (Laki-laki) telah menafkahkan Sebagian dari harta mereka”

Ayat ini menekankan pentingnya laki-laki sebagai pelindung bagi perempaun dan mengingatkan, bahwa kita laki-laki dan perempuan memiliki peran yang berbeda dalam masyarakat.

Hadirin yang di rahmati oleh Allah,

Surah An-Nisa juga membahas tentang pentingnya keadilah dan kesetaraan, yang terkandung dalam ayat 58 : “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil”

Ayat ini menekankan, pentingnya keadilan dan kesetaraan dalam masyarakat. Kita harus selalu berusaha untuk menjadi adil dan tidak memihak kepada siapa pun.

Sekian ceramah kali ini, wasalamu’alaikum warahmatullohi wabarokatuh

Setelah selasai mendengar ceramah, para jama’ah pulang ke rumah masing-masing begitu juga Ayu dan saudaranya.

*****

Sesampai di rumah neneknya, Ayu beserta keluarganya sednag berkumpul di ruang keluarga.

“Gimana tadi di masjid ?” Tanya Sukarja

“Kami mendengar dulu ceramah ustad kek, jadi agak malam pulangnya” Jawab Adit

Tak lama Fitri keluar dari dapur, sesuai dengan rencana kini mereka menikmati singkong goreng.

“Singkong goreng sudah matang” Seru Fitri

“Wah… kayaknya enak tuk, malam-malam begini makan yang panas-panas” Timpal Aizam

“Ini buat bapak, mama dan ibu. Ayo di makan mumpung masih anget” Ujar Fitri

Mereka menikmati singkong yang Fitri buat, terlihat anak-anak sangat senang. Tak terasa karena akan serunya kebersamaan, waktu menunjukkan pukul 8.

“Nenek, kakek. Kita ke kamar dulu ya mau belajar takut besok ada ulangan dadakan” Ucap Ayu

“Iya nak, yang rajin belajarnya agar jadi orang sukses” Jawab Santi

“Iya nek” Ujar Aizam

“Kamu gak belajar Cika ?” Ujar Rukmini

“Nggak nek, kan tidak ada PR jadi gak belajar” Jawab Cika

“Meski pun tidak ada PR, seharusnya kamu baca-baca biar wawasannya luas” Ujar Sukarja

“Nanti saja kek lagi malas” Kata Cika

“Kamu itu harus mencontoh Ayu, meski pun oleh ua mu jarang di kasih bekal tapi dia tidak patah semangat dalam belajar sedangkan kamu yang sangat berkecukupan santai-sanati saja. itu juga untuk masa depan kamu sendiri, Cika” Ucap Sukarja menasehati cucunya

“Jangan banding aku sama Ayu, aku gak suka. Aku malas di sini, selalu membandingkan aku sama Ayu terus. Aku mau pulang aja ma, gak papa di rumah sama bapa aja” Kata Cika lalu pergi meninggalkan rumah sang kakek

Sepeninggalan Cika …

“Pak, tolong jangan badingkan Cika dengan Ayu karena mereka berbeda” Ucap Fitri

“Bapa tidak membedakan mereka, tapi bapak ingin menjadi orang yang sukses di kemudian hari meski pun bapa sudah tiada” Jawab Sukarja

“Tapi cara bicara bap aitu salah salah, sangat menyudutkan Cika” Ucap Fitri

“Maafkan bapa, nanti bapa akan meminta maaf padanya” Jawab Sukarja

“Sekarang bapak tidur, jangan terlalu memikirkannya takut nanti bapa sakit” Ucap Rukmini takut suaminya sakit karena ucapan sang anak

Lalu Rukmini membawa suami ke kamarnya …

“Maafkan bapak ya ma, pasti mama kepikiran ucapan Fitri tadi” Ucap Sukarja saat setelah membaringkan tubuhnya di Kasur

“Iya pa, tapi papa harus ingat jangan mebandingkan mereka lagi ya. Mama takut hal seperti ini membuat kita terpecah belah” Jawab Rukmini

Dan malam itu, mereka mengistirahatkan tubuh karena keesok hari akan ada aktivitas yang akan di kerjakan.

1
Rima Rismawati
Ternyara Rasmisi yang memculik Ayu, bikin greget aja. Lanjut thor, makin seru nih 👍
Rima Rismawati
Akhirnya ayu bertemu dengan keluarga kandungnya, bagaimana respon Lastri ya kalau Ayu dan Aizam bukan anak kandungnya ? Jadi penasaran
Rima Rismawati
Dasar si Laura yang tidak punya ahlak
Rima Rismawati
Thour tulisannya ada yang typo seditit🤭
Rima Rismawati
semangat thour nulis novelnya 👍
Rima Rismawati
Novel baru lagi nih thour
indah Mayaddah f
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!