NovelToon NovelToon
Rahim Sewa'An

Rahim Sewa'An

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Anak Yatim Piatu / Ibu Pengganti / Romansa
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Vie Alfredo

Seina, adalah seorang gadis kampung yang hidupnya penuh dengan kesederhanaan, dia dari keluarga baik-baik, dia juga mendapatkan pendidikan yang baik dari keluarganya, namun dia harus kehilangan anggota keluarganya karena sebuah bencana.

Seina pun satu-satunya yang selamat dan dibawa ke tempat pengungsian oleh para relawan, gadis itu cukup terpuruk dengan nasibnya, namun dia tetap harus menjalani hidupnya.

Karena yang bernasib sama dengannya itu juga cukup banyak.

Hal itu membuatnya bangkit dan merangkul anak-anak yang bernasib sama dengannya.

Suatu hari dia bertemu dengan seorang wanita cantik jelita, dari atas kepala sampai bawah kakinya, terlihat bernilai mahal, bahkan kibasan rambutnya pun berbau dollar.

"Jadi kamu ya Seina?" tanya wanita itu dengan angkuh.

"Ya, ada apa Nyonya?" tanya balik Seina.

Wanita itu segera membuka koper besar, dan di sana terlihat sangat banyak tumpukkan uang.

"Aku sewa rahimmu!" Tegas wanita itu.

Yuk kepoin baca lanjutannya 👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Alfredo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Kenyataannya

Sofia dan Matthew pun menghabiskan 2 botol minuman, sampai Matthew mabuk dan mulai mengacau di kediaman Sofia.

" Kirim anak ini kembali ke rumah pinggir pantai, guci mahal aku akan habis jika dia tetap di sini." Ujar Sofia menyuruh sopir pribadinya.

" Baik." Jawab sopir pribadi Sofia dan segera mengirimkan ke rumah pinggir pantai.

" Gadis kecil itu apa bisa menangani anak gila ini saat mabuk?" Sofia sedikit khawatir.

Di kediaman tepi Pantai.

" Nona, Tuan Matthew sangat mabuk dan mengacau di kediaman tuan saya, dan tuan saya meminta saya mengirim kemari." ujar sopir itu langsung menyerahkan Matthew pada Seina.

" Apa terjadi sesuatu pak?" tanya Seina.

" Sepertinya suasana Tuan Matthew sangat buruk dan datang untuk mabuk." ujar Sopir itu segera berpamitan.

Seina sekuat tenaga memapah Matthew masuk ke dalam kamar.

" Dua kali ya Tuan, anda membuat saya susah memapah Anda." ujar Seina kesal, tapi tetap membantu melepaskan sepatu, dasi dan jas Matthew.

" Huh, saya ini sudah memasuki 6 bulan kehamilan yang menyusahkan, tapi masih harus mengurus orang mabuk seperti anda." Seina terus mengomel karena kesal.

Dia berjalan saja sudah mau mati ambil nafas, karena perutnya makin membesar dan tubuh Seina juga makin mengembang.

" Lihat kelakuan bapakmu Nak, menyedihkan." Ujar Seina sambil mengusap perutnya.

Baunya benar - benar membuatku tidak nyaman, dia ini kenapa sih?

Dalam hati Seina.

Seina pun memapah Matthew ke kamar mandi dan memasukkannya ke Bathtub, lalu mengguyurkan shower pada Matthew dan membuat Matthew gelagapan.

" Seina." Matthew sangat terkejut dan langsung sadar.

" Nah, anda sudah sadar ya suami orang, sekarang mandi sampai bersih, aku akan menyiapkan pakaianmu." ujar Seina segera keluar untuk mengambilkan handuk dan juga pakaian ganti untuk Matthew.

Karena mobil Matthew tidak ada, karena dia datang di antar orang, tentu saja pakaian gantinya juga tidak ada.

Astaga, aku terlanjur membasahi semua pakaiannya.

Dalam hati Seina bingung.

" Cina, kau belum tidur." Martin yang baru pulang pukul satu malam.

Dia memang tidak bisa tidur dan selalu keluyuran keluar.

" Kakakmu datang dengan mabuk berat, kau punya pakaian kan?, pakaikan kakakmu bajumu sekarang cepat, aku akan menunggu di sini." Ujar Seina.

" Kakak?" Martin mencari mobil kakaknya.

" Dia di kamar mandi." ujar Seina menyuruh Martin segera mengurus kakak tercintanya.

Martin pun segera mengambil pakaiannya dan segera masuk ke kamar Seina.

" Kak, ini Martin apa kau sudah selesai.mandi?" ujar Martin mengetuk pintu kamar mandi.

" Ya." jawab Matthew segera membuka pintu kamar mandi.

" Cepat pakai baju ini, kakak ipar kesusahan mengurus Kakak, sebenarnya ada apa?" ujar Martin bertanya.

" Di mana wanita kakak?" tanya Matthew.

" Di ruang tamu." jawab Martin.

" Bisakah kau buatkan kakak air hangat madu?" ujar Mattew.

" Bisa, aku akan buatkan." Martin segera keluar dan membuatkan air madu untuk kakaknya.

Matthew segera mengganti pakaian dan segera menyusul Seina ke ruang tamu, begitu melihat Seina Matthew langsung menempel padanya.

" Sayangku." Matthew langsung bermanja pada Seina.

" Kenapa anda mabuk?, anda itu suka sekali datang pergi begitu seenaknya, mamang saya ini apaan?, lepaskan saya." ujar Seina meronta.

Tapi Matthew tetap memeluk Seina dengan erat.

" Lepaskan, lepaskan." Seina terus meronta-ronta.

" Kau marah Seina, aku kembali ke kota karena teringat aku belum menyelesaikan masalah kekerasan yang di lakukan Ibu pada Gladys, aku harus mengurusnya, bagaimana bisa aku membiarkan ibuku di penjara." Ujar Matthew.

" Lalu bagaimana keadaan Ibu anda?" tanya Seina.

" Baik dan sudah aman." Jawab Matthew.

" Kak, minumlah." Martin segera memberikan minuman itu pada Matthew.

" Terimakasih Martin." Jawa. Matthew segera meminumnya perlahan.

" Kak, jangan membuat Cina kerepotan, lihat dia membawa dirinya saja sudah berat, masih harus mengurus kakak." ujar Martin.

" Ya, aku minta maaf Seina." Ujar Matthew.

" Ya baik Tuan." jawab Seina.

" Apa yang membuat kakak begitu gila?" tanya Martin.

Matthew menceritakan semuanya pada Martin dan Seina.

Keduanya sangat terkejut mendengar cerita Matthew.

" Itu mengerikan, meskipun anak itu tidak normal, apa dia tidak punya rasa keibuan?" Martin tak habis pikir dengan itu.

Sementara Seina terkejut sampai tak bisa berkata-kata lagi.

" Nah Martin, tugasmu sekarang mengawasi Gladys, aku ada pekerjaan di LN, aku akan membawa Seina bersamaku." ujar Matthew.

" Aku tidak mau mengawasi Kudis kak." ujar Martin menolak dengan keras.

" Tuan, jadi Nona tidak di sini untuk berapa lama?" Tiba-tiba saja Mona nongol.

" Aku belum tahu Mona, mungkin satu bulan." jawab Matthew.

" Lalu saya sendirian lagi dong." Mona tampak sedih.

" Saya di sini saja dengan Mona Tuan." jawab Seina.

" Tapi aku ingin membawamu!" tegas Matthew.

" Kalau begitu bawa Mona juga Tuan." Jawab Seina.

" Ya sudahlah, bawa dia." Matthew pun membawa serta Mona.

" Curang, aku juga mau ikut Kak!" Martin juga tidak mau berpisah dengan Seina.

" Tugasmu lakukan dengan benar!" Tegas Matthew.

Martin dengan wajah terpaksa pun menerima tugas itu, meskipun sambil mengomel tak karuan.

Dua hari kemudian mereka bertiga sampai di LN.

" Farid, sekarang Seina itu juga Nyonyamu, antar dia ke tempat tinggal kami, aku masih ada pekerjaan." tegas Matthew segera masuk ke dalam mobil yang lain.

Farid ini yang dulu mengikuti Gladys saat pertama kali datang ke pengungsian.

Dalam hati Seina mengingat.

" Hallo Nyonya, biar saya antar ." Farid kini tampak segan pada dirinya.

Aku kira dia orang kepercayaan Gladys, rupanya orang Matthew yang di percayakan pada Gladys.

Seina terus mengamati Farid.

" Nyonya, ini tempat yang akan anda tinggali bersama Tuan, dan orang yang anda bawa, di dalam sudah banyak bahan makanan dan juga cemilan yang bisa anda makan, saya ada di kamar ujung jika anda membutuhkan sesuatu bisa memanggil saya." ujar Farid dengan ramah dan sangat menghormati Seina.

Sikapnya sangat berbeda dengan sebelumnya.

" Mona ayo kita istirahat." Ajak Seina.

" Ya, tapi saya akan lihat dulu adakah sesuatu yang bisa saya buat untuk anda setelah perjalanan panjang." ujar Mona.

" Baik Mona terimakasih." Ujar Seina senang.

Seina pun melihat beberapa kamar yang cukup luas dan indah, namun Seina lebih memilih kamar yang terpisah di paling pojok karena di sana terdapat jendela yang menyuguhkan pemandangan bukit yang indah.

" Indahnya, udaranya juga sangat berbeda." ujar Seina merasa tenang.

" Nyonya, saya membuatkan anda camilan, saya cari-cari rupanya anda di sini ya." ujar Mona membawa camilan yang dibuatnya.

" Wah enak pastinya, terimakasih Mona." Seina pun menikmati camilan buatan Mona itu dengan segelas susu hangat.

" Ini pertama kali saya naik pesawat dan pergi ke luar negeri." ujar Mona.

" Sama Mona." Jawab Seina.

" Tempat yang jauh dan asing itu sangat tenang ya, kalau begini aku sudah bertekad untuk pergi ke negara J." tegas Seina.

" Nona, bukankah anda menerima hubungan mendalam dengan Tuan Matthew?" tanya Mona.

" Iya, tapi aku tidak tahu juga arahnya kemana, aku tidak mau jadi yang ke-dua Mona, kau mau ikut aku kemana pun kan, aku tidak tahu jalan pikiran orang - orang besar seperti Tuan Matthew, rasanya kaki kecil ini tidak akan bisa mengikuti langkah besarnya." ujar Seina tampak sedih.

" Baiklah, apapun keputusan anda saya akan selalu bersama anda." ujar Mona sungguh - sungguh.

Seina senang karena Mona benar - benar bisa dia andalkan.

1
Arbaati
lanjut Thor...tetap semangat nulisnya...Senin tak kasih vote lg insya Allah
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Wah,😍😍😍 terimakasih kakakku🥰
total 1 replies
Arbaati
ah Mathew ini julukannya saja berkuasa tapi gak bisa apa"🤭
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: puffffffff🤣
total 1 replies
Sunaryati
Ya namanya cinta , pasti selalu percaya.
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: sejak dahulu begitulah cinta ya kak😂
total 1 replies
Arbaati
aduh seina...agak mahalan dikit dong biar Mathew nya makin penasaran
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Ya soalnya Matthew sangat menggoda untuk Seina yang sudah lama hidup sebatang kara 🤣
total 1 replies
Arbaati
udah tak kasih vote Thor....lanjut updatenya 😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: terimakasih kakak sayang sehat selalu 🥰😍
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
up lagi thor
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ok kak
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
Matthew punya istri 1 aja gak bisa tegas ma istrinya apalagi istri 2 yg ada Siena bakalan sakit hati dan kecewa terus...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Iya tuh Matthew gak jelas 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang udah mulai ugal²an nih...😂😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: gak ada remnya🤣
total 1 replies
Arbaati
eh jangan salah thew...Simona meski kecil cabet rawit. segala apa bisa...
Arbaati: apaan cabe gendat Thor...?/Proud/
total 2 replies
Arbaati
good seina 😍👍
Arbaati
hati hati seina, itu ular cobra, bisa nyembur🤣🤣🤣
Arbaati: serius Thor kembar 5...?
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
bahkan cinta udah mulai tumbuh diantara kalian tapi kalian tidak menyadarinya...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: tolong sadarkan kak😂🤣
total 1 replies
Arbaati
gpp seina meskipun suami orang. kan kamu diundang, bukan datang sendiri... anggap saja kamu tamu sedang disuguhi hidangan yang nikmat, jadi nikmati saja🤣
Arbaati: 🤣😍🤣😍🤣😍
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang lebih menggoda ya Sien...🤣🤣🤣🤣
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: saingannya cm satu say 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
kalo Matthew perhatian bgt ma Siena ntar Siena jadi baper loh...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: iya baperin anak kecil lagi
total 1 replies
Arbaati
sabar martin, minta kak author nyiapin jodoh untukmu yg lebih keren😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Uhuk uhuk siapa ya?🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
ciee ada yg cemburu nih... 😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ya begitulah hidup yang membingungkan😂🤣
total 3 replies
Arbaati
lanjut Thor... tetap semangat nulisnya 😍
Arbaati
ya Allah kejam amat si Gladys
semangat seina, semoga author cepat membuat bahagia 🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
lanjut thor..
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: siap laksanakan 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!