NovelToon NovelToon
Gadis Pilihan Ummi

Gadis Pilihan Ummi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Keluarga / Romansa / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ammar dijodohkan dengan Safa yang merupakan anak dari adik angkat ibunya. perjodohan terjadi atas permintaan Ibunda Safa saat menjelang akhir hayatnya karena ingin anaknya memiliki pendamping setelah dirinya tiada

Sedangkan Sang Adik Ubay mengalami insiden tidak mengenakan, dia tidak ingin bertanggungjawab karena dia tak pernah merasa berbuat hal itu tapi karena permintaan sang ibu untuk menikahi gadis itu Maka dia menikahinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah Ammar

Ammar kini berada dirumah sepupunya yaitu Ukasyah anak dari tante Nazwa saudara kandung umminya.

"Bagaimana menurut kakak dengan foto itu?? Tanya Ammar begitu memberikan foto itu kepada kakak sepupunya itu.

Disana juga ada Uwais dan juga Utsman sang adik. Ketiga saudara itu tengah membantu Ammar menyelidiki kebenaran foto itu.

" Seperti perkataanmu tadi dek, ini foto memang asli tapi seperti foto yang sengaja diambil karena angle kameranya sangat pas seperti ini". Ukasyah yang seorang tentara Intel itu menyuarakan pendapat nya.

"Itu benar kak, yang dikatakan kak Ukasyah itu benar sekali, ini adalah foto yang diambil dengan sengaja seperti ada yang sengaja membuat kejadian dan mengambil foto ini". Ustman dan Uwais juga mengatakan hal yang sama.

"Terus apa yang kulakukan kak, ini keterlaluan, orang ini berusaha menghancurkan rumah tanggaku entah apa motif nya". Ammar mengepalkan tangannya dengan emosi.

"Apa kak Safa mengenal laki-laki yang ada didalam foto?? Tanya Uwais dengan hati-hati, takut kakak sepupunya tersinggung.

"Iya dek, katanya dia adalah lelaki yang mengejar-ngejar Safa dan Safa tak pernah menggubrisnya".

"Sepertinya dia tidak bekerja sendiri, kita harus menyelidiki ini, ini adalah tindakan kriminal karena selain menghancurkan rumah tangga, ini juga pencemaran nama baik dan lebih parahnya mereka tahu rumah kak Ammar".

"Kamu harus percaya pada istrimu kak, aku yakin ini adalah orang yang tidak menyukai pernikahan kalian dan berniat menghancurkannya".

"Kamu tenang saja dek, kami bertiga akan membantumu mencari tahu tentang hal ini, kami tidak akan membiarkan orang lain menghancurkan keluarga kalian".

"Terima kasih kak, dek atas bantuannya, aku bingung tentang semua ini".

"Oh iya kak, aku punya rencana sebenarnya, itupun kalau kakak dan kak Safa setuju". Usul Utsman.

"Apa itu dek?? tanya mereka dengan penasaran.

"Jika kita mau menjebak mereka kita harus ikuti permainan mereka sekaligus bermain cantik".

"ah.. kakak mengerti maksudmu dek". Ukasyah dan Uwais saling pandang dan tersenyum misterius sedangkan Ammar melongo melihat mereka bertiga karena tidak mengerti.

"Begini kak, bicarakan dengan kak Safa katakan padanya jika kalian berpura-pura bertengkar dan saling marah, tapi bukan marah beneran.

"Kalian bertindak seolah-olah akan bercerai dan kita lihat mereka pasti akan semakin menampakkan diri untuk membuat kalian semakin bertengkar dan akan pisah beneran dan disitulah kita tahu siapa dalang dibalik ini semua karena aku yakin salah satu pelakunya adalah lelaki dalam foto itu dan yang bekerjasama dengannya adalah orang yang dekat dengan kita".

Ammar mengangguk menyetujui rencana mereka bertiga dan akan mengatakannya pada istrinya.

"Terima kasih telah membantuku, aku pulang dulu, jangan bicarakan pada keluarga kita sebelum semua ini jelas dan kita tahu dalang dari ini semua".

"Iya tenang saja, kami tak akan membuat keluarga khawatir". Ucap ketiganya bersamaan.

"Kalau begitu aku pulang, aku akan membicarakannya dengan istriku, dan yang lainnya aku serahkan pada kalian".

"Pulanglah san minta maaf pada istrimu, aku yakin kamu tadi pasti bertengkar dengannya". Ucap Ukasyah yang mengenal betul watak sang adik sepupunya itu.

"Iya kak, aku akan meminta maaf pada istriku dan akan mengatakannya padanya tentang rencana kita".

"Iya kamu hati-hati".

"Iya, assalamualaikum". Ammar keluar dari rumah Ukasyah dan kembali ke rumahnya untuk meminta maaf.

Sesampainya dirumah, dia bisa melihat Salwa sang sepupu istrinya tengah duduk, entah siapa yang dia tunggu.

"Assalamualaikum". Ucap Ammar bagitu masuk dalam rumah tapi tak mendapati istrinya melainkan Hanya Salwa.

"Waalaikumsalam, kak Ammar sudah pulang". Ucap Salwa dengan antusias dan menghampiri Ammar tapi Ammar memundurkan tubuhnya tak mau didekati.

"Mau apa kesini, dimana istriku??". Ucap Ammar dengan dingin.

"Tidak tahu dan tidak perduli juga, perempuan tukang selingkuh seperti dia tidak pantas untuk kak Ammar". Sungut Salwa berpura-pura.

"Apa maksudmu bicara begitu tentang istriku??". Ucap Ammar dengan nada curiga.

Mereka bahkan tak mengatakan pada siapapun selain pada ketiga kakaknya, dia tidak tahu jika istrinya mengatakannya pada sepupunya.

"Aku tahu kok tadi kak Ammar pasti bertengkar dengan Safa karena dia selingkuh kan?? Ucapnya dengan pede.

Dia berusaha mencari kesempatan untuk mempengaruhi Ammar untuk membenci Safa agar dia bisa membaut Ammar menceraikannya. Padahal dia sendiri yang membongkar aibnya.

Ammar tidak menggubris perkataan Salwa, dia langsung berjalan menjauhi Salwa tapi malah tangannya dipegang oleh Salwa dengan kurang ajar.

"Apa yang kau lakukan?? ". Teriak Ammar menghempaskan tangan Salwa dengan kasar sehingga dia jatuh terjerembab di tanah.

"Kok kakak kasar banget sih". Sungut Salwa dengan kesal.

"Kau gila yah, aku ini suami sepupumu, tidak pantas kamu menyentuhku seperti itu". Teriak Ammar dengan penuh emosi.

Ammar mengambil vas bunga kaca dan menghempaskannya dekat mereka, Salwa terkejut dengan tindakan Ammar yang seperti ini. mendengar keributan Safa bergegas turun untuk melihat apa yang terjadi.

"Pergi dari rumahku sekarang juga, jangan sampai aku bertindak kasar dengan perempuan, harusnya kau malu karena terus menggoda orang yang sudah punya istri dan istrinya itu adalah sepupumu sendiri". Teriak Ammar kembali mengambil Vas bunga dan menghempaskannya.

Dia tidak terima disentuh dengan sengaja apalagi untuk menggodanya, selama ini dia menjaga dirinya untuk tidak bersentuhan dengan perempuan bukan mahram dan perempuan ini sengaja melakukannya.

"Aku hanya bersimpati padamu kak karena Safa telah berselingkuh, aku mencintai kamu dan aku tidak terima Safa menghianati dan melukaimu". Tangis Salwa pecah untuk menarik simpati Ammar.

Sedangkan Safa terkejut tentang penuturan sepupunya itu, dia tidak menyangka sepupunya mencintai suaminya, dan sengaja menggoda nya.

"Tapi aku tidak melakukannya Salwa, darimana kau tahu jika kami bertengkar karena masalah perselingkuhan atau jangan-jangan kau yang mengirim foto itu kemari agar kak Ammar menceraikan ku, iya". Teriak Safa tidak terima dengan semua ini.

Ammar tidak menjawab apapun dan mendengarkan perkataan istri nya itu, dia menatap dingin perempuan Yang ada di hadapannya itu.

Dia mengambil telponnya dan menghubungi kakak iparnya untuk memberitahukan tindakan sang adik.

"Assalamualaikum kak, bisa kakak kerumahku membawa kedua orang tua kakak sebelum aku menganiaya adik kakak disini". Ucap Ammar dengan dingin.

"... ".

"Baik aku tunggu, assalamualaikum". Ammar memutuskan telponnya dengan sepihak dan kembali menatap dingin dan tajam perempuan dihadapan mereka ini.

Safa menghampiri suaminya dan mengelus lengannya, memperlihatkan pada Salwa jika dia tidak akan berhasil memisahkan dirinya dan suaminya itu.

"Kita tunggu keluargamu, kau dibiarkan semakin keterlaluan, tidak pantas bagi seorang berpendidikan melakukan hal memalukan seperti ini, kenapa kau menyukai suami sepupumu sendiri, kau gila??

"Tapi aku memang mencintaimu sejak dulu Ammar, sejak kita masih sekolah bersama". Ucapnya menunduk menghindari tatapan tajam yang Ammar berikan padanya.

" Aku sudah menikah dan mencintai istriku, harusnya kau sadar jika yang kau lakukan adalah salah".

1
Chalista Adara
aku suka banget sama cerita ini mulai dari keromantisan tokoh tokoh yang ada di dalam cerita dan keseruan lainnya semangat ya thor😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊
Ummu Umar: thanks
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!