Malam itu,tubuh ku seakan tersambar petir,ķekasih dan sahabat ku menghianati ku secara bersamaan.
Dan tidak berhenti sampai disitu saja,aku pun harus merelakan hal yang sangat aku jaga selama ini karna kebodohan ku sendiri
Aku harus merelakan malam pertamaku bersama pria asing yang tidak pernah aku kenal sebelum nya,ya ini semua karna mulut bodoh ku,jadi aku harus menanggung akibat nya sendiri juga
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva maya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30
"kenapa?"tanya Sian pada Loly
"hsss..ada yang aneh"ucap Loly sambil menggosok gosok dagu nya dengan kedua jari nya
"apa maksud mu?,katakan dengan jelas"ucap Sian
"Hani...dia melarang kita datang ke rumah nya,dan lagi ia bilang sedang di rumah teman nya,apa kamu tidak merasa ini aneh?,memang nya kemana Hani bisa pergi selain ke rumah kita?"ucap Loly
"kamu benar,Hani nggak pernah seperti ini sebelum nya,apa dia nggak bilang apa apa sama kamu kemarin?"ucap Sian
Loly hanya menggeleng
"kita harus ke rumah nya sekarang,aku benar benar khawatir sekarang"ucap Loly
"hmm,lagi pula kita sudah terlanjur belanja,kalau memang dia tidak di rumah kita bisa menyimpan sayuran ini lalu pulang"ucap Sian
____________________________________________
"Haniii"terdengar suara Loly yang baru saja keluar dari apartement Hani bersama Sian
"apa..kenapa mereka di sini?"batin Hani
Loly dan Sian lalu menghampiri Hani dan Haru
"kau baru datang dari mana?tanya Loly
"iya kami menghawatirkan mu"ucap Sian
"pria ini,bukan kah dia Haru, presdir muda dari group Conch,kenapa Hani bersama nya"batin Sian terheran
"ahhh...itu,aku aku.."Hani terus memutar bola matanya untuk mencari alasan
"aku bertemu dengannya, dia adalah pembeli hunian A"akhir nya Hani mendapat alasan sambil menunjuk ke arah Haru
"di hari minggu begini?"tanya Loly
"ahh iya,karna dia orang yang sibuk makanya kemarin tidak jadi,dan meminta di undur hari ini"jawab Hani lagi
"jadi presdir Haru adalah pembeli hunian yang semalam,tapi kenapa sampai mengantar Hani?"batin Sian lagi
Haru yang melihat Hani mencari cari alasan hanya tertawa di dalam hati
"hahaha,kau sangat lucu saat kebingungan"batin Haru,lalu ia berencana untuk membuat Hani lebih kelabak kan
"ahh...begini sebenar nya....."Haru terpotong
"oo iya,bukan kan anda bilang anda ada urusan yang sangat penting?"ucap Hani berusaha menghentikan apa yang mau di katakan Haru
"apa..aku tidak pernah bilang begitu"ucap Haru
"heyyy,apa anda tiba tiba hilang ingatan,bukankah anda baru saja mengatakan nya,hehehe"ucap Hani sambil tersenyum memaksa
"ah..terimakasih karna sudah mengantar Hani,karna sudah sampai,saya rasa anda bisa pergi sekarang"ucap Sian sambil merangkul pundak Hani,ia sengaja melakukan nya agar pria ini cepat pergi, karna ia merasa ada yang ganjal dengan pria ini
"apa apaan ini,apa dia mengusir ku,dan ada apa dengan tangan nya itu,kenapa dia merangkul nya?batin Haru kesal
"hahaha,iya lebih baik anda sekarang cepat pergi,jangan sampai anda melewat kan urusan anda karna terlalu lama di sini"Hani terus tertawa agar tidak menimbulkan kecurigaan pada kedua teman nya, sambil menggiring Haru ke arah pintu mobil nya
"baiklah baiklah aku pergi"ucap Haru yang benar benar kesal
Haru lalu melajukan mobil nya pergi dari tempat Hani
Hani yang mendapat kan tatapan curiga dari kedua teman nya hanya bisa pasrah dengan semua pertanyaan yang akan ia dapat kan nanti
Setelah di dalam rumah,Hani duduk di lantai dan kedua teman nya duduk di sofa ruang tamu,mereka duduk saling berhadapan,ia seperti di sidang kedua orang tuanya karna melakukan kesalahan besar
"katakan"ucap Loly sambil menyilangkan kedua tangan nya
"apa yang harus ku katakan?"tanya Hani
"kamu bilang kamu di tempat teman mu?,apa dia teman yang kamu maksud?"tanya Loly
"ah..itu...,aku hanya asal bilang saja tadi"ucap Hani
"tidak Hani,kamu itu nggak pintar berbohong,jadi jangan terlalu memaksakan diri,lebih baik bilang yang sejujur nya"ucap Loly lagi
"Hani..apa kamu berusaha menyembunyikan sesuatu dari kami lagi?"suara Sian tenang tapi terdengar sangat menakut kan,Hani tiba tiba merasa tertekan oleh kharisma yang di pancar kan Sian
"hahh"Hani membuang nafas panjang,ia merasa memang tidak bisa menyembunyikan apa pun dari kedua teman nya ini
"dia...mmm....dia.."Hani masih ragu,sambil menunduk
"dia siapa"suara Sian terdengar lagi,membuat Hani semakin takut
"dia,pria itu"ucap Hani lirih
"pria itu?,maksud mu pria itu,dia... dia ayah blue?"Loly kaget sampai berdiri dari duduk nya
Hani hanya mengangguk
Sian tak kalah kaget,ia membelalakan matanya tanpa berkata kata
"lalu apa kah dia tau?"tanya Loly lagi
Hani hanya menggeleng saja
"Hani kamu yakin dia lah ayah blue?tanya Sian
"hmm,saat itu aku memang tidak tau siapa namanya,tapi aku tidak pernah melupakan wajah nya"jawab Hani
"Hani,apakah kamu tau dia itu siapa?"tanya Sian memastikan
"sejauh ini aku tidak begitu tau banyak tentang nya,yang ku tau namanya Haru,lagi pula aku tidak ingin tau apapun tentang nya"jawab Hani
"Tapi Hani dia itu adalah....."Sian berhenti
"tidak,lebih baik aku tidak mengatakan ini pada Hani,untuk saat ini biar kan saja seperti ini"batin Sian,ia berencana memberi tahu status Haru yang sebenarnya,tapi ia urungkan
"kenapa berhenti?,memang nya dia siapa?"tanya Loly yang sama penasaran nya
"tidak,tidak maksud ku dia adalah pembeli hunian kita"lanjut Sian
"memang nya kenapa?,apa ada masalah?"tanya Loly lagi
"sudahlah,berhenti membicarakan ini,lagi pula aku tidak berencana menemui nya lagi,aku bertemu dengan nya sekarang hanya kebetulan saja,kedepan nya aku pastikan tidak akan memiliki urusan lagi dengan orang itu"ucap Hani
"aku tidak berfikir akan semudah itu Hani,sedari awal aku curiga memang ada yang aneh,dia datang ke perusahaan kita dan meminta kau lah yang menjadi pemandunya,hingga penandatanganan kontrak ia pun hanya meminta dirimu lah yang melakukan nya,aku fikir ini memang sudah di rencanakan,dan lagi kehamilan mu,aku tidak yakin kalau dia tidak tau"ucap Sian
"tapi..tapi..aku sudah memastikan nya,dia sepertinya memang benar benar tidak tau"ucap Hani
"sudah lah Sian,berhenti menakuti Hani,apa pun yang terjadi nanti,mari kita jalani nanti,tapi ada yang belum kamu katakan pada kami,kenapa kamu bersama nya pagi pagi sekali?"ucap Loly
Hani berfikir kedua teman nya itu melupakan kejadian yang satu ini,tapi ternyata ia salah,ia masih hutang satu penjelasan lagi pada mereka
dan akhir nya ia menceritakan semua kejadian semalam
"jadi kamu bermalam di rumah nya semalam?"tanya Loly
Hani mengangguk
"kenapa Kamu nggak telpon aku atau Sian"tambah Loly
"aku benar benar kesakitan semalam"jawab Hani memberi alasan
"jadi dia melakukan semua itu semalam?tanya Sian
yang di maksud Sian adalah semua perhatian dan perlakuan yang di berikan pada Hani
"ada apa ini,apa dia memang benar benar sudah tau kalau Hani mengandung anak nya?"batin Haru
"tapi apa kamu sekarang baik baik aja,perlu kerumah sakit nggak?"tanya Loly
"iya besok aku akan pergi kerumah sakit"ucap Hani
"ya sudah kamu mandi aja dulu,aku masakin buat kita semua"kata Loly
"baiklah"Lalu Hani pergi untuk membersih kan diri
Sian yang masih diam memikirkan banyak hal tidak beranjak dari tempat duduk nya,karna ia masih merasa bingung
____________________________________________
Haru yang sangat kesal tanpa sebab yang jelas,melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi
di perjalanan pulang ia mendapat telpon dari Semi
"drrttttt..drttttttt.."
Haru mengangkat panggilan tsb
"heyy Haru kau di mana?,aku ada di rumah mu,tapi bibik bilang kau mengantar kan gadis itu pulang"tanya Semi
"aku di jalan"jawab Haru
"ohh,baik lah aku tunggu kau di rumah saja"ucap Semi
"tidak usah,aku tidak ingin pulang,aku ingin pergi ke bar 123 saja"ucap Haru
"kenapa sepagi ini ke bar,kau ingin minum pagi pagi begini?"tanya Semi
"sudah lah jangan cerewet,kalau kau ingin di rumah ku ya sudah diam lah di sana"ucap Haru
"heyy..baiklah kenapa kau sensitif sekali,apa kau habis di campakan?,hahaha"tawa Semi membuat Haru semakin kesal
"kauu...baiklah,lebih baik jangan datang aku akan menghajar mu jika kau berani datang"ucap Haru dengan nada mengancam
"oke oke,maaf kan aku,aku akan beri tau Dion agar langsung saja kesana"ucap Semi lalu mematikan panggilan telfon
jangan lupa like favorite dan vote ya😊😊
jangan lupa juga tinggal kan komentar👌👌