NovelToon NovelToon
Pencarian Jodoh Sang CEO

Pencarian Jodoh Sang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mariah

Arya adalah seorang CEO dari salah satu Perusahaan Besar di Kota-nya. Ia juga merupakan Pemimpin dari perkumpulan mafia terkuat di kota-kota dalam negeri itu.

Diusianya terbilang cukup matang, ia masih suka dengan kehidupan hingar-bingar tanpa mikirkan pernikahan. Hal itu membuat pihak keluarga memaksanya untuk segera mencari pasangan hidup. Tapi justru tuntutan itu membuatnya kesulitan dalam menemukan pasangan yang tulus mencintai apa adanya.

hingga suatu ketika, perusahaan yang ia dirikan itu berulang tahun dan ia memutuskan untuk merayakannya dengan berlibur ke sebuah pulau bersama para karyawan selama sebulan penuh. Menyamar sebagai karyawan biasa adalah tujuan utama untuk menemukan cinta sejati. Bersama sang asisten Bobby yang akan setia menemani.

Alona adalah gadis tomboy yang tak mengenal cinta. Kehidupan serba sulit membuatnya tak memikirkan calon pendamping hidup. Yang ia tahu hanya bagaimana cara agar bisa menghasilkan uang untuk kelangsungan hidup keluarganya yang harus terus berjalan. Ayah yang sudah lama meninggal membuat gadis itu terpaksa menggantikan posisinya menjadi tulang punggung keluarga. karena saking acuhnya ia terhadap laki-laki, ia bahkan rela dijuluki si wanita jadi-jadian.

Tapi siapa sangka, bertemu dengan Arya perlahan-lahan mengubah jalan hidupnya. Ia yang awalnya bar-bar, akhirnya berubah menjadi anggun.

Simak kisahnya dalam novel "Pencarian Jodoh Sang CEO"

Karya : Mariah_Alrayzan




Tak disangka, kisah cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mariah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekecewaan Alona

Alona masih bersungut di dalam kamar. Puluhan tisu bekas memadati pojok ruangnya. Kotak sampah yang seharusnya sudah dibuang karena penuh dengan benda tipis berwarna putih itu terus saja ia isi. Tak peduli mau seberapa berantakkan lagi kamarnya. Yang penting ia dapat menangis sepuasnya.

Ya, Alona menangis histeris. Ia tak kuasa saat mengetahui isi hati Bima Alias Arya yang ia sukai justru menyukai sahabatnya, Jesica.

"Huaaaa kenapaaa??" tangisnya saat berusaha menumpahkan keluh kesah pada bantal dan guling yang ia sandarkan di dinding.

Guling ia ibaratkan Arya. Sedang bantal ia anggap sebagai sahabatnya Jesica.

Berkali-kali gadis itu memukul si guling. "Gue benci loe, Bimaaa! Gue benciii!" Dihantamnya si guling tanpa ampun.

"Loe juga!" ungkapnya pada si bantal yang terdiam. Namun, dalam bayangan Alona seakan meledek ke arahnya.

"Puas loe! Hah! Mentang-mentang loe cantik, modis, terus loe bisa dapatkan segalanya!" hardiknya yang tak luput dengan kucuran air mata.

"Kalian semua nyebelin! Gue benci kaliaaan!" teriaknya seakan tak ada tetangga yang mendengar, ya mereka para penghuni kamar sebelah kiri dan kanan.

"Alona? Lu gakpapa??" Suara seseorang mengetuk pintu kamarnya terdengar jelas di telinga Alona. Gadis itu terdiam sesaat. Ternyata masih ada yang peduli dengan keadaannya.

"Jangan ganggu gue! Gue lagi pengen sendiriii!" ungkapnya. Sesaat setelah berpikir orang yang di luar itu mungkin sedang prihatin padanya.

"Iyee! Lu boleh aja sendiri, mau menangis kek, teriak kek, tejengkang kek, tapi jangan di sini dong! Berisik tau! Kan yang lain jadi keganggu, mang lu doang yang ngehuni di mari!" ungkap orang itu kesal.

Deg!

Seketika tangisan histeris Alona terhenti. "Sial! Kirain orang itu peduli sama nasib tragis gue! Ternyara gue salah duga!"

"Huaaaa .. kalo nangis aja gue gak boleh, gimana dengan bahagia! Huaaaa! Kenapa sih, nasib mujur males banget nyambangi kehidupan gue?" keluhnya sesenggukan.

Selang beberapa saat, suara wanita yang tadi mengetuk telah beranjak meninggalkan pintu kamar Alona.

Gadis itu kemudian meraih tas mini yang tergeletak di atas kasur. Mengaitkannya ke atas ke bahu. Beranjak dari tempat persemayamannya. Melangkahkan kaki dengan tujuan tak tentu arah.

Sedang di tempat lain ....

Seorang pria berkarisma tengah sibuk berberes. Hal yang tak pernah ia lakukan sebelumnya. Karena memang sebelumnya semua dikerjakan oleh pelayan. Namun kini, saat harus berperan dengan jati diri palsu, Arya harus terbiasa melakukan semua pekerjaan secara mandiri.

Pakaian beres, lantai beres, kasur beres, bahkan tampilannya pun sudah cukup menawan.

Setelan sporty yang kini Arya kenakan cukup membuat penampilannya semakin tamvan. Tak luput sebuah tas selempang ia kaitkan di atas bahu.

Arya beranjak dari kamarnya. Menuju halaman belakang hotel borneo. Tempat di mana para karyawan sibuk dengan pesta barbeque.

Tujuan utama, bukan karena ingin ikut serta berpartisipasi dalam acara tersebut. Hanya mencari sahabatnya Boby. Apakah semua benar-benar terkendali? Apakah sahabatnya sudah melakukan pekerjaannya dengan baik mewakilkan Arya menggantikan posisinya. Ataukah justru sebaliknya, kacau dan berantakan.

Hanya butuh waktu kurang lebih lima menit Arya tiba di halaman belakang hotel.

Dan kini, semua tampak terkendali. Ya, Arya menilai dari antusiasnya para karyawan yang kompak melakukan semua pekerjaan dengan baik.

Ok fix, urusan pesta barbeque di skip. Kini kembali Arya harus meluruskan kesalah pahaman yang mungkin tertanam dalam benak Jesica mengenai hal terjadi antara dirinya dan Alona pagi tadi.

"Ini semua karena ulah gadis itu! Agghh!" keluhnya.

Dirogohnya ponsel yang sebelumnya ia simpan dalam tas selempang. Mencari sosok bernama Jesica yang nomornya tersimpan dalam kontak AryaI.

"Dapat!" Segera ia menelpon.

Satu kali, dua kali, lima kali, hingga belasan kali panggilan telepon itu tersambung tapi tak kunjung diangkat.

"Ayo, angkat dooong!" batinnya bergumam.

Lagi. Kembali panggilan telepon yang Arya tujukan selalu berbuah kegagalan. Tampaknya Jesica enggan bertemu dengan Arya.

"Apa mungkin dia ilfeel sama gue! Ckk! Ahhhh! Ini semua karena si Bocil. Lagian ngapain sih tuh anak pake cara nempel segala di badan gue! Bikin salah paham aja!" rutuk Arya.

"Dia musti tanggung jawab nih! Dia udah bikin Jesica menjauh dari gue! Pasti sekarang Jesica mikir yang enggak-enggak!"

Segera ia mencari nomor Alona di kontaknya. Dan langsung menghubungi begitu nomor sudah terpampang jelas di layar benda segi empat itu.

Tuuuut!

"Ayo angkat dooong!" gumamnya. Berusaha sabar ia menunggu sampai yang di dalam panggilan mengangkat telpon.

Hingga beberapa menit ia menunggu tapi tak kunjung diangakat. Kembali ia coba, hasilnya sama, tetap saja, gadis itu juga tak mengangkat.

"Kok kompak banget sih, keduanya gak ngangkat telepon gue! Jangan-jangan mereka kerja sama buat ngerjain gue? Apa gue cari aja ya mereka dikerumunan karyawan itu!" tukasnya, meletakkan salah satu jari di atas dagu. Membuat gerakan seakan sedang berpikir.

_________&&

Alona, si gadis malang itu menyusuri jalan di area pejalan kaki.

Kepalanya menunduk, hanya bayangan kedua betis yang terlihat dari mata berembunnya. Sesekali air matanya jatuh menitik di sela kedua pangkal mungilnya yang panjang.

"Kenapa sih, selalu aja Jesica yang disuka? Kenapa mereka gak pernah mandang gue? Apa gue seburuk itu??" Alona terus menyalahkan diri.

"Gue benci sama anugerah ini! Harusnya gue diciptakan tanpa hati, biar gue yang buruk ini gak perlu merasakan patah hati!" Ditendangnya sebuah kaleng kosong yang tergeletak di depan jalan.

Tak sengaja, kaleng itu ternyata mengenai kepala seorang pria, hingga pria itu tersentak dan langsung berteriak ke arah Alona.

"Wooeeyyy!! Punya mata gak??" hardiknya.

Gadis itu terkejut bukan kepalang, dengan mata melotot.

1
Day Lee
andai aku ada di situ pengen kutabok muka Alona🤣🤣🤣😂😂
ayy
ini
Liberta Nyoma
Kecewa
Riani Simatupang
nama nya aja briliant,,tp otak nya gx da briliant nya sama sekali
Riani Simatupang
kok bisa tepat gitu y jatuh nya😅😅😅😅
Feby Feby febriyanty
ya Thor season 2 nya mna nih,,, habis seru di tmbh Qea dan boby lucuuuu
Luh Astitiwati
sip
🍒⃞⃟🦅ƒαᷚмͣιᷠℓуͩ ѕєͦηᷤנα FєSт
Aku lebih suka Alona pasangan dengan Bobi
wati
benar kan apa yg aku tebak.udah kebaca ma kelakunan anak gak balaan jauh dari ayah nya , sama2 gak tau malu.udah untuk biaya rumah sakit dibantuin malah ngelunjak.gak ada bersyukur-sukurnya jadi orang 🤦🤦
wati
masih bingung aku Thor alur ceritanya 🤔🤔🤔 tapi penasaran.......
lanjut ah....
Sri Lestari
nggak heran punya temen seperti itu karna gue juga punya temen seperti itu rubah betina loe Jesika.I hate you
Sri Lestari
sedih bangettttt sih😭😭😭😭😭
Sri Lestari
Apes banget sih penyamaran loe Arya....tapi seru tuh awal berantem jd bucin 😂😂😂😂🤭upssss jangan marah Arya.
Sri Lestari
😀😀😀😂😂😂🤭seru kayaknya nih.ok aku stay disini...
Sri Lestari
wah ini Mr.crab nya supel banget Cui 50%saham dibagi percuma 👍🤔🤔🤔🤔
Linda Yani
kisah y cuma segitu aja, lanjut dong thor
Niesa punya Kenz Arbeto🌸
dah gitu masa tiba2 arya mau nemuin alona,,td d bus dia menghindar denger suara alona malah jln sm jesica🥴🙄
Niesa punya Kenz Arbeto🌸
cerita nya janggal banget..td arya naik bus k restoran sm jesica..eh kluae resto nemuin alona pake motor? & ga ada penjelasan itu motor arta dr mana??!🤦cerita berbelit2 thor...
Niesa punya Kenz Arbeto🌸
kerenn tu arloji beli di manaa arya 😆🤭
Fattah Ismail Rasyid
kok arya or bima mirip sm oppa siwon y? 🤭🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!