NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM

BALAS DENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Bullying dan Balas Dendam / Dendam Kesumat
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.

Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.

Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.

Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.

Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.

Trimakasih, jangan lupa like, coment***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.10. KEMBALI KE HOME STAY.

Tidak usah jawab, itu sudah tidak penting lagi. Kamu tinggal dimana pun, pasti tidak ada yang bertanya atau mencari. Semua orang sudah tahu kalau masuk ke desa Beduwi pasti akan M*TI. Ponselmu, tas, dompet, semua identitasmu sudah ada di tangan warga Beduwi, jadi anggaplah diri mu sudah lenyap dari bumi ini."

"Aku trauma ingat tragedi itu, tidak apa kalau aku di anggap sudah m*ti." ucap Aluna sedih. Darren juga ingin melupakan tragedi itu, anggap ia tidak pernah tugas di desa Beduwi.

Sebenarnya Aluna juga ingin menghilang, selama ini ia tertekan, tidak bebas jadi orang kaya, apalagi putri satu-satunya. Semua di atur sampai jodoh pun di atur. Bukan kebetulan ia berada di Bali, ia lari dengan kedua temannya.

Pertama rencananya ingin keluar negeri tapi temannya tidak mau, akhirnya Aluna sepakat ke Bali karena ada challenge yang di adakan oleh seoran Influencer.

Tantangan itu mereka terima, hadiahnya satu miliar kalau selamat dari desa Beduwi. Ia ikut bukan karena uang tapi prestise.

"Ternyata satu miliar tidak ada artinya setelah masuk ke desa Beduwi. Seratus triliun pun tidak cukup." gerutunya tanpa sadar.

"Apa kau katakan?"

"Aku tetap akan menikah denganmu." ucap Aluna tegas.

"Oh, kau tidak menyesal menikah dengan s*tan... wajahku jelek, aku bukan orang kaya gajiku tiga juta sebulan, asal tidak boros gaji tiga juta pasti cukup."

"Aku tidak menyesal."

"Jangan-jangan kau sudah jatuh cinta padaku, hehe..."

"Aku berhutang nyawa, aku ikhlas. Mana mungkin aku cinta padamu kau Le-ak ...." canda Aluna karena ia mendengar saat di kuburan calon suaminya mengaku bisa jadi Le-ak.

Darren terdiam, reflex ia menarik lengan jubahnya. Ya ampun..ternyata bulu lebat di tangannya sudah hilang. Ia tak merasa kalau bulu itu hilang. Kenapa bisa begitu?

"Omong-omong asalmu darimana?"

Saking takutnya mengingat Le-ak Beduwi sampai ikut lupa asal ketiga gadis yang pernah di baca di koran. Sebaiknya ia melupakan semua itu, trauma kalau ingat. Siapapun gadis ini ia mau melindunginya, jika setuju menikah ia akan menikahinya. Hitung-hitung balas dendam kepada mantannya yang tega meninggalkannya.

Lebih baik ia tidak banyak tanya, supaya gadis itu juga tidak banyak tanya tentang dirinya, asal usulnya. Ia tidak mungkin cerita siapa dirinya sebenarnya. Ia ragu kepada gadis zaman sekarang karena kebanyakan mata duitan.

"Kau sungguh ingin tahu siapa diriku?" tanya Aluna. Ia ingin menjelaskan semua siapa dirinya, siapa tau calon suaminya mau bekerja di perusahan papanya.

"Tak perlu..aku menganggap kau manusia baru lahir yang yatim piatu."

Aluna menunduk ia merasa jiwa raganya terikat oleh pria jelek di depannya ini. Ia harus tabah dan ikhlas. Mereka bungkan hanya suara Marshmello membawakan lagu Silence terdengar dari playlist mobil.

Sepuluh menit kemudian mobil masuk ke home stay. Darren lama duduk dibelakang stir, ia teroaku. Keceriaannya tiba-tiba lenyap wajahnya berubah murung.

"Kau kenapa?" Aluna mengusap bahunya dari belakang.

Darren diam, bayangan Agung menusuk hatinya dan mengguncang jiwanya, sedih tanpa malu ia menangis. Pipinya basah saat air matanya bergulir.

Aluna tidak mau bertanya lebih lanjut, ia pura-pura tak tau kenapa bersedih dan menangis. Mereka sama-sama korban tragedi Beduwi. Walaupun mereka berdua selamat kejadian itu ajan melekat di otak seumur hidup. Trauma berat.

Perasaan Aluna juga terluka saat ingat kedua temannya, ntah mereka masih hidup atau sudah mening66al. Ia yakin temannya pasti sudah di mut*lasi. Ngeri membayangkan kejadian itu.

Perasaan duka ini berusaha dia tutupi supaya calon suaminya tidak bersedih. Darren mengajak Aluna masuk ke rumah, ia lebih banyak diam.

"Masuklah, maaf sikap ku membuatmu kurang nyaman. Aku terlalu dibawa emosi teman baik ku mening66al di kub*ran itu, dibakar hidup-hidup oleh Ratu Le-ak." jelas Darren berusaha tenang, ia menarik nafas dalam dan membuangnya kasar.

"Ohh..aku turut berduka cita..."

"Trimakasih, kau bisa langsung ke kamar dan mandi. Disini ada dua kamar kau boleh pilih salah satunya."

"Trimakasih.." sahut Aluna cepat berlalu. Ia masuk kamar mandi badannya sudah sangat penat.

Seolah ia menemukan sorga dunia saat air hangat mengguyur tubuhnya, ia cuma butuh tiga puluh menit membersihkan tubuhnya.

Mungkin begini perasaan orang m*skin saat mendapatkan air bersih. Untung disini semua ada, shampo, sabun, sampai potong kuku dan handuk. Yang tidak ada pakaian ganti. Bingung khan?!

Ia lega saat membuka almari ganti, ada kemeja dan boxer. Daripada telenji lebih baik ia pakai yang ada saja.

Kemejanya sedikit kedodoran, tak apalah untuk sementara waktu nanti ia tinggal memerintahkan asprinya mengirimi semua pakaiannya. Ia baru ingat kalau hape dan semua kartu atmnya hilang.

Terus bagaimana dia menikah kalau tidak punya tanda pengenal?

"Tookkk...Tookkk...Tookkk..."

Aluna membuka pintu, ia kaget saat melihat orang asing di depannya, begitu juga Darren ia terpana melihat gadis cantik nongol di pintu.

"Kauu siapa?" mereka bertanya berbarengan.

"Aku Darren calon suamimu..." godanya seraya menarik tangan Aluna keluar.

"Ahhh...."

Saking kerasnya tarikan Darren, Aluna jatuh ke pelukannya dan mereka saling berpelukan dan berc*uman. Cepat-cepat Aluna menolak tubuh Darren dengan kasar.

"Apa kau Le-ak kenapa wajahmu berubah jadi tampan?" tanya Aluna ketakutan.

"Ini yang asli, tadi itu palsu."

"Aku tidak percaya penjelasanmu, aku takut denganmu. Di kub*ran kau mengaku bisa jadi Le-ak."

"Aku berbohong supaya tidak dibunbun."

"Tidak masuk akal. Aku juga mendengar kau Le-ak setengah jadi."

Darren terdiam sesaat tapi ia tak mungkin menjelaskan siapa dirinya, walaupun itu belahan jiwanya. Itu peraturan seorang agen rahasia.

"Kenapa diam kau pembohong!!"

"Temanku mening66al disana, aku sedih mengingat itu. Tapi karena kau ingin tau aku akan ceritakan."

Aluna merasa bersalah, namun ia ingin tau yang sebenarnya.

"Sebenarnya aku dan temanku pergi ke desa Beduwi karena challenge. Kami sengaja membeli pakaian hallowen dan topeng latex supaya terlihat seperti Le-ak." jelas Darren berjeda. Ia menunggu tanggapan calon istrinya, tapi gadis itu diam.

"Siapa namamu?" tanya Darren menatap gadis itu.

"Namaku Aluna, jangan berbelit, lanjutkan cerita bohongmu!" ketus suara Aluna. Darren tersenyum, calon istrinya ternyata galak, cantik, manis, putih mulus dan assoy.

"Hemm...aku tidak bohong, aku hampir di persembahkan ke Ibu kali saat mereka tau aku berbohong mengaku Le-ak. Kalau aku benaran Le-ak pasti aku dibebaskan. Pertama mereka mengira aku Le-ak karena wajahku sep*rti setan."

"Kenapa kau punya pistol dan granat?"

"Itu punya temanku mungkin bapaknya aparat. Ntahlah..." bohongnya.

Aluna manggut-manggut, ia masih belum percaya seratus persen dengan Darren. Sebenarnya ia tidak tahu topeng latex. Saat ini ia tidak punya hape, tidak bisa googling google.

"Aku ingin melihat topeng latex mu." ucap Aluna menatap Darren.

"Ada di tempat sampah kamar mandi.." sahut Darren menyuruh Aluna mencarinya.

*****

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
aku puisikan namamu di dalam rindu di kala senduuuuuu gitu tahh??
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
kabur gung 🤣🤣 itu juga kalo kamu masih ada tenaga buat kabur...
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
serasa mau ke pesta Halloween👻🍬
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
saking penasarannya plus tegangnya si Agung nungguin itu ilmu yg dibeli di olshop beneran ngepek apa ga 😅
❤️⃟Wᵃf Nesia
Aluna cepat cari bantuan untuk temanmu
❤️⃟Wᵃf Nesia
ratunya masa bisa salah si 🤣
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
kasian sekali hidupmu aluna terasa tertekan smaa dua org itu
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
segala ada add on nya ilmu leak 🤣🤣 blm lagi ada diskonan juga... dukun jaman now 😅
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
waduh Darren ini masuk golongan yang mn ya 🤔
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
udah keburu nyebur ya sekalian aja nyelem ya😅
❤️⃟Wᵃf Nesia
kok makin penasaran yah ceritanya menarik
❤️⃟Wᵃf Nesia
ternyata sudah ada larangan keras dari polisi
❤️⃟Wᵃf Nesia
Prustaii ditinggal Pacar
❤️⃟Wᵃf Nesia
ceritanya mbah dukun
Anonymous71
mata-mata agensi
Anonymous70
lanjut thor semangat
Anonymous69
sakit banget pasti
Anonymous68
keren banget novelnya
Anonymous67
mantap daren
Anonymous66
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!