NovelToon NovelToon
Kisah Mistis Rachel (Nolongin Bos Galak)

Kisah Mistis Rachel (Nolongin Bos Galak)

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Kantor / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:328.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Reina aka dian

Novel ini merupakan kelanjutan dari cerpen Gara-gara Nolongin Bos Galak versi horor komedih nggak pakai putar.

Rachel nggak akan menyangka kalau pertemuannya dengan bos garang bin gahar malam itu merupakan awal dari segala kesialan dalam hidupnya. Asisten Pribadi yang menjadi jabatan yang paling diincar dan diinginkan para ciwik-ciwik di kantor malah jatuh pada cewek cupu macam Rachel, tapi dengan syarat dia harus mengubah penampilannya. Daaaan atraksinya menyambung rambut di salon malah membuat Rachel terus-terusan di ganggu makhluk halus. Akankah Rachel bisa melepaskan diri dari jeratan teror makhluk tak kasat mata itu? we never know...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reina aka dian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejebak Permainan Sendiri

Ditinggalin gitu aja, ya aku kejar itu pak Jiwa Raga dengan susah payah. Ogah banget ya kan berduaan dengan yang ghoib, tapi kalau sama mas Liam, bolehlah dipikir dua kali. Soalnya dia nggak ada nyerem-nyereminnya, malahan terlalu ganteng iya.

"Hhh ... hh ... tungguin saya, Pak. Ya ampuuun, " aku ngejar doi yang panjang banget langkahnya.

Dan pak Raga beberapa kali memegang tengkuknya.

"Kenapa, Pak? panuan?" tanyaku asal.

"Jangan sembarangan kamu ya, Rachel. Mana ada bos kayak saya ngerasain apa itu yang namanya apa tadi? apa? panuan? kamu kalau ngomong suka sembarangan"

"Sabun yang saya pakai mahal, Rachel!" dia nunjukin jari telunjuknya ke aku.

"Ya ya ya ya, maaf, Pak. Saya cuma nanya," aku bales gitu aja sambil ngekorin pak Raga.

Dia duduk aku pun ikut duduk. Dan ada pelayan yang nanya kapan makanannya mau di siapin, pak Raga bilang kalau nanti aja pas jam 7 an. Mungkin nunggu neneknya dateng kali.

"Sshhh," pak Raga mendesis.

Daripada nanti diaemprot aku mendingan diem aja, sambil sesekali berjaga-jaga. Takut kali aja itu setan ngikutin kita makan disini.

"Ssshhh," pak Raga mendesis lagi. Curiga aku tuh, jangan-jangan pak Raga nih titisan ular piton, mendesis mulu daritadi.

"Ssshhh," pak Raga sambil pegang tengkuknya.

"Kamu nggak nanya saya kenapa?" pak Raga tiba-tiba ngegas.

"Ya Ampun, Paaak! Bapak ngagetin saya tau, nggak?"

"Rachel, kalau di luar jam kerja jangan panggil saya, Bapak. Panggil saya Sayang!" bisik pak Raga.

"Inget perjanjian kita, Rachel. Kamu saya bayar mahal untuk ini!" pak Raga menekankan ucapannya.

"Dan jangan ucapkan atau bahas tentang Liam, mengerti?" tegas pak Raga.

"Mengerti, Pak. Ehm, Sayang. Mengerti, Sayang..."

"Bagus! pertahankan seperti itu!" ucap pak Raga.

Baru mau mikirin mas Liam, eh neneknya pak Raga dateng dengan seorang wanita, iya sama mbak Enjel, salah satu orang suruhannya pak Raga.

"Maaf, kalian nungguin Eyang lama, ya?" ucap Eyang Anti.

Pak Raga berdiri dan membantu neneknya buat duduk, "Nggak lama kok, Eyang. Kita juga baru nyampe, biasa kejebak macet!"

Nggak ada yang bisa aku lakuin selain menebar senyum penuh keramahan. Sesangkan pak Raga, mengangkat tangannya nyuruh mbak Enjel pergi. Emang kalau bos suka seenaknya sendiri.

Pak Raga pindah duduk di sebelahku, dan tangannya yang kekar itu nangkring meluk bahuku dari samping.

"Kamu pasti udah laper ya, Sayang?" tanya pak Raga.

Aku memasang senyum palsu, "Heheh, iya ... ehm lumayan, Sayang..."

"Aduh, kalian ini bikin Eyang jadi inget masa muda..." ucap Eyang Anti, sedangkan aku malah ngeri-ngeri sedap ama si bos ini.

Bisa banget dari galak bin gahar jadi so sweet banget kayak minuman tanpa pemanis buatan. Pak bos yang lagi menjelma jadi pacar yang super perhatian pun langsung minta pelayan buat nyiapin segala macam makanan.

Ngeliat Eyang Anti, aku jadi keinget sama Mas Liam.

"Gimana perasaannya Eyang kalau tau, Mas Liam lagi sakit parah?" batinku.

"Racheeel? kok makanan kamu tidak dimakan? apa sedang kurang berselera?" tanya Eyang.

"Eh, iya Eyang. Ini juga mau dimakan, iya ... ehm..." aku lagi-lagi masang senyum palsu.

"Kamu makan yang banyak dong, Sayang. Biar jangan kurang gizi..." pak Raga nambahin makanan di piringku. Ada gila-gilanya nih emang bos laknat.

Aku menatapnya dengan penuh kesal, sedangkan bibirku melengkungkan senyuman indah dan menawan, biar Eyang nggak curiga kalau dua orang di depannya ini pacaran cuma sebagai sandiwara belaka.

"Ayo dong dimakan, Sayang. Sini, biar aku suapin..." pak bos mengambil satu sendok yang berisi makanan.

"Nggak, nggak usah, Pak eh Sayang?! nggak usah, aku bisa makan sendiri," aku merebut sendok dari tangan pak Raga.

"Eyang senang, akhirnya kamu mau pacaran juga Raga..." ucap Eyang.

"Kalau bisa, kalian resmikan saja hubungan kalian. Eyang sudah tua, Eyang mau melihat kamu menikah dan punya anak Raga..." ucap Eyang Anti.

"A-paaaa? menikah?" aku dan pak Raga nggak bisa menyembunyikan rasa kaget kita.

"Kenapa? kenapa kalian kaget seperti itu? bukankah wajar jika sepasang kekasih melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan?" Eyang menautkan alisnya.

"Saya bukan anak orang kaya, Eyang..." ucapku random yang ada diotakku saat ini.

"Maksud saya, sebenernya kami---" aku bingung melanjutkan ucapanku sendiri.

"Maksud Rachel, kami belum ada rencana buat kesana, Eyang. Kita nggak mau terburu-buru," sambung pak bos.

"Iya kan, Sayang?" pak bos merangkul bahuku.

"I-iya, Eyang..." aku ngangguk.

"Mau berapa lama? buat apa? kamu bukan anak baru kemarin yang butuh penjajaakan terlalu lama, Raga. Apalagi yang kalian tunggu?" Eyang menatap kami secara bergantian.

"Lagipula, Eyang tidak peduli kamu anak orang kaya atau bukan, Rachel. Yang terpenting kamu bisa mendampingi cucu Eyang dan mencintainya dengan tulus..." lanjut Eyang Anti.

"Kita bicarakan ini lain waktu ya, Eyang. Sekarang lebih baik lanjutkan makan malam, kasihan Rachel. Dia baru sembuh, Raga nggak mau Rachel banyak pikiran..."

"Oh ya? kamu sakit apa?" tanya Eyang.

"Ahm, sakit pusing biasa kok Eyang," serobot pak Raga, dia elus-elus kepalaku. Sedangkan aku cuma bisa senyum kaku.

"Kenapa kamu tidak bilang sama Eyang kalau Rachel habis sembuh dari sakit? kan kita bisa tunda makan malam ini, Raga!" Eyang marahin cucunya sendiri.

"Raga, cepat periksakan Rachel. Kalau perlu Rachel menginap saja di rumah, biar ada yang menjaga,"

"Ah, saya nggak apa-apa kok, Eyang. Lagi pula besok saya harus bekerja,"

"Kamu libur saja 1 minggu. Pulihkan dulu kesehatanmu, pantas saja daritadi Eyang perhatikan kamu sangat lesu. Jangan karena kamu asistennya Raga, terus kamu jadi mengabaikan kesehatanmu sendiri demi mengurusi keperluan Raga..." ucap Eyang.

"Asisten?" lirih pak Raga menatap aku penuh tanda tanya. Aku lupa belum cerita pak Raga kalau aku cerita kalau aku ini juga kerja jadi asisten.

"Mana bisa seperti itu, Eyang.."

"Bisa. Iya kan Raga?" Eyang menatap pak Raga dengan tajam.

"Iya, Eyang..." sahut pak Raga.

"Kamu bisa istirahat selama yang kamu mau, Sayang..." ucap pak Raga dengan senyum penuh arti.

Hadeuuh, berasa nyut-nyutan ini kepala. Aku yakin pak bos juga merasakan hal yang sama, dia kejebak sama permainannya sendiri. Karma, ngebohongin orangtua nih pasti.

Kalaunaku mah udah pasti kena omel pak Raga habis ini. Badan belum fit ditambah harus pasang kuping dengerin pak Raga ceramah 1 jam ke depan.

Kita udah selesai makan malam, bukannya kenyang kepala malah kliyengan.

Saat di dalam mobil.

"Jadi kamu bilang ke Eyang kalau kamu kerja jadi asisten saya?" tanya pak Raga.

"Iya, Pak. Emang ada yang salah?" aku jawab takut-takut.

1
Fauzi Nizam
punya bos loyal gini mah enak,, baru jadi pacar boongan.. apalagi kalo pacar resmi.. wes tambah glowing rache
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿: nurut aja yak
total 1 replies
Fauzi Nizam
hahaha
cthalyja jamiel
mengakak baca Novel kamu. /Good/
Nila Cherry
Luar biasa
Ayuk Witanto
kali aja bisa di jual pak
Ayuk Witanto
🤣🤣pasangan absurd
Ayuk Witanto
aduh... serem
Ayuk Witanto
🤣🤣🤣🤣
Atressia
terlalu santuy kamu Pak
Ayuk Witanto
ada apa...setan?
Ayuk Witanto
narsisnya gak ketulungan
Ayuk Witanto: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
Ade niken wahyuni
bagus cerita nya
Alice Hartn
setan nya ternya banyak ya di mana mana 🙄🤔
Ayuk Witanto
setan nya berkeliaran
Ayuk Witanto
persis kayak kata2 nya Rachel 🤭
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿: mungkin Rachel kena batunya gara2 niat ngerjain
total 1 replies
Wistara Surya rabbani
😂😂😂😂😂😂😂😂🤣novelmu bikin ngakak thorr sampe nangis aku nya ,semangat thorr
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿: baca sampe habis ya
total 1 replies
Ayuk Witanto
siap nih kira2...,
Ayuk Witanto
🤣🤣🤣
Ayuk Witanto
kungfu apaan
Alice Hartn
mana lanjutan nya thod,up di tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!