NovelToon NovelToon
BENIH KEKUATAN ABADI

BENIH KEKUATAN ABADI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Dan budidaya abadi / Epik Petualangan / Perperangan / Raja Tentara/Dewa Perang / Ahli Bela Diri Kuno
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Seribu tahun setelah Era Kegelapan yang hampir menghancurkan tatanan alam semesta, Yun Tianxing—kultivator tertinggi dan penjaga keseimbangan antara Dunia Bawah dan Dunia Dewa—menemukan dua artefak legendaris: Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci. Dalam upaya untuk memperkuat diri agar bisa mengantisipasi ancaman tersembunyi, ia memakan jantung naga dan meminum darah phoenix. Namun, kombinasi kekuatan kedua makhluk mistik tersebut terlalu besar untuk tubuhnya, menyebabkan guncangan hebat yang mengancam nyawanya. Sebelum meninggal, ia menciptakan sebuah benih ajaib, memasukkan seluruh energi Qi dan pengetahuan kultivasinya ke dalamnya.

Benih itu jatuh ke Dunia Fana dan memasuki tubuh Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian yang baru lahir. Tak lama kemudian, kekaisaran keluarga Lian runtuh akibat peperangan besar dengan klan musuh. Untuk menyelamatkannya, ibunya menyerahkan dia kepada seseorang untuk membawanya meninggalkan istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 KEMATIAN YUN TIANXING

Di puncak Gunung Bintang Tak Berujung, di antara awan yang mengelilingi puncak es batu yang menjulang tinggi, berdiri sosok seorang lelaki dengan jubah putih yang bergoyang lembut seiring hembusan angin mistis. Rambut panjangnya seperti aliran awan yang terurai, dan mata yang dalam seperti lautan tanpa dasar memandang jauh ke kejauhan alam semesta—di mana jejak energi gelap mulai muncul perlahan setelah seribu tahun terkubur.

Yun Tianxing. Hanya nama itu saja sudah cukup membuat getaran kuat bergulir di antara para kultivator di Dunia Bawah dan Dunia Dewa. Sebagai penjaga keseimbangan yang telah hidup selama lebih dari lima ratus tahun, ia telah melalui ribuan ujian kultivasi, menguasai berbagai teknik legendaris, dan menjadi satu-satunya yang mencapai tingkat Abadi Mahakaya setelah Era Kegelapan. Namun kini, wajahnya yang biasanya tenang seperti permukaan air yang tidak bergelombang dipenuhi kedalaman kekhawatiran yang jarang terlihat.

(“Sudah seribu tahun sejak kita berhasil menekan kegelapan,”) bisiknya, suara seperti gema lonceng yang menyentuh jiwa. Di tangannya kanan, sebuah bongkahan kristal merah menyala dengan cahaya hangat yang menusuk awan gelap di sekitarnya—Darah Phoenix Abadi, artefak yang dicari selama berabad-abad yang dipercaya berasal dari sisa-sisa Phoenix Suci yang terbakar dan bangkit kembali ribuan tahun yang lalu. Di tangan kirinya, sebuah batu bulat berwarna kebiruan dengan pola seperti urat naga yang bersinar lembut—Jantung Naga Suci, yang diperolehnya setelah menghabiskan tiga puluh tahun menjelajahi gua bawah tanah terdalam di Dunia Bawah.

Keduanya adalah artefak tingkat ilahi yang tidak pernah ada seorang pun yang berhasil menggabungkannya dalam sejarah. Namun Yun Tianxing tahu bahwa ancaman yang akan datang jauh lebih besar dari Era Kegelapan yang lalu. Selama tiga bulan terakhir, ia merasakan getaran energi gelap yang semakin kuat menyebar dari celah-celah ruang waktu yang terlupakan. Para dewa di Dunia Dewa telah memberikan peringatan—kekuatan kegelapan yang hampir menghancurkan tatanan alam semesta akan segera bangkit kembali, dan kali ini mereka tidak memiliki cukup kekuatan untuk melawannya.

“Satukan atau hancur bersama,” ucapnya sambil melangkah ke tengah panggung batu yang telah ia siapkan jauh-jauh hari. Di sekitarnya, delapan menhir besar dengan simbol-simbol kultivasi yang kompleks terpampang dengan cahaya keemasan, membentuk lingkaran perlindungan yang dikenal sebagai Formasi Bintang Pelindung. Setiap menhir adalah hasil dari kerja keras selama lima puluh tahun, dibuat dari batu jiwa yang terkutuk dari pusat bintang yang padam.

Yun Tianxing duduk bersila di tengah lingkaran, meletakkan Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci di atas permukaan batu yang telah diasah halus di depannya. Udara di sekitarnya mulai bergetar, dan awan yang tadinya tenang kini berputar dengan cepat membentuk pusaran besar di atas kepalanya. Cahaya dari kedua artefak mulai meningkat, merah dan biru saling melengkung membentuk pola seperti ular yang saling mengelilingi.

“Dengan kekuatan yang telah saya kumpulkan selama hidup ini, dengan kesetiaan saya kepada keseimbangan alam semesta, saya memohon izin untuk menggabungkan kekuatanmu yang suci!”

Sebuah mantra panjang keluar dari bibirnya, setiap kata mengirimkan gelombang energi yang kuat ke seluruh formasi. Menhir-menhir mulai bersinar terang, dan sinar keemasan menyambung satu sama lain membentuk tirai cahaya yang menyelimuti seluruh puncak gunung. Darah Phoenix Abadi mulai meleleh seperti cairan api, mengalir ke arah Jantung Naga Suci yang kini mulai mengeluarkan uap dingin yang tebal. Ketika kedua zat bertemu, sebuah ledakan kecil terjadi—tidak dengan suara keras, melainkan dengan getaran yang membuat seluruh Gunung Bintang Tak Berujung bergoyang hebat.

Energi yang keluar jauh melampaui perkiraan Yun Tianxing.

Wajahnya menunjukkan ekspresi terkejut sejenak sebelum segera kembali tenang. Ia merasakan kekuatan yang luar biasa mengalir ke seluruh tubuhnya—lebih besar dari apa pun yang pernah ia rasakan sebelumnya. Namun kekuatan itu tidak terkendali, seperti sungai yang meluap setelah banjir besar, membanjiri setiap urat dan pembuluh Qi di dalam dirinya.

“Ternyata saya salah menghitung,” gumamnya dengan tenang, meskipun keringat sudah mulai menetes di dahinya. Energi yang terlalu besar mulai merusak struktur tubuhnya yang telah melalui kultivasi selama berabad-abad. Kulitnya mulai muncul bekas luka seperti goresan api dan es, bergantian dengan cepat. “Kekuatan mereka terlalu besar untuk digabungkan dalam bentuk yang utuh di dunia ini.”

Di dalam benaknya, rencana baru segera terbentuk. Ia tidak bisa membiarkan kedua artefak ini hilang atau jatuh ke tangan yang salah. Lebih dari itu, kekuatan yang terkandung di dalamnya mungkin menjadi satu-satunya harapan untuk menghentikan kegelapan yang akan datang.

Tanpa ragu, Yun Tianxing mulai memusatkan seluruh Qi yang ada di dalam dirinya—semua kekuatan yang telah ia kumpulkan selama lebih dari lima ratus tahun kultivasi, semua pengetahuan teknik kultivasi yang telah ia pelajari dari buku-buku kuno dan pengalaman pribadi. Ia mengalirkan semuanya ke tengah-tengah pertemuan energi merah dan biru yang masih terus meledak dengan kekuatan dahsyat.

“Dengan nyawaku sebagai pembawa, dengan hatiku sebagai wadah, aku ciptakan—Benih Kekuatan Abadi!”

Sebuah cahaya terang sekali meledak dari tengah formasi, cukup terang untuk menerangi seluruh Dunia Bawah bahkan dari ketinggian yang ekstrem. Para kultivator yang berada di pelosok penjuru dunia merasakan getaran kuat dan melihat cahaya menyilaukan itu, menyembah dengan penuh kagum dan kekhawatiran. Di Dunia Dewa, para dewa berdiri dengan terkejut, memandang arah Gunung Bintang Tak Berujung dengan ekspresi campuran hormat dan kesedihan.

Yun Tianxing merasakan nyawanya perlahan menghilang, tubuhnya mulai hancur menjadi partikel-partikel cahaya yang menyatu dengan energi dari kedua artefak. Namun wajahnya menunjukkan senyum lega. Di tengah ledakan energi, sebuah benih kecil berwarna keemasan terbentuk—kecil seperti biji beras, namun menyimpan kekuatan yang tak terbayangkan. Semua Qi, pengetahuan, dan kekuatan dari kedua artefak telah terkondensasi ke dalam benih itu.

“Semoga engkau menemukan tempat yang tepat,” ucapnya dengan suara yang semakin lemah, sambil mengeluarkan kekuatan terakhir untuk mengirimkan benih itu melesat ke arah Dunia Fana—dunia yang lebih rendah, jauh dari perhatian para kultivator kuat dan kekuatan kegelapan yang akan datang. “Semoga engkau menjadi harapan baru untuk keseimbangan alam semesta.”

Setelah kata-kata itu keluar, tubuh Yun Tianxing benar-benar larut menjadi cahaya keemasan yang menyebar ke seluruh langit. Formasi Bintang Pelindung mulai runtuh, menhir-menhir besar roboh ke bawah dengan suara dentuman yang mengguncang tanah. Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci tidak lagi terlihat—semua telah menyatu dengan Benih Kekuatan Abadi yang kini melesat dengan kecepatan luar biasa melewati lapisan-lapisan dunia, menuju tempat yang belum diketahui.

Di Dunia Dewa, Dewa Utama memandang ke arah hilangnya cahaya Yun Tianxing dengan wajah penuh kesedihan. (“Kamu telah memberikan segalanya, saudara,”) bisiknya. (“Sekarang kita hanya bisa berharap bahwa benihmu akan tumbuh menjadi sesuatu yang bisa menghentikan kegelapan yang akan datang.”)

Sementara itu, Benih Kekuatan Abadi melesat melalui awan dan awan, melewati gunung dan lautan di Dunia Fana. Cahayanya perlahan menyembunyi diri, menjadi tidak terlihat oleh mata manusia biasa. Ia bergerak dengan tujuan yang tidak bisa dijelaskan, seolah-olah ada daya tarik yang membawanya ke arah satu tempat tertentu—kekaisaran besar yang sedang bersiap menghadapi masa-masa sulit, di mana seorang putra mahkota baru saja lahir ke dunia.

Di istana Kekaisaran Lian, sebuah tangisan bayi yang kuat memenuhi ruangan persalinan. Permaisuri Lin Meiying, yang baru saja melahirkan dengan susah payah, melihat bayi laki-laki yang sehat di pelukan bidannya dengan mata penuh cinta dan harapan. Kaisar Lian Chengyu berdiri di sisinya, wajahnya yang biasanya tegas kini dipenuhi kebahagiaan.

“Itu dia putra kita,” ucap Kaisar Chengyu dengan suara lembut. “Kita akan memberi nama dia Haouyu—harapan bagi masa depan kekaisaran kita.”

Saat bayi Haouyu menangis dengan suara yang kuat dan sehat, sebuah cahaya keemasan yang tak terlihat memasuki ruangan melalui celah jendela, menyelinap ke dalam tubuh bayi yang baru lahir. Tidak ada seorang pun yang menyadari hal itu, tidak bahkan para penyihir dan kultivator yang menjaga istana. Benih Kekuatan Abadi telah menemukan tempatnya, menyembunyikan diri dalam tubuh sang putra mahkota, menunggu saat yang tepat untuk terbangun dan mengubah takdir dunia.

Di kejauhan, jauh dari istana, awan gelap mulai berkumpul di atas langit kekaisaran Lian. Sebuah badai yang akan mengubah takdir seluruh kekaisaran mulai terbentuk, dan tidak ada seorang pun yang menyadari bahwa harapan untuk masa depan telah tersembunyi dalam tubuh bayi yang baru saja lahir.

...~BERSAMBUNG~...

1
Alex Kawun
cerita nya ber tele2 banget .... boseeen
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: Jika ingin cerita yg lebih keras dan psikopat IMMORTALTY ABSOLUTE (Darah kutukan) mungkin cocok dengan selera anda nantikan peluncuran nya 🙏😊
total 2 replies
花より
⭐⭐⭐⭐⭐⭐ it's cool
Anonymous
penasaran dengan Yun Tianxing 🤔
橘ゆい
cool...❤️
林丹
keep up the spirit 👊🏻
さくらゆい
nice 👍🏻
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
next
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Bagaimana ceritanya usia Haoyu sepuluh tahun? bukannya lagi meninggalkan istana itu usianya baru empat tahun?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: ahhh...saya lupa buat bab pengumuman jika bab 1-5 ada revisinya (biar tidak bingung silahkan lihat kembali bab 1) 🙏
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Yuzu jodohnya Haoyu sepertinya
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
keren kakek Chen mengetahui kalau itu kekuatannya Tianxing
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
knp Haoyu gak dibiarkan melawan klan musuh itu? ada kekuatannya Tian ini.
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: karena usia Haouyu masih 4 tahun dan kekuatan Yun tianxing dalam tubuh Haouyu lah yg jadi target utama klan musuh
total 1 replies
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️
ya, semua ingatan dan kekuatan Tian masuk ke dalam tubuh Haouyu.
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❀ ⃟⃟ˢᵏ
Iki hoyu titisan Tian ?
Vanillastrawberry
selalu ada sesuatu yang harus di korbankan demi sebuah tujuan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!