NovelToon NovelToon
Anak Genius: Jadilah Ayahku, Tuan Presdir

Anak Genius: Jadilah Ayahku, Tuan Presdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat / Cintapertama / Cintamanis / Militer / Anak Genius
Popularitas:17.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: erma _roviko

Season1
Dita merupakan gadis cantik yang selalu di kucilkan keluarga nya, di saat pesta ulang tahun saudari tirinya bernama Sheila menjebaknya dengan mencampurkan obat perangsang di minuman Dita.

Nathan, seorang Ceo tampan yang banyak di kagumi oleh kaum hawa. Nathan yang menderita mysophobia yang alergi jika di dekati oleh wanita maupun di sentuh.

Sahabat nya bernama Daniel prihatin akan phobia Nathan hingga nekat memberi obat dan menyewa seorang pemuas nafsu.


Season ke 2
Menceritakan kehidupan dan perjalanan cinta dari twins L. Al yang gila dengan pekerjaan dan juga perfeksionis, sementara El kebalikan dari itu.

Lea, adik dari twins L yang sangat manja dengan IQ standar. Dia sangat mengagumi wajah pria yang berparas tampan, hingga banyak pria yang salah paham dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erma _roviko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Hardi terus menyiksa Dita, hingga wajah cantiknya di penuhi lebam. Twins L mengerjapkan mata dan dengan cepat membuka ikatan yang melilit tubuhnya, Al menendang tubuh Hardi hingga terpental, dengan cepat El menolong sang ibu dan membawanya ketempat yang aman.

"Dasar anak sialan, berani sekali kamu menendangku, " Hardi berdiri dan menyerang Al.

"Dasar tua bangka, sudah bau tanah masih saja berbuat jahat, bertobatlah sebelum ajal menanti, " nasehat Al.

"Jangan banyak bicara kamu, " tegas Hardi yang membalas serangan Al. Dita dengan setengah kesadarannya, melihat salah satu putra nya melawan Hardi, dia sangat ketakutan. Takut terjadi sesuatu yang membuat Al celaka, El yang melihat ibunya tampak khawatir berusaha menenangkannya.

"Ibu tenanglah, jangan cemas dengan Al!"

"Bagaimana ibu bisa tenang? di sana ada Al yang hanya berjuang sendirian."

"Ibu lupa? itu salah satu keahlian Al. "

"Setiap ibu pasti cemas dengan anak-anaknya, ibu akan susul Al! kamu bersembunyi di sini dulu. " Dita berniat membantu Al dan di cegat oleh El.

"Jangan, biar El yang membantu. Percayakan semuanya kepada kami. " Akhirnya Dita mengangguk setelah El membujuknya dengan susah payah.

"Eh, jika kamu disini! bagaimana dengan ibu? " ucap Al.

"Ibu sudah aman, ayo kita bersenang-senang. Sudah lama aku tidak melatih otot kecilku. " sahut El.

Pertarungan sengit itu dimenangkan oleh twins L, membuat Hardi terkapar lemah. Twins L berlari ke arah ibunya, membawanya untuk kabur dari bangunan tua.

Hardi bersiul dan tak lama para penjahat berbaju hitam datang, sekitar 20 orang yang mengejar twins L dan Dita. Diatak kuat untuk berlari lebih jauh lagi, dengan kondisinya setelah di siksa Hardi. Tubuh kecil milik twins L tidak sanggup membopong ibunya, dengan terpaksa twins L menghadapi para penjahat yang mengejar mereka.

"Kalian tidak bisa lari kemana-mana, sebab tempat ini sudah kami kepung, " ucap Hardi tertawa menyeringai.

"Ck, kami tidak akan lari lagi, " sahut Al.

"Sepertinya kalian cukup tangguh, bisa mengalahkan aku, " ujar Hardi.

"Tentu saja, bahkan tulang rapuh milikmu dengan mudah aku patahkan, " jawab Al dengan tatapan dingin.

"Sombong sekali kamu, kalian semua serang bocah itu, " titah Hardi. Para penjahat menyerang twins L dengan pisau, di saat El menyerang dari depan. Salah satu penjahat ingin menikam El dari belakang, refleks El sangat bagus. Dia bisa mendeteksi dan menendang alat vital penjahat yang berniat menikamnya.

Al di sibukkan dengan 10 penjahat yang menyerangnya secara bersamaan, dia ingin mempercepat melumpuhkan lawan. Salah satu penjahat itu melayangkan tendangannya, membuat Al reflek menghindar, mengambil shuriken dari saku bajunya dan melempar mengenai sasaran, sekali lemparan, membuat 3 orang tumbang.

Twins L kelelahan menghabisi para penjahat, jumlah mereka kalah telak. Dua bocah melawan 20 penjahat sangat menguras tenaga, hingga lengan Al tergores oleh pisau bawaan penjahat.

"AL," teriak Dita yang menyaksikan pertempuran sengit itu, keadaan Al yang melemah membuat celah untuk penjahat yang ingin menikam tubuh berdarah Al.

El dengan cepat mengeluarkan pistol yang bertengger di pahanya, suara pistol yang terdengar sangat kuat membuat Nathan tertarik untuk melihatnya.

Nathan yang selalu mengambil jalur jalanan yang sepi agar cepat sampai tujuan tanpa terjebak macet.

"Tuan, sepertinya ada suara tembakan, " ucap supir pribadi miliknya.

"Ayo kita kesana"

"Tapi tuan, di sana sangat beresiko "

"Ck, aku tidak ingin penolakan, " tegas Nathan tanpa bantahan.

"Baik tuan," patuh supir pribadi miliknya.

Mobil berhenti tak jauh dari lokasi penembakan, Nathan mengisi peluru di dalam pistol yang selalu di bawa untuk berjaga-jaga. Pemandangan membuatnya takjub, dia melihat dua bocah melawan para penjahat dengan jumlah yang tidak seimbang.

"Ck, mereka menyerang anak kecil? tidak tau malu, " gumam Nathan mendecih. Pupil matanya membesar di kala melihat orang yang dia kenal, "eh, bukankah itu Al dan El", Nathan melihat salah satu penjahat menikam twins L dengan cepat Nathan menarik pelatuk pistolnya dan menembak kepala sang penjahat.

Twins L terkejut dan melihat seorang pria tampan yang memegang pistol di tangannya.

"Bukan kah itu paman tampan? " El menyipitkan matanya.

"BBenar, jawab Al singkat, situasi yang sangat sulit membuat Hardi melarikan diri sebelum terlihat oleh Nathan.

Nathan mendekat dan membantu twins L untuk bertarung, "paman tampan di sini?" ucap Al.

"Jangan bertanya sekarang, fokus lah pada para penjahat itu, " ucap Nathan.

Mereka bersama-sama dalam menyerang para penjahat, kombinasi yang sangat pas membuat mereka terlihat keren. Dalam bertarung, mereka saling melindungi dan benar-benar kompak.

"Paman hebat juga, " ujar El yang tidak ikhlas dalam memuji.

"Kamu memujiku atau ingin mengejek ku? " Nathan menatap El dengan malas. Gerakan yang cepat dari Al yang melindungi Nathan dan juga El dari serangan diam-diam, "bisakah kalian menunda ini? aku sangat kerepotan, " gerutunya.

"Heheh....maaf," jawab El yang menggaruk telinganya.

"Jangan menggerutu, apa kamu ingin hadiah jitakan kepala dari ku? " Nathan melototi Al.

"Jangan melototiku, apa paman pikir aku ini anak kecil yang takut dengan gertakan itu? " cibir Al. Mereka mengobrol dan dengan santai menangkis serangan dari para musuh.

"Ck, dasar pikun. Kamu lupa, jika umur kita 5 tahun."

"Kamu membelanya, El? "

"Untuk apa aku membela paman galak ini, aku hanya ingin memberitahu kebenarannya. "

"Bisakah kalian berhenti berdebat? " teriak Dita dari balik pohon, dia sangat kesal dengan ketiga pria yang sangat santai menyerang musuh yang bersenjata sambil mengobrol. Ketiga pria itu menoleh dan menggarukkan telinganya secara bersamaan, "kenapa kalian mengikuti gerakan ku? " protes Nathan.

"Paman ini memiliki tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi rupanya, " Al menelusuri Nathan dari ujung rambut sampai di ujung kaki.

"Apa mata itu ingin aku congkel, berhenti menatapku, " Nathan meninggikan suara, twins L tidak bereaksi ketakutan. Mereka hanya menatap Nathan dengan jengah.

"Tidak perlu meninggikan suaramu yang terdengar seperti suara keledai paman, fokus lah.... fokus! " El menunjuk matanya dan menunjuk mata Nathan.

Nathan hanya bisa menghembuskan nafas dengan kasar, "mereka membuat aku jengkel. "

Dita memijat pelipisnya untuk mengurangi pusing, drama di depannya ini membuat nya sedikit stress, ketiga pria itu jarang akur, bagai tom and jerry.

Tiga pria tampan itu kembali fokus kepada musuh, menangkis dan membalas serangan. Hingga pertempuran yang melelahkan itu di menangkan oleh Nathan dan juga twins L.

"Yippee.. kita menang, bagaimana aksi ku tadi? pasti sangat keren, " ucap El yang membusungkan dada.

"Masih kecil sudah sombong, sifat siapa yang kamu turunkan, " Nathan menyentil kening El karena gemas dengan tingkatan percaya diri dan juga sombong.

"Sudahlah, ayo kita lihat keadaan ibu, " sahut Al yang menengahi perdebatan yang akan di mulai.

1
R Nisa
apa ku bilang buaya .au dikadalin apes dah 😅
R Nisa
hmmm membangunkan singa tidur mereka 😄😄😄
R Nisa
emang donat mau tau cara buatnya🤣🤣😍
R Nisa
jenius
R Nisa
alur ceritanya bagus dan apik
Ria Boru Lubis
tamba seru ni
Dewisartika Hutabarat
mampir thor
Maizuki Bintang
bgs
bhunshin
lucu bgt dgn kata datar...sedatar teriplek biasanya kan kanebo kering🤣
Bunda
ikutan mampir kak 🙏🏻
Siti Mutmainah
Luar biasa
Rahmaniar
suka ceritanya
Azzahra Asiah
Kecewa
Azzahra Asiah
Buruk
Linahamix
sakit perut 🤣🤣🤣🤣
Linahamix
astaghfirullah 🤣🤣🤣
Harni Suleman
Kecewa
Harni Suleman
Buruk
nokdenok
ceritanya terlalu aneh thor,,terlalu mengada ada
Rafanda 2018
gampang bgt dita demi roti mau di ajak orang asing ck ck ck,....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!