NovelToon NovelToon
Menanti Hati ( Nadira)

Menanti Hati ( Nadira)

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nonny Afriani

Nadira, gadis yang harus menerima perjodohan dari kedua orang tuanya. Ia harus menerima perjodohan ini, karena perjanjian kedua orang tuanya dulu sewaktu mereka masih sama sama duduk di bangku kuliah. Bagaimna nasib pernikahan tanpa cinta yang akan di jalani Nadira?? Apakah akan ada benih cinta hadir? Atau Nadira memilih mundur dari pernikahan karena perjodohan ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonny Afriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29

Nadira kini sedang berada di Medan. Dirinya sudah menemukan alamat Syifa. Dan kini dia sedang berusaha mendekati Syifa, tanpa membuka jati dirinya. Dia ingin Syifa nyaman dulu, baru Dira akan melancarkan rencananya. Sementara di Jakarta, Mama Ratna masih terus menemani Alby. Belum ada tanda-tanda Alby akan sadar. Sudah hampir satu bulan Alby koma. Luka fisik Alby sudah mulai membaik, hanya tinggal menunggu Alby sadar saja. Bahkan tekanan darah dan lainnya pun sudah normal.

Waktu terus berganti, sudah lima hari Nadira di Medan, dan dia mulai dekat dengan Syifa. Mungkin Tuhan juga membantu rencananya. Dengan waktu lima hari saja, Nadira sudah bisa mendapatkan nomor telepon Syifa. Bahkan mereka terlihat akrab. Sampai pada panggilan dari telepon dari Mama Ratna, menghentikan percakapan mereka siang itu.

" Assalamualaikum, Ma."

"..........."

" Apa !! Iya,Ma. Besok pasti pulang. Tolong jaga dulu ya, Ma. Assalamualaikum."

Syifa yang berada di dekat Nadira pun bertanya pada Dira.

" Ada apa, Fi?"

Ya, Nadira memperkenalkan dirinya sebagai Sofia. Bukan Nadira. Dira sengaja memakai nama belakangnya agar Syifa mau berteman dengannya. Bahkan Dira pun memakai nomor baru untuk dekat dengan Syifa.

" Hm...Fa, aku harus cari tiket pulang hari ini juga. Karena ada urusan yang harus aku selesaikan. "

Nadira terpaksa berbohong, untuk membuat Syifa mempercayainya. Akhirnya setelah mendapatkan tiket untuk kembali ke Jakarta. Nadira pun segera berkemas, karena besok pagi harus segera ke Bandara.

Pagi ini, dengan di temani Syifa, Nadira pergi ke Bandara.

" Terima kasih ya, Fa. Selama aku di Medan, kamu sudah mau membantuku. Mungkin kalau tidak ada kamu. Aku gak tau bagaimana hidupku selama seminggu ini."

Dira berterima kasih sambil memeluk Syifa. Syifa pun membalas pelukan Nadira.

" Sama-sama, Fia. Aku juga pernah merasakan apa yang kamu rasakan sekarang. "

Kini mereka saling melerai pelukan.

" Jangan lupa terus hubungi aku ya."

Nadira berkata pada Syifa, yang di jawab dengan anggukan kepala oleh Syifa. Kini Nadira pulang ke Jakarta dengan perasaan yang lebih tenang. Setidaknya dirinya sudah bertemu dengan sosok Syifa. Yang membuat suaminya sampai koma saat ini.

Selama di pesawat, pikiran Nadira terus berkelana. Dia akan secepatnya mempertemukan Alby dan Syifa. Kini pesawat yang di tumpangi oleh Dira, sampai dengan selamat di Jakarta. Setelah mengecek semua bawaannya. Nadira pun bergerak menuju rumah sakit. Setibanya di rumah sakit, Nadira sedikit berlari menuju ruangan Alby.

" Assalamualaikum. "

Nadira memberikan salam saat membuka pintu ruangan Alby. Tampak Alby yang tengah duduk di ranjangnya. Nadira melihat senyum di wajah Mama Ratna. Begitu juga di wajah Papa.

" Mas, kamu sudah sadar?"

Tanya Nadira saat melihat Alby, dan ingin mencium tangannya. Namun yang terjadi, justru Alby menepiskan tangan Dira. Dira tampak terkejut. Begitu pun kedua orang tua Alby.

" Oh, ini yang namanya istri. Saat suami kamu koma, kamu malah pergi keluar kota. Bagus sekali."

Alby berkata sambil menatap sinis ke arah Nadira. Hati Nadira sakit mendengarkan ucapan Alby. Tapi dia tetap berusaha untuk tenang.

" Maaf, Mas. Dira sedang ada pekerjaan di sana. Jadi Dira terpaksa pergi "

Nadira berusaha memberikan penjelasan.

" Halah, omong kosong. Kamu hanya pemilik toko online. Apa hal yang membuatmu sampai harus keluar kota, Hah?"

Kali ini Alby berkata lebih keras. Nadira merasa sangat sakit mendengar dirinya di hina seperti itu. Bahkan Mama dan Papa sampai beranjak dari duduknya mendengar Alby membentak dan berkata kasar pada Nadira.

" Alby, jaga ucapan, Mu."

Kali ini papa yang angkat suara.

"Papa dan Mama tidak pernah mengajarkan kamu untuk berkata kurang ajar pada orang lain. Terlebih pada istrimu sendiri."

1
AnaZa O
ternyata sifa hanya seorang jalang
nyatanya dia nggak perawan saat sama alby
ihh jijik
AnaZa O
anjinglah syifa dan mamanya
mati aja lah sifa
RossyNara
jang baper kamu Dira atas perlakuan baik Alby, takutnya sudah terbang tinggi lalu di hempaskan sampai kerak bumi.
RossyNara
seharusnya dari awal Alby nolak perjodohannya dengan Dira.,jujur klo dia udah punya pacar jangan kaya gini ujung² nyakitin Dira yang tak tau apa².
Wulan Shafie
aq kira Mila Zaidan yg tulus orange...mlah milih alfy yg udah jelas" menyakiti sampe buat Dira kecewa sekian lama...hufffftttt
Wulan Shafie
harusnya jgan lgsg mau di Dira itu...minimal ngilang dlu kek ato nolak KLO alfy mo ngajak memperbaiki rmah tanggany
Zia Alika
liat komen nya ga jadi baca,, dari pada mood ku buruk gara gara baca novel ga sesuai sama judul nya
Elis Sriyani
Buruk
Swan Dhanil
gampang bngt sudah rusak kebahagiaan ora matinya gampang
Swan Dhanil
mati aja lah biar aman hama emang harus di basmi
kalea rizuky
skip g sesuai bgt
kalea rizuky
bodoh aja klo mau. balik
kalea rizuky
ya karna dia. jalang makanya gk perawan bi albi tolol
kalea rizuky
ogah maafin penghianat klo cinta dia g akan nyentuh sifa
kalea rizuky
halah munafik si albi moga dira dpet jdoh lain
kalea rizuky
niat nolong tp sifa hamil aneh lu aja munafik
kalea rizuky
lemah menye2 harusnya lo. pergi jauh urus cerai jangan bodoh uda kek pengemis aja lo dir
Khairul Azam
anak lambat laun akan dewasa, membesarkan anak tnpa harus rijul jg bisa, lha klo hati udah disakiti dan klo rujuk bakal hidup seumur hidup bakal keinget trs tu luka
Khairul Azam
sekarang gini lho, duly pas sifa masih ada, kayaknya si alby gak berusaha mendekati dira miski gak untuk dira setidaknya untuk anaknya, setelah sifa gak ada dia datang coba klo sifa masih ada, masihkah alby akan seperti ini. aku oikir nggak akan
Khairul Azam
jgn bilang dira egoiz atau apalah, salahkan si alby. menurutku menduakan pernikahan apa pun iti alasanya ttp slh apa lagi nympk hamil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!