NovelToon NovelToon
ORBIT TAK TERENCANA

ORBIT TAK TERENCANA

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Dosen / Pernikahan Kilat / One Night Stand
Popularitas:83
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Antares Bagaskara adalah dosen dan ilmuwan antariksa yang hidup dengan logika dan keteraturan. Cinta bukan bagian dari rencananya—hingga satu malam tak terduga memaksanya menikah dengan Zea Anora Virel, mahasiswi arsitektur yang ceria dan sulit diatur.
Pernikahan tanpa cinta.
Perbedaan usia.
Status dosen dan mahasiswi.
Terikat oleh tanggung jawab, mereka dipaksa berbagi hidup di tengah batas moral, dunia akademik, dan perasaan yang perlahan tumbuh di luar kendali.
Karena tidak semua cinta lahir dari rencana.
Sebagian hadir dari orbit yang tak terencana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Runtuhnya Fitnah dan Luka di Balik Gaun Indah

Pagi itu, kampus gempar. Bukannya Zea yang dipanggil ke Rektorat, melainkan Raka. Dengan bukti digital yang dikumpulkan tim IT Bagaskara, foto editan itu terbukti palsu dalam hitungan jam. Raka tertangkap basah sebagai dalangnya dan langsung dijatuhi sanksi DO (Drop Out) karena pencemaran nama baik yang fatal.

Zea yang baru sampai di kampus dengan maket yang sudah "disulap" sempurna oleh Antares, hanya bisa melongo melihat Raka digiring keluar gedung dengan wajah pucat pasi. Tanpa kata-kata, Antares telah membersihkan jalan untuknya.

Butik Termewah dan Sosok Masa Lalu

Siangnya, Antares langsung menjemput Zea untuk fitting gaun terakhir. Mereka berhenti di sebuah butik eksklusif di pusat kota yang hanya melayani satu klien per waktu.

"Mas, ini gaunnya cantik banget... tapi apa nggak terlalu terbuka ya?" Zea merengek sambil mematut dirinya di depan cermin raksasa. Ia mengenakan gaun putih tulang dengan detail payet rumit yang membentuk lekuk tubuhnya dengan sempurna.

"Sangat pas, Zea. Jangan diubah lagi," sahut Antares singkat dari sofa tunggu. Matanya tidak lepas dari istrinya, namun ponselnya bergetar. "Zea, kamu lanjut dengan staf dulu ya, saya harus angkat telepon di depan sebentar."

Zea mengangguk manja. "Jangan lama-lama ya, Mas!"

Sepuluh menit berlalu. Zea yang sudah selesai dengan urusan detail gaunnya, melangkah keluar dari ruang ganti sambil menjinjing sedikit roknya. Ia berniat memberikan kejutan pada Antares. Namun, langkahnya terhenti di ambang pintu lobi butik.

Antares sedang berbincang dengan seorang wanita.

Wanita itu sangat cantik. Rambutnya disanggul rapi, mengenakan setelan blazer berwarna nude yang sangat elegan. Auranya begitu dewasa, kalem, dan sangat "berkelas". Berbanding terbalik dengan Zea yang masih sering merengek, memakai sepatu kets ke kampus, dan suka makan cilok micin.

Zea melihat wanita itu menyentuh lengan Antares dengan akrab sambil tertawa kecil. Antares, yang biasanya dingin pada semua wanita, tampak menanggapi pembicaraan itu dengan sopan, bahkan ada senyum tipis di bibirnya.

"Antar, nggak nyangka ketemu di sini. Kamu masih sama ya, nggak banyak berubah dari zaman SMA," suara wanita itu terdengar lembut dan merdu.

"Kamu juga, Clarissa. Terakhir saya dengar kamu di London," jawab Antares.

Zea membeku. Dadanya terasa sesak seolah pasok oksigen di ruangan itu mendadak hilang. Ia melihat pantulan dirinya di cermin koridor—seorang mahasiswi yang sedang menyamar jadi pengantin. Ia merasa seperti anak kecil yang sedang memakai baju ibunya.

Pecahnya Air Mata Cemburu

Zea tidak bisa menahannya lagi. Rasa lelah karena tugas, stres persiapan nikah, ditambah rasa minder yang tiba-tiba menyerang saat melihat Clarissa, membuat pertahanannya hancur.

Zea berbalik arah, masuk kembali ke ruang ganti dengan terburu-buru. Ia duduk di kursi kecil di dalam sana, menutupi wajahnya dengan tangan, dan mulai menangis sesenggukan.

Antares yang sudah selesai berbincang masuk ke area fitting dan mengernyit saat tidak menemukan Zea di depan cermin. Ia mendengar suara tangisan dari balik tirai.

"Zea? Kamu di dalam?" Antares membuka tirai perlahan.

Ia menemukan Zea masih mengenakan gaun pengantin mewahnya, tapi sedang meringkuk sambil menangis sampai bahunya bergetar.

"Hey... kenapa lagi? Gaunnya kekecilan? Atau ada yang sakit?" Antares berlutut di depan Zea, mencoba meraih tangan istrinya.

Zea menepis tangan Antares dengan kasar. "Mas pergi aja sana! Ngobrol aja terus sama tante-tante cantik tadi! Dia dewasa banget ya, Mas? Cantik, kalem, nggak kayak aku yang cuma bisa nangis dan ngerusak maket!"

Antares tertegun, lalu sebuah senyum tipis yang sulit diartikan muncul di bibirnya. "Kamu cemburu sama Clarissa?"

"Iya! Aku minder! Dia lebih pantes jadi menantu keluarga Bagaskara daripada aku yang manja ini!" Zea meracau dengan napas tersengal karena tangis. "Kenapa Mas nikahin aku kalau ada cewek kayak dia?"

Antares menarik napas panjang, ia memegang kedua pipi Zea dan memaksa gadis itu menatap matanya. "Zea, dengerin saya. Clarissa itu masa lalu yang sudah selesai sebelum saya tahu apa itu astronomi. Dia memang dewasa, tapi dia tidak bisa bikin saya begadang cuma buat nempelin stik es krim. Dia tidak bisa bikin saya marah sampai ingin mengurung satu dunia agar tidak ada yang melihatnya."

"Mas bohong..."

"Saya tidak pernah bohong soal perasaan saya," Antares mengusap air mata di pipi Zea dengan ibu jarinya. "Saya pilih kamu karena kamu adalah 'pusat gravitasi' saya. Kamu berantakan, manja, dan suka teriak, tapi kamu satu-satunya yang bikin saya merasa hidup, bukan cuma sekadar bernapas."

Antares mengecup kening Zea dengan sangat lama. "Berhenti nangis. Kamu cantik sekali pakai gaun ini, Zea. Jangan sampai Clarissa atau siapa pun bikin kamu merasa kecil, karena bagi saya, kamu adalah seluruh alam semesta saya."

Zea sesenggukan terakhir kalinya, lalu menyembunyikan wajahnya di dada Antares. "Janji jangan deket-deket dia lagi?"

"Janji, Sayang. Sekarang, hapus air matanya, atau saya 'hukum' di butik ini juga?" goda Antares rendah.

Zea langsung mencubit perut Antares. "Mas Antar mesumnya nggak liat tempat!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!