NovelToon NovelToon
Supir Untuk Sang Nyonya

Supir Untuk Sang Nyonya

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Contest / Duda / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Black_queen

NOVEL PERTAMA YANG BELUM MENGENAL ILMU LITERASI. Harap maklum dan berkomentarlah yang positif. Masih tahap belajar sedikit demi sedikit.


Aku hanyalah lelaki yang hidup dari keluarga sederhana. Tak banyak yang bisa di harapkan dari ku. Sebuah tragedi mengharuskan aku merantau ke sebuah kota di pulau S.
Disanalah titik balik hidup ku bermula.
Disanalah aku bertemu dengan seseorang yang membuatku lebih berarti.
Walaupun aku hanyalah seorang supir, tapi dia mengubahku menjadi sosok menawan dan mencintai diri sendiri.

Ikuti kisahku, seorang MALIK JAYADI yang hanyalah seorang supir yang mampu menaklukkan kerasnya hidup..

harap bijak dalam memilih bacaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Black_queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Awal mula

****Cindy POV.

Cindy masih berada di seberang jalan yang tidak jauh dari rumah Toni.

Sebuah mobil memasuki halaman rumah.

Wanita yang mengendarai mobil itu keluar.

Dia berusaha membuka pintu, tapi pintu itu terkunci. Wanita itu terlihat mencari sesuatu di balik pot-pot tanaman.

Dia duduk di kursi teras rumahnya, mencoba menghubungi seseorang. Tapi hasilnya nihil.

Kupandangi dia yang masih disana, wajahnya terlihat khawatir akan sesuatu hal.

Dia pun beranjak dari tempat duduknya. Menghela napas dan membuka pintu yang di kunci.

" Aku harus masuk sekarang", aku menjalankan mobil Toni memasuki halaman rumah.

Aku langsung turun dari mobil.

Fatma yang melihat mobil Toni langsung berhenti menutup pintu kembali.

Wajahnya mengernyit heran. Pasti dia bertanya-tanya siapa aku.

Aku menghampirinya dengan tergesa.

" Permisi mbak, ehm....itu-itu, duh kok malah gini ya! mau nanya mbak," kataku gugup.

Aku takut dia memperhatikan wajahku, aku takut dia teringat sesuatu.

" Kenapa ya mbak?, siapa anda?," tanyanya heran sambil melihat wajahku.

Mungkin dia berpikir, pernah kenal denganku atau tidak.

" Saya....", tak kulanjutkan ucapanku.

Aku memikirkan sesuatu. " Baiklah, aku akan mengaku temannya Rudy dan dia menyuruhku membawakan mobil Toni, sepertinya alasan yang bagus." Batinku.

" Maaf mbak sebelumnya, saya ini temannya Rudy. Mas Rudy memintaku mengembalikan mobil mas Toni hari ini." ucapku berbohong.

" Oh begitu, saya pikir anda siapa. Mari masuk dulu mbak." tawarnya padaku.

Kriiiing....kriiiiing.

Ponselnya berdering, dia menyuruhku duduk sebentar, sementara dia menjawab panggilan telepon.

Sepertinya pembicaraan mereka serius.

Terlihat jelas, raut wajah Fatma khawatir, sedih dan takut bercampur jadi satu.

Aku bertanya-tanya" Ada apa ya, kenapa Fatma mulai menangis?," lirihku pelan.

Dia mulai menghampiriku, air mata di wajahnya masih mengalir.

" Mbak, mbak Fatma kenapa?, apa ada yang salah?." Tanyaku khawatir melihat kondisi Fatma.

" Maaf mbak, gak pa-pa kok, sini kunci mobilnya. Biar saya berikan pada mas Toni", ujarnya sambil terisak.

" Tapi mbak....saya....saya harus tau keadaan mas Toni, mas Rudy juga khawatir. Dia tak ada kabar dari semalam," pintaku dengan wajah memelas.

Tangisnya mulai pecah tak terkendali.

Kudekati dia dan kupeluk sambil menepuk punggungnya. Berharap dia baik-baik saja setelah menangis.

Dia melepaskan pelukanku.

Masih sesenggukan dia berkata" Mas Toni mbak, dia-dia-mas Toni di penjara....huaaa," tangisnya pecah kembali.

" Apa? kenapa? kenapa bisa mas Toni dipenjara?," tanyaku tak percaya.

" Mas Toni semalam tertangkap tangan. Dia mengedarkan obat terlarang," tangis Fatma mulai reda.

Aku yang mendengarnya langsung terkejut.

" Bukankah semalam mas Toni punya janji dengan bang Edo?," batinku.

" Apa mungkin dia dijebak oleh anak buah bang Edo?, aku harus memberitahu Rudy. Bisa gawat ini," batinku lagi.

" Trus ditahan dimana mas Toni mbak?, apakah mbak akan kesana?," tanyaku.

" Ditahan di kantor polisi terdekat dengan kota S mbak, Bapak dengan ibu sudah ada disana, mereka menyuruh saya disini. Sebentar lagi mereka sampai, sekarang mereka masih dalam perjalanan," jelas Fatma panjang lebar.

" Kalau begitu saya pamit pulang mbak, sampaikan salam buat ibu dan bapak, kalian harus sabar, ini musibah," ujarku padanya dengan tulus.

" Iya mbak, hati-hati di jalan. Tapi nanti pulangnya gimana mbak?," tanya Fatma.

" Naik taksi online saja mbak, ya sudah saya permisi dulu," sambil melangkah meninggalkan Fatma seorang diri diteras rumahnya.

" Mas Toni...kenapa kamu bisa dipenjara mas?, maafkan aku karena sudah mengenalkanmu pada obat-obatan ini", lirihku sambil terisak.

" Aku harus menghubungi Rudy, dia pasti punya koneksi di kepolisian", ujarku yakin.

Taksi yang sudah kupesan sudah berada di depanku. Aku menaikinya dan berlalu pergi dari rumah itu.

Kuhubungi Rudy setelah sampai di kamar kosan.

" Mas Rudy, ini gawat mas," kataku tak sabar, setelah dia menjawab panggilanku.

" Kamu kenapa sih? kok kayak di kejar penagih utang?," sambil terkekeh geli.

" Please mas, gak usah becanda. Ini serius banget!," ucapku tergesa.

" Tenang dulu napa, ayo cerita sekarang!," suruhnya.

" Mas Toni, dia-dia ketangkep semalam mas, sekarang mas Toni dipenjara! mas Rudy harus nolongin dia ya!," pintaku memohon.

" Kalo udah ketangkep, susah mau bebas, gue cuma bisa bantu ringanin hukuman doang. Cuma itu koneksi gue Cin, gak lebih," jelas Rudy .

" Trus gimana caranya mas? besok mas hubungin aja orangtua mas Toni, biar mereka bisa nyewa pengacara dan dapat rekomen dari mas Rudy pengacara yang bagus," pintaku.

" Bawel amat dah, iya besok gue hubungi bu Zainab ajah, dah dulu ya. Gue masih ada urusan," sahutnya sambil memutuskan telepon.

" Nih orang gimana sih, padahal mas Toni belinya sama dia, malah cuek kek gitu," sungutku kesal.

Aku membaringkan tubuhku diatas kasur.

Hari sudah malam dan agak larut. Kepala ini rasanya mau pecah karena memikirkan mas Toni dari semalam.

Tiba-tiba pikiranku teringat akan kenangan indah saat mas Toni pertama kali menyapaku setelah sekian lama aku mendekatinya.

* Flashback

" Hai cewek, tumben sendirian. Mana cowok lu itu, hmmm Rudy kalo gak salah, iya kan," kedipnya sambil tersenyum.

" Rudy? ha..ha...dia itu temen gue, temen rasa sodara, bukan pacar," aku tertawa kecil.

" Kok mesra banget kalo cuma temen?," tanya nya masih penasaran.

" Itu cuma pikiranmu aja, nih liat!. Aku beli dari mas Rudy, kita main aman, jadi ya harus deket banget jarak transaksinya," sambil memperlihatkan plastik klip kecil yang berisi serbuk putih.

" Lu...cewek tapi udah ngerti ginian ya!," ucap nya sambil berdecak.

" Terpaksa gue mas, masalah gue banyak dan butuh pelampiasan, makanya gue make," lanjutku.

" Lu kagak usah make lagi, lu kalo butuh pelampiasan sama gue aja, gimana?," tanya Toni sambil tersenyum lebar.

" Tapi, nanti gue gak beli sama mas Rudy lagi dong," ujarku.

" Nyantai aja, gue yang beli. Nanti tinggal gue jual lagi. Beres kan?," usulnya.

Setelah berpikir sejenak aku tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

" Baiklah, tapi mas Toni harus serius sama gue ya!," pintaku.

" Tenang saja, lu nanti gue daftarin Therapy penyembuhan," katanya sungguh-sungguh.

" Okey....gue akan berenti make, dan sesuai janji lu, lu harus bisa jadi pelampiasan masalah gue," kataku.

" No problemo baby," ucapnya sambil mengelus pipiku.

Malam itu kami berdua merayakannya bersama dan melepaskan semua gundah yang ada.

* Flashback off

" Mas, kamu harus bertahan disana. Ini semua gara-gara aku, aku yang membuatmu menjadi seperti ini, hiks...hiks...," aku terisak sendiri.

Malam ini dan malam selanjutnya sepertinya aku akan merasakan hari-hari yang berbeda.

Hari dimana tidak ada perhatian dari mas Toni.

Apa yang harus aku lakukan untuknya?.

Mataku sulit untuk terpejam. Air mata mengalir dipipi, pikiranku dipenuhi olehnya.

1
Suyatno Galih
kisah MJ yg pahit menyayat leher, ini cm cerita apa lagi kl kisah nyata, hmmm pahit madu n gula pun jd pahit apalagi Brotowali /Sob//Sob/
Eko Nur Yanto
ceritanya kok muter2 terus bikin yang baca bosan
Eko Nur Yanto
Luar biasa
Mas Gigo
Mantaps,,, realita kehidupan,,,
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
2 KK BERADIK IPAH & IMAH BRNASIB SAMA, IPAH & ANAKNYA DITELANTARKN RUDY, IMAH DICERAIKN SUAMINYA
Sulaiman Efendy
PASTI KAK MAH TU YG MNGGIL IPAH,,
SUNGGUH TRAGIS NSIB RUMAH TANGGA IPAH. DISELINGKUHI SUAMINYA DN DITELANTARKN.
Sulaiman Efendy
TERNYATA MALIK MSH KATROK JUGA..😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
SI ANDI ANJING,, HRSNYA YG BNCI KE ELO ITU MALIK,, BKN ELO YG BENCI KE MALIK, KRN ELO PEBINOR.., MERAYU, MEREBUT & BAWA KABUR ROSYANTI DARI MJ,, HINGGA TINGGALKN MJ & NISSA YG MSH BUTUH ASUPAN ASI..
Sulaiman Efendy
TUMBEN ELISA GK HAMIL, APA ELISA PKE KB ATAU MJ NGELEPASIN NYA DI LUAR SAAT MRK TERJEBAK BIRAHI DIKAMAR ELISA,, DN TRNYATA ELISA MSH VIRGIN, KRN GK MAU DISENTUH CIPTO..
Sulaiman Efendy
KLO DIKATAKN TEGA, SBENARNYA ELISA CUKUP TEGA, TPI MSLH HATI & PRASAAN GK BSA DIPAKSAKN.. APALAGI PRLAKUAN ANAK2 CIPTO & ADIKNYA SI SANDRA KE ELISA SANGAT KTRLALUAN, TEGA GK TEGA, ELISA HRS TEGA
Sulaiman Efendy
ULAH JESSY TU KCELAKAAN MRK, ORG JAHAT, DPT BLASAN DRI ORG JAHAT LAINNYA..
Sulaiman Efendy
YA ALLAH, SEDIH JUGA DGN KISAH CINTA AISYAH .
Sulaiman Efendy
QISAS & AZAB BUAT LO WANITA IBLIS..
Sulaiman Efendy
KASIAN JUGA SAMA AISYAH.....
Sulaiman Efendy
MMPUS LO SANDRA, JAHAT LGI LO MA MJ & LISA..
Sulaiman Efendy
RASAIIN LOO IBLIS BETINA, MMPUS2 LOO
Sulaiman Efendy
GK ADA MESRA2NYA ANTARA MJ & LISA, INTRIK2 TERUS,, DN TOKOH MJ JUGA GOBLOK, MNTANG2,CMA TMAT SMP, BNAR2 DIBUAT BODOH SAMA OTHORNYA..
Sulaiman Efendy
KONTAK BATIN ORG TUA & ANAKNYA....
Sulaiman Efendy
KATANYA BUKAN ORG BODOH DN GK KJEBAK, MSH AZA TERJEBAK, DASAR LKI2 GOBLOK NI SI MJ
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!